Seorang gadis cantik yang menawan,membuat hati orang yang melihatnya terpanah, NAYLA WAFI BRAMANTYA biasa dipanggil NAY, berumur sekitar 22 tahun mengawali karir menjadi seorang Model Iklan Dari sebuah Perusahaan di kanada.
Tentunya mencapai di titik ini NAY butuh perjuangan yang sangat menguras waktu dan tenaganya, dari mulai pergi dari rumah, mengalami kesulitan ekonomi, dikucilkan , dan banyak lagi pro kontra dalam karir yang di jalani oleh Nayla Sendiri.
sampai pada akhirnya Nayla bertemu dengan Pria tampan berprawakan tegap yang tiba-tiba masuk menyelamatkan dirinya dari ketiga pria brengsek tersebut, siapa Pria itu???? Pria itu adalah "AGAM NALENDRA WIJAYA" Pria yang membuatnya kesal waktu itu. Akankah Agam menyelamatkannya??
Siapa Sosok Agam sebenarnya?
Apakah hubungan mereka berlanjut??
Simak updatean Novel author selanjutnya ya😉
.
.
Mohon maaf jika selama penulisan terdapat kesalahan Kata-kata, penulisan yang masih typo mohon dimaklumi ya reader's❤
ini karya pertama author, Trimakasih readers;)
dukung terus author dengan like, komen, dan votenya ya, have fun raeader's❤❤❤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon viisky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#19
Ruangan Dokter sella
" tok.. tok...dokter sella?, boleh saya masuk??" ucap Agam mengetuk pintu ruangan dokter yang menangani Nayla
Mendengar ada seseorang yang memanggilnya dengan cepat dokter sella bekata
" oh baik tuan silahkan masuk, silahkan duduk tuan"ucap dokter sella
Setelah duduk, Agam yang to the point itu langsung mengarah ke inti permasalahan.
" Baik ini mengenai istri saya, bagaimana keadaanya dok?? " ucap Agam
Dokter sella pun menjawab dengan apa adanya tanpa menutup-nutupi keadaan nyonya Nayla yang kritis.
" keadaan nyonya sedang kritis tuan, tetapi meskipun mamanya kritis Kandungan nyonya baik-baik saja, sepertinya tidak mau untuk berpisah dengan nyonya, dan mengenai istri anda yang overdosis Paracet***l itu untung segera ditangani, dan langsung mendapat penanganan medis, jika tidak?, mungkin nyawa keduanya akan hilang tuan." ucap dokter sella yang masih tetap ingin mengatakan sesuatu pada pria didepannya itu hingga kemudian berkata
"Sangat berisiko bagi ibu hamil meminum Parac****l ,soalnya nyonya meminum 2 tablet secara bersamaan tuan. em...Baik , maaf apakah ada permasalah antara anda dan nyonya yang belum bisa di tangani?? tuan saya sarankan jika anda mengalah pada nyonya yang sangat sensitif dan labil itu karena perubahan hormon pada tubuh nyonya, Seperti nyonya yang manja, Sesungguhnya nyonya tidak ingin manja atau yang lain itu biasanya bawaan dari bayi tuan, saya rasa penuturan saya ini bisa memberi masukan pada anda tuan Agam." ucap dokter sella Pada Agam
dengan tatapan tajam agam ingin sekali rasanya mengobrak-ngabrik mulut wanita didepannya ini.
dengan tanpa menunggu lama lagi Agam segera pergi dari ruangan dokter cerewet itu.
" Baik dok, saya rasa anda tak usah ikut campur urusan saya dengan istri saya, diamlah jika kau masih ingin bekerja disini, dan lakukan tugasmu sebagai dokter, kau tak usah menasehatiku, jangan terkejut ini sifat asliku sesungguhnya, jangan bicara seperti itu lagi di hadapanku " dengan amarahah dan raut wajah yang kesal Agam keluar dari ruangan Dokter sella.
dengan langkah kaki yang mulai mendekat ke arah pintu ruangan dokter sella agam berkata.
" Beraninya dia menasehatiku, urus saja urusannya sendiri..!!!" ucap Agam disaat keluar dari ruangan itu
dengan wajah yang terdiam dokter sella sangat terkejut dengan perubahan sikap Agam yang sangat cepat baginya.
dengan memijat pelan keningnya , dokter sella berkata
" baiklah aku tak akan memberitahu sebelum aku disuruh untuk memberitahu, laki-laki aneh!!!! ,aku kasihan sekali dengan istrinya entah tekanan batin apa, yang iya simpan selama ini sampai ingin bunuh diri bersama anaknya" ucap dokter sella yang melanjutkan tugasnya
Di luar Ruang ICU
Kini agam sudah 30 menit berada di depan Ruang ICU, Agam terus memandangi wanita yang dipenuhi banyak alat itu dari luar Ruangan ICU, keadaannya sungguh lemah, hingga tidak sembarang orang yang Diperbolehkan untuk masuk.
Agam seperti tak berdaya melihat orang yang mencuri hatinya beberapa hari lalu sekarang berbaring di tempat tidur dengan banyak alat, Agam berusaha untuk masuk ke dalam ruang ICU dan mendekati Nayla, ketika pandangannya terfokuskan pada wanitanya, agam dihampiri perawat disanan, ada banyak persyaratan yang harus agam lalui, setelah melewati berbagai macam pertanyaan dari perawat yang berjaga disana. agan diperbolehkan untuk mendekat ke arah pasien.
Dengan mendekatinya Agam terus memandangnya, kemudian berkata
"hay!! aku sudah datang , kata bibik tadi kau memanggilku bukan?, maaf ya!! aku baru bisa datang, Bangunlah sayang, ceritakan semua padaku..!!???" ucap Agam yang mengajak Nayla untuk terus berkomunikasi padanya
Agam duduk dan terus mengusap lembut Tangan Nayla kemudian berbicara dengan jujur apa yang ada di dalam otaknya kepada Nayla. Agam tau jika orang kritis itu tidak sepenuhnya tidak sadar, oleh karena itu kata-kata Agam mungkin bisa mengubah keputusan Nayla yang sebelumnya ingin pergi meninggalkan dunia ini dengan bayinya.
dengan usapan tangan yang lembut agam berkata
" Kau tak mau mengandung anakku??, hingga kau bunuh dia, dengan kau mengakhiri hidupmu begitu??? Nay, dia masih bertahan sayang anakku tak mau berpisah denganmu , usahamu sia-sia!! jika kau berani sekarang sadarlah dan bilang semua itu di hadapanku" ucap Agam yang terus Menggenggam tangan Nayla dengan erat.
Agam terus berbicara dan mencoba mengutarakan isi hatinya pada wanitanya itu, kemudian berkata
"Aku sudah bermimpi kita menjadi satu keluarga dengan banyak anak, hingga cintaku yang egois ini ingin sekali merebutmu dari kevin, kau tau kenapa alasannya ?? karena aku lah yang pertama bagimu, aku sangat senang aku menjadi yang pertama, aku ingin kita dan anak kita hidup bahagia, bangunlah nay, hatiku tak tega jik kau seperti ini" ucap Agam yang terus memandang Nayla dengan banyak kesedihan dihatinya.
Tanpa sadar Agam meneteskan air Matanya, Agam adalah tipikal orang yang tak suka menangis, tapi entah kenapa jika berhadapan dengan Nayla semua gengsi, dingin, itu semua hilang, hatinya berubah menjadi sangat lembut dan hangat.
dengan respon yang cukup baik, Nayla menggerakkan jarinya dan Agam yang berada di Sampingnya itu tak menyangka jika kehadirannya membuat Nayla semakin membaik, sontak secara refleks Agam menekan tombol darurat dipinggir kasur pasien untuk keadaan darurat, seketika semua dokter yang mengurus ruang ICU itu masuk ke dalam kamar Nayla.
Disaat dokter membuka pintu dan melihat Pria yang terus memegang tangan Nayla itu membuat Agam langsung menjelaskan tentang perubahan yang ditunjukan Nayla padanya.
melihat banyaknya dokter yang masuk ke dalam ICU Agam berkata
" Dokter tadi istri saya menggerakkan tangannya, coba kau periksa" ucap Agam
dengan telaten dokter menangani nayla hingga alat yang terpasang ditubuhnya itu mulai dicopot dan Tinggal menunggu nayla untuk siuman, kemudian dokter itu mengatakan
" Syukurlah tuan, keadaan istri anda sangat baik tuan dan kabar baiknya pasien telah melewati masa kritisnya, tunggu pasien sadar dengan sendirinya, baik kalau begitu saya pergi dulu jika ada yang dibutuhkan silahkan datang ke ruangan dokter tuan atau klik tombol darurat
Baiklah kalau begitu saya pergi dulu tuan" ucap doktet yang menangani Nayla
Agam Pun Dengan cepat membalas ucapan dokter tersebut dengan berkata
"baik dok silahkan , saya akan menunggu istri saya siuman" ucap Agam
dalam Keadaan Yang hening Agam mengajak bicara janinnya, meskipun Agam tau jika diusia yang masih muda, janin belum dapat merespon jika diajak untuk berkomunikasi, Namun Agam tidak peduli akan hal itu, dengan terus mengusap lembut perut rata Nayla Agam berkata.
"Sayang Terimakasih telah hadir di tengah-tengah kami, daddy sangat senang kamu masih bertahan di perut mommy, besok-besok daddy bakal jagain kalian lebih ketat lagi ya nak, kalian disana baik-baik ya sayang!! , jangan bandel, apalagi nyusahin mommy, nggak boleh ya sayang kali ini kalian harus menurut sama daddy" ucap Agam yang setia menunggu Nayla untuk membuka matanya
dengan air mata yang mengalir Agam terus mencium tangan Nayla dengan lembut, entah kenapa seorang Agam tergila-gila dengan gadis cantik yang aneh menurutnya , Agam menyukai Gadis yang sama sekali tidak tertarik padanya, hal itu membuat agam justru semakin tertarik padanya.
tak terasa Agam yang kelelahan itu akhirnya tertidur dan kini Nayla sudah sadar Kemudian begitu nayla membuka matanya Nayla melihat Agam yang tertidur di samping tangannya , Dengan gerakan yang cukup Pelan , tangan nayla mencoba mengusap kepala agam dengan lembut, dan dalam hatinya berkata
(trimakasih telah hadir dalam hidupku, jika kau benar ,coba tunjukan padaku caramu untuk aku dan anakmu tidak pergi meninggalkanmu, apa jika aku sadar kau mau menikahiku dan mengakui anakmu Agam? aku takut jika semua kata-katamu itu bohong Agam) dengan terus mengusap kepala dan pipi Agam, nayla terbelalak karena disela usapan lembutnya, tanpa sadar Agam sudah terbagung sejak tadi, dan pada akhirnya Agam mengetahui jika Nayla menangis.
Melihat Agam yang terlihat lelah itu, sungguh tak tega jika Nayla terus bertanya padanya, dengan mencoba melawan keegoisannya, Nayla meminta Agam untuk menemaninya tidur disampingnya.
"Naiklah dan tidur bersamaku , jika kau tertidur dengan posisi duduk seperti itu kepalamu nanti akan sakit" ucap nayla pada agam .
Mendengar hal itu Tanpa penolakan agam segera merebahkan tubuhnya di belakang tubuh nayla, Agam terus memeluk Nayla dengan erat seolah tak ingin kehilangan sosok Nayla dalam hidupnya, beberapa menit kemudian akhirnya mereka pun tertidur bersama di satu ranjang yang sama.
.
.
Hay,hay reader's❤❤
Jangan lupa dukung terus Karya Author ya biar bisa Update terus setiap hati.
Jangan lupa like,komen,dan votenya ya..❤❤
Maaf jika selama Penulisan ada tanda ataupun typo Author minta maaf yang sebesar-besarnya
🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Terimakasih telah mampir di Novel Author request dong nanti biar author baca satu-satu karya Apalagi yang author akan bikin selanjutnya. Sampai jumpa di karya Author selanjutnya ya......
Happy reading everyone❤❤❤❤❤