Letica Aurora, gadis cantik yang masih SMA. Dia di jodohkan oleh keluarga nya dengan lelaki tampan yang bernama Samuel Alexander.
Mereka berdua sama-sama sudah memiliki pasangan masing-masing.
Tapi mereka berdua tidak bisa menolak permintaan keluarga nya, sehingga mereka pun langsung menikah secara diam-diam padahal Leticia yang masih sekolah 3 SMA.
Samuel memilih untuk melakukan pernikahan kontrak untuk mereka, agar bisa bahagia bersama dengan pasangan mereka masing-masing.
Samuel dan Letica tidak memiliki perasaan sama sekali, karena tidak ada cinta di antara mereka berdua.
Bagaimana dengan kelanjutan hubungan mereka berdua, akan mereka berdua bisa bersama karena ada nya keajaiban cinta di antara mereka berdua.
Atau hubungan pernikahan mereka hanya berlangsung sesuai dengan perjanjian kontrak mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pearlyta Hasna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 19.
Citra melihat di akun media sosial nya, dia melihat ada yang membagikan foto Erika Veriska sedang makan di Restoran Seafood milik keluarga Leticia.
"Astaga, lihat ini Leticia. Erika Veriska dia sedang makan di Restoran Seafood milik keluarga kamu."
Leticia pun langsung melihat nya dan dia pun merasa sangat terkejut sekali.
"Bagaimana jika dia mengajak Kak Sam untuk makan di situ juga gagal sudah rencana pernikahan ku ini dan aku sangat menginginkan nya."
Leticia kembali memberikan handphone kepada Citra dia pun harus memakai jaket dan masker ketika dia harus keluar dari gerbang sekolah nya.
Leticia melihat Vania Larissa dia yang seperti nya sedang menunggu dirinya.
"Tante Vania, aku harus menghampiri nya."
Leticia pun berlari dan berada di depan Vania dengan membuka masker hitam nya.
"Leticia astaga kamu buat Mama tidak mengenal mu saja, ayo sayang kita masuk ke dalam mobil. Sebelum nya Mama sudah meminta ijin untuk membawa kamu pergi."
Leticia pun mengikuti apa yang di katakan Vania, dia masuk ke dalam mobil nya.
"Bagaimana dengan sekolah mu sayaaaaang, pasti sangat menyenangkan sekali yaa."
Leticia pun merasa jika dia ingin mengatakan perasaan ketidaknyamanan nya.
"Tante, aku merasa tidak nyaman sekali. Kenapa tadi pagi para wartawan mencari ku dan membuat aku harus memakai masker seperti ini."
Vania pun merasa sangat kasihan sekali kepada Leticia.
"Kamu harus mulai terbiasa dengan semua ini yaa sayang, karena ini akan menjadi kehidupan mu sehari-hari jika kamu sudah menikah dengan Sam. Apapun yang kamu lakukan pasti di soroti oleh media karena semenjak pertunangan itu media sedang mencari tentang siapa kamu."
Leticia pun langsung terdiam dan dia pun harus bisa menerima kenyataan ini.
"Baiklah Mama Vania, aku akan mulai terbiasa dengan semua ini."
Tanpa sepengetahuan Leticia ternyata dia di bawa ke Restoran nya, dan dia pun langsung mengingat jika Erika Veriska yang sedang makan ke Restoran nya.
"Ayo sayang turun, nanti Samuel juga kita suruh untuk makan di sini."
Leticia memegang tangan Vania dengan sangat kuat sekali.
"Bisakah Mama Vania tidak mengajakku makan di sini,? aku ingin merasakan suasana yang baru."
Leticia tidak mau Erika Veriska melihat keberadaan nya.
"Oke baiklah, kita makan di Restoran yang dekat dengan kantor Sam. Untuk saja Mama yang belum memberitahu Papa kamu jika kita mau makan di sini."
Vania pun langsung berputar arah dia menuju ke Restoran dengan kantor Samuel.
"Hmmmm Mama aku boleh bertanya,? jika aku sudah menikah apakah aku bisa melanjutkan kuliah ku? atau aku yang hanya diam di rumah saja untuk menjadi seorang ibu rumah tangga."
Pertanyaan Leticia membuat Vania tersenyum manis kepada memandangi wajah Leticia yang polos.
"Kamu ingin sekali menjadi seorang Dosen kan,? cita-cita kamu itu pasti akan cepat tercapai Leticia. Dan Mama akan selalu mendukung kamu yaa."
Leticia pun akhirnya dia bisa bernafas lega dia berpikir dia yang harus diam di rumah untuk menjadi seorang istri.
"Terimakasih Mama Vania."
Mereka berdua pun akhirnya sampai di Restoran tersebut dan Vania mengeluarkan handphone nya.
*Samuel datang ke Restoran dekat dengan kantor mu yaa, kita makan siang bersama dengan Leticia*
Leticia pun baru menjadi jika dia yang memakai baju seragam.
Samuel yang membaca pesan dari Mama nya dia pun langsung mengajak Kelvin.
"Kelvin kamu harus ikut aku yaa, kita makan siang bersama di Restoran sebrang kantor kita."
Samuel tidak jika Mama nya yang sampai meninggalkan dirinya berdua dengan Leticia.
"Baiklah Pak Samuel."
Samuel dan Kelvin pun keluar dari kantor menuju ke Restoran tersebut.
Leticia merasa tidak percaya diri karena dia dengan seragam sekolah nya, beruntung lah dia yang memakai jaket.
"Ayo sayang kita keluar kita menuju ke Restoran tersebut."
Vania mengandeng tangan Leticia mereka berdua pun duduk dan mulai memesan makanan.
Tidak lama kemudian Samuel datang dengan Kelvin, dan begitu sangat terkejut Kelvin ketika melihat Leticia yang masih sekolah dan berwajah imut.
"Perkenalkan ini Kelvin Alvaro, dia adalah asisten pribadi aku Mam."
Leticia dan Vania pun bersalaman dengan Kelvin, Leticia menundukkan kepalanya ketika Kelvin yang menatap wajah nya.
"Kelvin semoga kamu bisa bekerja sama dengan baik bersama Samuel, karena Samuel yang belum punya pengalaman."
Kelvin hanya tersenyum tipis ketika mendengar perkataan Vania.
Makanan pun akhirnya datang dan Samuel memperhatikan Leticia yang cemberut.
"Kamu kenapa Leticia,? apakah kamu mendapatkan nilai 0 hari ini di sekolah? wajah mu asam seperti itu?."
Leticia pun menjawab pertanyaan dari Samuel.
"Aku tidak pernah mendapatkan nilai 0 ya, karena aku selalu belajar. Aku hanya merasa canggung sekali harus makan dengan menggunakan seragam sekolah."
Leticia yang merasa sangat tidak nyaman sekali.
"Lalu kenapa kamu merasa tidak nyaman dengan seragam sekolah mu,? sebentar lagi kamu akan lulus sekolah kan,? nikmati saja masa-masa indah putih abu-abu yang tidak akan pernah terulang kembali."
Vania merasa sangat senang sekali ketika dia melihat Leticia dan Samuel yang sudah bisa mengobrol.
"Iyaa masa-masa indah yang tidak mungkin bisa terulang kembali."
Leticia pun memilih untuk melanjutkan kembali makannya.
"Sangat imut sekali, terlihat karena usia yang masih sangat muda."
Perkataan Kelvin membuat Samuel langsung melirikan mata nya kepada Kelvin.
Kelvin berani mengatakan hal tersebut karena Samuel yang sudah mengungkapkan semua kepada dirinya jika Samuel yang tidak mempunyai perasaan terhadap Leticia.
"Kak Kelvin bilang aku imut,? ohhh terimakasih sekali karena kenyataannya memang seperti itu hahahaha."
Vania dan Kelvin tersenyum ketika mendengar perkataan Leticia tapi tidak untuk Samuel yang memilih diam dengan wajah tegas nya.
Ada di buku selanjutnya di judul
Cinta Untuk Leticia
Dari Episode 01- 41
Setelah selesai bisa kembali lagi ke buku ini udah melanjutkan
Episode Cinta untuk Leticia di mulai Episode 43 💓