Zahra, seorang gadis SMA yg Sangat cantik dan manis.
Ia menikah dengan CEO yg tampan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marzz1124, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Teh Lemon
Saat mereka sedang sarapan, Sekertaris Leon pun tiba.
Sekertaris Leon pun menunggu sampai Zack dan Zahra selesai.
"Tuan boleh kah saya meminta nomor handphone mu dan Tuan Zack". Ucap Zahra.
" Ini Nona". Ucap Leon sambil memberikan 2 kertas ke tangan Zahra.
"Terima kasih Tuan". Ucap Zahra.
Zack yang mendengar Ucapan Zahra pun kesal, bagaimana bisa seorang istri CEO bisa seperti itu kepada bawahan nya.
" Ahh iya Nona". Ucap Leon yang salah tingkah.
"Tuan ini tas mu". Ucap Zahra sambil memberikan tas Zack.
" Zahra hari ini kau jangan kemana mana, kau harus ingat perintah ku tadi malam. Jika aku tidak melihat mu Aku akan di sini menunggu mu. Kau akan mendapat masalah jika aku menunggu mu". Ucap Zack dengan tatapan tajam.
"I-Iya Tuan". Ucap Zahra panik
Zack dan Sekertaris Leon pun pergi.
Zahra mulai membereskan rumah nya. Saat siang hari, tiba tiba ada yang menelfon Zahra.
" Halo Zahra sayang". Ucap Rian.
"Aduh Rian aku mohon jangan panggil aku sayang lagi". Ucap Zahra kesal ia takut Zack mengetahui nya.
" Emang kenapa sih". Ucap Rian.
"Ya pokok nya ga boleh". Ucap Zahra.
" Yaudah kalo kamu ga nhasih aku jawaban aku ga akan berhenti manggil sayang". Ucap Rian.
"Huft. terserah lah". Ucap Zahra kesal.
" Sayang kita keluar yuk, makan bareng". Ucap Rian.
"Aku gak bisa". Ucap Zahra to the point.
" Kenapa". Ucap Rian.
"Aku lagi banyak kerjaan". Ucap Zahra.
"kerjaan apa sih sampe sibuk gitu". Ucap Rian bingung.
" Banyak Rian, aku tu harus nyuci baju sekarang, Udah ya aku matiin". Ucap Zahra langsung mematukan handphone nya tanpa mendengar jawaban Rian.
"Aduh. Gimana sih. aku kan gak boleh keluar, mana tugas rumah banyak banget lagi". Ucap Zahra kesal.
Saat sore hari Zahra mendengar suara mobil masuk rumah. Zahra segera pergi keluar.
" Tuan...". Sapa Zahra saat melihat Zack mendatanginya.
"Hmm". Ucap Zack tidak mengubris sapaan Zahra.
" Zahra aku akan mandi di bawah saja, tolong ambilkan pakaian ku". Ucap Zack dingin.
"Ahh, iya Tuan". Ucap Zahra sambil pergi.
" Zahra setelah selesai mengambil pakaian ku, tolong buat kan aku minum". Ucap Zack sambil melihat Zahra.
"Tuan ingin minum apa". Ucap Zahra bertanya.
" Apa saja". Ucap Zack dingin.
"Huft... untung dia tidak marah marah seperti biasa nya". gumam Zahra sambil berjalan.
" Eumm aku buat minum apa ya?". Ucap Zahra bingung, ia takut Zack marah jika Zahra salah membawa kan minum.
"Apa ku buat kan teh lemon saja. Teh itu kan hangat rasanya juga manis asam cocok sekali untuk orang yang kelelahan". Ucap Zahra bingung.
Saat Zahra sudah mengambil baju Zack ia segera turun dan menaruh baju itu di atas sofa.
Setelah itu Zahra pergi ke dapur untuk membuat teh lemon.
" Zahra!! ". teriak Zack.
Zahra yang mendengar suara Zack langsung berlari nenuju ruangan tempat Zahra menaruh pakaian Zack.
" Kenapa kau lama sekali, apa kau sengaja ingin membuat ku kedinginan, hah?!". Ucap Zack berteriak.
"Maaf Tuan saya sedang membuat minum". Ucap Zahra bingung.
" Apa urusan ku". Ucap Zack dingin.
"Kau memang gak berguna melakukan hal seperti itu saja lama sekali". Ucap Zack kesal.
" Maaf Tuan ". Ucap Zahra takut.
" Terserah lah, mana pakaian ku". Ucap Zack dingin.
"I-ini Tuan". Ucap Zahra sambil memberikan pakaian Zack.
HAI GUYS , MINTA DUKUNGAN NYA YAH. JANGAN LUPA DI LIKE, VOTE AND KOMEN.
BABAYY