NovelToon NovelToon
Love Story In The Kitchen

Love Story In The Kitchen

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintamanis / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 3
Nama Author: Dhewhy M

Sebelum membaca ini, mohon pahami Novel yang berjudul "PERFECT PARADISE" Bisa langsung baca di bab ke 350+

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhewhy M, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tamu

"Ada apa dengan diriku? Ini belum ada sebulan aku bersamanya. Kenapa dia begitu memikatku?" batin Yusuf.

"Ya Allah, apakah dia jodoh yang engkau berikan kepadaku? Tapi.. kenapa harus dia?" imbuhnya.

Yusuf menatap kepergian Rebecca dari balik tirai. Ingin sekali dirinya mengantarkan gadis itu. Namun, itu tidak mungkin karena dirinya akan sibuk sore hari nanti di rumah Airy.

"Kenapa aku bilang butuh dia di sisiku. Yakin, aku harus datangi setiap tabligh atau tausiyah ini. Dosa ini makin membara, Na'uzubillahiminzalik." Yusuf mencubit pipinya sendiri.

--------------------

Malam sebelum pernikahan, Rasid menemui Aminah lewat jendela kamarnya. Kebetulan Aminah baru selesai mandi dan ingin menemui para tamu lagi. Rasid ******* dari jendelanya entah dari mana dia datang dan bisa menyusup ke kamar Aminah.

"Aminah," panggil Rasid dengan nada mengerikan.

"Astaghfirullah hal'adzim!" teriak Aminah.

Namun sayang, teriakan Aminah tak didengar siapapun dari luar kamar. Rasid langsung menutup mulut Aminah dan meminta Aminah untuk mematikan lampu. Karena tidak mungkin melawan, Aminah menurut saja mematikan lampunya.

"Jika kamu teriak, orang-orang akan mengira jika kita sedang berduaan di kamar. Hm, kita-kira… bagaimana ekspresi Adit saat melihat kita berdua seperti ini?" bisik Rasid tepat di telinga Aminah.

Tak ada gunanya juga Aminah hendak melawan, tenaganya tak cukup kuat melawan tubuh gagah Rasid yang juga seorang atletik pada jamannya. Ketika Rasid hendak membelai wajah Aminah, tiba-tiba Rebecca datang dan membuat Rasid pingsan.

"Ya Allah!"

"Kamu siapa?" tanya Aminah.

"Jangan nyalakan lampunya. Ini aku Rebecca. Tenang saja, Bang Raihan dan dua anak buahku sudah menuju kamar ini," bisik Rebecca.

"Mereka menyamar menjadi tamu undangan.. malam," lanjut Rebecca menyeret Rasid ke tepi kasur.

Sambil menunggu Raihan dan dua anak buah Rebecca datang, Aminah menanyakan kepada Rebecca bagaimana bisa dirinya masuk ke kamarnya saat suasana sedang ramai orang.

"Hish, pria bejat ini bisa, kenapa aku tidak?" jawab Rebecca.

"Aku tidak sengaja melihat nih laki ngendap-ngendap dan masuk jendela. Jadi aku ikuti saja dan meminta anak buahku mengabari Bang Raihan, karena waktu itu memang Bang Raihan sudah melihatku," imbuhnya.

"Bukannya.. kau sedang pulang ke Australia?" tanya Aminah heran.

"Aku terlalu merindukan, Bos Yusuf. Niatnya cuma melihat sebentar agar bisa menjadi penawar di saat aku pulang kampung gitu. Eh malah lihat nih cowok masuk jendela," jelas Rebecca.

"Terima kasih," ucap Aminah masih syok.

Tak lama kemudian, Raihan datang dengan dua orang bertubuh kekar malam itu.Rebecca akan mengamankan Rasid untuk sehari besok agar pernikahan Aminah dan Raditya tidak ada gangguan lagi. Bukan hanya mengamankan, bahkan Rebecca juga akan membawa Rasid ke tahanan bersamanya di Australia.

"Selamat atas pernikahanmu, Kak. Semoga kehidupan rumah tanggamu langgeng ya. Aku pamit dulu," ucap Rebecca memeluk Aminah.

"Kamu nggak mau ketemu Yusuf dulu? Aku lihat, dia menyendiri terus sejak sore tadi," ucap Raihan.

"TIdak. Jika aku bertemu dengannya, yang ada malah aku nggak jadi pergi. Tolong doakan aku, agar aku bisa kembali dengan selamat dan tak ada marabahaya yang menimpaku di jalan."

Setelah mengatakan beberapa kalimat, Rebecca pamit melewati jendela lagi. Itu sudah biasa baginya. Raihan dan aminah bisa bernafas lega saat Rebecca akan mencegah gangguan pernikahan dari Ibu dan Rasid esok hari.

"Aku tidak menyangka, gadis semuda itu sudah membunuh banyak orang dan merampas kekuasaan bandit yang tak terkira jahatnya," ucap Raihan.

"Terkadang dunia novel itu juga terinspirasi dari dunia nyata, Bang. Tapi aku kasihan dengannya, pasti dirinya merasa tertekan dengan takdirnya." timpal Aminah.

Sementara itu, dengan cepat Rebecca sudah sampai ke lapangan yang sangat luas. Tanah itu selalu ia gunakan untuk mendarat dan menerbangkan helikopternya. Ia pun berangkat ke australia dengan meninggalkan Rasid di markas yang ditunggu oleh tiga puluh enam orang pengikut Rebecca semua.

"Berangkat!"

_-_

Malam semakin larut, Yusuf tak dapat memejamkan matanya karena terus terpikirkan akan Rebecca. Yusuf tahu yang ia lakukan itu salah dengan memikirkan gadis yang belum menjadi mahramnya.

"Apakah dia akan baik-baik saja?"

"Dia begitu ambisius, susah sekali untuk mendidiknya."

Sampai akhirnya ia terlelap setelah membaca buku kesukaanya. Di pagi hari, tepat setelah menunaikan sholat subuh, seseorang mencari Yusuf di rumahnya. Karena memang Yusuf tetap pulang ke rumahnya sendiri.

Seorang gadis datang bersama Hamdan dan Yumna. Yakni sahabat Yusuf di Korea, namanya Eun Mi. Sesuai dengan janjinya jika seminggu lagi ia akan menemui Yusuf dengan alasan ingin menenangkan diri.

"Assalamu'alaikum!" salam Hamdan mengetuk pintu dengan keras.

"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, ini pasti Hamdan. Nggak sabaran banget, sih?"

Sambil ngomel tidak jelas, Yusuf membukakan pintu untuk Hamdan. Seharian, ia sudah letih di restoran dan rumah Aminah. Ditambah lagi, dirinya juga membantu para santri lain mendirikan tenda dan mendekorasi pelaminan.

"Lama amat, sih, buka pintunya. Kebelet aku nih, minggir! Assalamu'alaikum!"

Hamdan menerobos Yusuf begitu saja dan lari ke kamar kecil. Ternyata, sejak di perjalanan pulang, ia sudah tidak tahan menahan ingin buang air. Karena bersama Eun Mi, ia merasa malu jika harus mengatakan itu.

"Ngomong-ngomong, tolong bawa koperku masuk, ya. Ah, aku bawa hadiah besar untukmu di luar, jangan berterima kasih," teriak Hamdan.

"Masuk kamar mandi berdoa dulu!" tegur Yusuf.

Saat Yusuf keluar, terlihat dua gadis berjilbab dari bagian belakang. Yusuf menanyakan siapa mereka berdua, ketika berbalik.

"Anyeong...."

Raut wajah Yusuf seketika berubah menjadi datar. Dua gadis berjilbab itu adalah Yumna dan Eun Mi. Mungkin, bagi Yusuf melihat Yumna berjilbab sudah biasa, tapi dirinya baru melihat pertama kali Eun Mi memakai jilbab selama tujuh tahun mengenalnya.

"Eun Mi? Yumna? Kalian....?"

"Oppa, kami menginap di sini, ya? Di tempat Uti ramai sekali, aku tidak bisa tidur nantinya. Kami juga sudah izin menggunakan kamar bekas Gu Oppa, permisi! Ayo Eonni!" Yumna memang tidak pernah bersikap manis kepada Yusuf.

"Eun Mi tetap di sini dulu. Ada yang ingin aku tanyakan kepadanya," ucap Yusuf mendorong Yumna masuk ke kamar.

"Jangan merusak kebahagiaanku dong, Oppa!" desis Yumna membanting pintu kamar.

"Masuk dan segera bergegas! Perias sebentar lagi sampai ke rumah Kak Airy!" tegas Yusuf.

"Apakah kau tidak terlalu tegas dengan Yumna yang manis itu?"

Yusuf mempersilahkan Eun Mi duduk. Ia terus memperhatikan Eun Mi yang saat itu terlihat seperti seorang muslimah sungguhan. Keheningan itu sampai membuat suara detik jam saja terdengar sangat jelas.

"Oke, aku akan jelaskan!" kesal Eun Mi.

"Ini bentuk penghormatan untuk keluargamu. Lagipula, ini sangat nyaman di pakai. Jangan terus menatapku seperti itu Yusuf! Kau bilang dosa, gimana, sih?" Eun Mi nampak kesal. Persahabatan mereka sudah terjalin begitu lama. Jadi, mereka sudah tahu karakter dan sifat masing-masing.

"Owo.. bahasa Indonesiamu bagus juga. Kau terlihat seperti orang lokal sekarang," ledek Yusuf.

"Berhenti mengolokku atau rahasiamu akan aku bongkar," ancam Eun Mi kesal.

"Ya salam, kenapa kau terus mengancamku dengan rahasia itu, sih. Kau terus menerus mengatakan hal itu seperti anak ayam yang kehilangan induknya, sangat berisik!" umpat Yusuf.

Mereka berdua terlibat dalam adu mulut dengan bahasa yang hanya mereka ketahui. Rahasia Yusuf yang tidak diketahui oleh keluarganya atau orang lain masih di simpang rapat oleh Eun Mi. Sejak awal pertemuan, banyak yang mengira Yusuf akan dekan dengan Hae Jun dari pada Eun Mi. Ternyata, mereka berdua membuktikan jika persahabatan bisa terjalin dengan baik antara laki-laki dan gadis remaja pada umumnya beberapa tahun lalu hingga mereka beranjak dewasa. Lalu, apakah persahabatan itu akan menjadi cinta? Atau Yusuf akan jatuh dalam pelukan Rebecca, atau malah dengan Cindy?

1
Tie
alurnya cukup lambat tetapi ttp seru 😍
Ifaa
Baru mampir lagi di cerita2 ini
Rini Haryati
makasih
Rini Haryati
lanjut thor
bagus
semangat
꧁Ⓜⓔⓛⓐⓝⓘ❦𖧹 ®°F° "PX"
sedih banget ya Allah, kok pisah sih. 😭😭
Amalia Sinta
kerennn
cerita yang unik
cerita islami+ mafia
siip lahhh
Amalia Sinta
lanjut thor
꧁Ⓜⓔⓛⓐⓝⓘ❦𖧹 ®°F° "PX"
Ah nyesek bcnya... kisah cinta pertama d pesantren Ust ruchan n uti Leah. Dan smg kisah mereka selalu di hati. 😭 dan
꧁Ⓜⓔⓛⓐⓝⓘ❦𖧹 ®°F° "PX"
greget 😬
꧁Ⓜⓔⓛⓐⓝⓘ❦𖧹 ®°F° "PX"
aduduh
꧁Ⓜⓔⓛⓐⓝⓘ❦𖧹 ®°F° "PX"
uwi😍😂
꧁Ⓜⓔⓛⓐⓝⓘ❦𖧹 ®°F° "PX"
cie Abang Ucup cemburuuuuu niye😂😂😂
Ummu Jihad Elmoro
boom like, rate 5,favorite, aku bawa salam hangat dari Mujahadah Cintaku.. mampir yah kak Jiik berkenan... makasih.. 😇😇😍😍🙏🙏🙏
Ummu Jihad Elmoro
aku mmpir, thor..
Irmayanti
😭😭😭😭😭😭
Noor Hafizah
tadi ada pembasan tentang doa untuk keturunan, apa ada doa agar mendapat keturunan laki² Thor 😭
Noor Hafizah: kamu mah nggak perlu sedekah Thor, cuma kamu perlu semangat ajja biar kita² penikmat novel mu makin senang 😂
total 2 replies
Indah Ali
ngakaak....abis
Indah Ali
hahaha....
FaTmAfLoReNzAaLyNsIaAzAhRa
nyesek Thor nangis aku bacanya 😭😭😭😭
🍾⃝ᴘᴀͩᴛᷞɴͧᴏᷠᴢͣ Aja
nyesek thor... innalillahi wa Inna Ilaihi Rojiun.. smoga alm almh husnul khotimah.. dan aq mngikuti awal cerita suami akhiratku.. sampe sini semua mmbuatku kagum sama kamu thor...
the best pokok e
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!