NovelToon NovelToon
Stand Alone

Stand Alone

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Konflik Rumah Tangga - Solidifikasi Tingkat Sosial / Tamat
Popularitas:27.5k
Nilai: 5
Nama Author: momian

Aqila nadya falisah, Atau di sapa Aqila harus menerima kenyataan bahwa ia di jodohkan dengan anak dari majikannya sendiri. Apakah yang akan terjadi dengan perjodohan tersebut? Maukah sang pria yang di kenal arogan dan dingin menerima Aqilah sebagai istrinya.

"Langit aku ingin bersamamu seperti awan yang selalu mendapingimu di kala terang dan juga gelap."


"Aku Langit yang hanya bisa kamu kagumi, tapi! tidak bisa untuk kamu miliki."

Mampukah Aqila membuat Langit tunduk padanya? atau! Aqila harus menyerah dengan semua kenyataan bahwa Langit sangat sulit untuk ia gapai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon momian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19

Langit yang sudah terlebih dahulu pulang, tidak menemukan sama sekali keberadaan Aqila di salam apartemen,

"Kemana dia?" Gumam Langit dan langsung menyalakan lampu. Langit langsung berjalan menuju kamar Aqila karena penasaran apakah Aqila sudah tertidur atau malah keluar.

Saat Langit membuka pintu kamar, Langit langsung marah dan mengepalkan kedua tangannya

"Kemana kau Aqila." Geram Langit.

Lalu Langit melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya dan sudah menunjukkan jam satu dini hari. Dan betapa geramnya Langit.

Dengan nafas yang memburu Langit duduk di kursi dengan keadaan lampu yang padam. Langit terus melihat ke arah pintu menunggu kedatangan Aqila.

Dan selang beberapa saat, pintu apartemen pun terbuka, Aqila berjalan masuk kedalam rumah. Saat Aqila hendak menyalakan lampu, tiba-tiba terdengar suara tepuk tangan.

Prok.. prok..prokk.

"Hebat.." Ucap Langit dengan suara tegas, dan mencekam.

Aqila yang mendengar langsung terdiam di tempat.

"Hebat" ulang Langit lagi.

"La..." ucapan Aqila terpotong kala Langit datang langsung menampar pipi mulusnya.

Plakkkk.

"Dasar mura*han." Ucap Langit dengan suara yang sangat tinggi.

Lalu Langit menarik tubuh Aqila menyeret masuk hingga kedalam kamar.

"Langit jangan lakukan itu." Ringis Aqila.

Langit justru menatap sinis pada Aqila, apa lagi melihat penampilan Aqila yang sudah berubah derastis.

"Katakan. Siapa pria yang kau kencani malam ini?" Tanya Langit

"Langit ini tidak sama seperti yang kau lihat. Aku..."

"Kau apa?" Langit mencengkram kedua pipi Aqila. "Kau mau bilang habis melayani pria di luar sana?"

Aqila menggelengkan kepalanya karena apa yang Langit tuduhkan padanya tidak benar sama sekali.

"Dasar wanita mu*rahan." ucap Langit dan langsung melepaskan ikat pingganya dan di pukulnya tubuh Aqila.

Aqilah menangis, karena merasakan kesakita di sekujur tubuhnya, di tambah lagi kata-kata Langit mampu membuat hati Aqila seperti teriris oleh silet yang begitu tajam.

Langit terus memukul memb*abi buta, tanpa memperdulihkam rintihan kesakitan dari Aqila.

Aqila memohon, bersujud di kaki Langit namun tetap saja Langit tidak perduli sama sekali, dan tetap terus menyiksa Aqila. Hingga sampai Aqila tidak lagi bersuara. Aqila terdiam, tangis yang ia keluarkan berubah menjadi diam seribu bahasa, Suara kesakitan tidak lagi Aqila nampakkan, Aqila berusaha menahan, menahan kesakitan.

Bruuukkkkk. Langit menendang tubuh Aqila.

"Kau wanita muraha*n" kata Langit dan setelah itu Langit berlalu meninggalkam Aqila yang berbaring di lantai dengan luka yang menggores di sekujur tubuhnya.

Hikssss, hikkkksss, hiiiikkkks

"Tega, sungguh sangat tega kamu Langit. Kamu menyiksa ku tanpa ampun, memukulku tanpa henti, mengataiku tanpa tahu kebenarannya. Sungguh terlalu rendah kah aku di matamu, hingga aku hanya ingin membela diriku, tapi kau sama sekali tidak memberikan kesempatan padaku untuk berbicara.."

Aqila menatap tajam kearah pintu kamar, lalu Aqila duduk, dan mengusap air mata yang berada di pipinya.

"Sudah cukup air mata ini. Mulai hari ini, tidak akan ada lagi air mata.. Sudah cukup kau lukai hatiku secara mendalam dan sudah cukup kau menyiksa diriku seperti ini" Ucap Aqila,

Raut wajah yang tadinya menahan sakit, kini berubah menjadi raut wajah yang sangat sulit di artikan. Aqila sudah bertekad, sudah cukup sampai di sini siksa yang ia dapat.

"Langit, suatu saat kau pasti akan menyesal." batin Aqila

1
Silvi Chen
ku kira terus tamat..ternyata masih lanjut..
yej
ya Allah dah tak tunggu² bgt kelanjutan nya, eh malah ga up up
Lisda
ko GK up lg thor
Serenarara: ubur-ubur minum selasih
coba baca novelku berjudul Poppen kak, terimakasih.
total 1 replies
。.。:∞♡*♥
biar tau rasa tuh langit, pergi yg jauh ya Aqila...
Jar Waty
lanjut thor jangan lama2 upnya
Hikmah Araffah
biarin Aqila prgi ,enk bgt setlh tau pcrnya berkhianat baru nyari Aqila ,
thorr jngn di bikin balikan sm Langit ,langit bekas si lampir
Leni marlina
Next
Aries April Liani
lnjutt thoorrr😭😭😭
naniek suhastuty
adiihh seenaknya saja langit memukul andre tanpa bertanya dulu dgn cara baik2 ...dasar langit si temperamental pantas klo aqila pergi dr sisi langit karena mana ada wanita yg bisa tahan mendapat siksa batin jg sakit fisik apalgi itu dilakukan.suami sendiri
KntRiiW 💖💖
aqilanya beneran pergi ninggalin langit,,,aku penasaran thor aqila menghilang kemana 🤔
。.。:∞♡*♥
langit sudah mulai menyesal Aqila pergi 🤧kamu akan tambah menyesal langit klo tau orang yg kamu siksa yg mendonorkan hatinya untukmu
。.。:∞♡*♥
akhirnya ketahuan juga..
Hikmah Araffah
kbnykn novel crtnya sama ,klo si laki udah di khianati sm pcrnya baru deh peduli sm istri merasa bersalah lah apa lah hadeh,istri jadi kaya Korban pelampiasan
Leni marlina
Next
Dwy Widya
jangan lama-lama up nya Thor,selalu ditunggu, sukses selalu 👍💐😘
Siti Sa'adah
akhry up jg,,wlpn sedikit
naniek suhastuty
selamat tinggal langit dr aqila
Mirta Soriale
Aqila pergi
Jar Waty
lanjut thor jangan lama2 upnya
Leni marlina
Next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!