NovelToon NovelToon
Hati Yang Kau Sakiti

Hati Yang Kau Sakiti

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Poligami / Romantis / Tamat
Popularitas:786.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: cucu@suliani

IG. suliani_cucu

Rasa cinta yang kuat terhadap lelaki yang tak pernah memandangnya merupakan hal berat untuk Fatimah, apa lagi saat lelaki tersebut memilih untuk menikahi Kakak kandungnya.
Hal itu membuat Fatimah kecewa, sampai-sampai dia tak ingin mengenal lagi yang namanya lelaki.
Akan tetapi, nasib seakan mempermainkan hidupnya. Kakeknya yang sedang kritis memintanya untuk menikah dengan lelaki yang tak dia kenal sama sekali.
Akankah kisah rumah tangganya berakhir bahagia?
Ataukah akan menjadi siksaan yang tiada akhir untuknya?
Kepoin kuy..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cucu@suliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyebalkan

"Ayo, kita shalat berjamaah." Ajak Rudi.

Hatinya terasa menghangat, suara Rudi terasa mendamaikan hatinya. Fatimah tak bisa berkata apa-apa, dia hanya bisa menganggukkan kepalanya lalu memakai mukenanya.

Saat mata Fatimah beradu pandang dengan tatapan mata Rudi, hatinya terasa berdesir. Seperti ada angin surga yang menyejukan hati dan pikirannya.

Wajah Rudi yang tampan, tubuh Rudi yang terlihat begitu atletis dan menggoda membuat Fatimah ingin menubrukan tubuhnya.

Apa lagi saat Fatimah melihat tangan kekar Rudi, hawa panas seakan menghampirinya. Tangan itu yang selalu memeluk erat tubuhnya, tangan kekar itu yang beberapa hari kemarin bermain di puncak dadanya.

Tangan itu yang... ah, Fatimah sudah tak tahu lagi apa yang bisa dia katakan.

Sepuluh menit kemudian, mereka pun sudah selesai mengerjakan kewajibannya terhadap Sang khalik. Fatimah terlihat mencium punggung tangan Rudi, sedangkan Rudi langsung mengecup kening Fatimah dengan sangat lembut.

"Maaf," ucap Rudi.

"Untuk apa?" tanya Fatimah.

"Untuk semuanya, maaf karena aku tidak bisa meninggalakn Audy. Karena kamu sendiri tahu apa alasannya, tapi... aku akan berusaha bersikap adil sama kamu." Rudi menangkup pipi Fatimah dengan kedua tangannya.

Rudi mulai memiringkan wajahnya, dia ingin sekali bermain dengan binir mungil Fatimah yang terlihat sangat manis dan menggoda.

"Mas, aku laper." Fatimah mengusap lembut perut ratanya, kemudian dia tersenyum dengan sangat manis.

Walaupun kesal, Rudi tak bisa marah pada istri sahnya itu. Karena dengan melihat senyum Fatimah saja, hatinya seakan luluh lantah dibuatnya.

Katakanlah jika Rudi memang gila, katakanlah memang dia orang yang serakah. Karena menginginkan dua perempuan dalam hidupnya.

Namun, satu yang pasti dan sangat Rudi sadari, Rudi sudah mulai mencintai Fatimah, Bahkan saat dirinya bersama dengan Audy rasanya begitu hambar.

Rasa yang dulu menggebu, perlahan telah memudar. Bahkan Rudi seakan muak dengan sikap kekanak-kanakan dari Audy, Rudi juga mulai muak dengan semua tuntutan dari Audy.

Hanya satu yang selalu menjadi bahan pertimbangan untuk Rudi, anak yang kini ada di dalam perut Audy.

"Kamu laper?" tanya Rudi.

"Iya, Mas." Jawab Fatimah seraya menurunkan tangan kekar Rudi.

Rudi langsung tersenyum, lalu dia pun mengecup kening istrinya dengan lembut.

"Buka dulu mukenanya, Sayang." Rudi membukakan mukena yang Fatimah pakai, kemudian mengambilkan hijab instan untuk istrinya.

"Terima kasih, Mas," ucap Fatimah.

Rudi pun langsung mengangguk, "sama-sama, Sayang."

Tanpa Fatimah duga, Rudi langsung mengecup bibir Fatimah beberapa kali. Lalu dia tersenyum dengan sangat manis, Fatimah mengerjapkan matanya beberapa kali.

"Mas sangat menginginkan kamu, Sayang. Mas harap, kamu sudah siap jika nanti Mas memintanya." Kembali Rudi mengecup bibir Fatimah, kali ini terasa lebih lama dan Rudi terlihat lebih menikmatinya.

Fatimah merasa tidak percaya dengan apa yang dia dengar dan dirasakan oleh dirinya, Rudi terlihat sangat manis dan begitu tulus. Namun, Fatimah masih takut, jika Rudi hanya bersikap seperti itu, karena menginginkan tubuhnya saja.

"Mas mau meminta apa?" tanya Fatimah polos.

Rudi langsung terkekeh mendengar pertanyaan dari Fatimah, Rudi lupa jika Fatimah merupakan wanita yang sangat polos. Dia belum pernah pacaran sama sekali, jadi dia tidak akan mengerti bahasa perumpamaan seperti itu.

"Mas pengen kamu, Sayang. Mas pengen bobo bareng sama kamu, Mas pengen itu." ucap Rudi sembari melihat ke arah area inti Fatimah, sontak Fatimah langsung merapatkan kedua pahanya.

Rudi kembali tertawa melihat tingkah istrinya itu, terlihat jelas di wajah Fatimah rasa takut dan cemas.

"Kamu nggak usah takut, aku nggak bakalan mau mintanya secara paksa. Kalau kamu tidak mengizinkan, aku tidak akan memaksa kamu." kata Rudi, Fatimah pun terlihat bisa bernafas dengan lega.

Dia merasa senang, karena ternyata Rudi masih mempunyai hati, pikirnya. Walaupun menurutnya Rudi tidak bisa bersikap tegas, menurutnya.

"Ya udah, Mas. Kalau begitu kita makan saja," kata Fatimah.

"Ayo, Mas juga sudah lapar. Apa lagi kalau lihat itu, Mas jadi haus." Tatapan mata Rudi begitu fokus pada dada Istrinya, membuat Fatimah salah tingkah.

"Jangan macem-macem!" ancam Fatimah.

"Ngga, Sayang," kata Rudi.

Rudi lalu menggandeng tangan Fatimah tanpa mengganti bajunya, mereka berdua beriringan menuju ruang makan. Dan saat mereka tiba di ruang makan, mereka sangat terkejut.

Karena di sana sudah ada Audy, dia terlihat sedang duduk dengan sangat manis. Rudi langsung menghampiri Audy dan bertanya kepadanya.

"Sedang apa kamu di sini, Audy?" tanya Rudi.

"Aku di sini ingin bersama kamu, Mas. Kita padahal baru menikah, tapi kamu tidak mau pulang sama sekali ke rumahku. Jadinya aku yang terpaksa ke sini," kata Audi.

Rudi nampak mengernyit heran, pasalnya dia sudah meminta kepada para penjaga agar melarang Audy untuk masuk kedalam kediaman Orlin.

Lalu, apa ini? Kenapa Audy bisa masuk ke dalam rumah dengan santainya?

"Kenapa kamu bisa masuk ke sini, Audy? Memangnya tidak ada yang mencekal jalanmu?" tanya Rudi lagi.

Audi langsung menyeringai, dia pun langsung bangun dan menghampiri Rudi. Dia memeluk erat tubuh Rudi, lalu dia pun berkata.

"Tentu saja para penjaga membiarkan aku untuk masuk, karena mereka tahu jika aku sedang mengandung anakmu." Rudi nampak melepaskan pelukan Audy.

"Tapi kan aku sudah bilang padamu, di sini adalah rumah Ara. Aku tidak bisa membebaskanmu untuk datang kemari sesuka hatimu!" kata Rudi.

Fatimah yang tidak ingin melihat perdebatan antara mereka pun langsung menyela pembicaraan Rudi.

"Mas, aku sangat lapar. Tadi siang aku belum sempat makan, bisakan kalau berdebatnya nanti saja?" tanya Fatimah.

Sebenarnya itu hanya alasan saja, rasanya dia sudah tak ingin makan. Namun, dia juga tak mau melihat Rudi dan juga Audy terlihat terus berdebat.

"Tapi, Sayang. Bagaimana dengan Audy?" tanya Rudi.

"Biarkan dia ikut makan bersama dengan kita," lata Fatimah pada akhirnya.

Audy nampak tersenyum senang, dia merasa menang. Karena Fatimah mengizinkan dirinya untuk makan malam bersama.

"Oh ya ampun, maduku ternyata sangat baik hati. Terima kasih, karena sudah mengizinkan aku untuk makan malam di sini. Karena sekarang aku lagi hamil anaknya Mas Rudi, jadi aku mau makanan yang enak dan bergizi tinggi. Bisa kan?" tanya Audy.

Fatimah terlihat geram mendengarnya, apalagi melihat tingkah laku Audy yang sok berkuasa. Namun, Fatimah berusaha untuk menahan emosinya.

Dia tidak ingin menjadi wanita yang penuh dengan emosi, justru dia ingin menjadi wanita yang bisa bermain dengan cantik. Mengalahkan madunya atau dia yang pergi dengan cantik dari hubungan tidak sehat itu.

"Mintalah apa pun yang kamu mau, pada Bibi. Dia akan melayani kamu," kata Fatimah.

Pandangan mata Audy beralih pada Bibi yang sedang berdiri tak jauh dari meja makan.

"Kamu dengar, Bi?" tanya Audy dengan pongah.

1
antha mom
keren 👍👍👍👍👍🔥
Rismawati Damhoeri
ah ternyata mantan brensek juga toh?, tak apalah dapat janda...
Rismawati Damhoeri
kasihan kamu Albert dapat sisa
Rismawati Damhoeri
di biarin aja rud? takut nanti nggak bisa masuk ya?
Rismawati Damhoeri
daripada perawanmu di kasih ka suami plin planmu, baguslah sama Albert, bongak!!
Rismawati Damhoeri
enak kamu ya thor, pada di maki2 reader, abis bikin Fatimah itu bego bin oon
Cucu Suliani: Sesuai judul ya, Kak. Hati yang kau sakiti😊
total 1 replies
Rismawati Damhoeri
untung bulan melindungi Fatimah yg oon....
Rismawati Damhoeri
baik atau bodoh itu cuma beda tipis ya?, mau aja ngantar laki kawin lagi, ngarepin surga...?
Andhista
bagus..👍🤗
Rensᴛ⑅⃝ˢ🐈
auto jadi CEO
Ida Naurah
lucu ya bule dipanggil mas
Ida Naurah
ya lagian arra ada2 aj masa baru 1 x udh langsung jd, tp mungkin ada jg yg kaya gitu
Ida Naurah
Luar biasa
Ida Naurah
lah apa n Lo tau Rudi waktu tidur sama Lo kn siaudi udh g bersegel Gmna sihhh
Ida Naurah
hadeuhhhh sifatimah ini emang g jijik apa suami bkas orang
Ida Naurah
awas aj klw sampe Fatimah luluh sama sirudi
nuraeinieni
aq mampir thor
Cucu Suliani: Maaciw Kakak Cantik 🥰❤️
total 1 replies
Rahma Waty
kok JD perempuan nggak bisa ambil keputusan tegas.kalo sdh sakit tetap aja seperti wanita bodoh.
Rahma Waty
buat apa sakit hati lebih baik menjauh dari penyakit
Surati
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!