NovelToon NovelToon
NIKMATILAH PENYESALANMU MAS

NIKMATILAH PENYESALANMU MAS

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Nikahmuda / Poligami / Cintapertama
Popularitas:98.4k
Nilai: 5
Nama Author: KANS J

pernikahan yang amelia putri jalani bersama irfan hakim awalnya berjalan baik dan nampak harmonis meskipun masih belum mendapat restu dari ibu mertua, seiring berjalanya waktu usaha yang dirintis bersama sama secara perlahan mulai berkembang dan sukses dengan cepat.
setelah sukses irfan mulai berulah dengan kembali menjalin hubungan secara diam2 dengan mantan kekasihnya dan mendapat dukungan dari ibu tercinta.
siapa mantan kekasihnya irfan...?? bagaimana reaksi amelia setelah tau suaminya selingkuh...?? autor ikuti terus jalan ceritanya ya...!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KANS J, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

019

" Ya allah gusti... cucu oma tampan sekali ini."

" Yang tampan bukan hanya adek bayi oma."

" Kata ayah sama ibu v'ano juga tampan lho."

" Kenapa yang oma puji tampan cuma adik bayi saja, v'ano marah sama oma. "

" O0o ya ampun... Maafkan oma ya sayan, oma lupa kalau cucu oma yang super tampan ini sudah besar dan pandai protes. "

" Hahaha..."

" Nih oma punya sesuatu buat cucu tampan oma. "

" Yeeeee.... Ibu oma kasih v'ano mobil sport besar, makasih oma cup cup cup cup.... Itu hadiah dari v'ano untuk oma."

" Terima kasih sayang hadiahnya, silahkan bermain."

" Oke oma.."

" Kapan hari waktu ke rumah kamu bilang perkiraan lahirnya masih 2 minggu lagi kan, gak taunya malah lahir duluan ya, dan untung ya pas lagi kontrol jadi tidak perlu repot2 lagi."

" Iya bude memang tidak perlu repot2 tapi bikin panik orang satu rumah lho hahaha..."

" Tapi syukur alhamdulilah semua berjalan dengan lancar dan sehat semuanya, " jawab mama hanum.

" Sepertinya dedek bayinya senang membuat kejutan, baru ayahnya sudah tau belum ?."

" Sudah bude, kebetulan mas irfan juga lagi ada dirumah sakit jagain bapak, " jawab amel.

" Memangnya pram sakit apa...?."

" Biasa bude jantungnya kambuh, " jawab amel.

" Eee alaaah.... Jantungnya kambuh, pasti itu ulah istrinya yang mata duitan itu. "

" Mungkin bude, amel juga tidak tau.."

" Bude ayo makan dulu, kita makan rame2 biar enak, kebetulan hana ada masak sayur asem lengkap pendampingnya."

" Pendamping apaan...?."

" Hahaha.... maksudnya itu lauk pauknya bude, bude kayak tidak tau kebiasaan hana saja, " ucap mama hanum.

" O0o0 dasar bocah gemblung."

" Biar seru to bude... Masa mau serius terus, bercanda kan obat awet muda, gratis pula. "

" Ayoo... papa sama yang lainya sudah menunggu itu."

" Yang baru melahirkan sabar ya, nanti biar bibik bawakan ke sini."

" Iyaa mbak, santai saja."

" Ayo nay, kita gabung disana biar tambah rame."

" Iya nyonya.."

" Assalamualaikum..."

" Walaikumsalam..."

" Nak irfan ayo sini gabung ikut makan sekalian, " ajak mama hanum.

" Makasih ma, irfan baru selesai makan tadi sebelum kesini. "

" O0o ya sudah kalau begitu, kami makan dulu ya. "

" Iya ma..."

" Kok kamu ke sini mas, memangnya tidak pergi kantor...?."

" Kenapa jadi, kan aku mau lihat anaku, masa gak boleh. "

" Yang bilang tidak boleh itu siapa to mas, aku kan cuma tanya, kenapa mas jadi sewot begitu. "

" Maaf..."

" Boleh tidak aku gendong."

" Tapi dia baru tidur mas, tapi kalau mas pengen ya gendong saja yang penting hati2."

" Iyaa, aku akan hati2."

" Halo jagoan ayah cup cup cup.."

" Mas jangan cium2 gitu kasian dedeknya lho.. Lagi tidur begitu kok malah dicium cium."

" Habisnya putra tampanku ini menggemaskan sekali, jadi pengennya nyium terus."

" Gemas sih gemas mas, tapi kasian itu pipi dedeknya kena tusuk kumismu, lain kali dicukur bersih dulu. "

" Hehehe... Maaf aku lupa.."

" Ini makanya nyonya.."

" O0o iya bik,makasih ya."

" Sama2 nyonya.."

" Itu makanan apa amel, kamu kan baru habis melahirkan kenapa makannya seperti itu, mana ada gizinya itu...?."

" Apa sih mas, kalau tidak tau tu mending diem deh, memang seperti ini makanan untuk orang yang habis melahirkan, ini untuk merangsang asi biar asinya banyak buat dedek."

" O0o0 begitu... " beo irfan.

" Ya sudah anak ganteng ayah lanjut bobok ya, ayah mau kekantor dulu."

" Amel saya ke kantor dulu ya.."

" Assalamualaikum.."

" Iya mas, walaikumsalam.."

" Astagaaa... cucu oma ini kuat sekali bobok nya."

" Suamimu mana, " bude celingak celinguk nyari keberadaan irfan.

" Mantan bude, bukan suami lagi, orangnya sudah ke kantor bude."

" Kan kamu belum ditalak to, berarti kamu masih istrinya lah."

" Tunggu selesai nifas bude talaknya."

" Memangnya irfan mau, bude lihat sepertinya dia sudah banyak berubah, sudah menyesali kesalahanya. "

" Mau tidak mau harus mau bude, soal dia sudah berubah dan menyesal ya alhamdulilah tapi bukan berarti amel mau balik lagi, amel sudah terlanjur kecewa bude. "

" Ya sudahlah kalau memang itu sudah jadi keputusanmu, bude mendukung mana yang terbaik saja buat kamu, lagian irfan kan masih ada si jalang itu sebagai istrinya sekarang. "

" Amel perhatikan bude sepertinya benci banget sama wanita itu, memangnya bude sudah lama kenal dia. "

" Gimana gak kenal, lha jalang itu kan mantan pacarnya kakakmu kevin. "

" Astagfirullah...... itu beneran bude."

" Bener lah, ngapain bude bohong. "

" Bahkan jalang itu sudah nguras uang kevin sampai habis2an sampai orang tuanya jalang itu bisa bangun perusahaan, bahkan rumah orang tuanya kevin dia gadaikan diam2 sampai akhirnya disita bank."

" Gimana bude gak marah coba, bude bukan cuma marah ke jalang itu tapi juga marah ke kevin karena dia terlalu gampang dibodohi jalang itu, " cerita bude menggebu.

" Allahuakbar...... Jadi begitu ceritanya, amel gak nyangka mas kevin bisa dibutakan cinta sampai segitunya."

" Itulah yang buat bude geregetan, cinta mati sih boleh tapi mbok yo jangan jadi bodoh juga karena cinta."

" Hahahaha.... Bude kalau lagi mode serius gini kelihatan lucu hahaha.."

Bude mendelik saat dikatain lucu sama ponakannya.

" O0oo bocah edan, budenya lagi serius malah diketawain. "

" Tapi bude bersyukur sih, gara2 itu kevin jadi tinggal dirumah, bude jadi bisa awasi dia.."

" Memangnya dulu mas kevin gak mau bude. "

" Mana mau dia, alasanya sayang ninggalin rumah itu, tapi karena kebodohannya akhirnya melayang juga, pada hal rumah itu peninggalan kakek neneknya pakdemu. "

" Ya ampun... Sayang sekali ya bude.."

" Astagaaa... Katanya mau pulang, ditungguin dari tadi malah asyik ngobrol disini. "

" Amel pakde pulang dulu ya.."

" Lho iya hahaha.... Maaf pa, gara2 amel nih akhirnya mama jadi lupa. "

" Kok gara2 amel sih bude.."

" Hahaha... Bude pulang dulu ya, dada cucu oma, oma pulang dulu ya. "

" Assalamualaikum.."

" Iya oma, hati2 walaikumsalam.."

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

" Kenapa mukanya ditekuk begitu sayang, masih kurang puas... mau maen sekali lagi hmmm. "

"Enggak...., enak di om gak enak di vio dong."

" Siapa bilang begitu, bukankah kamu juga begitu menikmatinya tadi, siapa tadi yang teriak2 ke enakan.... Om tolong di cepet'in, kasih dalam lagi om, aku suka om, aah nikmat sekali om. "

" Apaan sih om, " wajah viona langsung memerah karena malu saat rintihannya diucapkan ulang.

" Hahahaha.... tidak usah malu2 begitu sayang, nanti malah bikin aku nafsu lagi bagaimana."

" Enggaaak, vio sudah capek sekali om, dari tadi om kan gempur vio terus."

" Habisnya punyamu membuatku candu sayang, beda dari yang lain," gombalnya.

" Tapi vio masih marah sama om ya. "

" Marah apa lagi sayang, kan tadi sudah aku jelaskan alasanya apa dan kita sudah anggap selesai, kenapa masih marah. "

" Ganti saja itu preman yang om sewa, dia tidak becus kerja, masa sampai sekarang belum bisa buat wanita kampung itu celaka."

" Vio maunya bunuh saja sekalian biar selesai masalah dan terbayarkan sakit hatiku. "

" Gak bisa sayang, aku sudah terlanjur bayar lunas jadi mereka harus melakukan tugasnya."

" Tapi kan om bayarnya hanya untuk buat wanita kampung itu celaka. "

" Lho itu kan sesuai dengan rencana awal kita to sayang, hanya membuat mereka celaka saja."

" Tapi vio berubah pikiran om, vio mau mereka dilenyapkan saja. "

Deg...

Kenapa wanita ini semakin lama semakin mengerikan begini sih, untung saja punyamu masih legit untuk dinikmati kalau tidak sudah aku buang dari kemaren2, batinnya.

" Aku tidak mau kejadian pada wanita tua itu terulang kembali, gara2 dia hanya celaka, sekarang aku malah kena teror tiap hari, kalau waktu itu dia mati kan gak jadi ribet urusannya."

" Sudah jangan marah2 lagi, nanti aku terkam lagi mau. "

Vio langsung mendelik.

" Sudah sana om balik kantor, vio mau istirahat dulu, badan vio rasanya capek sekali, jangan lupa om kirimkan vio makan eee, vio lapar. "

" Siap sayangku, ya sudah aku balik dulu yaa.. Cup, bye. "

Badan sudah segar, perut sudah kenyang, dan rekening sudah terisi lagi, haaaah seandainya suamiku bisa di andalkan mungkin aku sudah berhenti dari pekerjaan ini, menyebalkan punya suami tapi tidak pernah mau menyetuhku, dia pikir aku tidak butuh pelampiasan nafsu apa, mana kasih uang cuma sedikit lagi, benar2 suami tidak berguna.

Astagaaa... Kenapa aku jadi lupa sama nenek tua itu, gara2 nafsu sialan, sudah sebulan lebih tapi dihubungi susah sekali, kemana sebenarnya nenek tua itu, apa dia sengaja menghindariku ya.... awas saja kalau sampai berani membohongiku bakalan tak jadikan rujak kamu nenek tua.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=

" Bos ini hasil penyelidikan kita, " alex dan rio memberikan hasil penyelidikannya.

" Kenapa butuh waktu lama sekali. "

" Maaf bos, sebenarnya sudah selesai dari kemaren2 cuma kita lagi sibuk dengan kerjaan yang lain jadi baru sempat sekarang ngasih ke bos. "

" Ck alasan saja kalian, potong bonusnya. "

" WHAAAT...!, "

" Ya sudah kalau begitu laporannya gak jadi kami berikan. "

" Coba ambel kembali kalau mau tangan kalian aku buat patah, " ucap dika dengan tatapan tajam.

" Tidak jadi bos, kami masih butuh tangan kami. "

" Hahahaha.... Ternyata kalian cemen ya, " ejek dika.

" Kalian bacakan saja, mataku sakit dari tadi sudah membaca banyak laporan. "

" Gita prisilia istri dari ang'godo, ibunya viona istrinya irfan yang artinya adalah ibu mertuanya irfan. "

" Dia sengaja mendekati budi karena ingin memanfaatkan posisinya."

" Gita juga bekerja sama dengan manajer keuangan diperusahaan irfan tujuanya sama untuk mencuri uang."

" Dengan uang hasil curian itu gita gunakan untuk membuka usaha butik dan cafe."

" Semua itu dia lakukan dibelakang suaminya, yang artinya ang'godo tidak tau sama sekali sepak terjang istrinya. "

" Tapi rasanya aneh kalau sampai suaminya tidak tau sama sekali, paling tidak harusnya kan dia tanya dari mana istrinya bisa mendapatkan semua itu. "

" Disini gita mengaku ke suaminya kalau dia hanya diberikan kepercayaan oleh temanya untuk mengelola butik dan cafe, dan Ang'godo percaya saja, bahkan viona juga tidak tau kalau maminya sudah punya usaha butik dan cafe. "

" Keluarga yang unik bin aneh, bisanya tuh suami istri dan anak cari jalan masing2 tanpa saling tau, " ucap dika...

" Sudah berapa banyak dia berhasil nyuri uang perusahaan kita. "

" Hampir 15 milyar bos. "

" Luar biasa, saya tidak mau tau bagaimana caranya, uang itu harus kalian ambil kembali dan bila perlu berikan sedikit pelajaran padanya. "

" Siap bos.."

" Apa perlu kasih tau irfan juga bos soal stafnya yang dimanfaatkan gita. "

" Kasih tau saja tidak apa2 tapi jangan kalian langsung yang kasih tau, kalian suruh orang kalian saja yang ditugaskan disana. "

" Baik bos, kami mengerti. "

'" Sepertinya akhir2 ini saya terlalu lembek sehingga di manfaatkan oleh mereka2 yang ingin kaya lewat jalan pintas, " ucap dika dengan senyum yang sulit diartikan.

" O0o iya bos, soal ibunya irfan tugasnya sudah dilaksanakan dengan baik, tapi sepertinya itu tidak membuatnya takut karena melisa malah menyusun rencana baru untuk membalasnya. "

" Tidak apa2 yang penting tetap awasi dia, saya mau lihat sejauh mana usahanya. "

\=\=\=\=\=\=\=\=\=

" Ma... rina mau ngomong sesuatu tapi mama jangan kaget ya."

" Memangnya mau ngomong soal apa, kamu jangan bikin mama takut deh rin."

" Ini soal papa ma.."

" Papamu kenapa, kamu dimarahin sama papamu. "

" Tidak ma, tapi lebih tepatnya rina yang marah sama papa. "

" Kenapa.."

" Papa.. papa selingkuh ma. "

" 0oo, kirain mau kasih tau apa. "

" Kok cuma ooo sih ma responnya, mama gak marah gitu papa selingkuh dibelakang mama."

" Buat apa marah, tidak ada gunanya dan hanya buang2 energi saja."

" Kalau soal papamu selingkuh itu mama sudah tau karena dari kamu masih kecil papamu sudah selingkuh."

" APAAAAA.....!, Kenapa mama diam saja tau papa selingkuh. "

" Karena mama memikirkan perasaanmu sayang, mama tidak mau kamu terluka, mama hanya ingin memberikan kamu keluarga yang utuh meski hati mama sakit mama bisa bertahan asal kamu bahagia nak. "

" Ya allah ma..... rina tidak menyangka kalau papa sejahat itu, tapi sekarang rina sudah besar ma, sudah selesai kuliah, mama harus mengambil sikap tegas sama papa. "

" Mama tau.. Sekarang ini yang jadi selingkuhan papa itu sahabat baik aku ma, bahkan mereka sampai punya anak ma, anaknya kalau tidak salah baru 5 atau 6 bulan, yang rina tidak habis pikir dia itu sudah menikah dengan laki2 hasil ngerebut suami orang juga ma. "

" Kamu tau semua itu dari mana nak...?."

" Sejak rina melihat papa jalan mesra banget sama sahabatku di mall, rina langsung membayar orang untuk mencari kebenarannya ma, dan hasilnya benar2 membuat hati rina sakit, rina tidak terima mama diperlakukan begini sama papa."

Sekian lama aku bertahan dengan kebahagiaan palsu ini karena untuk kepentingan putriku pa, tapi sekarang putriku sudah tau dan bahkan melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana kelakuanmu diluar sana, mungkin sekarang sudah saatnya untuk mengembalikan ke asalmu, ungkap mama rina dalam hatinya.

" Apa mama takut miskin kalau pisah sama papa...?."

" Sama sekali tidak nak, apa yang mama takutkan kalau mama punya segalanya."

" Maksud mama apa. "

" Perusahaan yang dipegang papamu, rumah yang kita tinggali ini dan beberapa aset yang lain itu semua adalah milik mama pribadi, warisan dari kakek nenekmu, papamu itu tidak punya apa2.. "

" Ya ampun, ternyata papa jadi laki2 yang tidak tau diri banget ya.."

" Huussssh... Tidak boleh bilang begitu nak, biar bagaimana dia itu papamu, jadi kamu harus tetap menghormatinya."

" Tapi rina benci kelakuan papa ma, kalau saja rina tau dari dulu, arrrrgggh benar2 menjijikan tau gak. "

" Sudah, tidak usah berlarut larut marahnya, tidak baik untuk kesehatan mentalmu nantinya. "

" Rina heran deh sama mama, kenapa mama masih bisa setenang itu. "

Mama rina memberikan senyum bijaknya.

" Nanti kalau kamu sudah jadi seorang ibu, kamu akan tau kenapa mama bisa melakukanya."

\=\=\=\=\=\=\=\=

" Rumah siapa ini, kamu bilang mau ajak ibu untuk melihat anakmu, kenapa malah kamu bawa ibu ke sini. "

" Amel tinggal disini bu. "

" APAAAA... !."

" Melisa.... Kamu ini kenapa senang sekali teriak sih, tidak bisa apa suaranya pelan sedikit. "

" Aduuuh mending bapak diam deh, cerewet banget sih jadi orang, sakit tau gak telinga ibu dengar omelan bapak. "

" Tapi kenapa bisa wanita bodoh itu tinggal dimansion se mewah ini, apa dia jadi pembantu disini. "

" Ini rumah kakaknya bu, sudah ah ayo kita turun, ibu ini banyak sekali pertanyaannya."

" Assalamualaikum.."

" Walaikumsalam.. "

" Lho... Kalian numpang disini juga...?."

" Bu.... "

" Apa sih fan, ibu kan cuma tanya, kenapa mereka ada disini juga. "

" Monggo silahkan masuk, " ucap hanum ramah.

" Bagaimana kabarmu pram...," tanya adiyaksa.

" Alhamdulilah sudah baik dan sehat di.."

" Syukurlah.."

" Bik... Tolong buatkan minum, sekalian jangan lupa kuenya ya.."

" Baik nyonya.."

" Nay, amel dimana ?."

" Ada dikamar sama den bayu nyonya."

" Bisa tolong panggilkan nay, suruh bawa angga keruang tamu ya, ada ayah dan kakek neneknya didepan."

" Bisa nyonya, biar nay panggilkan. "

" Silahkan diminum sama dicicip kuenya.. Maaf cuma ada itu saja. "

" Memangnya kalian sudah dapat ijin dari majikan kalian, kok kalian berani ngasih teh sama kue ke kami. "

" Bu... Ibu apa apaan sih, " tegur irfan merasa tidak enak dengan mantan mertuanya.

" Kenapa, kan ibu cuma tanya, salahnya dimana coba, nanti kalau majikan mereka marah bagaimana, kan kasian mereka juga. "

Pak pram dan papa adi hanya diam melihat tingkah melisa, sedangkan mama hanum hanya tersenyum saja.

" Tenang saja bu melisa, saya sudah ijin kok, jadi tidak usah kuatir. "

" Syukurlah kalau begitu, tapi ngomong2 majikan kalian baik juga ya mau menampung kalian satu keluarga untuk jadi pembantu disini. "

" Bu cukup....., " kenapa ibu bisa kelewatan begini, tidak bisa kah ibu duduk diam sebagai tamu yang baik, " ucap irfan geram dengan tingkah ibunya.

" Assalamualaikum.."

" Bapak sama ibu apa kabar...?."

" Alhamdulilah baik dan sehat nak, " jawab bapak.

Sementara melisa hanya diam sambil memperhatikan amel dengan seksama tidak tau apa yang dipikirkannya.

" Halo anak ayah, sini gendong ayah nak, waah sudah mandi yaa... Harum sekali anak ayah ini, lihat bu anak irfan sangat tampan kan. "

" Biasa saja, " jawab melisa cuek.

" Coba bawa sini fan, bapak mau gendong bentar. "

" Memangnya bapak bisa gendong. "

" Ck kamu meremehkan bapak sekali, sini bapak juga mau gendong cucu bapak. "

" Namanya siapa nak. "

" Bayu samudera kek, panggilannya bayu. "

" Cih... nama kampungan sekali, cari nama tu yang gaul dikit dong. "

" Bu.. Itu irfan yang kasih nama lho.. "

" Tidak apa2 nama kampungan bu, yang penting kan rejekinya anak kota, " jawab amel tenang.

" Rejeki anak kota dari mana, wong kamu saja disini cuma kerja jadi pembantu. "

" Sini kembalikan kartunya anaku, " melisa menadahkan tangannya.

" Jangan ke enakan kamu ya pakai uangnya anaku. "

" BU... JANGAN KETERLALUAN, apa maksud ibu minta kartu dikembalikan. "

" Kamu membentak ibu lagi hanya karena wanita kampung ini irfan, " melisa menunjuk amel.

" Durhaka kamu ya..."

" Lihat gara2 kamu, anaku sudah jadi pembangkang sekarang, dasar wanita miskin, kampungan "

Byuùuurrrr

Aaaakkhhh.... dengan sigap nayla melindungi tubuh majikannya dan secepat kilat nayla pun membalas menyiram melisa..

Byuuuurrrr

Aaaaaaaaaa

" Buuu... " teriak irfan kaget.

" Astagfirullah... " Bu hanum membekap mulutnya karena tidak menyangka mantan besanya bisa melakukan itu.

" KAU......!."

" Kenapa nyonya, kita impas kan, sama2 mandi air teh manis, " ucap nay santai.

Sementara papa adi berusaha menahan dan menenangkan pak pram agar tidak lepas kontrol karena takut terjadi apa2 mengingat sahabatnya baru keluar dari rumah sakit beberapa hari yang lalu.

" Ibu kenapa jadi bar bar gini sih bu, nyesal irfan ajak ibu ke sini, bikin malu saja, ayo irfan antar ibu pulang, " irfan menarik paksa tangan ibunya untuk dibawa pulang.

" Lepas irfan, ibu tidak mau pulang, ibu akan balas perempuan kampung itu dulu, " teriak melisa sambil berusaha melepas tangannya yang dipegang irfan, tapi tak dihiraukan irfan.

Tolong like, comment dan vote nya ya teman2 jika kalian suka, terima kasih.

1
Anonim
Ini febi apa viona ya ? Sblmnya febi knp jd viona ?
Ira Sulastri
Semoga Farrel tau apa yg sdg di alami Amel dan langsung ambil tindakan tegas, biar tak ada ular berbisa yg menyembur kan bisa nya dg berbagai ke haluan para pelakor berbisa
Ira Sulastri
Cakep Bayu gercep 👍👍

Alvaro harus tegas contoh kak Bayu dan keluarga
Ira Sulastri
Nah loh nah loh ulah 1 orang karyawan himbas nya ke banyak orang, selamat menikmati apa yg kau tuai Alin, makanya jangan terlalu halu .......
Ira Sulastri
Congratulations untuk Bayu dan tim🤝🌹💃💃💃
Ira Sulastri
God job Bayu number one 👍👍😍
Ira Sulastri
Cerita nya makin seruuuuu 🌹

Di lanjut kak author
Ira Sulastri
Cakep Bayu, memang dalam bersikap kita bisa kasih masukan pada orang lain termasuk pada ade sendiri tp semua kembali pada orang nya mau bagaimana dia bersikap
Ira Sulastri
Alvaro ga se kulkas Bayu ya, terlalu ramah pada orang lain termaksud lawan jenis sehingga bisa salah persepsi atas sikap baiknya Alvaro kepada teman2 nya. Coba agak cool seperti Bayu, biar sedikit teman tp itu yg tulus
Ira Sulastri
Hadeeeeeeehhh benalu ular berbisa sdg halu, ngaku2 pacar Bayu sdgkan Bayu ga pernah merasa pernah jadi pacarnya
Ira Sulastri
Hadeeeeeeehhh.....ada2 saja kelakuan sekretaris klien bibit pelakor 🤦🤭, Alhamdulillah Bayu cerdas dan selalu waspada ☺️
Ira Sulastri
Cakep Bayu cari jodoh gampang2 sudah, kl Alloh sdh berkehendak dpt yg terbaik
Ira Sulastri
Cakep Bayu harus begitu sebagai seorang laki-laki tegas apalagi seorang pengusaha muda, jangan mudah iba
Ira Sulastri
Cakep Bayu, saya suka saya suka 😍
Ira Sulastri
hadeeeeeeehhh ada yg kepo
Ira Sulastri
Nah loh makanya jangan suka cari masalah dg putra mahkota dr perusahaan besar, begitu saja sdh melempem
Ira Sulastri
Hadeeeeeeehhh Arsila masih sekolah saja gaya sdh seperti PKS beneran🤭🤦
Ira Sulastri
Di lanjut kak author 👍
Ira Sulastri
Hadeeeeeeehhh kamu tuh cuman pegawai atau pelayan mmg ga tau ya kl pelanggan ada lah raja, kan dia mau belanja bukan merampok ada2 saja kamu tuh Diana selamat menikmati yg kau tanam
Ira Sulastri
Hadeeeeeeehhh ada orang yg sombong bingitz, di atas langit masih ada langit. keluarga Farrell kaya raya tp istri dan anak2 hidup sederhana, gimana ga ada pelanggan resto yg mau makan di situ lg. Selamat Diana menggali lobang kuburan sendiri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!