NovelToon NovelToon
Jiwa Kedua Fifi

Jiwa Kedua Fifi

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Keluarga & Kasih Sayang / Percintaan Konglomerat / Time Travel / Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Lily Dekranasda

Cella adalah seorang koki terkenal dengan wawasan luas dan kecerdasan yang luar biasa. Namun, hidupnya yang gemilang terhenti ketika ia tertabrak bus saat menolong seorang nenek menyeberang jalan. Bukannya masuk surga, jiwa Cella justru terbangun di tubuh Fifi Zara Kiana Gibson, seorang istri dari CEO kaya, Darius Armand Gibson.

Darius mencintai Fifi sejak kecil, tetapi pernikahan mereka penuh kebekuan karena Fifi tak pernah mencintainya. Fifi terperangkap dalam cinta buta terhadap Kelvin, pria yang memanfaatkan dirinya untuk merebut harta Darius. Dalam hidup sebelumnya, Fifi berkhianat, anaknya diracun, dan Darius bunuh diri setelah kehilangan keluarganya. Semua harta berpindah ke Kelvin dan Dara, adik tiri Fifi, yang menjadi dalang kekacauan itu.

Kini, dengan jiwa Cella di dalam tubuh Fifi, ia bertekad untuk mengubah segalanya. Cella berjanji untuk melindungi Darius dan Dinda, anak perempuannya, sekaligus membalas kejahatan Kelvin dan Dara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lily Dekranasda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terciduk

Fifi minta izin ke toilet kepada sang suami, nyatanya ia malah pergi ketempat Dara berada pura-pura mau ambil minum.

Namun, Dara mendekatinya terlebih dahulu, memberikan segelas minuman.

“Kak, ini untukmu” ucap Dara dengan senyum penuh rencana. Fifi mengambilnya namun ketika tangan Dara hampir sampai, tangan Fifi tidak menerimannya. Alhasil gelas hampir jatuh, namun isinya yang tumpah.

Dara mengambilkan kembali 1 gelas minuman.

Fifi, yang sudah memahami plot di novel, pura-pura meminumnya. Ia menahan senyum licik saat mulai berpura-pura pusing, memegangi kepalanya. “Ah… Dara, apa ini?”

Dara tersenyum puas, tapi Fifi sudah memiliki rencana balasan yang lebih besar.

Fifi berpura-pura pusing akibat minuman yang diberikan Dara, Fifi membiarkan dirinya tampak lemah dan kehilangan keseimbangan. Dara yang melihat hal itu tersenyum kecil, merasa rencananya bersama Kelvin mulai berjalan dengan mulus.

“Kak Fifi, kau tidak apa-apa? Ayo, aku bantu. Kita cari tempat untuk istirahat sebentar” ujar Dara dengan nada berpura-pura khawatir, sambil melirik sekeliling untuk memastikan tidak ada yang mendengar.

Fifi hanya mengangguk lemah, berpura-pura tidak berdaya “Tolong aku… Kepalaku pusing sekali”

Dara memegang lengan Fifi, membawanya ke sebuah kamar di ujung lorong yang sepi. Di dalam pikirannya, ia sudah membayangkan bagaimana rencana ini akan sukses, dan Kelvin akan menguasai Fifi lagi.

Begitu sampai di kamar, Dara menutup pintu dan membantu Fifi duduk di tepi ranjang “Kak Fifi, istirahatlah di sini sebentar. Aku akan memanggil Kelvin untuk memastikan kau baik-baik saja”

Namun, sebelum Dara sempat beranjak, Fifi bangkit dengan sigap. Dalam satu gerakan cepat, ia memukul tengkuk Dara dengan tangan kanan, membuat saudara tirinya itu langsung jatuh pingsan ke lantai.

“Sok polos tapi otaknya penuh rencana busuk” gumam Fifi dengan suara rendah.

Fifi memindahkan tubuh Dara ke atas ranjang, memastikan posisinya terlihat seperti seseorang yang sedang tidur. Setelah itu, ia mengambil parfum dengan aroma khas yang ia bawa di tas kecilnya dan menyemprotkannya ke ruangan. Aroma tersebut memiliki efek menenangkan sekaligus meningkatkan gairah. Kemudian, Fifi mematikan lampu kamar, membuat suasana menjadi gelap, namun tetap dengan kesan misterius.

Sebelum meninggalkan kamar, ia memastikan pintu hanya sedikit tertutup agar tidak mengunci sepenuhnya. Fifi tersenyum penuh kemenangan “Kalian berdua akan kena batunya malam ini”

Sementara itu, di ruang pesta, Darius mulai resah karena Fifi tidak kembali setelah waktu yang cukup lama. Ia melihat Dinda yang mulai bosan, menggenggam tangannya erat.

“Papa, Mama kok lama banget sih?” tanya Dinda dengan nada polos.

Darius mengangguk sambil mengusap kepala anaknya. “Papa juga bingung, Sayang. Tunggu di sini sebentar, ya, Papa mau mencari Mama”

Namun, sebelum ia sempat melangkah, terdengar bisikan di antara beberapa tamu.

“Kau dengar? Ada dua orang yang sedang berduaan di salah satu kamar”

“Iya, katanya selingkuh. Kasihan keluarganya kalau sampai tahu”

Mendengar itu, jantung Darius berdegup kencang. Pikiran buruk mulai menghantui dirinya. Jangan-jangan Fifi… dan Kelvin?

Ia segera meminta seorang pelayan untuk menjaga Dinda dan bergegas mengikuti arah bisikan tamu-tamu tersebut. Langkahnya cepat, wajahnya tegang.

Darius mendapati pintu kamar yang dimaksud tidak sepenuhnya tertutup. Ia mengintip sebentar, namun tidak melihat jelas karena ruangan gelap. Ia mendengar suara samar-samar, seperti desahan dan bisikan yang terputus-putus. Dengan hati-hati, ia membuka pintu sepenuhnya dan masuk.

Ketika ia mendekati ranjang, sebuah selimut tebal menutupi dua sosok yang tampak berbaring berdampingan. Tangannya gemetar saat menarik selimut itu.

Namun, yang ia lihat membuatnya terkejut sekaligus lega. Kelvin dan Dara terbaring di sana, saling berpelukan dalam kondisi setengah sadar, wajah mereka memerah akibat efek parfum yang menyengat.

“Kelvin? Dara?” Darius mengerutkan dahi, nadanya dingin namun penuh kemarahan.

Kelvin membuka matanya perlahan, tampak linglung. “Darius… ini… ini tidak seperti yang kau pikirkan”

Dara juga mulai sadar, matanya membelalak saat menyadari posisinya. “Kak Darius! Aku… aku tidak tahu bagaimana ini terjadi!”

Namun, sebelum Darius sempat berkata apa-apa, suara langkah ringan terdengar dari belakang. Fifi muncul dengan wajah tenang, membawa segelas air.

“Oh, jadi kamu disini? Aku mencarimu, Sayang” katanya sambil tersenyum lembut pada Darius.

Darius menoleh ke arah istrinya, wajahnya berubah lega sekaligus bingung“Fifi… kau di sini? dari mana saja, aku juga mencarimu”

"Aku dari toilet, tadi penuh makanya lama. tadi aku mendengar ada pasangan berselingkuh di kamar ini. Karena penasaran, aku bergegas kesini" ucap Fifi.

"Euuugh" ucap salah satu duo rubah yang belum sadar.

Fifi melihat sumber suara, Fifi kaget melihat duo rubah Dara dan Kelvin "Jadi kalian berdua yang di bicarakan orang-orang tadi?"

"Apa yang kita lakukan disini, Dara?" tanya Kelvin pada dara yang polos tanpa benang sedikitpun, badannya hanya ditutupi oleh selimut, Kelvin telah sadar.

Dara juga bingung "Aku juga tidak tahu. Bukankah tadi aku yang membawa Fifi?"

"Apa yang kau bicarakan Dara? jelas tadi kau memberikanku minum, aku pusing dan kau membawa ku kesini. tapi kenapa kau membawa dia kesini juga? Beruntung aku masih setengah sadar. Kau mau menjebakku?" teriak Fifi.

"Sayang, dia menjebakku" ucap Fifi

Suami nya marah "Sebaiknya kalian memberikan alasan yang masuk akal" Darius langsung membawa sang istri keluar dari kamar tersebut.

1
Amiera Syaqilla
hi
Erna Masliana
lah memang tolol.. bukannya panggil ambulan atau nyuruh Anton malah ninggalin istri
Erna Masliana
hadeuh langsung luluh ae.. mewek kemaren terlupakan dg croot
Erna Masliana
Cella hebat 👍 jangan bergantung sama cowok.. mandiri sukses untuk diri sendiri 💪
Erna Masliana
kau manusia tidak jelas Darius
Erna Masliana
Cella udah capek capek ngerubah citra Fifi jadi membela Darius dan Dinda eh ternyata Darius pengkhianat sebenarnya
Erna Masliana
tolol
Erna Masliana
kenapa tidak nyuruh orang lain..Anton misal atau telp ambulan
Erna Masliana
aneh y terus kenapa Darius nikah sama Fifi? kenapa juga waktu Fifi masih jahat Darius tetap bertahan tidak kasian kah dia sama Dinda? yang bikin gak ngerti kok Dona mau ngasih anaknya ke Fifi? sedangkan dia di dukung Mamanya Darius 🤔
Erna Masliana
pertanyaan si pembantu yang bawa sup kemana? terus punya cctv tidak sih nih rumah
Erna Masliana
salah...kamu dalam proses perbaikan hubungan malah tidak terbuka.. wajar Darius curiga
Erna Masliana
lagian y status masih bawahan kok songong..gak sadar diri dia ada di pesta orang yang lebih tinggi derajatnya dari pada suaminya pastinya lebih banyak berstatus boss dong
Sayekti 0519
peak...g jelas entah apa di tunda buktinya
𝄟⃝Ruby࿐
drama bgt ya ampun.. fifi jg ngapain ngrendahin diri bgtu.
Virali Laundry
Terima Kasih sy suka ceritanya.
Lina Mei
bagus...
Dysha♡💕
tiap malam kayaknya nih
juwita
mampir
YuWie
Luar biasa
Hariyanti
🙏🙏🙏👍👍👍👍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!