Aku adalah Arumi Ayunda, Putri satu-satunya dari konglomerat nomor 1 Indonesia, Kakak Pertamaku adalah Adlan, Kakak Keduaku Arnold, sedangkan Ayahku Abraham Aditama, sedangkan ibuku Paula Singh, keturunan India, ya kakek ibuku orang India.
Hidupku tak seperti kebanyakan putri orang kaya lainnya, aku tak lebih baik dari anak yang hidup di Panti Asuhan.
Jika kedua kakakku ke sekolah Naik mobil dan di antar sopir, juga sekolah di sekolah mahal, aku hanya di sekolahkan di dekat rumah, ke sekolah naik motor di antar ibu pengasuh.
Untuk makan aku harus menunggu keluargaku selesai, barulah aku makan, kejadian ini terjadi setelah ibuku meninggal saat datang mengambil ijazah SD ku, demi menyelamatkan ku ibu di tabrak mobil dan meninggal di rumah sakit setelah 1 Minggu di rawat.
Selesai pemakaman ibuku, semua berubah, ayah dan kedua kakakku mulai membenci ku, hingga aku mati terkurung dalam gudang.
Namun mahakuasa memberikan ku kesempatan, dengan hadirnya jiwa yang lain... ikuti ceritaku
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jhon Dhoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 19. Sepupu Bodoh
Bab. 19. Sepupu Bodoh
Jam 8.30 malam akhirnya acara makan dan bakar-bakar di mulai, untuk awal mereka makan yang di buat staf.
Arumi juga tidak mau kalah, dengan cekatan dia memakan sate, ayam dan ikan.
Dia lanjut makan sambil tangan memutar balik ikan dan ikan yang berada di atas bara.
Detik-detik acara mau selesai, pengurus kelas mengajak staf penginapan untuk datang makan bersama, sopir dan kernet nya juga ikut makan.
Jam 11.30 malam, semuanya kekenyangan dan benar saja tidak ada yang tersisa, semuanya selesai.
Keesokkan paginya semuanya sarapan, mereka akan kembali setelah makan siang.
Mereka berkeliling sambil membeli buah, serta beberapa souvenir, Arumi juga ikut beli.
Puas berkeliling, kini mereka tiba ruang makan dan menikmati makan siang dan kembali ke Malang.
Jam 4 sore Arumi tiba di kontrakan, dia mendapat pesan dari Marsha bahwa malam ini dia tidak pulang, dia mau menginap di rumah pamannya.
Karena sepi, Arumi langsung ambil mobil dan pulang kampung.
Saat tiba di kampung, ada keributan, dan ternyata masalah lahan.
Sebelum masuk Kampung ada tanah kosong seluas 3,5 Hektar yang sudah pakde, niatnya Pakde mau beternak ikan, kebetulan ada sungai kecil, yang juga melewati kampung.
Donny Sepupu bude ternyata berminat dengan tanah itu, akan tetapi pemilik tanah menjualnya ke pakde, Donny tidak terima.
Masalah akhirnya merembet, dan seluruh keluarga bude ikutan membenci pakde san bude serta si kembar.
Masalah sebenarnya adalah harga, pemilik lahan menjualnya seharga 1,7 milyar cash, Donny uang hanya 1,4 milyar, dan dia minta waktu 2 Minggu untuk menyelesaikan pembayaran nya.
Donny selain PNS, dia punya Bank keliling besar daerah nya bahkan ada 3 tempat, makanya dia bisa punya uang sebanyak itu.
Si pemilik tanah tidak mau dan akhirnya dia datang ke rumah pakde, dan tanpa pikir panjang pakde setuju dan membayarnya di saksikan pak RT dan beberapa warga lainnya.
Ada warga datang melapor ke Donny dan dia sayang kerumah pakde dan mengamuk.
"Prayitno, kamu tidak pantas bersaing dengan saya, walaupun usahamu maju, tetap saja kamu status rendahan, teriak Donny.
"Hahahaha, sekarang bukan masalah status, terbukti uang saya lebih banyak dan halal, mungkin dimasa depan kamu akan lebih kaya daripada saya, tapi sayang tanah itu sudah jadi milik saya, kecuali,... Ucap pakde menggantung kalimatnya.
"Kecuali apa ! Bentak Donny.
"Sabar, kecuali kamu membayarnya 5 milyar cash hari ini juga, mumpung sertifikat belum saya balik nama, dan AJB sedang di buat notaris, bagaimana? Ucap Pakde.
"Hahaha ternyata kamu serakah juga, ejek Donny.
"Bukannya kamu yang serakah, saya ikut cara kamu bermain, orang serakah seperti kamu harus di lawan dengan cara serakah, paham kamu, ucap pakde balik mengejek.
Hahahaha
Terdengar tawa warga.
Arumi keluar dari mobilnya dan mendekati kerumunan.
"Salam Bude, ada apalagi manusia itu? Tanya Arumi.
"Masalah tanah impian Pakde, dia sangat ingin beternak ikan Gurame, Nila, Mas dan Lele.
Pakde juga ingin buka rumah makan sederhana di stasiun kereta, jadi sayur dan ikan juga daging yang belum laku, bisa kita masak warung makan, ucap Bude.
"Bagus itu Bude, jadi jualan kita selalu segar, timpal Arumi.
Sementara pakde masih beradu mulut dengan Donny, dengan gaya santai membalikkan kata-kata Donny.
"Sulis, tegur suamimu yang tak berguna ini, agar tanah itu berikan ke saya, kalian jangan berpikir dengan punya usaha dan mobil lantas status kalian naik, hina Donny.
"Mas, ayo masuk, ngapain ribut dengan orang terkaya se-Indonesia, sarkas Bude.
Pakde langsung langsung masuk rumah, warga juga bubar, akhirnya tinggal Donny dan pendukungnya.
Sangking marah nya, Donny dan anak buahnya melempar rumah pakde.
Kamera cctv merekam aksi Donny dan anak buahnya, pakde tidak membalas nya, dia langsung menelpon polisi.
Sejam kemudian, 2 mobil polisi datang, mereka memeriksa dan mengambil bukti cctv dari beberapa sudut, batu yang di pakai juga di bawa sebagai bukti.
Setelah dari rumah pakde, Polisi langsung mendatangi Rumah Donny dan langsung menciduknya beserta 2 orang temannya.
"Ada apa ini pak, kenapa kalian menangkap saya, ucap Donny.
"Anda bersama 2 teman anda di laporkan merusak milik orang dengan sengaja, dan bukti rekaman video sudah ada, jadi jika anda ingin mengatakan apapun, silahkan ikut kami ke kantor polisi.
Donny tak berani melawan saat di tangkap, membuat istri nya berteriak teriak seperti orang kesurupan.
"Hey bisa tidak kamu diam, kamu pikir ini di hutan, bentak tetangga Donny.
Istrinya Donny mati kutu dan masuk mobil nya menyusul Donny ke Polsek.
Pakde dan bude juga kekantor polisi untuk memberikan keterangan di temani Arumi.
"Bagaimana pak Prayitno, mau di lanjutkan atau secara kekeluargaan, ucap polisi.
"5 jendela kaca saya hancur, saya harus membuatnya dari awal, kalau dia tidak ingin perkara ini di lanjutkan lanjutkan, bayar sekarang 250 juta, jika tidak penjara kan saja, biar di pecat sekalian dari PNS, ucap pakde tak ada belas kasihan.
"Prayitno kamu meneras saya, Rumah jelek mu itu hancur juga tidak apa-apa, jangan sembarangan minta uang kepada ku, hina Donny uang tak sadar kondisinya.
"Pak polisi, anda sudah dengar sendiri bagaimana dia menghina saya, jadi saya minta 500 juta, jika tidak ada, kita lanjut ke meja Hijau, ucap pakde dan keluar dari kantor Polisi.
"Anggota bawa orang kaya ini ke ruangan nya, perintah Petugas itu.
"Pak polisi saya tidak bersalah, memang sepantasnya mereka di hina, teriak Donny.
Istrinya bingung entah mau buat apa, dia juga tidak menyangka kalau suaminya tidak bisa melihat situasi.
Di rumah, pakde dia segera membuka toko bangunannya dan mengambil beberapa tripleks potongan dan menutup jendela yang kacanya hancur.
Sementara pakde dan bude tidur di kasur empuk, sementara Donny hanya tidur beralaskan tikar, untung lantai nya di lapisi triplek jika tidak kedinginan.
Terlihat Donny kebingungan setelah emosi nya reda, dia tetap menyalahkan Pakde, tapi dia baru sadar dengan tindakan bodohnya menghina pakde di depan petugas, dia teringat permintaan pakde, dan masa depan nya sebagai PNS.
Pagi-pagi, Pakde dan bude seperti biasanya membantu karyawan melayani para pembeli, yang kalau pagi sangat banyak, karena ada langganan dari beberapa desa yang datang berbelanja ikan atau daging serta yang lainnya.
Kios pakde itu sudah persis Pasar, dari jam 6 hingga 10, pembeli tidak berhenti-henti datang.
Pakde sudah membeli lahan tetangganya seluas 8000 meter, dan sementara di bangun agar lebih luas, banyak yang komplain karena sempit.
Toko sembako juga demikian, makanya saat toko daging pindah, maka toko sembako yang akan lebarkan.
Arumi sangat senang dengan pencapaian Pakde dan Bude.
Hampir 7 tahun Pakde dan bude membuka usaha, membuatnya semakin kaya, dia ke Pasar induk hanya untuk membayar tagihan, sedangkan untuk Sembako sesuai faktur pembelian.
Para pegawainya tidak ada yang berhenti, apalagi gaji saat ini sudah UMK.
Sejak pemerintah selesai memperbaiki jalan sepanjang 15 kilo, kini bertambah 10 desa lagi yang datang berbelanja di tempat Pakde, bagi mereka ke pasar harganya hanya beda 1000 perak, belum jaraknya bolak balik 40 km, total 65 toko yang menjadi langganan toko sembako pakde.
Pakde juga sudah membuat membuat Usaha Dagang yang terdaftar resmi di pemerintahan.
Pakde mendapatkan ijin sebagai Agen gas subsidi dan non subsidi.
Nama Prayitno Hadi, kini sangatlah terkenal, dan masuk daftar orang kaya di Kabupaten Malang, walaupun belum masuk daftar 10 Besar, setidak nya dialah yang terkaya di Kecamatannya
Lahan 30 Hektar sudah mampu pakde beli, jika sudah selesai bongkar, pakde akan menanam sayuran, cabai dan tomat, kemangi, serei, jahe, kunyit dan lengkuas.
penasaran nii