Krisna Yudistira adalah Presdir di perusahan yang sangat terkenal di negaranya.
Kris, orang menyebutnya. Laki-laki itu mempunyai paras yang tampan, Kris bisa dibilang laki-laki sempurna di mata setiap kaum hawa.
Namun siapa sangka, Kris yang terlihat berkarisma itu, mempunyai sikap yang dingin dan angkuh.
Hingga suatu hari ia dipertemukan dengan gadis yang menurutnya sangat menyebalkan, gadis itu bernama Viola. Viola gadis yang humoris, namun wanita itu sedikit cerboh.
Viola diangkat menjadi sekertaris pribadi Kris, oleh Yudistira yang tak lain adalah Ayah dari Kris.
Sikap antara Kris dan Viola bertolak belakang, membuat mereka saling tak menyukai satu sama lain.
Setiap hari selalu ada perdepatan diantara mereka. Kris dan Viola bagaikan kucing dan tikus.
Ikutin kelanjutanya!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naffia Inthan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 19
Mereka pun makan malam bersama dengan penuh kehangatan, canda tawa terlontar dari mereka. Itulah keluarga Viola, bisa di gambarkan sederhana tapi bahagia.
Terkadang kebahagian itu di ciptakan bukan dari kemewahan atau pun harta yang berlimpah. kadang masih banyak orang yang sudah terbilang cukup dengan hartanya, tapi selama hidupnya gak ngerasa bahagia. Intinya sebagai manusia kita harus bersyukur atas apa yang sudah tuhan berikan kepada kita. Kalau kita hidup terus mengajar dunia. Percayalah gak akan ada cukupnya!! Dunia hanya sementara semua hanya titip dari sang pencipta.
Sekian dari saya, asalamualaikum warrohmatuallahi'wabarokatuh
Astagfirullah. Maaf teman-temen bukan sok bijak ya. hehe.
Oke lanjut...
Usai makan, Adam berpamitan untuk pulang. Karna memang malam sudah semakin larut. Adam takut jika istrinya menghawatirkan-nya.
"Pak, Bu. Adam pamit ya," ucap Adam, sambil menyalami kedua orang tuanya itu.
"Iya hati-hati ya nak!" Adam menganggukan kepalanya.
"Dek kakak pulang dulu, ya!"
"Iya kak." Ucap Anita dan Viola bersaman, lalu mereka menyalami kakak sulungnya itu.
"Semangat ya dek Viola, dek Anita. Adik-adik kakak wanita-wanita hebat." Ucap Adam, di acungi jempol oleh kedua adiknya itu.
"Asalamualaikum."
"Walaikum'salam." Adam pun meninggalkan kediaman orang tuannya itu, melajukan mobilnya untuk pulang ke rumahnya.
"Aku juga mau istrihat ah, udah lelah banget. Besok harus bangun pagi lagi. Kerja." Ucap Viola, bangkit dari tempat duduknya.
"Aku juga." Sambung Anita. Ikut berajak pula dari tempat duduknya.
"Ikut-ikutan aja elo kak." Ketus Viola. Anita menjawab dengan juluran lidahnya.
"Sudah ah, sana tidur kalian."
Anita dan Viola pun masuk ke delam kamar mereka masing-masing. Kini diruangan itu hanya ada Ibu Hanum dan pak Arga.
"Pak..." Panggil Bu Hanum, pak Arga menoleh kepada istrinya itu.
"Adam bicara apa tadi?" Sambung Bu Hanum bertanya pada suaminya.
Pak Arga terlihat menghelai nafas panjang, laki-laki parubaya itu menyandarkan punggung di sofa yang sudah lusuh tersebut.
"Ih bapak ditanya malah kaya gitu!" Ketus bu Hanum kesal.
"Sabar Bu, ini bapak mau cerita."
"Cepetan cerita sama ibu, bikin penasaran aja bapak ini." Bu hanum menepuk-nepuk lengan suaminya itu, tidak sabar plus penasaran apa yang di ceritakan Adam dan suaminya tadi.
"Ibu ingat sama adiknya Mila?"
Bu Hanum terlihat berpikir sejanak. "Mila istrinya Adam, mantu kita?"
"Iya Bu."
"Iya ibu ingat, Dave--kan namanya. Emang kanapa dengan Dave?" Bu Hanum bertanya dengan wajah penuh ke--kepoan--nya.
"Jadi begini Bu...." Pak Arga dengan menceritakan pembicaraan-nya tadi dengan Adam, kepada sang istri.
Raut wajah keduanya terlihat tidak enak di lihat, usai pak Arga menjelaskan semua-nya, perasaan mereka, bercampur aduk. Antara senang, cemas, bingung.
"Kita pikirkan saja nantilah pak, mending kita tidur saja. Ibu pusing." Ucap Bu Hanum, diangguki oleh suaminya. Mereka pun berajak dari ruangan tersebut menuju kamarnya.
_______________________________
Kris baru saja sampai di rumahnya. Kris melangkah-kan kakinya langsung menuju kamarnya. Entah kenapa rasanya hari ini Kris hatinya merasa senang. Iya puas karna hari ini ia berhasil membuat sekertaris menyebalkan-nya itu.
"Gue harap besok dia gak datang ke kantor, mundurkan diri. Sumpah jika hal itu benar terjadi. Gue akan catat hari itu jadi hari paling bersejarah dalam hidup gue!" Seru Kris.
Sedangkan Yudistira, ia baru saja mendapat laporan dari orang suruhannya, yang bertugas untuk mengintai perilaku Kris setiap hatinya di kantor. Laki-laki itu terlihat penuh amarah.
"Krisna, kamu benar-benar keterlaluan."
Bersambung...
Like, komen dan Votenya ya.
See u...
ko' nggk ada kelanjutannya 🤔
di liat di propil tamat..🤔
mau ngelmar kalle c Kris 😁😂🤣
bener nti ucapan adalah do'a 😁😂😂
ngibulnya jadi nyata wkwkwk
Krisna vs Viola 😁😍
moga Anita mau jadi pengganti Vio 🤔😒
sedih 😩😫😓
bener kata Kris 🤔 berjuang sama sama untuk cinta kalian 🤔❤️
Kris vs Viola bersatu 😂😁😍