NovelToon NovelToon
Legend Of Two Warriors

Legend Of Two Warriors

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Kultivasi / Fantasi Timur
Popularitas:10.4k
Nilai: 5
Nama Author: yogasurendra

Legenda perjalanan dua pendekar yang mengarungi dunia persilatan. Mengguncang dunia persilatan dengan bakat dan kemampuan yang mereka miliki. Mendapatkan julukan dari para pendekar diseluruh penjuru dunia.

Perjalanan menuju keabadian yang penuh akan pengorbanan. Mengguncang langit dengan pedang di tangannya. Seluruh alam berseru, menunggu waktunya mereka mencapai puncak tertinggi dunia.

cover by: pinterest

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yogasurendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Paviliun Duo Lin

Hua Yan berada di paviliun Duo Lin yang merupakan tempat berkumpulnya pendekar mencari informasi yang mereka inginkan. Tidak ada yang tahu paviliun Duo Lin berada di bawah naungan siapa, kaisar sendiri tidak pernah mengusik ataupun berusaha mengambil alih hak kepemilikan paviliun Duo Lin.

Paviliun Duo Lin terkenal akan privasi pengunjungnya membuat nama paviliun Duo Lin terkenal seantero negeri. Hua Yan sedang menunggu seseorang ditempat yang telah disediakan sesuai arahan pelayan disana.

Seseorang menghampiri Hua Yan yang sedang duduk meminum seteguk teh.

"Tuan Hua,"panggilnya.

Hua Yan menoleh ketika seseorang memanggil namanya.

"Perkenalkan, namaku adalah Yang Ming. Orang yang akan membantu tuan Hua sesuai permintaan yang anda tulis di kertas pelayanan,"ucap Yang Ming sopan.

Mereka duduk berhadapan hingga Hua Yan mengajukan pertanyaan kepada Yang Ming.

"Apa kau memiliki barang kuno yang bagus?"tanya Hua Yan.

Yang Ming mengeluarkan beberapa barang kuno seperti yang diminta oleh Hua Yan dari cincin penyimpanannya.

Mangkuk emas dengan ukiran naga, jubah penghubung surga, gulungan sajak rindu, tombak nyala merah, lukisan reruntuhan suku kuno, sutra ratu agung dan kepingan logam surgawi.

Di dalam hati Hua Yan, ia memuji paviliun Duo Lin yang bisa mengumpulkan banyak barang berharga.

"Memang semua adalah barang kuno, aku ingin membeli lukisan reruntuhan suku kuno, sutra ratu agung dan kepingan logam surgawi,"ucap Hua Yan.

"Baik,"jawab Yang Ming mempersiapkan transaksi pembayaran.

Hua Yan menatap barang kuno lainnya seperti memiliki rahasia yang harus ia pecahkan.

"Tunggu!"ucap Hua Yan.

"Aku ingin membeli semaunya,"ucap Hua Yan membuat Yang Ming terkejut.

"Apa anda yakin tuan?"tanya Yang Ming.

Hua Yan menganggukkan kepalanya.

"Dengan apa anda membayarnya?"tanya Yang Ming.

"Apa paviliun Duo Lin menyediakan pertukaran barang?"tanya Hua Yan.

"Paviliun Duo Lin menyediakan pertukaran barang, akan tetapi barang yang dibeli tuan harganya sangatlah mahal. Barang seperti apa yang tuan miliki yang setara dengan semua ini?"tanya Yang Ming.

Hua Yan mengeluarkan beberapa barang dari cincin penyimpanannya.

"Giok air mata naga, rumput hitam dan jarum terbang Fei Zhen. Apakah cukup untuk menukar barangku?"tanya Hua Yan.

"Cukup!!"ucap Yang Ming bersemangat.

Pasalnya barang yang disebutkan oleh Hua Yan merupakan barang yang sedang dicari mati-matian oleh paviliun Duo Lin. Hua Yan mengetahui ketika ia membaca pikiran Yang Ming.

"Aku ingin bertanya,"ucap Hua Yan.

"Tuan ingin bertanya apa?"tanya Yang Ming.

"Apa kau tahu letak tempat terlarang di kekaisaran tengah selain hutan terlarang,"tanya Hua Yan.

"Terdapat 3 tempat terlarang di kekaisaran tengah. Hutan terlarang berada di pinggiran kota yang menghadap langsung ke arah istana kekaisaran. Air terjun bercabang di sisi timur dan goa bawah tanah disisi barat. Jika dilihat secara imajiner, tiga tempat terlarang membentuk segita dengan istana kekaisaran berada di tengah-tengahnya,"jawab Yang Ming.

Hua Yan menganggukkan kepalanya. Ia menyimpan semua barang yang ia beli di dalam cincin penyimpanannya berniat untuk pergi memulai perjalanannya.

"Aku pergi,"ucap Hua Yan.

"Hati-hati di jalan tuan, datanglah kemari bila tuan membutuhkan sesuatu,"ucap Yang Ming.

Hua Yan menghiraukan ucapan Yang Ming dan segera pergi keluar ruangan VIP paviliun Duo Lin.

"Lebih baik ke tempat air terjun bercabang terlihat dahulu,"batin Hua Yan.

Hua Yan menghilang membuat orang-orang di dalam paviliun Duo Lin terkejut. Seseorang menatap punggung Hua Yan dengan sorot mata yang tidak mengenakkan.

"Selidiki siapa dia,"ucapnya memerintahkan bawahannya.

Sebuah jarum tipis melesat membuka cadar pemiliknya hingga menancap di dinding.

Pemilik cadar marah mengambil kembali cadar miliknya. Ketika ia menyentuh jarum tipis tersebut, di dalam kepalanya muncul suara.

"Jangan selidiki aku nona, kau tidak akan pernah tahu siapa aku. Lebih baik kau tidak mengetahui siapa aku"

"Dia tahu?"ucapnya kebingungan.

"Bedebah!!"ucapnya dengan marah.

Ia meninggalkan paviliun Duo Lin mengabaikan semua bawahannya dan pelayan pribadinya.

"Nona!!"panggil pelayan pribadinya.

Semua orang melihat ke arah pelayan yang memanggil majikannya dengan suara keras. Semua orang terkejut melihat majikannya yang cantik.

"Bukankah dia putri master sekte kabut putih?"

"Benar, dia memang Liu Xin. Putri master sekte kabut putih. Parasnya memang cantik, namun etikanya tidak baik seperti ayahnya. Dia selalu menindas orang-orang lemah dan menghambur-hamburkan uang"

"Memang benar seperti kata pepatah. Seorang ayah memiliki kebajikan, namun anaknya belum tentu sama seperti ayahnya meskipun dia darah dagingnya sendiri"

Hua Yan belum sepenuhnya keluar dari paviliun Duo Lin. Ketika ia merasakan aura Liu Xin, ia ingin memberi sedikit pelajaran kepadanya.

Hua Yan muncul di sudut gelap lantai atas melihat Liu Xin menuruni anak tangga dengan emosi yang memuncak.

"Kau masih terlalu lemah untuk menyelidiki ku"ucap Hua Yan sebelum ia benar-benar menghilang pergi meninggalkan paviliun Duo Lin.

Yang Ming yang masih berada di dalam ruangan mendengar keributan akan tetapi ia mengabaikannya dan masih berkutat pada benda-benda yang baru saja ia dapatkan.

"Rumput hitam dan giok air mata naga diserahkan kepada Yang Mulia Kaisar sesuai permintaannya, sedangkan jarum terbang Fei Zhen akan diserahkan kepada permaisuri sesuai pesanannya"ucap Yang Ming.

Sosok bayangan hitam muncul berubah menjadi manusia berdiri di depan Yang Ming.

"Apa yang kau dapatkan?"

Yang Ming mendengar suara yang akrab melihat siapa yang sedang bertanya kepadanya.

"Yang Mulia,"ucap Yang Ming bersujud.

"Maafkan hamba yang lalai"

Mengabaikan permintaan maaf dari Yang Ming, ia melihat benda-benda yang berada di atas meja.

"Giok air mata naga, rumput hitam dan jarum terbang Fei Zhen?"

"Dari mana kau mendapatkannya?

"Hamba mendapatkannya dari tuan Hua,"jawab Yang Ming.

"Hua?"

"Namanya adalah Hua Yan,"jawab Yang Ming.

Suasana ruangan yang sebelumnya normal seakan-akan berubah ketika pemilik paviliun Duo Lin datang. Suasana mencekam nan dingin terasa menusuk kulit.

"Yang Mulia Zhe Di Yue benar-benar mendominasi. Auranya lebih kelam dibandingkan milik tuan Hua sebelumnya,"batin Yang Ming.

Di Yue diam tidak mengeluarkan sepatah kata pun. Pikirannya menjelajah mencari nama Hua Yan di dalam benaknya.

"Klan naga telah punah di alam tengah, rumput hitam hanya tumbuh di jurang kegelapan dan jarum terbang Fei Zhen ditempa oleh master legendaris Hui Hong. Bagaimana dia bisa mendapatkan ketiga benda langka yang diciptakan pada zaman pasca kekacauan,"pikir Di Yue.

"Kau pergi,"perintah Di Yue.

Yang Ming segera pergi setelah diizinkan oleh majikannya.

"Kekuatan seperti apa yang dia punya hingga bernyali besar datang ke berbagai tempat terlarang di daratan. Jarum terbang Fei Zhen milik master Hui Hong konon disembunyikan oleh temannya sebelum ia meninggal atas permintaan master Hui Hong sendiri. Temannya yang merupakan master formasi legendaris Lu Bao tidak akan menaruh formasi begitu mudah pada tempat persembunyian jarum terbang Fei Zhen. Sepertinya master tua telah turun gunung, kekuatannya mungkin lebih tinggi dariku dan aku mengakuinya"ucap Di Yue.

1
Yuli Duwi
kenapa kekasihx di tinggal? nanti bisa puya istri lebih dri satu jagn dong
ruby sunn
Aku udah mampir nih! Kayaknya sih bakal menetap buat nungguin bab baru! *ahem*
moon struck traveller
Ceritamu keren, thor! Rasanya bener-bener kaya hanyut ke dalam cerita
indigosparkle
Udah berapa kali aku ngulang-ngulang bacanya, karena seseru itu!
and.ochre
Huft kok udah abis aja? Yok di next bab lanjutannya yok..
floufrouu
thooorr.he authorrr up lge dong thorr. yg bnyakk昨沽 smangattt thorrr
JellyCuddles
Thor aku jarang banget nih komen di karya org, tapi aku gregetan mau komen disini soalnya ceritanya bagus dan aku kepo parah sama lanjutannya!!!
yoga: makasih sudah mampir...
jangan bosan menunggu eps selanjutnya
total 1 replies
kisses and martini
Makasih Thor udah buat cerita sebagus ini‾
yoga: sama", terimakasih sudah mampir
total 1 replies
vanillaatack
Ceritanya bagus, kok, thor. Jangan lupa perhatiin tanda baca ya, hehe.. Fighting fighting kakak author‾
yoga: okey, makasih atas sarannya
total 1 replies
ForGoodluck
Virtual hug buat author 、 keep up the good works!
yoga: makasih dah mampir....
total 1 replies
Windy Miller
Aduh aku sampe tahan napas baca beberapa bagian ceritanya. Excited banget
yoga: Terimakasih sudah mampir dan komentarnya....
total 1 replies
ruby sunn
Kak author! Meskipun alurnya simple tapi ngena banget!
yoga: makasih kak....
emang buat santai aja
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!