NovelToon NovelToon
I Love You Kakak

I Love You Kakak

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Penyesalan Suami
Popularitas:5M
Nilai: 4.6
Nama Author: Rani

Lanjutan dari karya Perjodohan membawa bahagia. Disarankan mampir ke karya sebelumnya agar tidak menimbulkan kebingungan.

Karena sebuah wasiat dari orang tua kandung kakak angkatnya, ia dan sang kakak angkat dinikahkan. Pernikahan karena perjodohan itu menimbulkan banyak masalah, terutama masalah hati. Karena sesungguhnya, sang kakak angkat sudah memiliki wanita lain yang ia cintai dengan sepenuh hati dan hanya menganggap dia sebagai adik.

"Aku mencintai kamu sebagai kekasih, kakak." Yolanda Aditama.

"Maaf Yolan. Aku tidak bisa menerima cinta itu. Karena selamanya, kamu akan tetap berada dalam hatiku sebagai adik. Aku tidak bisa menggubah perasaan itu." Dewa Sujianda.

Akankah perasaan Dewa bisa berubah? Atau bahkan, akan tetap selamanya bertahan seperti itu? Mungkinkah pernikahan mereka akan bertahan? Atau bahkan, akan hancur karena orang ketiga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

*Episode 19

Mata pemuda itu berbinar-binar ketika mendengarkan kata-kata yang staf itu ucapkan. Dengan air mata bahagia, ia menerima berkas yang staf itu berikan.

"Nona. Terima kasih banyak karena telah membantu saya. Jika tidak ada nona, saya tidak tahu apa yang akab terjadi dengan mama saya," ucap pemuda itu dengan mata dan nada bicara yang sangat bahagia.

"Tidak perlu berterima kasih padaku, karena sudah sewajarnya kita sesama manusia saling bantu."

"Nona, suatu saat nanti, aku akan bantu nona bagaimanapun caranya. Membalas kebaikan nona dengan caraku, walau tidak dengan uang. Yang jelas, hutang budi ini akan aku ingat selalu."

"Sudah! Adikku sudah membantu kamu. Sekarang, cepatlah bawa berkas itu agar mama kamu bisa segera di tangani kembali," kata Dewa menyela pembicaraan pemuda itu dengan Yola.

"Baiklah. Sekali lagi terima kasih banyak, nona, tuan muda. Kebaikan kalian akan selalu aku ingat sampai kapanpun."

Laki-laki itu lalu beranjak meninggalkan tempatnya. Dengan wajah yang sangat bahagia. Sementara itu, bu Erni yang sedari tadi asik memperhatikan wajah pemuda itu, langsung mendekati Yola ketika pemuda itu baru beranjak beberapa langkah.

"Nona kecil. Bukankah laki-laki itu adalah laki-laki yang menabrak nona tadi?"

"Apa?" tanya Dewa sedikit kaget.

"Iya, tuan muda. Tadi, laki-laki itu telah menabrak bahu nona kecil sampai nona meringis kesakitan. Mana tidak minta maaf sama sekali lagi. Jangankan minta maaf, menoleh saja tidak, tuan muda. Tapi sekarang, nona kecil malah berbaik hati membantu orang yang tidak tahu sopan santun seperti pemuda itu," ucap bu Erni dengan nada kesal.

Karena baru berjalan beberapa langkah, dan nada bicara bu Erni itu besar. Pemuda itu bisa mendengarkan apa yang bu Erni katakan dengan sangat baik. Ia pun menghentikan langkahnya, memutar arah kembali mendatangi Yola.

"Nona, aku minta maaf atas kesalahan aku yang tadi. Karena aku sangat buru-buru, sampai tidak memperhatikan jalan dan tidak sempat pula minta maaf pada nona." Laki-laki itu berucap dengan nada penuh penyesalan.

"Kamu ... kenapa tidak tahu sopan santun. Bagaimana jika adikku kenapa-napa, hah?" tanya Dewa dengan nada sangat kesal.

"Sudah kak Dewa. Bukankah dia sudah menjelaskan kenapa dia bisa melakukan kesalahan itu? Jadi, aku rasa tidak perlu dipermasalahkan lagi. Lagipula, dia tidak benar-benar menabrak bahuku. Hanya menyenggolnya sedikit saja."

"Tidak apa-apa. Maafkan kakak dan pengasuhku. Karena mereka sangat peduli padaku, makanya mereka bersikap seperti itu," ucap Yola dengan nada penuh kelembutan pada pemuda itu.

Kelembutan yang Yola tunjukkan pada pemuda itu membuat Dewa merasa kesal. Entah apa sebabnya, dia juga tidak tahu. Yang jelas, dia tidak suka dengan sikap lembut Yola itu.

"Nona, terima kasih banyak. Sekali lagi terima kasih. Aku janji, akan membalas kebaikan nona nantinya. Tidak sekarang, tapi mungkin suatu saat nanti. Yang jelas, aku pasti akan membalas kebaikan nona ini," ucap pemuda itu dengan wajah sungguh-sungguh.

"Tidak perlu merasa hutang budi padaku. Karena aku tulus berniat menolong tanpa mengharap balasan. Oh ya, namaku Yola. Tidak perlu memanggil aku dengan sebutan, nona. Karena sebutan nona hanya untuk orang yang bekerja di rumahku saja. Aku merasa tidak enak jika kamu juga memanggil aku dengan sebutan itu."

Yola mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan pemuda itu. Pemuda itu langsung menyambut uluran tangan Yola dengan senyum manis di bibirnya.

"Aku Zaka. Salam kenal nona Yola. Eh, maksudku, Yola."

"Yolan. Apakah sudah selesai? Aku harus kembali ke kantor untuk melanjutkan pekerjaanku yang masih menumpuk."

Terdengar nada kesal dari ucapan Dewa barusan. Yola tidak menghiraukan nada itu. Yang jelas, ia sedang bahagia karena bisa menolong orang. Apalagi, yang ia tolong itu pemudanya sangat manis. Meskipun terlihat berantakan dengan rambut yang sedikit acak-acakan, tapi tetap saja, wajah tampan itu tidak bisa ia sembunyikan.

"Yolan .... " Dewa mengulangi panggilannya.

"Iya, kak. Sudah selesai. Ayo pulang."

Mereka langsung beranjak meninggalkan rumah sakit tersebut menuju mobil. Sampai di dalam mobil, Dewa memperhatikan wajah Yola yang sedari tadi terlihat begitu bahagia.

Kali ini, kebahagiaan Yola membuat hati Dewa kesal. Biasanya, kebahagiaan Yola adalah kebahagiaan dirinya. Tapi kali ini, karena pemuda tadi, entah kenapa, hatinya bisa jadi kesal seperti itu.

"Kenapa kamu begitu ingin bersusah payah sampai mau membeli rumah sakit itu tadi, Yolan? Bukankah masalah pemuda tadi itu hanya uang? Ia tidak punya uang untuk membayar biaya pengobatan mamanya. Ya, tinggal bantuin bayar saja, kan gampang."

"Kak Dewa tidak mengerti. Aku merasa sangat kesal ketika melihat semua orang yang bekerja di rumah sakit itu. Sepertinya, semua pekerja di sana tidak punya hati."

"Tunggu saja aku bisa bicara dengan opa. Akan aku kritik opa habis-habisan."

"Ya Tuhan, apa itu adalah efek karena kamu terlalu lama di luar negeri, Yolan?"

"Maksud kak Dewa?" tanya Yola sambil menoleh ke arah Dewa dengan tatapan meminta penjelasan.

"Tidak ada. Lupakan saja."

"Ih, bikin kesal aja."

"Aku sarankan padamu, jangan terlalu ikut campur dalam urusan orang yang belum kamu kenali. Mereka mungkin berbahaya buat kamu."

"Berbahaya? Maksudnya?"

"Ya, jangan dekat-dekat dengan orang asing. Karena kamu adalah putri konglomerat. Mereka mungkin akan memanfaatkan kamu untuk mendapat apa yang mereka inginkan."

"Kak Dewa takut ya .... " Yola malah menggoda Dewa sambil tersenyum dengan tangan menunjuk ke arah Dewa.

"Takut apa?"

"Takut aku kenapa-napa. Kak Dewa sayang ya sama aku."

"Yolan. Jangan mulai lagi. Jangan tanyakan apa yang sudah kamu tahu jawabannya."

Dewa berucap dengan wajah sedikit merona.

"Aku sejujurnya tidak tahu, kak Dewa. Karena kakak sepertinya sangat tidak suka dengan aku setelah pernikahan kemarin."

"Yolan. Aku tidak pernah bilang kalau aku tidak menyukai kamu. Aku sayang padamu, karena kamu adalah adikku. Rasa sayang ini sampai kapanpun akan selalu ada untuk kamu."

Rasa bahagia yang tadinya sudah ada dalam hati Yola, kini kembali menghilang ketika mendengar kata-kata adik yang Dewa ucapkan.

Ia tatap wajah Dewa yang saat ini menatap lurus ke depan.

'Haruskah selalu terhalang dengan kata adik? Aku suka kamu sebagai kekasih. Aku ingin kamu sayang padaku bukan hanya sebagai adik, tapi sebagai kekasih, bahkan sebagai istri. Karena sekarang, aku adalah istrimu, kak.' Yola bicara dalam hati sambil mengalihkan pandangannya melihat keluar mobil.

Tidak ada obrolan lagi setelah itu. Hingga mobil sampai di halaman kediaman merekapun, Yola tetap diam tanpa kata.

1
M Bibin
🥰🥰
💟노르 아스마💟
Luar biasa
sakura
....
Shifa Burhan
kau thor apa yang jadi masalah dalam novel mu adalah sikap tidak adil mu dalam memperlakukan emeran utama wanita (istri) dan pemeran utama pria (suami)

*saat novel mu yang konfliknya suami melakukan kesalahan pasti kau buat istri tidak mudah memaafkan, pasti kau buat suami dapat balasan, mengemis maaf dan berjuang keras, dan pasti kau hadirkan lelaki lain yang membuat istri membalas perlakuan suami

banding dengan novel yang konfliknya istri melakukan kesalahan semudah itu dimaafkan, karakter suami kau buat bodoh dan semudah itu memaafkan malah balik minta maaf kayak pengemis, dan kalian tidak berani hadirkan wanita lain (kayak kalian hadirkan lelaki lain)

karena ini lah pola pikir egois wanita ketika suaminya salah tidak semudah itu dimaafkan tapi ketika dia salah mau dimaafkan begitu saja dan sikap egois ini mereka bawa kedalam novel

adalah lagi pola pikir egois yang terkesan munafik wanita dalam berkarya yaitu mereka melaknat pelakor tapi memuja pebinor

miris
Atik Bunga
apa ini kakah burhan
Atik Bunga
jangan ladang bunga yg dimaksud saka itu kebun bunga punya mamahnya yola
Atik Bunga
jangan2 dokter leo suka sama yola
Atik Bunga
kasihan hanas anak yg tdk diharapkan oleh johan malah tersakiti
sharvik
sulis it siapa y dewa ya . . d eps sblm y mngatakan yola adalah orang yg sngat dewa syang stelah sulis. .
watini fitrah
knpa rata rata CEO bodoh klu udh di depan pelakor
Rani: nah, ceo kek gini cuma ada di dalam karya aja yah. keknya, di dunia nyata ngga akan nemu🤣
total 1 replies
Rika Fitria
zaka kayaknya anak Zara
Rika Fitria
Luar biasa
Mas Sigit
itu kakekmu yolan
Mas Sigit
bagus yolan kmu hrs tegas biar dewa sadar bagaimana jahatnya si hanas
Mas Sigit
dadaku sdh mulai sesak bayangin jd yolanda
Mas Sigit
pasti Hanas ga bakalan tinggal diam mlihat dewa sm yolan mrnikah
Al Fatih
iya,, kadang sbg perempuan,, merasa miris,, sdh d hina,, d tolak,, masih ngemis2 juga,, jujur lebih suka karakter perempuan kuat,, ga mudah d tindas....,,
Al Fatih
lengkap sdh semuanya,, wlwpun itu wasiat,, harusx Brian dan Kania pastikan dulu dewa ad pacar ga,, wlwpun Yola cinta dewa,, tapi dewa kan ga,, beresiko Yola akan d tersakiti,, dewa juga plin plan,, Johan juga gitu,, anaknya Johan juga gt...😅
ShaHana Rania Norali
menarik.. dan tak sabar baca sampai episode akhir. 🥰
alnino
drma bnget bnyak omong wkwk si yola keburu nyampk rumh mreka ado argumen.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!