*NOVEL TAMAT!!!
jangan lupa Follow IG cerita ini:
Caiyo_03.horelalalay
Mey gadis 17 tahun memiliki wajah baby face. Dia tidak memiliki body gitar spanyol atau pun bermata biru, dia hanya gadis polos,lugu namun memiliki daya tarik sendiri.
sampai ia di pertemukan oleh tuhan dengan Breyen wijaya seorang miliader berusia 25 tahun, Ceo muda sekaligus tuan sempurna dengan harta melimpah ruah.
"aku mencintaimu," bisik Bryen ketelinga Mey
"om adalah ketidak mungkinan yang selalu Mey harapkan"jawab Mey lirih
hanya untuk bersenang-senang maaf apa bila ada kesalahan baik di sengaja mau tidak di sengaja terimakasih🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iza cans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 19
**JANGAN LUPA LIKE, KOMEN AND VOTE
FOLLOW JUGA IG AUTHOR
riyaferizap_
KALIAN JUGA BOLEH GABUNG DI GRUP WHATSAPP AUTHOR CEK AJA DI IG AUTHOR
HAPPY READING ALL**
"Akhirnya aku menemukan dia, permainan ini akan sangat menyenangkan" gumam rani dengan senyum evil
Tanpa babibu Rani langsung menelpon putra semata wayangnya siapa lagi kalau bukan Sang tuan sempurna CEO Wijaya sport, breyen wijaya.
"Tapi mah, aku ada metting 10 menit lagi dan ini adalah proyek besar" ucap breyen dari seberang sana
"Kemari atau?"
"done, aku pulang" pasrah Breyen karana dia tau jika mamanya tidak perna main main dengan ucapannya.
"Good boy"
Tut tut
Breye langsung mematikan teleponnya karana kesal dengan mamanya itu bagaimana tidak kesal jika dia harus membatalkan proyek yang begitu besar hanya karana mamanya menyuruhnya pulang tanpa alasan yang cukup jelas, sungguh emak emak yang menyebalkan jika bukan wanita itu ibunya sudah pasti akan di musnahkan oleh breyen.
"Vid aku pulang" ucap Breyen lalu memakai jas hitamnya.
"Pulang? Proyeknya?"tanya david
"Batal" singkat padat dan membuat david naik pitam
"Woi bangkeee gue nyusun semua ini dari jam 2 pagi dan lu bilang batal? Kelien jauh jauh datang dari jepang lu suruh pulang? Anjenggg lu gak mikirin gue bangkeee waktu gue terbuang sia sia gegara ni berkas sialan, harusnya kemarin gue jalan sama bini gue bangsatttt" umpat David yang masih di dengar oleh breyen.
"Gak usah ngegas sama gue noh lu salahin emak gue" jawab Breyen lalu meninggalkan ruang kerjanya
"The power of emak emak mana berani" gumam david lalu kembali ke ruang kerjanya
*SMA CENDEKIA INDAH
Prittttt
Pertandingan futsal antara kelas 12 MIPA 2 dengan kelas 12 MIPA 1 dimulai, membuat para ciwi ciwi teriak histeris
"Omg william lu kece banget oi gemoy"
"Reyhan aku padamu"
"Dimas oi skillnya gak maen maen"
"12 MIPA 1 bisa"
"12 MIPA 2 WOW KEREN"
"Gue mah dukung mas william aja"
"Woi lu 12 MIPA 1 apa 12 MIPA 2"
"Bodo amat mo mipa 1 2 3 4 kalo cakep pasti gue bela"
"Keadilan bagi kaum good loking"
"Reyhan "
"Woooooowwww reyhan,william goollll"
"Pada alay banget, norak lu semua jamet" kesal Vois
Siapa yang tidak kesal jika doi eh pacarnya di teriaki seperti itu, Reyhan memang tidak secakep william tapi pesona nya bukan main.
"Ada yang panas tapi bukan mata hari" sindir Mey
"Apa?"
"Apanya yang apa?"pertanyaan macam apa ini, mey benar benar ajaib
"Astaga dodol, maksud kalimat lu tadi apaan?" Fiks vois darting dengan kelemotan Mey yang dicampuri panasnya api nereka eh bukan deng tapi api cemburu
PRITTTTTT
Permainan pun perakhir dengan skor imbang antara kelas 12 MIPA 2,dan kelas 12 MIPA 1
"William ini aku bawain minum buat kamu" bukan Mey dan bukan pula vois yang menawarkan sebotol marjan eh sebotol aqua kepada william tapi anak MIPA 1 siapa lagi kalau bukan fens fanatik william.
"Gak butuh"
"Tapi kamu pasti hauskan, apalagi mainnya pas panas panas gini gak papa kok ambil aja" jingga masih setia menawarkan minumannya kepada william dengan senyum semanis mungkin.
"Lu tuli?"
Prittt vois si gadis pencicilan khas mulut toa itu berusaha menahan tawanya berbeda dengan Mey yang menunduk takut.
"Pergi sono udah di tolak mendah mendah masih aja berdiri disini punya malu gak neng?" Akhirnya Reyhan membuka mulut karana cukup enek melihat gadis dan 2 antek anteknya itu.
"Gue gak ada urusan sama lo!"
"Lu emang gak ada urusan sama gue tapi kalo udah nyakut temen temen gue itu tandanya lu udah berurusan sama gue,pahamkan JAMU MADU?!" Serkas Reyhan dengan menekan kata jamu madu
"Jamu madu?" Tanya Mey yang tidak paham dengan ucapan Reyhan tadi.
"Iya jamu madu, janda muda mata duitan" Reyhan tertawa geli sendiri dengan kalimatnya.
"Maksdu lo apaan bilang gue jamu madu, lo lupa siapa gue?!"
"Gak ada yang lupa sama lo,Nona muda keluarga Marbun. Putri kesayangan keluarga marbun, gadis manja, mata duitan, suka menidas dan tidak punya harga diri!"skatmat Jingga terdiam karana yang berbicara padanya kini adalah william.
"Lu gak akan perna bisa bersading sama gue, jika sikap lu masih kek lonteee, gadis club, gila harta dan gak punya hati"
"Gak punya hati ? Kalo aku gak punya hati mana mungkin aku suka sama kamu"Jawab Jingga
"Lu bukan suka tapi terobsesi sama gue karana harta orang tua gue, dan kalo lu punya hati lu gak akan ngelakuin semua kekejian ini sama Mey, adik lo! Putri bungsung Marbun yang gak perna di ketahui orang orang____" william ingin melanjutkan ucapannya tapi tak tega melihat Mey yang sudah memasang pupy eyesnya agar william tidak melanjutkan ucapannya.
"Ya udah yuk pergi enek gue liat ondel ondel" ajak Vois lalu menarik tangan Mey meninggalkan lapangan futsal sekolah diikuti william dan Reyhan.
Sekarang Mey, Vois, William dan Reyhan sudah berada dikantin merendam emosi dengan es oyan di lapak mas eko
"Gue tuh bawaanya darah tinggi mulu liat si ondel ondel" ucap Reyhan dengan meng aduk aduk es oyen di depannya
"Sama gue juga gitu bawaanya mau pipis hahahaha" jawab Vois dengan tawa diujung ucapannya.
Akhirnya gosip pun dimulai, dari gosip Jingga dan kedua antek anteknya,ini itu dan sampai pembantu dirumah William yang berbody hot itupun dibahasa nya sampe keakar akarnya
"aku mau ketoilet bentar" ucap Mey
"Mau di temenin gak?" Tawar Vois
"Gak usah"
Saat setelah akan mengunci pintu wcnya Mey langsung di dorong hingga terjatuh.
PALKKK
PLAKKKK
Kedua antek antek Jingga, Nadia dan Erin memukul pipi Mey secara bersamaan hingg.a membuat pipi Mey memerah bahkan sedikit membiru
Byurrr
Jingga menyiram Mey dengan air pel yang begitu kotor ah jangan lupa 3 butir telur serta Tepung terigu yang ditaburkannya ke pada Mey,Bau amis dan menjijikan Mey benar benar menjijikan sudah 11 12 dengan adonan bakwan
Plakkkk tangan mulus Jingga kembali menampar pipi Mey begitu kuat.
Jingga benar benar kesal dengan Mey dia selalu kalah dengan gadis di depannya ini, william pemuda yang tampan yang sudah di idam idamkannya sedari kelas 10 itu lebih memilih gadis kucel ini ketimbang dia yang jauh lebih sempurna.
"jing udah lu liat dia udah kek adonan donat" ucap erin yang cukup takut dengan tindakan Jingga
"Biarin aja mati aka sekalian"
PLAKK
Jingga kembali memukul pipi Mey bahkan lebih keras dari tadi, Mey hanya menangis lalu memegangi pipinya yang sudah terasa perih dan badannya yang terlihat begitu menjijikkan.
"Gue ingetin lagi sama lo jangan perna dekettin william lu ngerti gak si william cuman punya gue!"
Mey hanya menatap Kakak perempuannya itu dengan tatapan sendu, kenapa hidupnya begitu menyedihkan, kenapa dia tidak sebahagia orang orang di luar sana hingga kegelapan menyapa Mey
BERSAMBUNGG...
top dokter intan 👍🏼👍🏼👍🏼 susah utk legowo 😉💪😁
sekali baca langsung nyesek di dada kaya ketimpa batu besar😭😭😭