“Marriage is scary? haha, aku rasa bukan menikah yang menakutkan, tapi salah pasangan lah hal yang menakutkan”
Aruna Kyla Shaquille, gadis yang tidak suka memikirkan hal yang tidak perlu, dia lebih suka hidup damai dan berteman dengan siapapun
Ketika manusia memiliki cinta dan ambisi menjadi satu, kadang manusia bingung mendahulukan yang mana, tapi percayalah… keduanya jika disatukan dalam kondisi yang baik pun akan sama sama bagus
“Tidak semua orang seperti yang kamu pikirkan, ada kalanya manusia memiliki rasa takut, tapi setidaknya kali ini kamu mau mencoba menerima cinta ku yang tulus”
Saksikan kisah cinta yang manis ini!🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nuriya_hwa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
19. ToD
Di dalam perjalanan pulang ke rumah sewa, Aruna jadi sering melihat handphone nya
“Nungguin chat nya pak Vano ya?” Tanya Salsa
“Enggak, lagi ngeliat hasil kontrol nya bapakku” Jawab Aruna karena Aira mengirim nya pesan hasil pemeriksaan pak Hadi
________
Di rumah pak Hadi, ada Aira yang baru saja menidurkan anaknya, sedangkan Sandi dari dapur setelah membuatkan mertua nya minuman jahe
Mereka bertiga selesai makan malam dan lanjut ngobrol di ruang tengah sambil menonton TV “Ra” Panggil pak Hadi
“Iya pak, kenapa?” Tanya Aira
“Bapak khawatir sama umur bapak sendiri” Ucap nya
“Kok gitu? memangnya kenapa pak?” Tanya Sandi karena kondisi pak Hadi sekarang sudah makin sehat kok
“Bapak takut tidak bisa melihat Aruna menikah, ya memang umur cuman tuhan yang tahu” Jawab pak Hadi
“Pak… bapak jangan mikirin hal itu, kalau bapak sehat insya Allah masih bisa melihat Aruna menikah, bahkan melihat Cia tumbuh dewasa” Ucap Aira
“Iya benar itu pak, Aruna masih semangat mengejar cita citanya, bapak juga harus semangat buat makin sehat” Ucap Sandi
Aira langsung memeluk ayahnya “Aira yakin bapak akan sehat dan berumur panjang, jangan suka mikir yang enggak enggak ya pak”
Sandi juga sama, dia ikut memeluk mertuanya, jadilah pak Hadi ada di tengah tengah anak menantu nya
Pak Hadi tersenyum “aamiin… “
_________
Di rumah sewa
Karena habis makan mereka bosan mau ngapain lagi, jadi lah Novi memberi ide untuk bermain ToD saja, dia mengambil botol air mineral bekas yang isi nya tinggal sedikit, lalu duduk melingkar ber enam di ruang tamu
“Hompimpa dulu kita” Ucap Novi dan yang kena ternyata Salsa, jadi Salsa duluan yang memutar botol nya
Putaran pertama, Bima yang kena
“Nahhh pilih apa bro? truth or dare?” Tanya Salsa
“Truth, gue lagi gak ada rahasia apa apa soalnya” Jawab Bima
“Oke, pertanyaan nya… lu ada suka gak sama Novi atau gue? trus kalau enggak, lu suka nya sama siapa?” Tanya Salsa
“Enggak lah… gue menghargai elu yang pingin ngejomblo, dan menghargai Novi yang punya pacar. Gue lagi gak suka sama siapa siapa.. makanya gue bebas bercanda sama siapa pun” Jawab Bima
“Ohhh begitoh” Ucap Salsa mengangguk paham
“Udah ya? ganti gue nih” Ucap Bima memutar kembali botol bekas itu dan stop! berhenti di Doni
“Dare saja” Ucap Doni bahkan sebelum ditanya
“Belum juga nawarin bangs*t” Ucap Bima geleng geleng
“Udah dare nya apaan?” Tanya Doni
Bima tidak bisa menjawab, padahal tadi dia berharap Doni memilih truth, supaya bisa nanya, Doni suka sama Aruna atau enggak? karena dari tadi sikapnya aneh terus
“Doni harus traktir kita camilan, beli di warung depan” Ucap Novi
“Oke” Ucap Doni yang langsung pergi ke warung depan
Mereka menunggu beberapa menit sampai akhirnya Doni kembali dengan membawa tentengan keresek, isi nya ya jelas berbagai macam camilan
“Buset… makasih banyak Don” Ucap Bima
Doni lalu memutar botol bekas itu dan… berhenti di Salsa
“Aku truth deh, males kalau dare nanti aneh aneh” Ucap Salsa
“Sa… jujur dalam hidup, lu pernah buang air besar di celana gak sih?” Tanya Doni yang langsung membuat mereka semua tertawa terbahak bahak
“Yang bener saja kalau nanya buset” Ucap Salsa
“Ya jawab saja kenapa sih? ini kan udah kesepakatan bersama” Ucap Bagas
“Ck… yaudah, iya pernah.. tetapi dulu waktu masih SD” Jawab Salsa yang lagi lagi membuat semua orang tertawa
“Gak kebayang guru nya, pasti langsung nganter lu pulang” Ucap Doni
“Alah mana ada di anter? palingan di tendang sampai mental ke rumahnya hahahha” Sahut Bima
“Kasian ya? ternyata pernah cepirit di celana” Ucap Bagas yang makin mengundang tawa
“Udah udah… kasian dia teraniaya” Ucap Novi yang kemudian mempersilahkan Salsa untuk memutar botol itu kembali
Stop! berhenti di Aruna
“Dare” Jawab Aruna karena dia tadi truth sudah dua kali, cuman dare saja yang belum di ulang
“Oke, chat pak Vano sekarang!” Ucap Salsa memberikan tantangan nya
Aruna langsung membulatkan mata nya, tadi Doni diberikan tantangan yang mudah, kenapa sekarang jadi dia yang di siksa?
“Ayo, ingat ini sudah kesepakatan bermain Run” Ucap Novi mengingatkan
Aruna dengan malas mengambil handphone nya, dia lalu mencari kontak Vano dan mengirimkan pesan
“Chat nya terserah kan?” Tanya Aruna dan Salsa mengangguk
emas Vano Aditya Pranata
📩 : “Malam mas, maaf mengganggu waktunya… tapi makasih banyak ya untuk traktiran nya tadi”
“Nih udah” Ucap Aruna menunjukkan handphone nya
“Oke good, ayo lanjut Run” Ucap Salsa
Aruna memutar botol bekas itu dan berhenti di Bagas
“Truth saja aku truth” Ucap Bagas
“Yaudah, Gas sebenernya pacarmu itu ada berapa sih?” Tanya Aruna kepo karena Bagas jarang curhat ke teman teman nya
“Ya satu lah, stay private saja gue mah… ntar muncul pasfoto latar biru” Jawab Bagas
“Mau go publik kapan cuy? kuliah saja belum kelar apalagi nikah” Ucap Doni
“Ya gampang lah, do’a in ana ges” Jawab Bagas
“Oke, berarti sekarang tinggal Novi” Ucap Salsa
“Truth saja, aku males dikasih tantangan” Ucap Novi
“Novi… sebenernya lu sama mas pacar tuh sering berantem gara gara apa? sih” Tanya Bagas karena dia dan pacarnya pun LDR, tetapi tidak seperti Novi yang sering berantem putus nyambung
“Owalah… itu mah gara gara dia cemburu aja, tahu sendiri kan aku orangnya gimana? friendly dan suka bercanda, mungkin aku harus ubah sikap gak sih?” Jawab Novi sambil meminta pendapat
“Kalau menurut gue sih enggak, harusnya kalau dia percaya sama lu yaudah jangan cemburu berlebihan, dan lu mau mengubah sikap demi dia yang masih pacar? menurut gue ya jangan” Ucap Bima yang memang ada benarnya juga, karena mengubah kepribadian demi orang lain itu hal yang percuma, menurut Bima selagi masih menjadi pacar maka belum berhak mengatur secara berlebihan
“Bener apa yang Bima bilang sih” Ucap Doni membenarkan
Novi mengangguk angguk, nanti malam saja lah dia membicarakan ini dengan pacar nya, ya diskusi saja supaya mereka bisa lebih saling percaya satu sama lain
Aruna yang sedang menyimak itu membuka handphone nya lagi karena ada notifikasi masuk, setelah dibaca… dia kaget dan langsung berlari menuju lantai atas
“Woii.. ada apa?” Teriak Salsa yang kaget melihat temannya berlari
“Susulin saja lah yuk” Ajak Novi di mana mereka berdua langsung ke atas, sedangkan tiga cowok hanya boleh menghuni yang bawah ya gess ya… tidak boleh ke lantai atas.
ga ada yang namanya ikhlas benar-benar bisa loss di hati dan pikiran. tetap masih membekas meski bertahun-tahun.
ga perlu nunggu di sumpal bim, noo langsung sosor aja tuu salsa ntar juga kicep, kan Uda buka puasa/Curse/
mudahan suatu kelak Bu Dewi benar-benar menyesali perbuatannya selama ini run...
mudahan jadi anak yg Sholeh, pinter dan jadi kebanggaan ortu dan keluarga ya...
tetap semangat aruna.. perasaan takut wajar, tapi harus tetap positif thinking runa.
Kk othor masalahnya jangan lama-lama ya..biar ga ber bab-bab masalahya /Applaud//Smile/