NovelToon NovelToon
Ada Negara Diantara Kita

Ada Negara Diantara Kita

Status: tamat
Genre:Romantis
Popularitas:801.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: willyandarin

Berawal dari pertemuan pertama kali di salah satu mall di daerah Bekasi, dimana mereka yang bekerja sebagai SPG/SPB di salah satu toko HP. Pertemuan pertama tidak terduga itu ternyata berujung dengan CINTA, namun Wulandari selain bekerja menjadi SPG ia juga kuliah di salah satu kampus di daerah Jakarta dan juga bekerja sebagai Staff administrasi di daerah Jonggol. Singkat cerita Ibrahim mendaftarkan diri untuk menjadi salah satu angota Prajurit Tentara Angkatan Laut (AL). Lika liku percintaan mereka di uji oleh hadirnya banyak Wanita di sekitar Ibrahim dan membuat Wulan ragu akan keseriusannya. Jarak yang membuat mereka di pisahkan oleh Negara karena pekerjaan Ibrahim itu.

"Apakah hubungan Wulan dan Ibrahim akan bersatu di pelaminan atau Apakah Wulan dan Ibrahim akan menjadi teman saja?"

Mari kita simak saja...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon willyandarin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19.ANDK

Pukul 18.00 WIB Wulan tiba di rumah.

Tok...Tok...Tok.. pintu di ketuk

"Assalamuaallaikum Ma!!!" Seru Wulan.

"Waalaikumsalam Kak." Ucap Mama.

Wulan langsung ke dalam kamar untuk mandi serta berganti pakaian. Kemudian Wulan selesai mandi dan bergantian namun tiba-tiba Hp Wulan berdering di lihatnya ternyata pangilan video call dari Ibrahim.

"Aku angkat tidak ya , Aku angkat aja deh. "Gumam Wulan.

"Assalamuaallaikum Ibrahim ada apa ?" Tanya Wulan.

"Waalaikumsalam Lan aku cuman tanya aja Kamu sudah sampai di rumah?" Tanya Ibrahim memastikan Wulan.

"Sudah baru aja sampai ada apa ya?" Tanya Wulan penasaran.

"Alhamdulillah kalau udah sampai." Ucap Ibrahim.

"Iya." Jawab Wulan.

"Sudah makan dan mandi?" Tanya Ibrahim.

"Sudah." Jawab Wulan.

"Oh iya waktu aku terakhir chat kamu suruh Kamu nunggu masih ingat Lan ?" Tanya Ibrahim.

"Yang mana ya maaf banyak chat yang masuk." Ucap Wulan. Hanya pengen test Ibrahim dengan pura-pura lupa.

"Wajar saja sih kamu lupa kamu cantik pasti banyak yang chat kamu terus pas aku pulang aku langsung ke mall tersebut Lan untuk menepati Janji aku ketemu kamu namun waktu aku sampai di sanah malahan tokonya tutup dan pada saat itu aku bingung hubungi kamu kemana akhirnya balik lagi ke rumah." Ucap Ibrahim.

"Oh seperti itu lalu apa lagi yang ingin kamu omongin Wulan sibuk mau kerjain tugas kuliah?" Tanya Wulan.

"Oh jadi kamu sekarang kuliah Lan ? Syukur deh aku senang banget dengarnya, Kuliah dimana Lan ?" Tanya Ibrahim terkejut.

"Kuliah di kampus A di jakarta." Jawab Wulan simpel.

"Sudah semester berapa dan ambil jurusan apa ?" Tanya Ibrahim penasaran.

"Semester 2 ambil jurusan Hukum." Jawab Wulan.

"Wah keren dong nanti kalau udah lulus jadi pengacara." Kata Ibrahim yang kagum.

"Aamin." Jawab Wulan.

"Yaudah lanjut dulu kerjain tugasnya nanti sambung lagi maaf sudah ganggu." Ucap Ibrahim.

"Iya tidak apa-apa kok." Jawab Wulan.

"Assalamuallaikum dan semangat kuliahnya." Ucap Ibrahim yang semangatin Wulan.

"Waalaikumsalam Terimakasih." Jawab Wulan.

"Sama-Sama Lan." Jawab Ibrahim.

"Oh jadi dia ke toko dan cari aku tapi kenapa dia tidak kerumah saja ya." Gumam Wulan

"Ah sudah lah lagi pula tadi Dia bersama cewe kok tapi siapa ya cewe nya kok tidak kasih tau ke aku." Gumam Wulan.

"Sudah lah semakin di pikirkan semakin tidak karuan dan banyak pertanyaan yang aneh-aneh di kepala Saja lebih baik lanjut nugas nya biar cepat selesai." Gumam Wulan

Malam Pukul 21.00 WIB di kamar Wulan ponsel Wulan bergetar.

Bip..Bip...Bip

"Lan nanti kapan-kapan kita ketemu boleh ?" Tanya Ibrahim.

" Mau ngapain ketemu ?" Tanya Wulan heran.

"Mau ngobrol saja Lan." Jawab Ibrahim.

" Kan bisa lewat chat atau video call." Ucap Wulan.

"Iya, tapi tidak seru Lan tidak bisa tatap muka langsung." Jawab Ibrahim

" Tidak boleh belum mukrim dosa tau." Ucap Wulan

"Astagfirulohalazim Lan pikiran kamu kok sudah jauh sekali aku cuman mau ngobrol aja sambil lihat muka kamu dengan jelas selama ini kita komunikasi lewat telpon aja tidak ketemu." Jawab Ibrahim.

" Iya sama aja tatap muka itu dosa." Jawab Wulan

"Please mau ya Lan sekali ini aja deh." Jawab Ibrahim dengan muka melas.

"Oke lah Wulan mau." Jawab Wulan Dengan tidak enak hati karena pasang melas.

"Kamu bisanya kapan Lan ?" Tanya Ibrahim.

"Hari biasa aja karena aku kuliah di jumat, sabtu dan minggu sisanya aku kerja serta libur hari kamis."Jawab Wulan.

"Oke nanti kita keremu hari kamis ya nanti aku jemput kamu di rumah dan kamu nanti share lokasi ya soalnya agak lupa rumah kamu, nanti kalau jadi aku kabari kamu dulu." Jawab Ibrahim

" Iya." Jawab Wulan

"Mau ngapain ya ibrahim ajak ketemu mau ngobrolin apa jangan-jangan mau nanya soalnya jawaban ke aku ya setelah dia kembali."Gumam Wulan.

Flash Back 6 Bulan Lalu

Wulan mendapat pesan dari Ibrahim.

"Lan ini aku Ibrahim aku pakai nomor telpon teman aku soalnya ponsel aku rusak jatuh pada saat pendidikan aku cuman mau bilang mungkin dulu kamu pernah dengar atau di ceritain sama Novi tentang perasaan aku sama Novi kalau aku sunguh beneran sangat sayang sama kamu Lan, Maaf banget aku ungkapinnya lewat pesan seperti ini karena aku bukan orang yang romantis seperti cowo lain tapi aku tulus banget ungkapin perasaan aku sama kamu dari dalam hati aku dan aku mau kamu nunggu aku kembali setelah pendidikan jaga hati kamu buat aku ya lan." Ucap Ibrahim.

" Iya terimakasih kamu sudah mau jujur sama Wulan, Wulan tidak bisa janji apa pun Ibrahim karena kalau tidak di tepatin itu dosa dan Wulan juga tidak tau kamu di sanah gimana apakah bener bisa jaga hati atau tidak namun Wulan sangat percaya kalau jodoh pasti akan bertemu kok. Wulan akan nunggu Ibrahim kok apa pun itu keputusan akhir nanti." Ucap Wulan.

"Terimakasih Lan aku pasti nepatin janji aku kok dan pasti jaga hati di sinih, kamu di sanah jaga hati ya Lan kita sama-sama berdoa saja semoga bisa di pertemukan kembali." Jawab Ibrahim.

"Insyaallah Wulan bisa jaga hati kok, Iya sama-sama berdoa aja yang terbaik." Jawab Wulan

Wulan sambil mengigat kembali dan membuka ponsel untuk melihat kembali chat apa saja yang sudah Wulan dan Ibrahim chat.

Wulan akhirnya tanpa sadar tertidur karena kelelahan.

Pagi hari Pukul 18.00 WIB suara adzan telah berkumamdang di kamar Wulan.

Tok...Tok...Tok... pintu di ketuk

"Kakak bangun sudah mau magrib malah tidur!" Seru Mama.

"Iya ma sebentar 5 menit lagi ya kakak mau kumpulin nyawa dulu." Ucap Wulan.

"Kalau sudah langsung mandi dan shalat magrib!" Ucap Mama.

"Oke." Jawab Wulan.

Di meja makan sudah tersedia menu masakan yang sudah di sediakan oleh ibu.

"Ini lauk serta sayuran taruh di sinih dan di situ kak." Pinta Mama sambil menunjuk ke arah yang di tuju

"Baik ma." Jawab Wulan sambil meletakan sayuran.

"Habis dari situ pangil adiknya untuk makan malam bersama!" Seru Mama.

"Iya Ma." Jawab Wulan.

Wulan menuju kamar adik dan memangil untuk makan malam bersama.

Di kamar adik Wulan mengetuk pintu kamar.

Tok...Tok...Tok... pintu di ketuk

"De buka pintunya di pangil mama untuk makan malam bersama, ajak kakak denny juga untuk makan malam bersama ya!" Seru Wulan.

"Iya Kakak." Ucap Tian.

"Aku duluan ke bawah ya nanti susul ke bawah ya." Ucap Wulan meningalkan kamar adik nya.

"Oke Kak." Jawab Tian.

Kemudian Wulan turun dari kamar adiknya dan menuju ke ruang makan.

Denny dan Tian turun untuk makan malam bersama setelah selesai makan malam mereka masuk ke kamar masing-masing untuk kembali mengerjakan tugas sekolah dan kuliah.

Malam hari Pukul 20.00 WIB di kamar Wulan sambil merebahkan badan, Sambil mengotak atik hp untuk mengecek pesan takut sewaktu-waktu ada yang penting.

"Lan besok anterin aku visit ya ke polsek." Ucap Diana.

" Loh ada keperluan apa kita ke sanah mba?" Tanya Wulan heran.

"Mau ketemu abang sudah lama dia nanganin Kasus tapi belum ada kabar aku takut abang kenapa-kenapa." Ucap Diana khawatir

"Siap ibu." Jawab Wulan.

"Besok Aku samper ke rumah seklian kita ke kantor." Ucap Diana

"Wokeh." Jawab Wulan.

Kemudian Wulan tidur karena hari semakin larut malam.

Pagi hari Pukul 04.55 WIB suara ayam jago berkokok dengan merdu dan kemudian adzan subuh berkumandang.

Wulan bersiap-siap mandi dan shalat subuh Setelah selesai mandi dan shalat subuh Wulan Langsung sarapan bersama keluarga.

Kemudian hp Wulan pun berdering...

Bip...Bip...Bip...

"Hallo Lan aku berangkat ke rumah kamu ya, Kamu harus udah siap." Tanya Diana.

"Oke Mba hati-hati di jalan kalau udah sampai kabarin ya." Ucap Wulan.

"Oke udah dulu ya Lan." Jawab Diana.

Wulan melanjutkan makanan. Setelah beberapa menit kemudian Wulan bersiap-siap untuk berangkat dan sambil menungu mba Diana yang belum tiba namun ponsel berdering namun hanya pangilan telpon biasa.

"Assalamuallaikum Lan lagi apa ?"Tanya Ibrahim

" Mau berangkat kerja tapi lagi nunggu teman jemput, Kamu lg apa ?" Tanya Wulan

"Oh nungu teman toh, Cewe apa cowo teman nya ?" Tanya Ibrahim.

"Cewe, Kamu lagi apa ?" Tanya Wulan.

"Oh Cewe, Aku lagi di ancol nih." Jawab Ibrahim

"Ngapain di ancol , Cari duyung?" Tanya Wulan meledek ke Ibrahim.

"Hush kalau ngomong itu yang baik, Aku lagi kerja kok." Jawab Ibrahim

" Hehehe maaf bercanda semangat ya kerjanya." Jawab Wulan senyum

"Terimakasih ya." Jawab Ibrahim

" Sama-Sama." Jawab Wulan.

Suara klakson mobil pun berbunyi

Tin..Tin..Tin...

Wulan langsung berlari menuju ke arah Mba Diana.

"Mama aku berangkat dulu ya. Assalamuallaikum!" Teriak Wulan tanpa lupa Mematikan telpon yang sedang ngobrol dia dan ibrahim.

Sesampainya Wulan di depan mobil dan mengetuk jendela mobil.

"Mba Diana Tidak turun dulu, buat berpamitan sama Mama."Ujar Wulan.

"Tidak usah Lan kita buru-buru ayo cepat kamu naik ke dalam mobil." Jawab Diana.

Wulan menganguk untuk naik ke dalam mobil, kemudian mereka langsung berangkat menuju polsek.

Namun pas di cek Hp Wulan ternyata pangilan telpon sama Ibrahim sudah mati Wulan langsung chat Ibrahim untuk meminta maaf.

" Maaf ya tadi ada teman aku yang sampai jadi lupa deh kalau sedang telpon sama kamu." Jawab Wulan.

" Iya tidak apa-apa Lan mengerti kok." Ucap Ibrahim

"Terimakasih ya." Jawab Wulan

"Yaudah sanah kamu jangan terlalu banyak main Hp kalau di jalan itu focus aja dulu kalau udah sampai kabarin ya." Jawab Ibrahim.

"Iya." Jawab Wulan

Sambil menaruh ponsel ke dalam saku.

"Kirim pesan sama siapa Lan kaya nya seru banget dari tadi senyam senyum sendiri?" Tanya Diana penasaran.

"Sama teman, Mba penasaran yah." Ucap Wulan.

"Teman apa demen nih, Ayo dong cerita aku KEMAL nih (keppo maksimal)." Ucap Diana menaikan satu alis.

"HHsssuuuhhhh tidak boleh penasaran mba urusan orang Tidak baik!" Kata Wulan dengan nada tinggi.

"Pelit banget sih tidak mau cerita, kita udah kenal lama sekali Lan yasudah intinya aja deh apa penasaran tau aku." Kata Diana.

"Intinya adalah Mba Diana pengen tau urusan orang hahaha" Jawab Wulan meledek.

"IIIhhh kamu jahat banget Lan aku jadi sebel deh tidak mau kasih tau." Jawab Diana kesal

Wulan hanya tertawa saja melihat tingkah Diana yang seperti kakak yang mengintergasikan adiknya.

"Jangan ngambek dong mba iya iya aku cerita intinya saja deh." Kata Wulan.

"Hah gitu dong Lan dari tadi cerita. "Jawab Diana.

"Teman aku mba nanya itu siapa yang jemput kamu kuliah pakai mobil." Ucap Wulan.

"Terus kamu jawab apa ?" Tanya Diana penasaran.

"Teman, cewe apa cowo teman nya? Ya aku Jawab apa adanya aja kalau yang jemput teman cewe." Ucap Wulan yang polos.

Diana dan Wulan pun tertawa bersama sampai-sampai mereka tersadar ternyata sudah sampai di polsek tempat di mana suami mba diana bekerja.

Pagi hari Pukul 08.30 WIB di polsek.

Wulan dan Diana langsung memasuki Polsek dan di sambut sama seorang Polisi muda yang sudah mengetahui keberadaan Diana.

"Selamat pagi Bu , Mari saya antar Ibu silakan masuk." Sapa Pakpol.

"Selamat pagi om, Terimakasih." Ucap Diana.

Wulan dan Diana langsung mengikuti om-om Polisi. Sesampainya di ruangan mereka di suruh nunggu terlebih dahulu karena akan di pangilkan suami Kak Diana. Beberapa menit kemudian om tersebut menghampiri Diana dan Wulan.

"Mohon maaf Bu , Ternyata Bapak sudah tidak ada di ruangannya." Jawab Pakpol.

"Loh memangnya Bapak pergi kemana ?" Tanya Diana terkejut.

"Maaf Bu saya tidak tau soal itu, Mungkin ibu bisa menghubungi bapak dahulu atau ibu mau ada sesuatu yang ingin di sampaikan nanti saya sampaikan." Ucap Pakpol.

"Baiklah saya akan coba menghubungi Bapak terlebih dahulu." Kata Diana.

"Silahkan Bu, Saya permisi dahulu jika ada keperluan lain bisa pangil saja lagi." Ucap Pakpol.

Diana mengangukan ucapan polisi dan menghubungi suaminya namun lagi-lagi hpnya mati.

Diana dan Wulan berpamitan kepada pak polisi tadi.

" Pak nanti jika bapak sudah kembali ke polsek tolong untuk mengirim pesan. jika pulang nanti langsung menghubungi istrinya karena ibunya sedang di rawat di rumah sakit." Kata Diana.

"Baik bu nanti saya sampaikan pesan ibu kepada bapak." Ucap Pakpol.

"Terimakasih saya pamit dulu." Ucap Diana.

Polisi tersebut hanya mengangukan kepalanya saja dan Wulan serta Diana meningalkan polsek lalu kembali bekerja ke kantor.

Mereka melanjutkan perjalanan ke kantor.

"Mba Diana mau tanya mohon maaf sebelumnya sebenarnya apa yang terjadi sama Mba Diana dan suami mba tidak biasanya mba sampai seperti ini harus nyusul ke polsek tempat suami mba kerja?" Tanya Wulan penasaran.

"Ini loh Lan kemarin itu ibu mertua ku masuk rumah sakit dan sekarang lagi kritis terus dari kemarin aku hubungi ponsel suami aku sibuk terus dan hari ini kau datangi ke polsek dia tidak ada pas aku telpon tadi malah Hpnya mati aduh aku harus Gimana ini lan ?" Jawab Diana yang khawatir.

"Tenang Mba Diana jangan panik dulu mungkin emang suami Mba Diana lagi sibuk banyak kerjaan dan kita serahin saja semuanya sama allah semoga Ibu Mertua Mba Diana semoga lekas sembuh aamiin tadi mba Diana sudah berusaha ke lokasi tempat suami mba Diana dan mengirim pesan juga kepada pak Polisi supaya menghubungi Mba Diana." Ucap Wulan yang menenangkan Diana.

Wulan menenangankan Diana yang sedang panik dan sedang gelisah di satu sisi ibu mertuanya yang sedang kritis dan di sisi lain sang suami yang tidak ada kabarnya.

"Kasihan sekali kamu mba harus menjalani ini semua dengan sendiri dan mencari jalan keluarnya sendiri serta tidak ada yang bantu untuk masalah kamu." Gumam Wulan.

 

 

1
Fariz A
cerita seru ada sedih, canda dan tawa/Whimper/
Winny Willyandarin
novel yg bagus sama seperti pengalaman cerita saya, terus semangat dan berkarya ya Thor ☺
Ummu Sakha Khalifatul Ulum
lanjut
Mariamah Mariamah
kata2nya monoton..kesel..pegel yang mbacanya
W.Willyandarin
bagus banget dan sangat inspirasi
Indah Nihayati
kerwn thorr
Indah Nihayati
bagus semangat
ikaratna ikaratna
Wulan sama Dika ja kak
Rini Haryati
bagus ceritanya
sukses...semangat
Merry Adha
Semangattt, kk. Aku mampir
Alexa🌻
yok saling mendukung
mamayot
judul novel ku:

-jatuh cinta dengan ardan

-my bodyguard panji
mamayot
sudah mendarat jempol untuk author...semoga berkenan mampir di novel ku juga ya thor
Lynn💚
Semangat, Cemungut, Jiayo, Fighting, Keep Spirit Thor~ ❀!
Ditunggu kedatangannya di Chapter Our Love🍀
Ishiba Aoi
semangat thor..
Rinny
Thor kapan season 2 di rillis ?
W.Willyandarin: Baca juga novel saya yang kedua kak judulnya MENIKAHI CEO JUTEK 🙏
total 1 replies
Yuhaweni
yang baru judul nya apa tor
W.Willyandarin: Baca juga novel saya yang kedua kak judulnya MENIKAHI CEO JUTEK 🙏
total 1 replies
Friska Petra
Misteri Bola Kaca balik lagi thor..
3 like mendarat.

semangat yahh 🥰
Friska Petra
like mendarat akak.. semangattt
Idh@Liestya
eh bukannya mereka gak satu jurusan ya..koq absennya barengan gitu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!