NovelToon NovelToon
Black Shadow: Gangster X Family

Black Shadow: Gangster X Family

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Supernatural / Romansa Fantasi
Popularitas:74.1k
Nilai: 5
Nama Author: white rose

Novel ini squel dari 💟System Prince Charming💟 Jadi disarankan yang belum baca novel itu, Silakan dibaca dulu biar gak bingung sama alur ceritanya.

Sinopsis:

Chloe Watson, Gadis yang akhirnya sudah bangun dari tidur panjangnya. Menganggap semua yang dialaminya hanya mimpi. Namun tidak disangka ternyata saat dia koma dia sudah dinikahkan dengan pria asing yang waktu itu memberi kesepakatan dengan mama nya.

Berbekal info dari sang mama, Chloe pergi ke alamat yang diberikan untuk menemui pria asing yang menjadi suaminya itu. Tidak disangka perjalanannya itu mempertemukannya dengan para anggota asrama yang ada di dalam mimpinya.

Sayangnya mereka tidak mengingatnya sama sekali, Begitu pun sebaliknya. Lalu dimana kah suami Chloe yang asli?

Mengapa alamat itu mengarahkannya ke tempat asrama yang ditinggali oleh orang-orang yang mengaku sebagai anggota black shadow itu?

Ikuti perjalanan Chloe dalam menemukan suaminya yang asli.

Note:
–Akun Instagram author: whi_terose31

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon white rose, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berita buruk

Chloe berhenti tepat didepan pintu ruangan kerja Justin, Gadis itu mengetuk berharap mendapat balasan dari dalam sana.

"Masuklah!"

Cklek!

Chloe menyembulkan kepalanya terlebih dahulu memastikan situasi, Disana hanya ada Justin dan Devian yang duduk berhadapan. Sepertinya mereka habis membahas sesuatu. Ah, Kebetulan sekali ada Devian jadi Chloe bisa memberikan pesan Aiden pada pria bersurai coklat kehitaman itu.

Menyadari kehadiran Chloe, Justin menoleh dan membuka suara. "Ada apa?"

Devian ikut menoleh memandanginya, Chloe mendekat dan menyodorkan strawberry di tangannya. "Pak Justin aku menyukaimu, Maukah kau makan strawberry bersamaku?"

"Pfft...!" Devian memalingkan wajahnya, Dia menutup mulut tampak menahan tawa. Pundaknya bahkan sampai sedikit bergetar.

Berbeda dengan Justin, Netra orange nya sedikit melebar mendengar pernyataan Chloe. Sadar kalau Devian menahan tawa, Ia mendelik pada pria itu. Menduga pasti ada hubungannya dengan Devian, Dia yakin Chloe tidak mungkin mengatakan hal seperti itu. Mereka saja belum kenal lama.

Perlahan Justin mengambil strawberry dari tangan Chloe, Dia tersenyum tipis. "Terima kasih atas strawberry nya. Aku bukannya menolak pernyataanmu barusan tapi akan lebih bagus kalau kita saling mengenal lebih dalam dulu. Anggap saja aku temanmu,"

"Teman? Tentu saja. Tapi ini Devian yang suruh. Katanya ini strawberry yang harus dimakan bersama orang yang disukai. Rasanya akan lebih enak kalau makan bersama,"

Mendengar namanya disebut seketika Devian menoleh, Ekspresinya agak gelagapan saat Chloe bilang yang sejujurnya, Kalau dirinya lah yang memberikan usul pada gadis itu untuk membagi buah strawberry yang mereka petik.

"Ck, Kenapa malah cepu njirr!" Devian memandangi Justin dan dalam sekejap ia mendapat tatapan menusuk dari pria bernetra orange itu.

"Sudah kuduga," Pikir Justin masih memberikan tatapan tajam. Devian terkekeh pelan sambil mengusap tengkuk yang tidak gatal.

"Hehehe, Aku cuma bercanda,"

Justin hanya menatap dingin, Sedangkan Chloe memandangi Devian. "Devian, Tadi aku ketemu kak Aiden. Terus dia bilang kau harus ke kamarnya secepatnya,"

"Aiden...?" Devian berkeringat dingin, Waduh mendadak perasaannya gak enak nih.

"Kebetulan sekali," Justin tersenyum tipis namun dimata Devian tampaknya itu senyum penuh makna. "Kau duduk dulu disitu Chloe, Tunggu sebentar,"

Chloe hanya mengangguk dan duduk disamping Devian, Justin memakan strawberry nya sebentar sebelum menelpon seseorang.

"Datang ke ruang kerja ku segera!"

Justin menutup telponnya, Chloe dan Devian hanya menunggu dengan kebingungan. Selagi menunggu, Chloe memakan strawberry nya yang tersisa 4 dalam keranjang. Beberapa menit kemudian, Terdengar suara ketukan dan suara pintu terbuka.

Cklek!

"Ada apa?"

Justin memandangi Aiden yang mendekati mejanya, Sebelum melirik Devian yang kaget. "Nih orangnya disini, Kau bisa bawa dia keluar sekarang,"

"Apa! Kok gitu?!" Devian protes tak terima dirinya akan dibawa Aiden.

"Hukuman, Sudah beberapa anggota yang mengeluh atas keisengan mu," Justin melirik ke arah lain.

Sedangkan Aiden menarik lengan Devian untuk berdiri. "Seperti yang dikatakan Justin, Aku akan menghukum mu karna sudah berlebihan di asrama,"

"Padahal cuma bercanda lho," Devian masih berusaha melepaskan diri dari cengkeraman Aiden, Namun usaha nya sia-sia. Pada akhirnya pria itu pasrah diseret Aiden keluar ruangan Justin.

Blam!

"Baiklah, Sekarang kita bisa bicara empat mata," Usai kepergian Aiden dan Devian, Dia bersidekap sambil memandangi gadis itu. "Ada yang ingin kau ceritakan padaku?"

"Umm...Gak ada sih pak, Cuma aku mau minta uang ku sesuai perjanjian kita. Soalnya hari ini aku harus bayar biaya pengobatan ayahku," Jelas Chloe sedikit menunduk, Dia mencengkeram ujung bajunya.

"Hm...Kau mengambilnya di awal ya, Baiklah jadi untuk akhir bulan tidak ada karna kau sudah mengambilnya di awal," Justin mengambil sebuah amplop dalam laci mejanya, Yang dimana amplop-amplop itu memang sudah disiapkan untuk para anggotanya. Dia menyodorkan kehadapan Chloe.

"Gak apa-apa, Yang penting pengobatan ayahku dulu yang paling utama," Chloe tersenyum tipis dan mengambil amplop tersebut.

Si pria diam sejenak, Dia memandangi Chloe yang tersenyum manis seolah merasa bahagia. Ia hanya bisa membalas senyum itu dengan senyum tipis.

"Setelah ini apa yang akan kau lakukan?"

"Mengunjungi keluargaku sekalian membayar administrasinya,"

"Hn...Baiklah, Jangan pulang terlalu larut,"

"Siap, Aku permisi pak,"

Justin mengangguk kecil membiarkan Chloe pergi dari ruangannya.

****************

Seperti janji nya pada keluarganya, Chloe bergegas ke rumah sakit tapi kali ini dia seperti merasa diawasi. Ia tak menghiraukannya, Chloe lebih fokus dengan tujuannya sekarang. Hanya sekitar 15 menit Chloe sampai di rumah sakit. Dia keluar dari taksi memasuki area rumah sakit yang luas.

Sepanjang jalan koridor terlihat beberapa pasien, pengunjung, bahkan suster serta dokter hilir mudik. Netra merahnya menatap liar sekitar rumah sakit, Hingga tatapannya tertuju pada meja administrasi. Di balik meja itu tampak seorang suster sedang mengerjakan sesuatu, Chloe langsung mendekatinya.

"Suster,"

"Oh, Ada yang bisa saya bantu nona?" Si suster yang menyadari kehadiran Chloe lantas menghentikan aktivitasnya.

"Kamar atas nama Brian Watson, Apakah bisa pulang hari ini?" 

"Tunggu sebentar, Saya cek dulu," Si suster segera mengetik kayboard komputernya, Mencari nama pasien yang disebut.

Brian Watson adalah nama ayah Chloe sedangkan nama mama nya adalah Elina Watson. Lalu nama paman Chloe adik dari Brian adalah Fray Watson. Saat ini yang sedang bermasalah di keluarga Watson antara ayah nya Brian dan pamannya Fray. Karna pamannya itu seperti menagih janji pada ayahnya Brian, Yang Chloe tak tahu janji apa itu. Chloe tebak seperti nya janji masa lalu, Entahlah. Hanya ayahnya Brian dan Pamannya Fray yang tahu.

Permasalahan keluarga ayahnya juga berdampak pada Chloe, Mengingat sepertinya Fray berniat menjauhkan Chloe dari keluarganya. Tentu saja permasalahan itu membuat Chloe pusing. Terakhir kali dia bertemu pamannya di rumah sakit, Entah hari ini bertemu lagi atau tidak.

"Untuk pasien bernama Brian Watson bisa pulang hari ini nona, Tapi anda harus membayar biaya administrasinya dulu,"

"Berapa biaya nya?"

Suster menyebutkan total biaya selama ayah Chloe di rawat di rumah sakit. Cukup banyak juga, Bahkan uang yang dikasih Justin hampir habis cuma untuk membayarnya. Walau begitu Chloe cukup lega, Untuk kesembuhan orang tuanya apapun dia lakukan. Tidak apa-apa, Setidaknya uang sisa itu masih cukup untuk Chloe membeli keperluan lainnya selama setengah bulan.

Usai membayar, Chloe mendapat kertas tagihan yang sudah dibayar. Dia pun mengucapkan terima kasih pada suster dan bergegas menuju kamar inap ayahnya untuk memberitahukan hal gembira itu.

**************

Tok!  Tok!  Tok!

Cklek!

"Ayah, Chloe ada kabar terbaru," Chloe bergegas mendekati Ayahnya yang terbaring di ranjang rumah sakit, Sedangkan mama nya tampak sibuk merajut beberapa kain di sofa.

Mendengar suara anaknya, Elina lantas menaruh jari telunjuknya tepat di depan bibir. "Sstt! Chloe jangan keras-keras, Ayah sedang tidur,"

"Hehehe, Maaf ma" Chloe nyengir sembari mengusap tengkuknya, Dia pun mendekati mama nya dan ikut duduk di sofa. Chloe lihat ayahnya memang sedang tidur saat ini.

"Ada apa nak?" Elina meletakkan jarum dan benang wolnya.

"Ini, Chloe udah bayar biaya administrasinya. Jadi hari ini bisa pulang," Chloe tersenyum ceria, Memberikan selembar kertas yang menjadi tanda bukti kalau dirinya sudah membayar.

Elina menerima nya, Dia cukup terkejut melihat bukti itu. Sesaat dia memandangi Chloe dan kertas itu bergantian.

"Kamu dapat uang dari mana nak? Jangan bilang kamu curi uang orang?"

"Ih kok mama malah bilang gitu?" Chloe cemberut karna dituduh mencuri. "Uang ini hasil aku kerja,"

Elina terkekeh pelan dan mengusap surai anaknya itu. "Iya maaf, Mama cuma bercanda. Gak mungkin anak mama ini mencuri. Terima kasih sudah bantu mama dan ayah,"

"Sama-sama ma," Ia kembali tersenyum sebelum menyadari kalau kedua adik kembarnya tidak ada disana.

"Alvin sama Reina dimana?"

"Mereka masih sekolah, 1 jam lagi mereka mungkin sudah pulang,"

Chloe manggut-manggut dan mulai mengepak beberapa barang mereka disana. "Kalau begitu, Chloe bantuin beres-beres barangnya,"

Mama Chloe mengangguk, Dia ikut mengepak barang-barang mereka sebelum pulang dari rumah sakit.

***************

[Rumah Chloe]

Chloe menjejakkan kaki di rumahnya lagi, Gadis itu cukup senang karna akhirnya bisa kembali walau cuma sebentar.

Dia memasuki dalam rumah bersama ayah dan mama nya. Chloe bergegas meletakkan barang-barang mereka di kamar orang tuanya.

Selesai membereskan semua, Chloe mengistirahatkan diri di sofa, Sedangkan mama nya sedang mengantar ayah nya ke kamar.

Baru beberapa menit istirahat, Chloe merasakan handphone nya bergetar. Dia segera melihat nama yang tertera disana, Tentu saja adik kembarnya si Alvin yang menelpon.

Tut!

"Vin, Ada apa?"

Chloe bisa mendengar nada panik dan bergetar dari Alvin.

"Kak, Maafin Alvin,"

"Vin, Tenang dulu. Katakan aja ada apa?"

"Reina...Reina diculik kak,"

Dalam persekian detik Chloe merasa jantungnya sesaat berhenti berdetak.

"Apa?! Reina!"

TBC

[Nama: Aiden

Age: tidak diketahui]

1
Nabila Putri
kak kok ga update lagi
Hikari yu
kak kok nggak update lagi/Sob/
Sania Arianti
lanjut dong ❤❤❤
Retno Kumalasari
semangat terus update kk
WlnDw
semangat untuk terus update kak
Retno Kumalasari
sip dilanjut kk
Zizi🍁
pasti akan ada kejutan yang menegangkan
Zizi🍁
lanjut lanjut lanjut
Zizi🍁
lnjut thor
Zizi🍁
hah aku bingung dgn jlan cerita nya
Aurora
hah gimana gimana
Zizi🍁
akhirnya author kembali
Hikari yu
author udah tanggal 26 Januari janjinya tanggal 23 Januari updatenya kapan ?
Zizi🍁
semangat thor
white rose
harusnya sih pengumuman ini udah di publis kemarin bersamaan dengan update dua episode author terakhir.

Tapi karna harus direview dulu sama pihak noveltoon dan review nya lama banget. makanya baru update sekarang pengumumannya.
Eve - can
kirain mau update lagi 😤😤😤
WlnDw
yahh, kukira tadi update
Zizi🍁
lanjut kak
Zizi🍁
up dong thor
Capricorns Grels
semoga bisa rujuk lgi ,, hhh kenapa udah ngeharemmmm malah ceraiiii why why😭😭😭😭 padahal q dah ngebayangin mereka punya anak satu" hiks hiks pupus sudah dech
Capricorns Grels: baru 2 Minggu Thor belum 1 bulan ayolahh thoorr ,,, kabulkan lahh permintaan fans mu ini 😭😭😭
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!