ARC 1 - Reruntuhan Kuno Dimensi ~ END
Sekte Qingyun adalah salah satu dari sekte-sekte besar di benua itu. Murid-muridnya berbakat, dengan kekuatan mereka masing-masing mereka berlomba-lomba untuk menjadi lebih kuat mencapai puncak di sekte itu.
Namun, ada seseorang yang tak bisa melakukan semua itu... Yun Zhi namanya, dia memiliki tubuh yang begitu lemah, membuatnya tak bisa berkultivasi seperti yang lain. Sampai pada akhirnya ia ditemukan dengan wanita cantik yang akan membuatnya lebih kuat.
Ini akan menjadi perjalanan panjangnya, yang terlemah menjadi yang terkuat.
BUAT YG MAU NANYA "KAPAN MC-NYA OP?" MCNYA OP DI BAB 20AN!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chizella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 19: Bawahan Sekte Naga Hitam II
Masih diselimuti aroma tanah basah dan sisa Qi yang tersisa, Yun Zhi tidak membuang waktu. Ia melangkah maju menuju kumpulan mayat orang-orang berbaju hitam yang kini tergeletak tak berdaya. Tindakan itu adalah sebuah ritual pembersihan yang kejam namun perlu, memastikan tidak ada jejak yang tertinggal bagi siapapun untuk melacak.
Yun Zhi hanya meletakkan telapak tangannya di atas tubuh salah satu musuh yang telah tiada. Dalam sekejap mata yang nyaris instan, Qi Api murni yang dikendalikannya menyala dari ujung jari. Api itu bukan kobaran liar, melainkan nyala api yang terfokus dan panas membara, dengan cepat melahap mayat-mayat itu hingga tak bersisa, mengubah daging dan tulang menjadi abu yang ringan. Sebuah pemandangan yang menunjukkan efisiensi dan kekejaman.
Dari arah belakang, Tianqiong sudah berjalan mendekat. Langkahnya adalah perwujudan dari keanggunan yang sempurna: santai, berirama, dan sama sekali tidak terburu-buru. Siluetnya meluncur di antara pepohonan. Wajahnya, meski memancarkan kecantikan abadi, kini dihiasi oleh seulas pemikiran yang samar, sebuah kerutan kecil di antara alisnya, namun ia menjaga agar ekspresi itu tidak terlalu kentara.
"Zhi'er. Kelihatannya orang-orang tadi..."
"Mereka dari Sekte Naga Hitam," Yun Zhi memotong ucapannya, suaranya tenang dan informatif, seolah membalas pertanyaan yang sudah ia duga. "Aku tidak tahu detailnya, tapi mereka sempat menyebut Sekte Naga Hitam tadi." Selesai dengan tugasnya, Yun Zhi segera mengambil posisi duduk di depan batang pohon tinggi. Ia menyandarkan punggungnya yang tegap di permukaan kulit kayu yang kasar, melepaskan kantung berisi air yang tergantung di pinggangnya.
"Tidak di sangka, mereka akhirnya bergerak juga. Ini membuatku sedikit khawatir."
Tianqiong bergerak mendekat dan ikut bersandar di samping Yun Zhi. Sebelum ia menjatuhkan dirinya, ia memegangi roknya yang indah dengan jari-jari lentik, menahannya agar tidak tersentuh kotoran, sebuah gestur kecil yang menampakkan kelasnya. Barulah ia membiarkan tubuh bagian bawahnya merebah lembut ke tanah, dan menyandarkan punggungnya yang mulus di pohon yang sama. Posisi duduk yang mereka ambil kini menciptakan sebuah kedekatan yang intim.
"Untuk seseorang di Ranah Core Formation tidak perlu terlalu di pikirkan. Karena Tubuh Tertinggi cukup untuk bertarung melawan perbedaan satu Ranah," jelas Tianqiong, suaranya mengandung nada kepastian yang didasari pengetahuan kuno.
Yun Zhi mendengarkan setiap perkataan Tianqiong dengan perhatian penuh, matanya tidak lepas dari sosok di sampingnya. Ia mengangkat kantung air, menuangkan air itu perlahan-lahan ke dalam mulutnya, setiap tegukan diatur dengan tenang, seolah memanfaatkan momen jeda ini.
"Tapi justru yang perlu di khawatirkan adalah Ranah Nascent Soul." Tianqiong mengambil kantung air dari tangan Yun Zhi dengan gerakan yang mengalir dan natural.
Ia kemudian menenggak air itu juga. Tiap tegukan Tianqiong adalah sebuah pemandangan: leher jenjangnya yang putih bergerak seiring air ditelan. Namun, air itu sedikit tumpah dari sudut bibirnya yang basah. Tetesan itu mengalir perlahan, menuruni lekuk lehernya yang mulus, hingga membasahi sedikit bagian atas pakaian di dadanya. Basah dan transparan, sentuhan air itu hanya menambah daya pikat alami sang jelita.
"Memang benar, jika bertarung dengan Ranah Nascent Soul maka aku tidak bisa apa-apa." Ucapan Yun Zhi terhenti di tengah kalimat. Ia kemudian mengalihkan pandangannya dari kantung air dan menatap lurus ke arah Tianqiong. "Tianqiong, bagaimana caranya agar kita bisa menghindari Sekte Naga Hitam sekarang, setidaknya sampai aku menerobos Core Formation."
"Ahh." Tianqiong mengeluarkan desahan halus. Ia meletakkan kantung air yang kini sudah terasa lebih ringan, kemudian menyapu lembut mulutnya yang basah dengan punggung tangan, meskipun noda basah di pakaiannya masih terlihat jelas dan menggoda. "Terburu-buru tidak baik, tapi dalam keadaan ini sepertinya kita harus masuk ke reruntuhan kuno saja."
"Reruntuhan kuno?"
"Itu tempat yang sangat cocok untuk berburu teknik, seharusnya reruntuhan kuno tidak terlalu berbahaya. Lalu Sekte Naga Hitam juga tidak akan kepikiran untuk kesana." Tianqiong, dengan gerakan uniknya yang tak pernah gagal mempesona, menyapu rambutnya yang panjang ke belakang telinga, memperlihatkan garis rahang dan lehernya sekali lagi. "Sisi buruknya, kau akan berhadapan dengan banyak kultivator lain untuk memperebutkan teknik bertarung."
"Kalau begitu... kita akan kesana saja. Setelah aku menerobos ke Core Formation, Sekte Naga Hitam akan kuhancurkan."