NovelToon NovelToon
Bunga Terakhir

Bunga Terakhir

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Patahhati / Nikahmuda / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:929.1k
Nilai: 5
Nama Author: mynamei

Hai kembali lagi di karya terbaru ku hehee..
Aku harap kalian dapat bijak dalam membaca..

Zaidara, atau kita akan sapa dengan panggilan Dara.. Dara adalah seoang gadis sederhana, ia adalah anak pertama dari dua bersaudara yang tidak mengenal kata manja.. Sejak kecil ia hidup dengan keadaaan yang sangat sederhana, dan penuh rasa prihatin ..

Tiga tahun Dara yang bekerja sebagai seorang Call Center, di sebuah perusahaan Market Place yang sedang naik daun.. Karena sebuah kesalahan ia di pecat.

Dara bekerja sebagai pengasuh anak seorang pengusaha kaya raya..
Anak pengusaha? namun tahukah kamu? Dara harus menelan kesedihan saat mengetahui siapa anak itu sebenarnya..


Bunga Terakhir
SELAMAT MEMBACA
❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mynamei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BT - 19

Di area balkon yang terhubung dengan ruang santai di lantai dua itu dara tengah bersip melawan Rega bermain bola sepak.

"Menjadi ratu atau raja sehari bagi siapapun yang memenangkan game ini" Tantang Rega.

"Astaga.. aku bekerja, gak mau aku di pecat hanya karena karna aku kalah dan melayanimu .." sinis Dara pada Rega.

Rega tertawa...

"Bagaimana? mau atau tidak? jika tidak mau, aku akan mengajak main Ziadar ke taman, makan ice cream juga membeli lolipop... " kata Rega dengan senyum sumringah.

"Wah... Zai mau, Zai mau...." sorak bocah kecil itu.

"Paman macam apa kamu, malah menjerumuskan" kesal Dara dengan mata nya yang membulat.

"Hahah... Bagaimana, mau tidak?" kata Rega sambil melempar bola yang ia pegang ke arah tembok..

Dara berfikir sejank.

Akal cerdik keluarlah... kalahkan manusia tengil itu... Batin Dara kesal.

"Tanteee, ayo semangat.. aku akan berpihak pada Tante.. namun, jika keberuntungan berpihak padaku juga om Rega, maka itu rezeki aku untuk memakan ice cream juga lolipop" kata Zaidar dengan celotehan spontannya, Rega pun tertawa mendengan celotehan bocah kecil itu..

"Tapi ini tidak adil..." Protes Dara.

"Loh.. dimana letak ketidak Adilan itu adik manissss" goda Rega pada Dara .

"Kalo kamu menang kamu menjadikan ku kacung sehari mu, kalau aku tidak ingin bertanding kau akan membawa Rega keluar membeli ice cream di taman... Apa itu adil?"

Kesal Dara sambil bertolak pingang.

"Makanya, kamu harus menang.. maka kamu akan menajdi ratu.. " kaya Rega sambil menarik turunkan alisnya sambil tersenyum meledek Dara.

"Bagaimana, mau tidak?" Tambah Rega karena Dara hanya terdiam.

"Baiklah.. deal..." kata Dara sambil menggulung lengan bajunya.

Awas kau .. macam-macam saja denganku ... hemm.

"Baiklah, kita harus sportif.. siapa yang lebih banyak memasuk bola ini ke dalam gawang itu.. maka dia pemenangnya.. Selama lima belas menit" kata Rega sambil memasang alarm 15 menit kedepan.

"Zai .. please yaa kamu hitung score om dan Tante" pinta Rega, Zai pun merespon dengan baik.

Mengapa wajah Zai dan Rega sekilas lebih mirip dari pada dengan pak Bagas ya? Batin Dara saat melihat dua pria itu berdampingan secara dekat.

Singkat cerita permainan itu dimulai, dara dengan gigih berusaha mengalahkan Rega semampunya.. Hingga score di 1 menit terakhir Imbang, 10:10.

"Bisa istirahat sejenak kah???" kata Dara merasa letih.

"Baiklah.. 2 menit, untuk minum" kata Rega yang juga tengah mengatur ritme nafasnya.

Zai merasa terhibur, melihat Dara jatuh melihat Rega terpelanting karena Dara menariknya .. kejadian itu membuat Zai tertawa lepas tanpa beban.. Zai terlihat sangat bahagia kala itu.

"Pinalti sajalah..." pinta Rega.

"Yang benar sajalah.. gawang sekecil itu ngajak pinalti.." protes Dara.

"Yah takut, ya?" Rega meremehkan.

"Tidak.. aku berani .. ayok .." kata Dara yang suka dengan tantangan.

"Baiklh, kamu dulu..." kata Rega terkekeh.

"Aku ingin melihat, sehebat apa tendanganmu" tambahnya membuat Dara memicing sinis.

Lihat saja Tuan Rega... Dara membatin sambil tersenyum jahat pada Rega.

Mana bisa bola ini masuk ke gawang kecil itu . bahkan kaki kega sudah menutupi sebagian gawang itu .. Dara berfikir sejenak..

"Dara, come on lah.." kata Rega sudah mengambil ancang-ancang nya, berlagak fokus seolah ini pertandingan bersungguh nya .

Hemmm... aku bisa seperti Cinderella, aku juga bisa seperti Tsubasa... Dara berucap jahat dalam hatinya..

Dara mundur lima langkah dari arah bola, lalu dengan cepat dan kuat Dara menendang bola itu dengan kekuatan penuh yang ia miliki...

hingga....

Bughhh....

"Aaakkkkk....." Teriak Rega sambil loncat-loncat kecil memegang area bawah perutnya.

Dara tertawa terbahak-bahak, begitu juga dengan Zaidar...

"Zai... ayo kita Kabuuurrr" ajak Dara membuat zaidsr berlari kecil ke arah Dara, mereka pergi meninggalkan Rega yang tengah kesakitan..

"Dara , awas ya kamu... masa depanku, Daraaaaaaaa" Rega Meringis kesakitan sambil berteriak-teriak memanggil dara.

"Awas kamu Daraaa......" ucap Rega kesal.

Sementara itu, dara dan Zaidar melanjutkan tawa mereka di dalam kamar Zaidar, Dara mengunci pintu kamar itu sambil tertawa lepas..

"Bagaimana? Tante keren ga?" kata Dara berbangga diri.

"keren dong Tante, kalo sampe om Rega kesakitan tandanya Tante menang" kata Zaidar dengan polosnya.

Dara hanya tertawa terbahak-bahak..

"Rasanya pasti mantap" kata Dara pelan sambil tertawa lepas.

"Tante... apa Zai dan om Rega mirip?" kata Zai tiba-tiba emmbuat Dara diam sejenak.

Aku pun merasakan, Zai dan Rega begitu mirip..

"Hemm yaa.. Tante kira kalian memang mirip" ucap Dara sambil memperhatikan wajah Zaidar.

"Apa kamu merasa kalian mirip?" tanya Dara pada Zaidar .

"Tidak juga, Tapi teman-teman ku sempat mengira om Rega adalah papahku saat om mengantar aku ke sekolah sesekali... Kata papa, wajar jika mirip karena aku adalah keponakan nya... " Zaidar berceloteh membuat Dara melempar senyumnya.

Yaa biar bagaimanapun mereka ada kaitan darah, pasti mirip lah..

"Benar juga apa yang di katakan papa.. Tante juga ada sedikit kemiripan dengan Bibi Tante di kampung.. " jawab Dara membenarkan.

"Yasudah, kita minum vitamin dulu.. lalu kita belajar... " kata Dara beranjak menuju table dimana beberapa vitamin Zaidar tersedia disana.

*

Bagas, Kantornya..

Bagas terkejut usai ia menerima panggilan pada ponselnya..Semangatnya begitu menggebu membuatnya bergegas pergi bersama Alex dan membatalkan beberapa rapat dengan karyawan nya .

"Cepat sedikit, Lex" kata Bagas kesal karena Alex berada lima langkah di belakang Bagas.

Alex memilih berlari kecil untuk lebih dulu tiba di mobil yang akan ia kendarai.

Selama perjalanan, Bagas nampak tak tenang.. wajahnya sangat gelisah dan gugup.. sesekali Alex hanya memandang wajah bagas melalui kaca atas yang dapat melihat apa yang tengah Bagas lakukan.

Apa yang akan terjadi? sungguh aku tidak menyangka, dia akan merespon lagi... Akankah peperangan yang selama ini tertahan akan berakhir dengan baik-baik saja???? rumit sekali...

Alex Membatin tak tenang, pikirannya sudah jauh melayang entah kemana..

*

*

*

Nah.. kemana kah Bagas? jangan-jangan kerumah kamu? hehehe

Btw temen-temen.. kalau kalian mau dukung aku menggunakan vote , kalian harus upgrade aplikasi dulu yaa , karena ada vote geratis setiap minggunya, bisa kalian berikan untukku..

Jangan Lupa yaa, like, komen, rate serta favorit kan yaa ...❤️❤️❤️❤️

Terima Kasih ❤️🥰

1
Vien Habib
Luar biasa
neur
💕😎👍
Nani Desmiwati
Lucu
Mu'awanah 24
seharusnya novel yg pelangi setelah hujan di selesaikan dulu kk
wily andriani
Zaidar itu pastinya anaknya mawar dengan Rega.
kakak beradik itu mencintai wanita yg sama, yaitu mawar.
tapi sepertinya reag tidak tau kalau itu anaknya, bahkan Bagas juga tidak tau.
Rosaline Jasmine
coba baca..
Meylina Sari
baru mampir kak🥰🥰
Sri Wahyuni
biar jelaz smua nya lah s bgas ngmong bgtu ga salah knp s alex mrah spya urusan cpt slesai sm s mwar s bgas hrs tegas resiko apapun s mawr hrs trima
Sri Wahyuni
mka nya dara munafik s bgas baik kmu y klau ngomong ktus giliran s bgas dingin skap nya kmu skit hati
Sri Wahyuni
mingkin s mawar berduri dah bangun
Sri Wahyuni
jngn blng s mawar hnya pura2 koma skli kli kya cenayang ngelayap
Sri Wahyuni
perang kka sm adik gara2 s mawar yg jd biang kerok nya..mungkin s mawar syng sm s bgas tpi cinta nya sm s rega
Sri Wahyuni
jngn blng ank nya s rega
Dealova Afika
luar biasa
Fransiska Siba
menurutku Bagas terlalu lemah dan bego, org yg seperti Rega tdk seharusnya dikasih peluang. tp kau kasih peluang Bagas
Fransiska Siba
ceritanya bagus buat penasaran, tp penasaran dibuat aneh menurutku. di awal Bagas seolah sdh tahu Rega menikung nya, nah skrg dipart ini Bagas baru tahu sebenarnya.
Liana Simon
Bagus ceritanya , perjuangan wanita untuk keluarganya
Ayu Wulansari
udh selesai semua sy bca karya kak mei
tq kak mei karya2 nya emg best
semoga sukses selalu kak mei,
dan pasti nya di tunggu karya2 berikut nya
Liana Simon
Bagus Thor dengan tokoh wanita yang berbeda karakter
Regita Regita
pede banget kamu Mawar,ternyata kamu memang Mawar berduri.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!