(Sekuel dari Novel BUCIN DARI KECIL)
Suho Putra Sadewo seorang pria tampan yang kini usianya menginjak 24 tahun, dia anak seorang supir dan pelayan dari pengusaha terkenal asal jepang dan juga dia sudah di anggap seperti cucu sendiri karena kepribadiannya yang baik dan juga penurut berbeda dengan cucu cucunya yang lain.
Hingga ada suatu kejadian dimana dia harus menyelamatkan nama baik keluarga kakek angkatnya itu dari pubik karena satu satu cucu perempuannya terkena sekandal di kampusnya dengan cara menikahinya.
Shirene Putri Reeko Edlan dia gadis cantik berusaia 20 tahun, dia adalah cucu perempuan satu satunya dari seoramg pengusaha terkenal asal jepang yang bernama Henim Dirgantara Edlan, yang tak lain dia juga putri dari Reeko Dirgantara Edlan dan juga Teresia Namira.
Apakah benar jika Irene Dan Suho akan menikah, atau hanya akal akalan Suho agar bisa menyelamatkan nama baik kakek angkatnya?
Yuk kita baca kelanjutan ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss.MH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB. 18
Semua bukti telah di perlihatkan kepada Daddy Agung dan juga Mommy Yuna, dari kesalahan terkecil sampai kesalahan terbesar, kenapa kakek Henim bisa mendapatkan semuanya, karena dia telah menyewa hacker yang paling handal untuk merantas semua data yang telah di hilangkan oleh Sonya hanya satu bukti lagi yang belum di dapatkan oleh Kakek Henim, itu yang membuat kakek Henim masih menyembunyikan identitas Suho yang sebenarnya.
“Kenapa om tidak memberi tahu kami dari awal?” Tanya Daddy Agung yang masih mendekap istrinya yang masih menangis.
“Tidak semudah itu nak, kalau Suho tetap berada di dekat kalian, itu akan membahayakan nyawanya, apa kalian mau benar benar kehilangan putra sulung kalian” jelas Kakek Henim dan langsung dapat gelengan kepala dari Yuna.
“Kalian jangan ambil remeh dengan wanita ular itu, dia orangnya nekat, dan meskipun sekarang kalian sudah mengetahui siapa Suho sebenarnya kalian harus tetap menyembunyikan identitasnya terlebih dahulu sebelum saya menemuikan 1 bukti lagi, sekarang anak buah saya sedang mencari orang yang waktu itu telah menukar bayi kalian, setelah itu terserah kalian mau apakan wanita ular itu” jelas Kakek Henim.
“Terima kasih om, saya tidak tahu lagi bagaimana cara membalas semua kebaikan om, mungkin jika waktu itu tidak ada om, kita tidak tahu nasib putra sulung kita seperti apa” ucap Daddy Agung
“Dan asal kalian tahu, selama ini saya sudah menganggap Suho itu seperti cucu kandung ku sendiri, bahkan saya lebih dekat dengan dia dari pada dengan cucu cucu kandung saya yang lainnya” ucap Kakek Henim
Sedari kecil memang Kakek Henim lebih dekat dengan Suho dari pada dengan cucu cucunya yang lain, karena Suho anakannya penurut dan tidak banyak tingkah. Sedangkan cucu cucu kakek Henim yang lain jika sedang berkumpul atau bertemu di akan sibuk dengan aktivitas masing masing.
“Sebenarnya apa maksud ka Sonya melakukan ini semua bee?” Tanya Mommy Yuna kepada suaminya.
Bukan Daddy Agung yang menjawab, tapi Kakek Henim lah yang menjawab pertanyaan Mommy Yuna.
“Kalian tahu setelah saya selidiki dari masa lalu dia, ternyata dari dia SMA dia itu menyukai nak Agung, tapi nak Agung selalu perhatian dan memperhatikan nak Yuna, intinya dia tidak suka dengan nak Yuna karena sudah merebut perhatian nak Agung di sekolah, di tambah lagi kalian berdua menikah, tapi setelah dia menikah dengan nak Yuno, obsesi dia beda lagi yaitu ingin menjadikan anaknya pewaris utama SM group” jelas Kakek Suho.
“Bukannya nanti juga anak ka Yuno akan jadi pewaris menggantikan papanya?” Tanya Yuna lagi.
“Karena dari jaman kakek kamu, dari keluarga Salendra dan Mahardika membuat kesepakatan jika yang akan menjadi pewaris utama adalah anak atau cucu atau cicit yang pertama lahir, itu lah alasan kenapa wanita itu ingin melenyapkan anak kalian, karena jika anak kalian hidup akan menajdi pewaris utama SM Group karena anak kalian adalah cicit pertama dari keluarga Salendratama maupun Mahardika” jelas Kakek Henim menjabarkan semua yang dia tahu.
Setelah semua sudah di jelaskan oleh kakek Henim secara rinci dan jelas, Daddy Agung dan Mommy Yuna pun pamit pulang, dan sebelum itu mereka meminta untuk di pertemukan dengan Suho dan menjelaskan kepada Suho yang sebenarnya terjadi. Karena merasa kasihan dengan keadaan Mommy Yuna akhirnya kakek Henim mengikuti keinginan dari putri sahabatnya itu.
Dan rencananya nanti malam mereka akan memberitahu kepada Suho yang sebenarnya, dan kakek Henim meminta untuk Mommy Yuna dan juga Daddy Albert datang ke rumah Ayah Dewo tapi sebisa mungkin jangan sampai ada yang mengikuti mereka.
***
Sedangkan di kampus Irene dan juga Wendy sedang di bingungkan dengan sikap sahabat mereka, karena akhir akhir ini Gigi menjadi lebih pendiam dan sering melamun sendiri, setiap di ajak hangout bareng dia tidak pernah mau.
“Wen, menurut lo, ada yang aneh gak sih sama gigi?” Tanya Irene
“Iya, gua juga heran tuh anak lagi kenapa sih” sahut Wendy juga berpikiran sama dengan Irene.
Jam makan siang telah tiba, ketika mereka hendak keluar kelas tiba tiba di kagetkan dengan kehadiran Kai di depan kelas mereka.
“Rine, bisa kita bicara berdua sebentar?” Tanya Kai.
“Gimana ya ka” ucap Irene.
Sedangkan Gigi yang melihat Kai ada di hadapannya dia mulai keringat dingin ketakutan tapi di berusaha menahannya, sampai akhirnya dia pamit ke teman temannya untuk pergi terlebih dahulu.
“Gua pamit duluan ya” pamit Gigi dengan suara yang bergetar dia langsung meninggalkan kedua sahabatnya menuju rooftop kampus.
Wendy yang melihat gigi pergi akhirnya dia juga memutuskan untuk pergi meninggalkan Irene dan Kai, karena pikir dia kai dan Irene perlu bicara berdua. Wendy mengira gigi menuju kantin kampus tapi ternyata di kantin dia mencari keberadaan sahabatnya tidak ada.
Sedangkan iren sepeninggalan kedua sahabatnya, akhirnya dia memutuskan untuk bicara berdua dengan Kai di taman kampus.
“Rine kakak minta maaf sama kamu, karena waktu itu kakak sudah tidak mempercayai kamu dan ikut menghina kamu seperti yang lainnya” ucap Kai.
“Iya ka, aku sudah memaafkan kakak ko, aku doakan semoga kakak segera mendapatkan jodoh yang terbaik” ucap Irene.
“Kamu tidak tahu saja Rine, aku sudah menjadi laki laki brengsek yang sudah merusak anak gadis orang dan bodohnya aku tidak tahu siapa gadis tersebut aku tidak pernah mengingatinya sama sekali ketika kejadian malam itu” batin Kai.
Ketika mereka berdua sedang mengobrol di kampus ada Jenny dan Lisa yang melihat mereka sedang mengobrol. Karena Jenny kesal dengan Irene dia meminta salah satu mahasiswa melapor kepada Suho selaku suami Irene jika Irene tengah berduaan dengan Kai selaku mantan kekasihnya.
Tidak lama kemudian Suho datang tapi hanya melihat istrinya dari kejauhan, dia terus memperhatikan istri dan Kai. Sedangkan Jenny tersenyum puas ketika melihat Suho datang dan melihat istrinya sedang berduaan dengan mantan kekasihnya.
Padahal niat awalnya sebelum dia pergi ke kantor dia ingin mengajak istrinya untuk makan siang bersama tapi melihat kejadian tadi akhirnya Suho memutuskan untuk langsung pergi ke kantor biar nanti di tengah perjalanan baru dia akan menyempatkan diri untuk makan siang.
Waktu mengobrol Irene dan Kai tidak berlangsung lama tapi Suho sudah terlanjur melihat semuanya. Dan sebelum dia menuju kantin, lebih dahulu menghampiri suaminya di ruang dosen dan ternyata suaminya sudah pergi dan tidak ada di tempat. Dia mencoba menghubungi suaminya tapi tidak di jawab.
“Kenapa ka Suho pergi tidak kasih tahu aku dulu ya, biasanya kasih tahu aku dulu, di telpon gak di angkat angkat lagi” ucap Irene.
Sedangkan Suho karena dia merasa kesal karena cemburu terhadap Irene dan juga Kai, dia sampai lupa jika belum mengabari istrinya jika dirinya sudah pergi ke kantor, di tambah lagi dia fokus belajar dengan kakak iparnya di kantor sampai dia juga lupa bahwa ia belum makan siang.
apa masuk dalam cerita novel berikut nya ya Thor...