NovelToon NovelToon
Cinta Dan Belenggu

Cinta Dan Belenggu

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / CEO / Romansa Modern
Popularitas:9.3k
Nilai: 5
Nama Author: Lenny Utami

"Cinta yang seharusnya membuat Layla merasa bebas, justru menjadi rantai belenggu yang mengikat erat dirinya. Di antara kekuasaan dan luka masa lalu serta hasrat panas membara, ia terjebak di kobaran asmara yang gelap. Bayangan kelam masa lalu masih menghantuinya. Akankah ia bisa memilih melepaskan diri dari belenggu yang menyiksa batinnya atau memeluk belenggu itu selamanya?"


[DARK ROMANCE]
[OBSESI]
[CEO]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lenny Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CDB 18

Layla melangkah masuk ke ruang

kerja pribadi Zhao Lee dengan mantap, ia membawa sepucuk surat undangan di kirinya dan kertas hasil pemeriksaan yang sudah kusut di kanannya.

Undangan itu ia dapat dari tukang pos yang kebetulan tadi Layla bertemu di gerbang depan.

Sebenarnya ia ingin meminta penjelasan tentang hasil visum itu, namun rasanya percuma karena tidak akan menyelesaikan masalah.

Justru malah menambah beban psikis Layla nantinya, ia memilih diam seolah tak mengerti apa-apa.

Dada Layla terasa sesak, karena rencana yang ia susun untuk membalas kejahatan Zhao Lee telah pupus.

Semua bukti telah di manipulasi tanpa terkecuali. Layla menghampiri Zhao Lee dan menampar keras pipinya.

"PLAK!!"

Kemudian...

"BRUK!!"

Layla menggebrak meja kuat-kuat memberikan kertas undangan itu ke meja Zhao Lee yang bertuliskan ''Undangann pertunangan Zhao Lee & Sechpia."

Sorot matanya yang tajam menatap erat-erat bajingan itu. Lalu tanpa sepatah kata pun, ia pergi meninggalkan Zhao Lee sendiri menikmati panasnya tamparan yang di berikan.

Serangan yang tiba-tiba membuat Zhao Lee sedikit terkejut, ia menduga Layla begitu karena merasa cemburu dengan undangan itu.

"Undangan ini..., apa dia marah karena cemburu?" gumam Zhao Lee.

Layla melangkah pergi.

Sorot matanya penuh rasa amarah.

‎"Apa yang dia lakukan ke aku itu jahat!" kata Layla dalam hati.

‎‎Kemudian dering ponsel Zhao Lee berbunyi, ada panggilan masuk dari Sechpia.

‎"Hallo," jawab Zhao Lee.

‎‎"1 jam lagi aku sampai," kata Sechpia.

Zhao Lee mengeryitkan dahinya..

‎"Kamu sudah ada di dekat sini," ucap Zhao Lee.

Suara manja Sechpia terdengar di seberang sana.

‎‎"Bukannya kamu sendiri yang bilang kangen dan ingin aku segera datang? Jadi aku putuskan mempercepat semuanya. Toh seminggu lagi kita tunangan," ucap Sechpia.

Zhao Lee memejamkan mata sejenak..

‎‎"Apa ini kejutan untuk ku?" tanya Zhao Lee.

Se‎‎chpia tertawa kecil lalu mengatakan.

"Surprise. Iya Minggu depan. Aku putusin buat percepat pertunangan kita. Oh ya kamu udah terima undangan nya? Cantik kan?," ucap Sechpia.

Zhao Lee berpura-pura bahagia.

‎‎"Sayang kau benar-benar pintar dalam urusan seperti ini, aku tak menyesal telah mempercayakannya padamu, tapi apakah ini tidak terlalu cepat sayang," ucap Zhao Lee.

Sebenarnya ia merasa kesal karena Sechpia memutuskan semaunya sendiri tanpa bertanya pada Zhao Lee terlebih dahulu.

Suara marah manja Sechpia kembali terdengar di seberang telepon.

Pertanyaan bertubi-tubi di lontarkan kepada Zhao Lee.

"Kenapa? Apa kamu tidak suka? Atau kamu punya perempuan lain di belakang ku?"

Zhao Lee menghela nafas..

"Bukan begitu sayang, aku hanya-- ada beberapa urusan yang harus aku selesaikan dulu," ucap Zhao Lee.

Sechpia masih merajuk.

Dan curiga.

"Apa itu... Apa ini tentang wanita lain?," tanya Sechpia.

Zhao Lee langsung membantah.

"No my love, bisnis. All of Bisnis.Trust me" ucap Zhao Lee tegas meyakinkan.

"Ok, I trust you. But, what this," ucap Sechpia.

Ternyata rasa penasaran Sechpia masih meluap-luap.

''Intinya sesuatu yang penting untuk kita dan masa depan keluarga kita." kata Zhao Lee manis.

Kata-kata Zhao Lee yang manis membuat Sechpia luluh, pipinya merona, hatinya tersentuh, bibir merahnya tersenyum malu-malu.

"Ahhh indahnya jatuh cinnta,'' kata Sechpia dalam hati.

‎Satu jam pun berlalu, Sechpia sudah sampai di rumah megah Tuan Zhao Lee. Zhao Lee menyambutnya dengan lembut dan penuh perhatian, matanya tak pernah berpaling melihat Sechpia.

Sikap romantis Zhao Lee benar-benar membuat Sechpia jatuh hati mendalam kepada Zhao Lee.

Tak terpungkiri karismatik yang terpancar kuat dari Zhao Lee serta kesuksesan yang di raih membuatnya menjadi primadona di kalangan wanita single sosialita kelas atas.

Zhao Lee sangat pandai menggunakan topeng.

Orang-orang yang tidak tau siapa Zhao Lee sebenernya akan menganggap dia pria yang tampan, mapan, berprestasi, punya high value intinya semua kesempurnaan melekat ada pada Zhao Lee.

Begitu pun dengan Sechpia, mereka adalah pasangan yang serasi.

Menurut pendapat orang.

Hanya bersama Layla dan beberapa orang kepercayaan, Zhao Lee benar-benar menjadi dirinya sendiri tanpa menggunakan topeng.

Terutama kepada Layla dan paman Chen. Zhao Lee bak serigala berbulu domba di depan Sechpia.

Terlalu manis bagi Layla, sampai membuatnya mual.

Zhao Lee menggoda Sechpia sambil mencium tangan Sechpia lembut. Sechpia membalasnya dengan senyum anggun.

Ia tampak sedikit salah tingkah di buatnya.

‎‎"Selamat datang, Sechpia. Perjalananmu pasti melelahkan. Mari aku antar ke kamar mu. Aku minta maaf, sungguh minta maaf kedatangan mu sangat amat mendadak jadi aku tidak sempat mempersiapkan semuanya dengan matang. Kumohon jangan marah sayang jangan tinggalkan aku, ok," Zhao Lee berpura-pura khawatir.

‎‎"Ohh tentu tidak, sayang. Ini adalah kejutan, wajar bila kamu tidak siap. Hmhmhm,'' Sechpia tertawa anggun.

"Aktingya sangat bagus dan natural, dia pantas mendapatkan piala Oscar jika profesinya sebagai aktor," gumam Layla dengan sindiran sarkastik. ‎‎

Tanpa di sadari mereka, Layla mendengar semua percakapanya yang terkesan geli, rasanya ia ingin muntah mendengar rayuan Zhao Lee kepada Sechpia. Bukan karena merasa cemburu tapi karena merasa absurd. Apalagi dengan tingkah Zhao Lee yang membuat Layla begidik tidak tahan dengan rayuan Zhao Lee yang aneh. Layla benar-benar ingin muntah mendengar nya.

Layla berpikir apa bagusnya Zhao Lee. Sechpia adalah wanita bodoh yang hanya percaya pada kata-kata pembohong seperti itu.

Sechpia di butakan oleh cinta, sehingga ia tak bisa membedakan mana yang tulus mana yang modus.

Saat Zhao Lee dan Sechpia sudah selesai tour rumah.

Layla muncul dengan dua koper besar di tangannya. Zhao Lee terkejut dengan apa yang ada di depannya.

Raut wajah Zhao Lee berubah tegang, ia merasa sangat takut bahwa Layla tidak akan pernah kembali ke pelukannya.

Namun ia masih berakting bahwa Layla bukan siapa-siapa bagi Zhao Lee.

Layla hanya wanita jelata yang tak sengaja ia temukan dalam kondisi prihatin saat merantau kesini, lalu Zhao Lee memberi bantuan sementara, Layla di pekerjakan sebagai ART biasa di sana.

Begitulah cerita Zhao Lee kepada Sechpia.

Dengan sopan dan senyum ramah Layla memperkenalkan diri kepada calon Nyonya keluarga Zhao yang baru.

Layla membungkuk sopan.

Ia menunduk..

"Selamat siang Nyonya, perkenalkan nama saya Layla Nurmala. Hari ini saya terakhir bekerja di sini, karena kontrak kerja saya telah usai, jadi saya memutuskan untuk pulang ke kampung halaman. Saya minta maaf tidak bisa menyambut Nyonya dengan baik. Tapi saya tadi sudah sempat masak hidangan atas perintah Tuan, semoga anda menikmatinya," kata Layla.

‎‎"Angkat kepala mu," perintah Sechpia.

Kemudian Layla mengangkat kepalanya.

Sechpia menyenderkan kepalanya ke dada Zhao Lee dengan manja.

‎‎"Ohh sayang,, aku butuh pelayan. Mau kah kau memperpanjang kontrak kerja pelayan buruk rupa dan lusuh ini?" pinta Sechpia.

Layla sontak menjawab dengan sedikit drama.

Ia seolah-olah menyindir Zhao Lee karena akting payah.

‎‎"Maaf, Nyonya. Saya tidak bisa memperpanjang kontrak kerja saya. Karena saya ingin merawat orang tua saya yang sakit, tabungan saya juga sudah cukup untuk membuka toko sederhana di sana. Ini semua berkat kebaikan dari Tuan Zhao Lee. Terimakasih, Tuan. Semoga Tuhan membalas kebaikan Tuan dengan kebahagiaan yang melimpah," ucap Layla.

Dengan angkuhnya Sechpia mengusir Layla.

‎‎"Ya sudah lah pergi sana. Kalau kamu di sini lama-lama Rungan ini jadi bau," ucap Sechpia.

‎‎Mendengar Layla di hina, darah Zhao Lee mendidih dengan cepat. Namun ia masih bertahan karena suatu alasan penting.

‎‎"Kalau begitu, saya permisi Tuan, Nyonya. Semoga anda semua selalu sehat dan bahagia," ucap Layla.

Layla menambahkan bumbu-bumbu drama, lalu ia pergi dari sana.

Sechpia mencibir Layla di belakang dan di saksikan oleh Zhao Lee.

Dengan angkuhnya...

"Ya ampun kata-katanya manis seperti permen tapi dia mengatakannya dengan mulut yang bau. Huuhh menjijikan," kata Sechpia.

Setelah Layla ‎‎meninggalkan rumah itu, Zhao Lee dan Sechpia mulai bermesraan di sofa ruang tengah.

‎‎"Sayang, apa semua produk fashion wanita itu kamu siapkan untukku?"

Sechpia ingin memastikan dengan sikap manja.

Sechpia duduk dipangkuan Zhao Lee sambil merangkul mesra. Ia sengaja memakai gaun yang cantik agar kekasihnya terpana.

Zhao Lee memeluk lembut pinggang kecil Sechpia agar tidak jatuh.

Tatapan mata keduanya terlihat intens.

Lima menit kemudian Layla ternyata kembali ke rumah besar Zhao Lee, ponselnya tertinggal di kamar.

Ia menyadari saat hendak mengabari Riri dan keluarga di kampung.

Layla datang dengan nafas yang terengah-engah karena habis berlari sambil menyeret dua koper besar.

Layla terkejut karena mendapati mereka berdua sedang bermesraan di sofa ruang tengah.

Zhao Lee yang menyadari keberadaan Layla, menatap Layla sambil tersenyum licik.

Seolah mengatakan, " Lihatlah aku, Layla. Bukankah kau cemburu melihatku bersama wanita lain?''.

Zhao Lee malah semakin menjadi-jadi, ia ingin membuktikan sesuatu tapi entah apa itu. Layla tak mengerti.

''Sebaiknya aku tidak menggangu mereka lalu diam-diam mengambil ponselku," pikir Layla.

Layla pelan-pelan melangkah agar tidak menimbulkan suara sekecil apapun, ia sangat berhati-hati.

Tapi Zhao Lee pura-pura tidak sengaja menangkap basah Layla yang sedang mengintip orang yang sedang berpacaran di ruangan itu.

Zhao Lee memanggil nama Layla agak lantang.

''Oh Layla, apa ada yang tertinggal?''

Layla yang terkejut namanya di sebut jadi merasa canggung sekaligus kesal.

Zhao Lee memanggil nama Layla agak lantang.

"Dasar Zhao Lee sialan." Layla mengumpat dalam hati.

Sechpia juga ikut terkejut dan langsung menuduh Layla melanggar privasi orang lain.

Cepat-cepat Layla membuat alasan agar tak kena amukan Sechpia.

‎‎"Maaf, ponsel saya ketinggalan. Saya permisi, saya ambil dulu ponsel saya,'' kata Layla canggung.

Layla sedikit berlari agar secepatnya ia selesai dari urusan. Sechpia masih membiarkan itu dengan raut wajah masam.

Layla tersenyum canggung di depan Zhao Lee dan Sechpia.

"Saya sudah ambil ponselnya. Terimakasih atas kesempatan yang di berikan dan saya minta maaf, karena telah merusak suasana. Saya pamit undur diri," ucap Layla.

‎Namun Sechpia mencegah Layla pergi dari sana. Ia ingin melampiaskan kekesalan kepada Layla.

Sechpia menghampiri Layla dengan langkah yang mantap.

lalumenampar pipi Layla, hingga terlihat merah dan bengkak.

Zhao Lee tak heran dengan tingkah Sechpia. Malah bisa di katakan dia menikmati drama yang sedang terjadi sambil tersenyum jahat.

Seperti ingin menyampaikan pesan bahwa, ''Lihat Layla, jika aku tak di pihakmu, kau tidak akan pernah baik-baik saja.''

Layla menerima tamparan dan makian tanpa berkomentar, ia hanya menunduk sembari minta maaf.

Kemudian Layla cepat-cepat pergi dari sana sebelum suasana makin keruh.

...****************...

Ini novel pertama ku semoga kalian enjoy bacanya ya temen-temen.

Terimakasih yang udah dukung aku

semoga hidup kalian lancar jaya..❤️

Jangan lupa like, komen, share, gift juga boleh, kasih bintang juga boleh...☺️

1
🍒⃞⃟🦅 CACASTAR
haduh, aku tipe meleleh baca adegan begini😍
Europa.
ternyata Zhao Lee benar-benar jahat 😡😡
Europa.
jadi merinding aku jir /Toasted/
Europa.
lamarannya pemaksaan jir
Europa.
duhh Zhao Lee malah stecu dan gak mau bilang yang sebenarnya 🤭🤭
Europa.
waduhh sampai segitunya.
eh tapikan bakalan balik lagi duitnya dengan bentuk gaji🤭🤭
𝓘𝓷𝓭𝓪𝓱 𝓻𝓪𝓶𝓪𝓭𝓱𝓪𝓷𝓲
Aku sudah menduga ini
Yolanda
aduh ternodai mata ku mas
Yolanda
foto sudah menjelaskan 🗿
Mingyu gf😘
seharusnya kau bisa lebih lembut
Mingyu gf😘
perjanjian yang tidak adil
Mingyu gf😘
Tapi caramu salah zaolee,itu sama saja dengan plechan
Alia Chans
Layla karakter yang tegar banget, tapi orang sekitarnya, /Smug//Curse/
Mutia Kim🍑
Gimana nggak syok berat, Layla tiba-tiba di lamar begitu aja😭
RahmaYesi
Baru liat gitu aja udah bisa hilang marahnya ... gimana kalau.... 🤭
RahmaYesi
Nah kan Layla di omelin pak suami 🤣🤣
RahmaYesi
Loh, Layla kamu mau donor jantung kah???
ѕ⍣⃝✰🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
kok aku merasa itu kerjaan laki-laki yang di tolong Layla ya
ѕ⍣⃝✰🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
jangan bilang ini ulah laki-laki itu ya
ѕ⍣⃝✰🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
aku kalau jadi adek nya si layla mending putar balik sih. laki-laki tidak cuma itu saja.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!