Rasti Aulia Putri... Cewek zaman now yang di kirim orang tuanya ke sebuah pesantren karna kenakalannya... Dia bertemu dengan seorang ustad tampan bernama Azmi Akmal Firdaus... Dia masih termasuk dari keluarga pesantren "An- nur"...
Awal pertemuan membuat Rasti jatuh hati... Tapi beda dengan ustad tampan... Dia sudah dulu jatuh hati dengan neng Nada Zakiyah putri dari Kiai Subadar...
Namun Allah berkehendak lain...Apa yang akan terjadi dengan Rasti??? Apa mungkin ustad Azmi akan berjodoh dengan Rasti atau malah dengan neng Nada???...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Difa alifiandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 18
Entah kenapa aku seperti cemburu dengan pertanyaan ustad Azmi... Walau kita tidak memiliki hubungan apapun... Tapi aku sudah suka dari sejak awal bertemu dulu...
"Kenapa dia??? "Ucap Azmi dengan wajah bingung
"Aku ke kamar dulu ustad.."Ucapku dengan nada sedikit ketus
"Iya...Biar saya antar..."
"Gak usah!!! Aku bisa sendiri "
Aku berjalan hati- hati karna kakiku yang masih sakit...Aku masuk ke dalam kamar dan duduk di kasur sambil berselonjor kaki...
"Kenapa sih ustad tanyanya selalu neng Nada...Kan jadi sebel aku..."Ucapku
Sedang Azmi segera bangkit dari duduknya dan ikut ke kamarnya untuk bersiap- siap mengajar di pesantren An-Nur
Selesai bersiap-siap Azmi mengetuk pintu kamarku pelan
"Ras...saya berangkat ngajar dulu...Kalau butuh apa- apa di belakang ada santriwati yang bisa kamu mintai tolong.. "
"Iya.."
"Assalamualaikum.."
"Waalaikum salam.."
Azmi berlalu meninggalkan rumah dan pergi ke pesantren An-Nur untuk mengajar sekolah di sana... Sesampainya di pelataran pesantren...Tak sengaja bertemu dengan neng Nada bersama Ziyah...Neng Nada yang berpapasan dengan Azmi lalu menyapa nya
"Assalamualaikum ustad.."Ucap Neng Nada dengan senyum manisnya
"Waalaikum salam Neng...Baru berangkat.."Ucap Azmi dengan hati yang dag Dig dug
"Iya ustad...Soalnya saya hari ini ada jadwal ngajar...Kalau ustad sendiri ??"
"Saya juga ada jadwal ngajar sekarang Neng..."
"Oh iya...Saya mau tanya Rasti kemana ustad kog tadi pagi tidak ikut mengaji...Apa dia sudah kembali...terus kemarin dia kemana kog sampai paman dan bibi mencari nya???"
"Ohh..Rasti cuma bosen ada di rumah Neng...Dia jalan- jalan sendiri ke sawah terus ketiduran katanya...Dia gak bisa ikut ngaji soalnya kakinya sakit habis keseleo di parit sawah kemarin.."
"Innalilahi...Terus sekarang keadaannya bagaimana ustad??? Apa dia sudah mendingan.."
"Alhamdulillah sudah Neng...tadi malam langsung di urut sama mbok Yem... Sekarang cuma pemulihan saja kog.."
"Syukur lah kalau begitu...Nanti saya akan ke rumah untuk menjenguk Rasti...Boleh kan ustad???"
"Ya tentu boleh dong Neng..."
"Justru saya senang kalau Neng Nada mau kerumah.."Batin Azmi
"Ya sudah saya masuk dulu ke ruangan saya..."
"Silahkan Neng.."
Di pesantren memang ruangan untuk ustad dan ustdzah nya itu berbeda...Sekolah nya juga berbeda antara laki- laki dan perempuan...
Azmi segera masuk ke ruangan para ustad dan mengambil buku panduan dan bergegas ke ruang kelas untuk mengajar...
Aku yang ada di dalam kamar merasa sangat bosan...Aku pun keluar kamar
"Mbak...Apa mbak butuh sesuatu???"Kata seorang santriwati yang datang setelah pintu kamarku terbuka...
"Oh..Tidak mbak...saya hanya bosen di kamar...saya mau ke teras rumah dulu untuk mencari angin segar.."
"Biar saya bantu mbak.."
"Tidak usah terimakasih...Saya bisa sendiri kog.."
"Oh ya sudah kalau begitu...saya lanjutkan pekerjaan saya dulu yah mbak.."
"Iya silahkan mbak.."
Santriwati itu kembali ke belakang... sedang aku berjalan ke depan untuk duduk di teras...
"Emmmm asri banget yah di sini...seger...wangi juga.."Ucapku
Di teras rumah memang penuh dengan bunga yang tertata rapi...Banyak bunga mawar Bunga Kamboja...bunga melati....Dan semuanya bermekaran indah dan wangi di teras....
Aku menikmati momen itu sambil memandang ke arah pesantren An-Nur yang senyap karna semua santriwan dan santriwati sudah jam masuk sekolah...
supaya dia merasakn kehilangan