NovelToon NovelToon
MASA LALU DAN TAKDIRKU

MASA LALU DAN TAKDIRKU

Status: tamat
Genre:Teen / Cintapertama / Ketos / Tamat
Popularitas:228.1k
Nilai: 5
Nama Author: Hani Aprilliani

Senja Aprillia Farnanda, gadis cantik yang kerap kali dapat perlakuan tak pantas dari teman-temannya. Diumurnya yang masih sangat kecil, ia sudah merasakan perceraian orang tua dan tontonan tidak baik dari kedua orang tuanya yang bertengkar. Gadis itu menjadi pendiam, gelap dan selalu murung. Belum lagi saat ia harus menerima tekanan dari teman-temannya yang tak menyukainya.

Namun dari sisi hangat seorang anak lelaki yang menghibur, Senja dapat tersenyum kembali dan mulai melupakan kisah hidupnya yang kelam. Berselang saat ia mulai tenggelam dalam kisah persahabatan yang ia jalin bersama seorang anak lelaki itupun berakhir. Ibundanya meminta agar rumah pemberian ayahnya itu disewakan dan mereka pindah ke Bandung, semata-mata agar mereka melupakan kejadian tragis itu.

Langit Prasetya Prawiradinata, seorang anak lelaki yang tumbuh ceria semenjak kehadiran gadis kecil yang selalu menangis. Ia sangat menyayangi gadis itu, sebab karenanya ia menjadi pribadi yang lebih hangat dan ceria. Setelah sebelumnya ia ditinggal oleh orang tersayang, papanya.

Dibawah pohon rindang itu ia duduk dikursi taman yang biasa ia duduki bersama gadis kecil itu. Namun sampai jingga datang, Senja tak kunjung menampakan diri. Hingga ia pun pulang dengan perasaan hancur dan kecewa.

Berhari-hari ia datang mengunjungi taman itu. Sampai pohon rindang yang biasa menyejukan tempat itu, daun-daunnya telah menguning, melepaskan diri dari tempatnya bergantung dan akhirnya pasrah biar angin yang membawa daun- daun itu pergi. Sama halnya dengan Langit, tanggal di kalender itupun membawa Senja pergi.

Apakah mereka menyadari bahwa selama ini mereka dekat dan bertatap muka setiap hari?

Mau tau kenapa judulnya masa lalu dan takdirku? Ikuti alurnya ya? Semoga kalian suka😁

Since Des 2019📌

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hani Aprilliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 19

...

...

Malam yang dingin itu teratasi oleh kehangatan keluarga kecil Senja. Meski mereka hanya bertiga, namun tak ada yang lebih membahagiakan selain di kelilingi orang-orang tersayang. Bukan?

Setelah menyantap makan malam, mereka duduk dibangku sofa menghadap televisi, Risa sibuk membalas pesan-pesan yang masuk. Pesan grup kelas eak. Sedangkan Senja, ia sibuk memainkan kameranya untuk dibawa besok.

Kamera pemberian almh. Neneknya itu sangat ia jaga, karena hanya itu satu-satunya kenangan yang ia punya dari neneknya.

Karena merasa terabaikan, bunda Gina akhirnya pergi ke kamarnya untuk melepas penat. "Bunda masuk ke kamar dulu," katanya.

"Iya Bun," jawab Senja dan Risa kompak.

Ia tersenyum melihat kedua gadis remajanya tumbuh dan bahagia, meski masa lalu mereka tidak menyenangkan.

"Yah ke pencet," teriak Risa yang langsung menutup teleponnya sendiri.

"Ih kaget tahu! Ada apa sih?" Senja memarahi Risa sebab ia kaget setelah mendengar suara adiknya dengan oktaf yang tinggi.

"Ini Kak, aku gak sengaja nelpon Kak Langit," jawabnya sembari menggaruk kepalanya.

Risa malah senang setelah tak sengaja menelpon Langit. Justru itu tujuan melihat last seen seseorang, agar tak sengaja terpencet dan akhirnya orang itu bertanya.

Senja menghembuskan nafasnya kasar. "Kirain ada apa!" ucapnya santai lalu kembali fokus kepada kameranya.

Ponsel Risa

Kak Langit Calling

Risa berteriak kegirangan dan itu berhasil membuat Senja kembali terkejut. "Ya Allah, dia nelpon aku nih Kak. Aku harus apa?" tanya Risa.

"Ih kuping Kakak sakit tahu gak? Ya angkat aja!" Benar kata Senja, angkat saja! Itu kesempatan dan tujuan yang terwujud kan.

Risa menyegir kuda, lalu mengangkat telepon dari Langit. "Haa.. halo Kak?"

"Hm, ada apa?"

"Eh.. eng, enggak. Ini tadi aku gak sengaja telepon Kakak. Oiya Kakak gimana? Udah baikan?"

Risa mengetahui Langit sakit sebab tadi sore Langit mengantar Senja pulang, dan bertamu sebentar sembari menunggu Arif datang menjemput. Risa juga berpikir, jika Langit mengantar Senja karena ingin bertemu dengannya.

"Baik."

"Alhamdulillah deh kalau gitu."

Sementara Risa keluar dan duduk di teras rumah, Senja memainkan ponselnya, berharap seseorang juga menelponnya.

Tring

Senja menganga tak percaya, pasalnya orang yang ia harapkan menyapanya lewat pesan. Ia tertawa keras, membuat orang yang sedang bertelepon ria menghentikan kegiatannya sebentar lalu melanjutkannya lagi.

Ponsel Senja

Kak Arkan

Hai

^^^Hai kak^^^

Setelah ini, mereka berempat sibuk dengan ponselnya hingga larut malam.

****

Senja berjalan santai menuju kelas, hari ini ia piket, maka dari itu ia harus datang ke sekolah pagi-pagi. Pemandangan sekolah pagi itu tidak terlalu ramai hanya ada beberapa orang yang terlihat. Mungkin mereka juga sama halnya dengan Senja, datang pagi untuk melaksanakan piket.

Setelah menyapu, ia meraih dua tempat sampah yang berisikan sampah organik dan sampah non organik.

Ditengah perjalanan, sebagian sampah yang dibawa Senja berarakan jatuh ke lantai, ia pun segera membersihkannya lagi. "Aduh, kenapa bisa gini sih?" gerutunya.

Seseorang melewati Senja dan membicarakan Senja di belakang, "Sampah sama sampah!"

Senja menghela nafas mendengar itu, ia pun melanjutkan kegiatannya tadi. Tangan seseorang terulur untuk membantu, seketika hati Senja menyerupai dentuman dram.

"Eh Kak.. Kak.. Arkan." Senja gugup, Arkan hanya tersenyum. "Kak, gak usah, biar gue aja. Nanti tangan lo ko--"

Arkan menyela perkataan Senja. "Santai aja kali," katanya bersama senyumnya.

Setelah membersihkan sampah-sampah itu, Senja berjalan bersama Arkan menuju tempat pembuangan sampah terakhir di sekolah. Mereka masing-masing membawa satu tempat sampah.

"Makasih Kak."

Arkan mengangguk, "Ayo!" Arkan mengantar Senja ke kelas.

Senja dan Arkan nampak bercanda bersama sepanjang jalan, mereka memang calon pasangan serasi, namun dibelakang itu semua, terdapat manusia-manusia patah hati. Ya, Arkan adalah most wanted, pasti ada saja orang yang tak menyukai kedekatan Arkan dan Senja.

"Sekali lagi makasih Kak."

Arkan tersenyum. "Sama-sama. Kalau gitu.." Arkan mengisyaratkan Senja bahwa ia harus kembali ke kelasnya.

Senja mengangguk dan tersenyum, kemudian Arkan melambaikan tangannya kepada Senja. Senja yang melihat senyum Arkan itu langsung tenggelam ke lautan paling dalam dihatinya.

Lia tak ketinggalan drama. "Eum, pagi-pagi udah diapelin aja nih," ucap Lia menyikut siku Senja.

"Apaan sih Li." Senja malu-malu menanggapi ucapan Lia, lalu mereka masuk ke dalam kelas.

Setelah piketnya selesai, Senja pun mengerjakan tugasnya sebagai wartawan mading. Memegang kamera yang siap memotret setiap kejadian penting.

Terlihat objek menarik. Cekrek. Ia pun mengambil foto itu dan kembali ke kelasnya.

****

Langit kembali bersekolah setelah beberapa jam dirawat dan istirahat dirumah. Tubuhnya sudah merasa baikan. Sehingga ia pun dengan senang hati berangkat ke sekolah.

Seperti biasanya, mereka berbincang-bincang di kelas.

"Lang? Lo tau gak kemaren ada yang diem aja kaya ayam lagi sakit." Falah memberitahu Langit soal Eri kemarin.

Terlihat raut kebingungan di wajah Eri, apa maksud ucapan Falah?

"Ayam lo sakit Lah?" tanya Eri.

"Eh yang gue maksud ayam itu lo Ri! Lo!" Falah dengan ekspresi ngototnya.

Eri tak terima dan terjadilah keributan antara Eri dan Falah. Pas sekali Bu Nuva datang ke kelas dan langsung menghampiri mereka yang sedang jambak-jambakan. "Kalian lagi ngapain?" tanya Bu Nuva sembari berkacak pinggang.

Falah dan Eri menoleh "Eh Ibu cantik, ini Bu lagi latihan drama," kata Falah sembari mengelus-elus kepala Eri.

"Ada ada aja kamu. Tema pelajaran Ibu belum sampai drama!"

Semuanya tertawa keras, Langit dan Arif hanya menggeleng-gelengkan kepala. Benar-benar memalukan tingkah teman-temannya itu.

****

Waktu yang ditunggu pelajar pun datang, jam kala itu menunjukkan pukul 12, dan itu adalah waktu istirahat kedua. Senja dan Lia duduk berdampingan di pojokan kantin, Lia dengan semangkuk bakso, sedangkan Senja dengan bekal yang dibuatnya sendiri.

Seorang lelaki datang untuk memberikan paper bag kepada Senja. "Loh ini apa?" tanya Senja.

Namun anak itu pergi begitu saja. Dan itu membuat Lia kesal. "Yeh ditanya malah nyelonong!"

"Udah Li. Gak apa-apa," kata Senja menenangkan Lia.

Senja pun mengambil sesuatu dari paper bag itu. "Loh ini kan almamater gue," katanya sembari memegang almamaternya.

Namun bukan hanya itu, paper bag itu juga berisi name tag bertuliskan Senja Aprillia Farnanda dan sepucuk surat.

"Ada suratnya juga? Coba buka!" suruh Lia.

Senja pun membaca surat itu, Lia dibiarkan melihat. Mereka membaca surat itu dalam hati. Surat itu berisi kalimat yang sedikit menegangkan.

Datang ke rooftop sepulang sekolah,

Senja.

Lia sama sekali tidak mengetahui apa yang terjadi sampai almamater sahabatnya itu hilang.

Senja semakin takut, ia berkali kali menarik nafas untuk mengatur ritme jantungnya.

...****...

...🔱...

1
Arum Artanto
Kak cerita bagus, tp pemilihan kata2 agak kacau 😅
dayeyes🌻: Iya, maaf ya kak. ini karya pertama aku. Aku juga lagi belajar dan akan terus belajar. Terima kasih udah baca cerita aku😊
total 1 replies
Arum Artanto
Kak, yang tanda **** tu bikin bingung n mikir..emang sih spt nya umpatan, tp mbok dikasih clue nya, mosok di *** smua 😅
☾⃟ℳoon - Moon 🌙
Subhanallah bagus sekali,sering telat 😇
Kasihan guru nya,pasti capek dan bosen lihat mereka telat Mulu
☾⃟ℳoon - Moon 🌙
apa hayooo 🏃🏃🏃
☾⃟ℳoon - Moon 🌙
Aqila itu perempuan kan?
☾⃟ℳoon - Moon 🌙
Wah ada 3 calon tuh,siapa yg akan jadi Ketua OSIS ya🤔
Rasya Fay
Arkan ama ak ajalah 😊🤭
Rasya Fay
kasihan ka Langit 😔
Rasya Fay
ketua osis thun ini adalah.... Manda 🤭

eh salah kagak masuk nominasi
Ai Lion 🦁💙§𝆺𝅥⃝©☘𝓡𝓳
cie,,,cie,,,senja da mulai memuji langit ni ye, walaupun dlm hati 😁😁🤭🤭
Ai Lion 🦁💙§𝆺𝅥⃝©☘𝓡𝓳
cerewet" entar lo klu sdh kenal cewek, malah bucin lgi dasar kulkas.
Ai Lion 🦁💙§𝆺𝅥⃝©☘𝓡𝓳
hadi, baru mulai baca.
Ai Lion 🦁💙§𝆺𝅥⃝©☘𝓡𝓳
mulai baca thor
lyshi ginting
lanjut lagi dong thor
dayeyes🌻: Hehe iya inshaAllah aku update lagi, yaa? asalkan dukung terus karya ini. semoga ada puluhan episode menunggu😊 ajak teman2 kamu untuk gabung baca cerita ini, ya?
total 1 replies
hanhan13
luar biasa!
Aprilliana Eka Sari
Karya ini bagus banget dan buat baper pembacanya🥲
Yani Cuhayanih
Aku mampir thor semangaaaaat
Pãñďã P
em begitunya
Bunga Kering
Selamat siang Ijin iklan ya

Yuk mampir di novel perdanaku
" 100 hari pertama menjadi janda"

Kisah novel yang diadaptasi dari pengalaman pribadi. Perjuangan mempertahankan kewarasan dari cengkraman kesulitan ekonomi pasca diceraikan oleh suami. mendapatkan tekanan mental dari keluarga mantan dan masyarakat.

100 hari pertama harus dilalui seorang janda agar ia dapat benar-benar bangkit menjadi pribadi yang baru dan siap menjalani hari berikutnya.

Ikuti kisahnya ya🤗 jangan lupa like dan comment untuk mendukung penulis❤️ terimakasih
Zahra Sabrina
bagus ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!