Novel ini masih on going ya dan akan diupdate satu episode tiap hari nya.
Mohon dukungannya juga untuk vote, like dan komen ya Terimakasih ❤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wasni Fania Imelda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 19
Dalam perjalanan dari dorm menuju tempat acara pertemuan Willy terlihat sangat kesal sepanjang perjalanan bakan lirikannya pada Reyn seperti ingin membunuhnya.
Sementara Vania yang duduk di kursi depan mobil bersebelahan dengan Willy yang fokus menyetir , sedangkan Bianca duduk bersebelahan dengan Reyn di kursi belakang
Reyn yang melihat rautan wajah Willy dari cermin depan mobil pun sepertinya paham dengan lirikan maut yang ditampilkan Willy.
*******
Setelah mengantarkan Vania langsung ke tempat meeting, Willy kembali melajukan mobil bersama dengan Reyn dan juga Bianca.
Sepanjang perjalanan, Willy masih saja tetap melirik ke Reyn dengan wajah yang sangat kesal.
..."Willy......aku tau apa yang ada dalam pikiranmu itu" Ucap Reyn yang memalingkan pandangannya keluar lewat jendela mobil...
..."Aku sangat keberatan dengan ini semua karena harus menghadiri pertemuan ini didampingi oleh siluman, namun ini semua juga kemauan istriku" Tambah Reyn yang masih terus menatap bayangan dirinya yang terpantul di jendela mobil...
..."Kamu benar-benar berubah drastis, biasanya kan kamu yang membuat perintah dan tidak ada yang dapat menentang atau memerintahmu, tapi sekarang?" Kata Willy pada Reyn dengan tetap fokus menyetir sedangkan Bianca hanya terdiam dan menyimak pembicaraan mereka...
..."Masalahnya , sekarang yang meminta aku untuk ini adalah istriku sendiri, dan aku hanya ingin melakukan apapun yang dimintanya untuk tidak pernah lagi membuatnya kecewa! " Jelas Reyn...
..."Reyn , sejak kapan kamu jadi seperti orang lemah karena diracuni si! Kamu kan bisa menolak hanya untuk hal seperti ini saja kan? "...
Reyn dan Willy terus berdebat sepanjang perjalanan hanya karena hal ini.
Dengan perdebatan keduanya Bianca hanya terdiam sepanjang perjalanan dengan memandang keluar lewat jendela mobil yang kacanya sedang tertutup Ia hanya seperti sebuah panjangan dalam mobil.
*******
Setelah Vania bersama direkturnya menunggu lama kedatangan sang proyektor , akhirnya yang ditunggu tunggu pun tiba.
..."Selamat pagi tuan! " Sapa Vania dan direkturnya secara bersamaan...
..."Selamat pagi! " Sahut pria tersebut yang didampingi oleh beberapa bodyguard yang berbadan sixpack dan kekar menyeramkan. ...
..."Nona, apakah anda adalah orang yang saya percayakan untuk menandatangani proyek ini? " Tanya pria tersebut pada Vania...
..."Ii.. Iya tuan " Jawab Vania terbata-bata...
Vania terlihat sangat gugup, karena sebelumnya direkturnya sudah menceritakan tentang pria pemimpin salah satu perusahaan besar dan juga saat ini menjadi perusahaan yang sangat berkembang besar dinegara ini dengan tiba-tiba memberikan tawaran kontrak proyek dengan nilai fantastis.
..."Anda tidak perlu gugup seperti itu, saya sudah menyediakan dokumen untuk proyek ini, anda silakan membacanya dan juga bisa berdiskusi dengan pimpinan anda tentang proyek ini, karena saya tidak punya banyak waktu"Jelas pria tersebut sambil menyerahkan dokumen dalam sebuah map biru yang dibawahnya...
..." Kami setuju dengan ini, tapi maaf tuan karena direktur saya disini jadi saya tidak bisa mengambil ahli untuk menandatanganinya" Ucap setelah selesai membaca isi dokumennya...
..."Nona, kalau bukan anda yang menandatanganinya, maka terpaksa proyek ini saya batalkan dan dialihkan pada perusahaan lain" Jelas pria tersebut dengan tegas...
Walau sempat berpikir beberapa saat, Vania akhirnya menandatangani kontrak demi perusahaan tempat Ia bekerja sekarang.
Walau ucapan pria itu terkesan aneh dan tidak sewajarnya.
******
..."Selamat pagi tuan" Sapa orang-orang yang merupakan tamu undangan pria tersebut pada Reyn saat mereka telah sampai diruang tempat pelaksanaan acara...
Reyn seperti biasa, berjalan dengan gagahnya menuju kursi yang disediakan baginya, tanpa membalas sapaan orang-orang bersama dengan willy yang mengikuti langkahnya dari belakang.
*Bersambung.....
Hallo teman teman jangan lupa dukung aku terus ya😊 Terimakasih❤*
Kritik dan saran dikolong komentar ❤