CINTA TAK PERNAH SALAH,
semua sama di mata Tuhan, namun tidak semua beranggapan seperti itu, harta masih menjadi peringkat pertama dalam mencapai tujuan yang hakiki. begitu pun yang terjadi dengan Siska Angelica, dia harus berpisah dengan salah satu anak nya, karena di bawa dengan paksa oleh Ayahnya sendiri. Karena keluarga sang pria yang sudah merenggut kesucian nya tidak menginginkan wanita seperti dirinya menjadi bagian keluarga.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon isti.n, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CHAPTER 19
Happy Reading 🥰
"Ayah bisa jelaskan semua ini???
" Kemana barang-barangku???
Keanu tampak kesal karena kamarnya sudah berubah drastis bahkan semua barang miliknya sudah tidak ada lagi di dalam kamar kesayangan nya itu. meski dia sudah menikah dengan Shelly, Keanu lebih suka tidur di kamarnya sendiri yang sudah ia huni 30 tahun terakhir. dan kali ini benar-benar terakhir terakhir karena kamarnya sudah di huni oleh penghuni baru tanpa sepengetahuan dan izin darinya.
"Mengalah lah Keanu, kamu masih bisa tidur satu kamar dengan istrimu, hanya kamar ini yang cocok dengan nona Syifa" Imbuh kakek Antonio dengan mengedipkan sebelah matanya kepada Siska.
"****... wanita ini selalu saja membuatku kesal" batin Keanu, tangannya ia kepalkan seolah sedang menahan tinjunya pada seseorang.
"Ehmmmm... kakek, saya tidur bersama Keyla saja," Siska mengangkat tangan kanannya dan memberikan pendapat nya. Siska tidak ingin merebut kamar Keanu.
"Tapi nona iniii...
" Ambil saja, ini sudah bukan kamarku lagi" ujar Keanu dengan terus melangkah pergi meninggalkan semua orang.
'Biarkan saja dia, kalian istirahatlah " Kakek Antonio tersenyum lalu melangkah pergi menuju kamarnya untuk istirahat.
"Ibuuu... jangan dipikirkan, ini adalah kamarmu mulai hari ini" ucap Kenzo dengan tersenyum manis.
"Iya nak,terima kasih" Siska menggendong Kenzo lalu mengecup kedua pipinya, membuat Kenzo melakukan hal yang sama kepada Siska, ibunya.
"Iiiih, Keyla gak dapat cium hiks" Keyla merasa cemburu melihat kakaknya yang di gendong oleh Siska dan mendapatkan kecupan sayang dari ibunya yang biasanya hanya ada untuknya saja.
"Wuaaah maaaf... ibu melupakan mu nak" kini Siska menggendong Keyla setelah menurunkan Kenzo terlebih dahulu. Siska pun melakukan hal yang sama, begitu pun dengan Keyla.
"Nah sudah, sekarang Keyla dan Kenzo harus istirahat dan tidur ya" ucap Siska kepada kedua nya.
"Ya buuu..." Keyla dan Kenzo pun berpamitan untuk pergi ke kamar masing-masing. sedangkan Jessica masih berdiri menatap sahabatnya itu dengan tersenyum, betapa bangganya dirinya dengan sahabat nya yang sudah berjuang selama ini sendirian membesarkan anaknya tanpa ada kata lelah dalam kamusnya.
"Loe sampai kapan berdiri di situ?! tanya Siska saat melihat ke arah sahabat nya, Jessica.
" Gue masih pengen di sini sebentar lagi" Jessica masuk ke kamar Keanu yang kini sudah di serahkan kepada Siska. Jessica duduk di pinggir ranjang yang sangat empuk dan nyaman. sungguh sangat nyaman sekali, pasti Siska akan dapat tidur nyenyak malam ini.
Siska mengikuti jejak Jessica dan duduk di atas kasurnya dan merasakan rasa nyaman yang di alami oleh Jessica. namun tetap saja, Siska merasa tidak enak kepada pemilik asli kamar itu.
"Jess... apa ini sudah benar?! Siska bertanya kepada sahabat nya tentang keputusan extrem nya itu.
" Apa yang kamu takutkan, ini sudah menjadi keputusan dan keinginan kakek Kenzo bukan" Jessica malah memberi pertanyaan lain untuk Siska.
"Lalu bagaimana dengan nyonya besar dan Shelly?! tanya Siska kepada Jessica. Siska tahu, dua manusia yang baru saja dia sebutkan baru saja, tidak akan tinggal diam melihat dirinya berada di sini, dan menempati kamar Keanu. Meskipun kakek Antonio berkata tidak akan ada yang berani mengganggunya. namun tetap saja tinggal bersama satu atap dengan musuh bukanlah hal yang baik.
Dan yang Siska takutkan, bila mereka nanti nya melibatkan Keyla dalam masalah mereka lalu menjadikan Keyla sebagai alat balas dendam kepada dirinya, Siska tidak ingin hal menakutkan itu terjadi.
" Tenanglah, aku tidak akan biarkan mereka menyakitimu, terlebih menyakiti anak-anakmu" ucap Jessica dengan tersenyum. apapun yang akan terjadi, Jessica akan selalu ada untuk membantu Siska dan menjadi perisai untuknya.
"Kakek Antonio terlalu baik ya, dia bahkan mendekorasi kamar pria itu hanya untuk ku, " ucap Siska, kini dirinya teringat Keanu yang sepertinya sangat marah kepada nya. ini adalah kamar Keanu yang sudah disulap kakek Antonio menjadi kamar wanita dengan nuansa pink yang sangat kental, padahal Siska tidak suka dengan warna cerah seperti ini. Siska lebih menyukai warna pastel dan gelap.
Mungkin kakek tidak tahu tentang warna yang disukai oleh Siska, dan Siska mempunyai rencana untuk besok, dia akan mengecat ulang semuanya sesuai dengan warna keinginan nya. mengecat ruangan nya sendiri tidak akan menjadi masalah besar baginya. karena dulu Siska sudah sering melakukan semua pekerjaan pria sendirian.
Siska juga sempat menjadi tukang bangunan saat dirinya benar-benar membutuhkan uang, untuk meneruskan hidupnya dan juga Keyla, dan tentunya untuk memenuhi berbagai kebutuhan finansial nya. meski Jessica selalu saja membantu nya, namun Siska tidak ingin Jessica terus menerus memanjakan dirinya. karena itu akan membuat dirinya malas untuk bekerja.
Namun ada satu hal yang akan Siska lakukan, yaitu meminta maaf langsung kepada Keanu, dan Siska juga dengan senang hati akan mengembalikan kamarnya bila Keanu memang sangat menginginkan kamarnya.
**********************
"Hei... sedang apa?! tanya Siska kepada Keanu yang sedang berada di teras, menikmati secangkir kopi arabica yang panas, Keanu melihat ke arah Siska yang kini duduk di sebelah nya.
" Apa lagi maumu?! tanyaa nya dengan datar seakan tidak peduli dengan keberadaan Siska yang kini sudah mengganggu moodnya lagi.
'Tidak ada...
"Hanya saja tidak enak bila kita bermusuhan seperti ini, mari berteman" Siska mengulurkan tangannya dengan tersenyum, namun sepertinya tangannya akan pegal, karena Keanu bahkan tidak berniat menyambut tangan Siska.
"Trik apa lagi yang kau gunakan kali ini" tanya Keanu dengan tatapan penuh curiga. Keanu berpikir Siska sedang bermain-main dengan nya.
"Trik???
Siska terheran, Keanu malah bersikap sangat dingin kepada nya dan menuduhnya melakukan trik, padahal niatnya baik, meski masih ada udang dibalik batu, mengambil hak Kenzo sepenuhnya lalu membawa nya pergi bersamanya dan menjauh dari Keanu selamanya, hanya ada Siska dan anak-anak nya kelak.
" Ya... kau mencoba merayuku?! Keanu semakin menekan Siska dengan berbagai macam pertanyaan.
"Haiks... kau bukanlah tipeku, jadi jangan berharap aku sudi merayu mu" Siska menyerah, lalu pergi tanpa berpamitan kepada Keanu, sebelum ada pertanyaan lainnya yang sedikit menguras energinya.
"Wanita angkuh... kau tidak tahu siapa aku" batin Keanu, Keanu pun memilih untuk keluar mencari udara segar, sebelum ada lagi yang merusak moodnya hari ini.
*******************
"Ayo kita beli cat dan kebutuhan lainnya" ajak Siska kepada Jessica dan juga Keyla yang mendapat anggukan dari Kenzo.
"Ibu mau mengganti catnya?! tanya Keyla yang kini menghampiri Siska, dan memberikan pelukan hangat. Kenzo hanya tersenyum dengan sikap manja adiknya itu.
" Iya kak, ibuuu ingin menggantinya" jawab Siska kepada Keyla.
"Ayooo... aku juga ingin membeli beberapa barang" ujar Jessica. ada sesuatu yang ingin dia beli dan sampai detik ini belum juga terlaksana.
" Lets goooo... " Siska dan yang lainnya beranjak pergi, tidak lupa mereka meminta izin kakek Antonio terlebih dahulu.
Happy Reading🥰