NovelToon NovelToon
My Bodyguard Is Gadis Hantu???

My Bodyguard Is Gadis Hantu???

Status: tamat
Genre:Horor / Romantis / Misteri / Cinta Beda Dunia / Hantu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Puryani

SEASON 2 JIN PERUSAK RUMAH TANGGA DAN JIN BAJANG.

Rahi dan Daaris mulai bisa menerima satu sama lain dan berkomitmen untuk tidak bercerai meski batas waktu pernikahan mereka telah berakhir.

Apakah mereka bisa mempertahankan biduk rumah tangga mereka jika jin perusak rumah tangga mulai masuk merecoki mereka, ditambah lagi dengan keberadaan jin bajang didalam rahim Rahi, apakah mereka bisa menang melawan mereka atau justru Rahi dan Daaris yang akan dikalahkan dengan mudah oleh musuh-musuh manusia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apakah Aku Ragu?

Singkat cerita, sudah seminggu lebih Zul menjadi sekretaris sementaranya Daaris, dan kemarin adalah hari terakhirnya bertugas menggantikan Pak Andre, karena hari ini Pamannya Zul (Pak Andre) sudah mulai bekerja seperti biasanya.

Saat ini Daaris juga sudah tidak terlalu takut kepada Rahi, karena Daaris tahu bahwa Rahi hanyalah gadis biasa yang tinggal di rumah yang tidak biasa, dan wajahnya Rahi di matanya Daaris sudah tidak menakutkan lagi, akan tetapi rumah tua angker itu masih tetap menyeramkan di dalam benaknya Daaris.

Sore ini, Daaris dan Daniel yang baru saja pulang dari kantornya, mereka berdua tiba di rumah keluarga Tjandra Aila dalam waktu yang bersamaan. Sedangkan Rahi, dia sudah turun di luar pintu gerbang rumah ini, karena Rahi akan membersihkan diri terlebih dahulu di rumahnya sendiri sebelum mengikuti acara makan malam di kediaman keluarga Tjandra Aila.

Saat ini, Daaris dan Daniel mulai berjalan beriringan masuk ke dalam rumah mereka sambil bercakap-cakap ringan. Saat mereka berdua sudah sampai di dalam rumah, Daniel dan Daaris mendapati tunangannya Daaris sedang datang berkunjung ke rumah ini, dan dia juga akan ikut makan malam bersama dengan mereka semua di rumah ini.

Tunangannya Daaris langsung menyambut kedatangan Daaris, dia langsung memeluk tubuhnya Daaris, dan Daaris pun membalas pelukan tunangannya tersebut. Daaris dan tunangannya terlihat sangat ***** sekali, dan siapa saja yang melihat ******** mereka berdua pasti akan langsung bisa menyimpulkan bahwa Daaris dan tunangannya saling mencintai.

Beberapa saat kemudian, Rahi yang saat ini sedang berada di dalam rumah tua angkernya,sudah selesai membersihkan dirinya dan sudah berpakaian dengan rapi. Biasanya setelah selesai membersihkan dirinya, Rahi akan langsung jalan menuju rumah Tjandra Aila, akan tetapi kali ini Rahi memilih untuk berjalan-jalan terlebih dahulu di halaman samping rumahnya yang di tanami beberapa jenis sayuran dan juga beberapa jenis tanaman bunga dan buah-buahan.

Suasana hatinya Rahi saat ini sedang resah, dan Rahi berharap ketika dirinya melihat tanaman-tanamannya yang tumbuh subur di halaman samping rumahnya bisa membuat hatinya sedikit lebih tenang. Akan tetapi pada kenyataannya keresahan di dalam hatinya masih tetap betah bersemayam.

Saat ini Rahi sedang jongkok di dekat tanaman cabai rawit miliknya, kedua matanya Rahi memandang ke arah cabai rawit-cabai rawit itu saat ini warnanya sedang akan segera menguning.

"Andai saja aku seperti mereka (cabai) yang tidak pernah mengalami rasa keragu-raguan dalam menjalani kehidupannya, pasti akan sangat menyenangkan sekali" gumam Rahi lirih

"Mereka (cabai) akan tetap menguning dan berubah warnanya menjadi warna merah seiring berjalannya waktu. Sedangkan aku?" ucap Rahi yang saat ini kedua matanya mulai berkaca-kaca

"Astaghfirullah" ucap Rahi beristighfar ketika akal sehatnya kembali menguasai dirinya

"Maafkan aku Ya Allah. Maafkan aku yang masih kurang bersyukur dengan kodrat-ku ini. Harusnya aku merasa sangat beruntung, karena aku bisa menentukan sendiri jalan hidupku. Akan tetapi... jujur saja aku sangat takut dengan semua keputusan yang akan aku ambil nanti" ucap Rahi dengan nada suara yang masih sedih

"Zul, dia memang baik, bahkan kemarin-kemarin aku bisa menjawab iya tanpa ragu sedikitpun jika seandainya mendapatkan lamaran dari Zul. Tapi saat pertanyaan itu di tanyakan secara serius, aku tidak berani lagi menjawab iya, karena aku menyadari bahwa namanya (Daniel) masih tertanam kuat di dalam hatiku ini" ucap Rahi yang saat ini sudah mulai menteskan air matanya, akan tetapi air mata itu langsung Rahi usap dengan salah satu telapak tangannya

"Meski.... rasa cinta ini dulu telah layu, akan tetapi akarnya masih tertanam kuat dan erat ********** hatiku ini. Dan ketika aku mendapatkan siraman gerimis-gerimis dan hujan perhatiannya (Daniel), rasa cinta ini bertunas kembali" ucap Rahi sedih

"Kenapa aku masih bisa jatuh cinta kepadanya? (Daniel). Padahal... dulu dia pernah menyakitiku" ucap Rahi bertanya-tanya

Lima belas menit kemudian. Saat ini Rahi sedang berjalan memasuki rumah Tjandra Aila dan langkah kakinya langsung di arahkan menuju ke ruang makan di rumah ini. Ketika Rahi sudah sampai di ruang makan, dia melihat semua orang sudah berada di tempat mereka masing-masing kecuali Daaris dan Daniel. Rahi mulai duduk di tempat duduknya yang tepat bersebelahan dengan Wama.

Tidak lama kemudian, Daniel tiba di ruang makan dan dia langsung duduk di kursi ke empat. Rahi merasa heran saat melihat Daniel tidak duduk di kursi kesatu atau kursi kedua, karena saat ini Rahi masih belum mengetahui bahwa tunangannya Daaris akan ikut makan malam bersama dengan mereka semua di rumah ini.

Tidak berselang lama dari waktu kedatangannya Daniel. Saat ini Daaris dan tunangannya telah tiba di ruang makan sambil bergandengan tangan. Rahi merasa kaget saat melihat Vania sedang bergandengan tangan dengan Daaris. Pandangan matanya Rahi langsung di alihkan ke arahnya Daniel, yang seolah-olah sedang menanyakan apa yang sedang terjadi saat ini?, dan ketika Daniel mendapatkan tatapan seperti itu dari Rahi yang sedang meminta penjelasan tentang hal ini, Daniel hanya bisa tersenyum kaku ke arahnya Rahi.

Daaris dan Vania (tunangannya Daaris) saat ini mulai duduk di kursi mereka masing-masing. Ny.Aila ke-6 lalu mengenalkan tunangannya Daaris kepada Rahi.

"Ra, kenalin ini Vania, tunangannya Daaris!" ucap Ny.Aila ke-6 memperkenalkan Vania kepada Rahi

"Salam kenal Nona Vania. Nama saya Rahi" ucap Rahi sambil tersenyum ke arahnya Vania.

Vania langsung terdiam kaku ketika melihat kehadirannya Rahi di ruang makan ini. Sedangkan Rahi saat ini sudah bisa menguasai dirinya kembali dari keadaan yang membingungkan tadi, sehingga tidak ada satu orang-pun yang menyadari bahwa sesungguhnya Vania dan Rahi sudah saling mengetahui satu sama lain.

Acara makan malam pun di mulai. Vania sering mencuri pandang ke arahnya Rahi, dan sesekali kedua telapak tangannya mengeratkan pegangan tangannya pada sendok dan garpu yang sedang di pegangnya saat ini.

Saat Vania melihat gelang keluarga Tjandra Aila melingkar di pergelangan tangannya Rahi yang tidak sengaja tersingkap saat Rahi sedang mengambil minum, membuat hatinya Vania bertambah tidak senang. Vania mulai menduga-duga bahwa Rahi dan Daniel pasti sudah bertunangan. Vania langsung merasa kesal dan dia merasa sangat tidak rela jika Rahi akan menikah dengan Daniel. Meskipun Vania sudah tidak bersama dengan Daniel lagi, akan tetapi Vania masih tidak rela jika Daniel bersama Rahi.

Dahulu, ketika Daniel mengetahui bahwa Vania akan menjadi calon istri dari kakaknya, Daniel ingin sekali menceritakan hal yang sesungguhnya kepada keluarganya ini, akan tetapi keinginannya terhalang oleh peraturan/tradisi anak ketiga di keluarga ini yang memiliki peraturan hidup yang sangat rumit.

Saat Vania akan di tunangkan dengan Daaris, statusnya Vania masih berpacaran dengan Daniel, akan tetapi karena Vania lebih memilih Daaris yang sudah jelas asal-usulnya, membuat Vania dengan tega memutuskan hubungannya dengan Daniel secara sepihak. Dan pada saat Vania bertunangan dengan Daaris, barulah Vania mengetahui fakta yang mengejutkan, bahwa Daniel itu sebenarnya adalah adiknya Daaris. Vania sempat ketakutan setengah mati karena khawarir Daniel akan memberitahukan kepada seluruh anggota keluarga Tjandra Aila tentang hubungan mereka berdua yang baru saja berakhir sore tadi. Akan tetapi Vania sangat beruntung sekali karena Daniel tidak bisa menceritakan hal yang sebenarnya karena Daniel terikat oleh peraturan khusus untuk anak ketiga di keluarga ini.

Saat ini acara makan malam sudah hampir selesai, dan Vania sudah memiliki ide ja*** di dalam pikirannya untuk membuat Rahi dan Daniel terjerat dalam masalah besar.

Vania mengetahui fakta bahwa gelang keluarga Tjandra Aila hanya boleh di berikan ketika sudah menikah. Jika Ny.Aila ke-6 dan kedua orangtuanya Daniel mengetahui fakta bahwa Rahi sudah memakai gelang itu, pasti mereka semua akan marah besar kepada Rahi dan Daniel. Vania sangat yakin sekali kalau Rahi dan Daniel masih bertunangan, sebab jika mereka berdua sudah menikah, pasti Vania akan turut di undang di acara pesta pernikahannya Daniel dan Rahi.

"Nenek!" panggil Vania

"Iya sayang, ada apa?" tanya Ny.Aila ke-6

"Kenapa aku tidak di undang saat pesta pernikahannya Daniel dan Rahi?" tanya Vania yang saat ini sedang merajuk manja pura-pura kesal.

"Menikah?" ucap Ny.Aila keheranan

"Kenapa kamu berkata seperti itu sayang?. Daniel dan Rahi bukan pasangan suami istri, bahkan mereka berdua-pun tidak berpacaran" tanya Ny.Aila ke-6 yang saat ini masih tidak mengerti dengan maksud ucapan Vania.

Bukan hanya Ny.Aila ke-6 yang tidak mengerti dengan maksud ucapannya Vania, akan tetapi semua orang yang ada di ruang makan ini juga merasakan hal yang sama, mereka semua tidak mengerti maksud dari perkataannya Vania.

"Mm... Bukankah gelang keluarga Tjandra Aila hanya boleh di berikan jika sudah menjadi pasangan suami istri yang sah?" tanya Vania

"Iya itu benar sekali, Vania" jawab Ny.Aila ke-6 membenarkan

Saat ini hatinya Rahi sedang deg-degan setelah mendengar perkataannya Vania yang tiba-tiba membahas tentang gelang keluarga Tjandra Aila. Secara perlahan salah satu tangannya Rahi mulai menarik gelangnya Daniel yang saat ini sedang di pakainya untuk naik ke bagian atas pergelangan tangannya, agar gelang itu tidak terlihat oleh orang lain.

"Itu (tunjuk Vania), Rahi sudah memakai gelangnya Daniel, Nek!. Berarti Rahi dan Daniel sudah menikah kan, Nek" ucap Vania pura-pura polos

"Apakah perkataannya Vania itu benar, Ra?" tanya Ny.Aila ke-6

Rahi diam saja, karena dia tidak berani berbohong.

"Nggak Nek, aku kenal juga tidak sama Rahi. Jadi nggak mungkin banget kalau Rahi memakai gelangnya aku" sangkal Daniel

"Nek, coba periksa saja tangan kanannya Rahi, aku tadi beneran lihat kok, gelang keluarga Tjandra Aila sedang melingkar di tangannya Rahi" ucap Vania yang tetap berusaha meyakinkan Ny.Aila ke-6

"Liza, tolong periksa tangan kanannya Rahi!" perintah Ny.Aila ke-6

"Baik Bu" jawab Ny.Liza patuh

Saat ini Ny.Liza mulai menghampiri Rahi dan langsung memeriksa tangan kanannya Rahi.

Ny.Liza langsung terkejut saat mendapati gelang keluarga Tjandra Aila berinisial DTA sedang melingkar di pergelangan tangannya Rahi. Bukan hanya Ny.Liza saja yang merasa terkejut, akan tetapi semua orang yang ada di ruang makan ini juga merasakan hal yang sama.

Wama merasa sedikit kasihan kepada Rahi dan Daniel, karena mereka berdua sudah berhasil di jatuhkan oleh rencana jahatnya Vania. Sedangkan Vania saat ini sedang diam-diam tersenyum senang karena rencana jahatnya berhasil ****** targetnya.

1
bagus ... Rahi 😌
Suka ganggu ketenangan 😌 spt dlm rmh ku .. seluruh jiran nyala tetiba hanya rmh ku sahaja yg gelap gelita... Mak ku panic hgg minta call abg ipar yg kerja bhgn penyambungan elektrik.. Sekali tiba² on sendiri nya 🤣🤣🤣.. rupa nya takut juga tgk perempuan half naked dsbbkn kepanasan 🤣...
haizzzz ada saja
Alexa....berani sungguh oh
yahhhhhh geram oiiiii .. daaris oiii
heh mo marah. sdr Salah kok x tutup pintu rapat/CoolGuy/
aikkk wama ada yg beritahu kah/Shy/
hai dtg d 2025 kamurang
ilmu baru... rombeh itu bunga kantan.. sip ✌🏻
Ku suka menasihati org drpd segala perkara yg merugikan mereka 😌. nmn ucapan ku cuma sia² pd mereka. Ku pernah jatuh,Maka ku x ingin org sekitar ku terjerumus sama. Ku doakan mereka jauh drpd perkara yg merugikan diri di masa depan wlu pun itu nti sbg pengajaran tetapi di usia senja spt ku,semua itu penyesalan.
bijak faizar
bagus ilham..kuat Iman mu 😌...
x seperti ilham yg ku kenali 😒,, suka guna kekurangan utk raih impati org spt aku 😔.. wlu Bkn dgn Wang ringgit tetapi mencuba agar x jatuh, motivasi utk bangun..
rupa nya selama ni, ku buang masa pd org yg x hargai aku.. ku x minta cinta,cuma ku x suka di tipu
playboy cap cacing Daaris jilat ludah nya
aieeee adik beradik semua minat Rahi .. sengit ni
Daaris ego tinggi sbb nafsu x tersalurkan
goshhhhhhh pasti adik beradik ada yg Salah faham ya
wama bantu pasti tahu d mn hantu tu ada
Daaris,, sendiri penakut lg mo cerita hantu...
Orang ingin ramai untuk hilangkan rasa takut, dia malah usir demi mo jalankan misi berduaan dgn Rahi
modus playboy
Sdh nikah tp x blh sentuh isteri sbb janji dgn adik 🙄
bertahan kah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!