NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Pria Dingin

Mengejar Cinta Pria Dingin

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: vinoy

Setelah menyelesaikan tugasnya Nungky kembali ke rumahnya, namun setelah kejadian itu membuat sesuatu merubah hatinya.

Haruskah dia memperjuangkan cintanya kepada orang yang bahkan tidak pernah mengenal cinta?

Atau haruskah dia melupakan cintanya lagi sama. seperti yang dia lakukan kepada Awan?

NB: Ini Lanjutan dari Kepentok Cinta Nungky, jadi kalau bingung silahkan baca novel itu terlebih dahulu 🤭🤭

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vinoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Curhatan antara Kunti & Nungky

Di dalam kamar dengan cahaya temaram, seorang gadis tengah bergerak gelisah di atas ranjangnya, dia bergerak dengan tangan terulur memeluk guling di sebelahnya dan mencoba untuk memejamkan matanya, namun sedetik kemudian dia melempar guling yang dipeluknya itu sambil mencari posisi yang enak untuk melanjutkan tidurnya.

"Arghhh" Tiba-tiba Nungky terbangun sambil mengacak rambutnya frustrasi, dia pun menyalakan lampu kamarnya sambil mengembuskan napasnya kasar, saat dia melihat jam di atas nakas waktu sudah menunjukan pukul sebelas malam.

"Kenapa aku gak bisa tidur ya, kenapa malah kebayang-bayang sama wajahnya Abang Kerokan?" Ucapnya pelan, setelah mencoba untuk tidur dengan berbagai cara dia menyerah dan akhirnya terbangun di jam yang hampir memasuki tengah malam.

Dengan perlahan dia beranjak bangun dari ranjangnya dan berjalan menuju kamar mandi untuk mencuci wajah imutnya, setelah itu dia berjalan keluar kamar dimana terlihat rumahnya sudah terasa sangat sepi yang menandakan orang tuanya juga sudah terlelap tidur.

"Minum kopi aja deh biar begadang sekalian dipaksa tidur malah tambah puyeng!" Ucapnya setelah dia berada di dapur berniat untuk membuat kopi.

Kadang Nungky suka minum kopi jika dia sedang nongkrong dengan sahabat-sahabatnya, atau seperti sekarang saat pikirannya sedang tidak tenang dia selalu minum kopi, minum kopi adalah minuman yang bisa membuatnya berpikir jernih dan tenang, saat dia sedang serius mengerjakan sesuatu maka kopi adalah pendampingnya.

Selesai membuat kopi dia kembali  ke kamarnya, sesampainya disana dengan perlahan dia berjalan menuju balkon kamarnya sambil memegang gelas berisi kopi yang masih mengepulkan asapnya, dia memandang langit yang terlihat cukup sepi hanya ada beberapa bintang kecil yang menghiasi langit malam itu.

"Abang Kerokan" Gumamnya Tanpa sadar.

Sudah beberapa bulan berlalu setelah pertemuan terakhir mereka yaitu saat dia mencium pipi pria tampan dingin itu, sejak saat itu dia tidak pernah lagi bertemu dengan Ricko atau bahkan melihatnya di jalan sekalipun dia tidak pernah lagi.

Nungky sadar pria tampan itu mungkin saja sedang sibuk dengan pekerjaannya, apalagi dia mendengar dari Regi jika Ricko sedang ada proyek besar yang membuatnya jarang pulang ke rumah, sebenarnya hati kecilnya ingin menemui Ricko untuk bertatap muka langsung, namun dia tidak melakukannya, selain karena jadwal kuliahnya yang mulai padat  dia sendiri juga lebih sering wara-wiri di rumah sakit untuk menambah ilmunya.

Sambil menyesap kopi yang rasanya sangat pas untuk dinikmati, Nungky tersenyum samar saat mengingat wajah Ricko yang terlihat sangat syok karena dia mencium pipinya, dia sendiri tidak sadar dengan tindakannya itu, bisa dibilang dia seolah tidak sadar saat mencium Ricko, bodoh memang tapi apa daya waktu itu dia hanya mengikuti debaran dihatinya dan langsung mencium Ricko tanpa sadar.

"Jangan ngelamun terus kalau kesurupan bisa gawat loh" Bisik Seseorang sambil terkikik geli ditelinga Nungky, membuat Nungky menoleh ke sampingnya.

"Kutil!"

"Cewek Jahat!" Pekik kedua makhluk berbeda alam tersebut secara bersamaan.

Nungky cengengesan menatap makhluk halus bergaun yang menjuntai panjang, jangan lupakan wajah pucat dan juga rambut hitam panjang yang menghiasi kepalanya membuat makhluk tersebut terlihat menyeramkan bagi kebanyakan orang.

Namun itu tidak berlaku bagi Nungky doa mengenali makhluk tersebut,dia adalah hantu kuntilanak yang pernah ditemuinya saat dia menjadi maling di rumah sahabatnya Rania, dia ingat betul wajah menyebalkan si Kuntilanak yang kini sudah cemberut saat tahu orang yang diganggunya adalah Nungky.

"Kenapa harus ketemu sama nih cewek sih, udah pindah sarang malah ketemu dia lagi" Gumam Si Kunti merasa menyesal karena dia pindah sarang dan menetap di pohon asem yang letaknya dekat dengan kompleks perumahan Nungky.

"Hai Kutil apa kabar kamu sehatkan?" Tanya Nungky berbasa-basi menyapa teman beda dunianya sambil cengengesan.

"Aku hantu mana ada sakitnya, dasar manusia kalau ngomong suka nyakitin" Jawab si Kunti dengan ketus.

"Aku kan nyapa doang Til, biasanya kalau hanya kabar gitu Til, gak mungkin juga kan aku nanya kapan kamu mati? kan kamu udah mati beneranTill" Ucap Nungky sambil terkikik geli seolah melupakan kesedihannya saat membayangkan Ricko."Oh iya kenapa kamu ada di rumahku, abis di putusin sama Si Pocong ya?" Ucapnya lagi bertanya kepada si Kuntil yang sudah cemberut tidak jelas.

"Jangan bahas si pocong aku sudah putus sama dia, ngapain mertahanin hantu yang gak jelas maunya sama siapa, masa ya dia mojok sama si Ngesot pas aku lagi gak ada, gini-gini hantu juga punya perasaan dan gak suka diduakan!" Ucap Si Kunti panjang lebar yang malah curhat tentang kisahnya dengan si Pocong yang sudah kandas.

"Kamu sendiri ngapain diam di balkon kamarnya tengah malam, abis di putusin pacarnya ya?" Ucap Si Kunti balik bertanya sambil menoleh menatap Nungky yang terlihat kembali melamun.

"Aku Jomblo Till nggak punya pacar, tapi diluar sana ada orang yang aku rindukan, jatuh cinta itu berat ya Till ditahan salah di ungkapin takut kalah" Ucap Nungky pelan dengan pandangan menerawang.

"Iya berat aku aja sebagai hantu gak kuat, tapi hidup tanpa cinta itu rasanya hambar gak ada enaknya, suka tapi dipendam itu nyakitin iya bikin nangis juga iya, bisa dekat tapi tidak bisa memiliki" Ucap Si Kunti yang kini mulai merasa nyaman berada dekat dengan Nungky, dia duduk diatas Balkon dengan gaun panjangnya yang menjuntai ke bawah.

"Bener banget Till aku juga takut keburu mati sebelum tahu rasanya pacaran, nanti aku kayak kamu lagi jadi Kuntilanak yang suka berkeliaran tengah malam" Ucap Nungky sambil cengengesan membuat si Kunti mendengus sebal menatapnya.

"Aku sebelum mati udah nikah ya jadi aku tahu rasanya pacaran bikin anak juga aku tahu" Ucap Si Kunti membela diri.

"Aku penasaran deh kenapa kami bisa gentayangan Til, gak rela mati atau gimana?" Tanya Nungky penasaran menatap Si Kunti dengan wajah seriusnya.

"Gak rela juga udah mati aku ngapain masih gak rela, kayak mau makan nasi tapi udah jadi bubur gak guna mikirnya tahu gak" Ucap Si Kunti dengan bijak.

"Aku juga gak tahu udah lima tahun aku jadi Kunti tanpa kejelasan, mungkin orang-orang terdekatku masih gak ikhlas aku mati makanya aku jadi kayak gini, atau mungkin karena pelaku yang membunuh dan memperkosaku masih berkeliling dengan bebas diluar sana" Ucap Si Kunti pelan tersimpan nada getir saat dia mengatakannya seolah kecewa 

dengan takdir yang menimpanya.

"Karma itu ada waktunya kamu tenang saja, kalau gak dibalas di dunia mungkin dia akan mendapat balasannya di akhirat!" Ucap Nungky sambil menutupi mulutnya yang sedang menguap menandakan rasa kantuk yang mulai menyerangnya."Aku ngantuk sebaiknya aku tidur sekarang, dah Till jangan lupa tutup pintu kalau mau pergi!" Ucapnya lagi sambil berlalu pergi meninggalkan si Kunti sendiri.

"Aku kan hantu mana ada nutup pintu kalau mau ikutan pergi, lagipula kita ini dia balkon gak ada pintunya woy!" Teriak Si Kunti dengan kesal, namun suara Nungky sudah tidak terdengar gadis itu sudah terlelap tidur di ranjangnya.

"Ah sebaiknya aku pergi saja kali aja bisa lihat cowok ganteng di jalan kan lumayan bisa aku godain" Ucap Si Kunti sambil berlalu pergi dengan tubuhnya yang melayang-layang di kegelapan malam.

Tepat di depan rumah Nungky sebuah mobil hitam mewah terparkir di sana, Ricko mengintip keluar jendela mobilnya sambil menatap rumah dari gadis yang dirindukannya itu, saat menengok ke lantai atas terlihat kamar tersebut sudah gelap menandakan si pemilik kamar sudah terlelap tidur disana.

Tadi setelah pulang dari kantor Ricko sengaja tidak langsung pulang ke rumahnya dan memilih ke rumah Nungky, di depannya terlihat Zahra yang sedang merapatkan tubuhnya dengan mata yang tertutup, gadis itu sudah tertidur bahkan saat mereka baru naik mobil.

"Jalan Pak!" Perintah Ricko pada sang supir yang langsung mengangguk dalam diam dan meninggalkan rumah Nungky, dia merindukan gadis menyebalkan merindukan senyuman yang bisa membuatnya ikut tersenyum.

"Aku merindukanmu Ky, dan sulit bagiku untuk menahannya" Ucap Ricko dalam hati, salahkan waktu yang tidak memberikannya waktu untuk bisa bertemu dengan Nungky, beberapa bulan terakhir pekerjaannya begitu banyak dan saat dia ingin menemui Nungky, ada saja membuat pekerjaan yang membuatnya tidak jadi pergi dan memilih menyelesaikan pekerjaannya.

_&______

Sebenarnya ini novel ada genre fantasi sama horornya g

kayaknya aku harus ganti genre aja biar gak. dihujat sama readers julid wiwkw.

Masih banyak hal tentang si Nunung yang masih belum jelas, seperti kenapa dia bisa ngeliat hantu, dan juga kalau kalian perhatikan si Nungky itu orang misterius kagak bisa ditebak orangnya.

Jangan nanya kapan mereka nikah karena novel ini terbilang lebih sadis dari pada punya Rania, alasannya akan terjawab nanti, pokoinya ada horornya dan si Kunti ini bakal ikut andil nanti🤣🤣🤣

Dan juga disini masih harus nyelesain kisah-kisah para tokoh yang belum jelas, jadi bisa dibilang ini novel penyelesaian dari Menikahi om-om dan Kepentok Cinta Nungky 🤭🤭🤣

Tenang aku targetin dalam sebulan ni novel tamat kok🙄🙄😘😘😘

Jangan lupa nanti malam yang ikut Kuis stay jam 7 ya😘😘

Salam Gesrek

Othor cantik Paripurna

1
TiSafi
/NosePick//NosePick//NosePick/
TiSafi
/Chuckle//Chuckle//Chuckle/
TiSafi
ngakak mulu
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
👍👍👍👍
Hasrie Bakrie
Assalamualaikum aq hadir ya ☝️🌹
Ara25
baik
Suherni
bagus
inayah machmud
🤭🤣🤣🤣🤣🤣
Wiwik Wiwik
Biasa
aisya_
pas baca kadal pdhl Kendal sumvvah ngakak😁😁
Memyr 67
huuu othor gesrek bikin cerita tegang
Susanti M.S
menghibur sekali🥰🥰🥰
Wisna Al-Khansa
ampun Thor.. aku gak kuat nahan tawa..sampe keram perut ku tuh
Reynaa Sri Wahyuni
harus nya jngan end dulu dong thor, aku tuh pengen tahu MP nungky dan ricko seperti apa🤣🤣
Reynaa Sri Wahyuni
kata nya tempat ini hanya d ketahui nungky dan ricko. ko zahra dan chika ada d sana sih?
Reynaa Sri Wahyuni
aku gak kuat thor🤣🤣🤣🤣🤣
Reynaa Sri Wahyuni
bank kerokan pasti
Insan Rohman
pasti ceweknya.cewek jadi2an 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
yass
baca ulang cerita nunung ke 4x sambil minum GoodDay😅
Rika Piliang
ke ingat masa kanak2 dulu juga nakal kayak gitu😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!