Eliza gadis cantik berusia 25tahun . bekerja sebagai asisten manajer dan juga seorang sabeumnim. Yang hadir Dalam kehidupan Daniel , seorang bos mafia tampan tapi kejam dan dingin , hari-hari Daniel berubah menjadi hangat dan penuh cinta dengan kehadiran Eliza . Daniel sang bos mafia mempunyai banyak musuh sehingga tak ada hari tanpa teror atau ancaman .Eliza adalah cinta pertama bagi Daniel. Semua yang dilakukan bersama Elisa adalah yang pertama baginya. apakah Daniel bisa melindungi Eliza dari para musuhnya, apakah cinta mereka bisa bersatu?
Yuk ikuti perjalan kisah cinta mereka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon uutarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
couple bucin
"tolong jangan bicara seperti tadi,aku sangat mencintaimu,aku tak bisa bayangkan kalau kamu menjauh jadi jangan pernah bilang aku tak bisa bertemu lagi denganmu. Tapi aku benar-benar tak bisa membawamu kesana bukan karena aku ingin bersenang-senang dengan para wanita , karena selama ini tak ada satupun wanita yang berhasil masuk ke dalam hidupku kecuali kamu seorang."ucap Daniel dengan suara sayu ,dengan kepala masih menunduk ,menempel di pundak Eliza.
"Bohong , apa benar kamu tak pernah bersama satupun wanita? ," Tanya Eliza
"Aku tak berbohong Eliza,kamu yang pertama apapun yang aku lakukan padamu itu yang pertama ku lakukan pada wanita. Salah satu sisi gelap dari mafia memang suka bermain perempuan tapi aku tak menginginkan itu. Jangankan bermain dengan mereka , menyentuh nya saja aku tak pernah. Sentuhan ku , perhatian ku, ciuman ku padamu itu semua yang pertama bagiku." Jawab Daniel
"Tapi kau mahir dalam berciuman apa benar itu yang pertama,lalu kau belajar dari mana?" Tanya Eliza dengan polosnya
"Hah maksud mu berciuman di pinggir kolam itu? Mmmm aku tak pernah belajar aku hanya terbawa suasana dan mengikuti gerakan hatiku saja" Ucap Daniel yang dengan spontan mengangkat kepalanya dari pundak Eliza sambil tersipu . Eliza pun kini membuang pandangannya karena dia cukup malu dengan pertanyaan nya sendiri. Setelah beberapa saat mereka saling menatap.daniel memegang lembut dagu sang kekasih mendekatkan bibirnya ke bibir ranum Eliza. Dan Eliza pun menyambut nya
Cup ciuman kedua mereka berlangsung beberapa detik, mereka melepaskan ciuman singkat mereka karena waktu yang sudah mepet dengan jam keberangkatan pasti Rey dan lainnya sudah menunggu.
"Aku boleh ikut oppa kan,aku percaya oppa tapi aku tak percaya pada wanita-wanita itu ," ucap Eliza
"Tapi bagaimana kalau kamu yang di ganggu para mafia hidung belang itu ,aku takut kamu oleng ke salah satu dari mereka. Karena aku akui diantara mereka banyak pria keren juga tampan , aku gak mau kalau kamu nanti tergoda dan meninggalkanku ." Jawab Daniel
"Ah jadi itu alasan oppa ,tapi itu tak mungkin terjadi.kekasihku lebih tampan,hmm apa oppa cemburu?" ucap Eliza
" Ya tentu saja dan jika itu terjadi aku akan menembak kepala mereka saat itu juga," ucap Daniel dengan senyum menyeringai. Eliza pun tersenyum . Mereka kemudian bersiap untuk berangkat.
*****
"Bos kamu gila ya. Bagaimana mungkin kita membawa nona kesana. Disana tempat yang berbahaya," protes Rey
"Aku sudah berdebat dengannya jangan kau buat aku berdebat denganmu. Dia punya alasan sendiri untuk ikut aku sendiri yang akan mengawasinya . dia juga tak mau diantar pulang orang lain kalau aku yang mengantar kita akan terlambat ," jawab Daniel singkat
"Kesalahan mu juga ,kenapa kau ikut ketiduran. Bagaimana kalau disana dia menjadi sasaran empuk musuh-musuh mu itu," Rey semakin kesal
"Dia akan selalu bersamaku, tak akan ada yang berani menyentuh nya," ucap Daniel lagi.sementara Romy tak berkomentar apa-apa Karena dia memang pendiam dan bicara seperlunya. Tapi dia cukup kejam jika sudah berhubungan dengan senjata . Orang paling sadis di d-dragon. Pembunuh ,penembak jitu dan hacker ,paket lengkap kebanggaan Daniel.
Sementara Eliza sedang menelpon mommy Nia menggunakan handphone milik Daniel,untuk memberitahukan bahwa dia akan ikut Daniel dalam perjalanan kali ini. Meski mommy Nia awalnya keberatan akhirnya dia mengijinkan setelah Eliza membujuknya.
"Tapi kamu tak boleh jauh-jauh dari Daniel ya sayang. Kamu jangan percaya pada siapapun disana."ucap mommy Nia dengan nada khawatir.
"Iya mommy. mommy tenang aja ya.aku akan jaga diri baik-baik." Ucap Eliza meyakinkan lalu menutup sambungan telepon nya.
"Kita berangkat sekarang"ucap Daniel memberikan instruksi kepada anggota nya.
Mereka menggunakan jet pribadi untuk menuju pulau itu. Perjalanan cukup jauh sekitar 7jam. Eliza yang ngantuk tertidur di pundak Daniel.pria itu membiarkannya saja ,dia juga membenarkan posisinya agar tidur Eliza nyaman lalu Daniel menyandarkan kepalanya dan tertidur
Rey yang melihat itu tersenyum simpul. Baru sekarang dia melihat Daniel sangat tenang dan damai "sepertinya Daniel berada di tangan yang tepat" ucap Rey lagi
Tidak ada gangguan selama perjalanan, mereka tiba pukul 2 dini hari
pulau itu sangat luas dengan mantion yang mirip istana. Saat sampai mereka di sambut dengan baik dan diantarkan ke tempat istirahat mereka.
Pagi hari
"Seperti biasa tuan Daniel, kau tak pernah mengecewakanku," ucap mr.x
"Terima kasih master." Ucap Daniel
"Siapakah gadis di belakang mu itu," ucap Mr.x
"Dia calon istriku master,"ucap Daniel singkat. Eliza yang saat ini berada di belakang Daniel terbelalak karena terkejut.
"Hmmm baiklah kau jaga dia baik baik jika tak ingin ada penyesalan, kamu tau betul tempat ini seperti apa." Ucap mr.x
"Baik terimakasih master,saya ijin undur diri," ucap Daniel sambil membungkuk diikuti oleh Eliza.
"Kenapa oppa bilang kalau aku calon istrimu," ucap Eliza saat mereka sudah berada di luar
" Kenapa memangnya jika aku bilang kau calon istriku, hmm?, ucap Daniel sambil tersenyum. "Itu jawaban yang paling simpel,kalau aku bilang kau hanya pacarku mereka akan tetep mengerubungiku seperti lalat . Ayo kita sarapan dulu setelah itu kita jalan jalan ke tepi pantai." ucapnya lagi. Eliza mengangguk faham.
"Ah nona mari kita sarapan"
"Nona anda duduk di sini, bos Anda disini"
"Nona anda mau buah?"
"Nona saya sudah menyiapkan puding untuk anda " dan banyak sekali kata-kata yang mereka ucapkan,mereka sangat antusias menyambut Eliza dan Daniel yang baru memasuki ruangan. Eliza tersenyum melihat tingkah laku anak buah Daniel. Kebersamaan seperti ini yang membuat mereka lebih dekat Daniel tak memberi jarak diantara mereka dia menganggap semua anggota d-dragon adalah keluarga. Anak buah Daniel sangat menghormatinya karena Daniel memuliakan mereka, membuat mereka siap berkorban dan melindungi bos beserta keluarga nya.
Suasana sarapan yang hangat sesekali terdengar tawa diantara mereka. Saat bersama seperti ini mereka begitu ceria. Meskipun saat di luar mereka sangat menyeramkan
*****
"Pantai nya keren juga terawat dengan baik , tapi kenapa disini tak terlalu ramai dimana tamu undangan yang lain."ucap Eliza sambil mengamati sekitarnya.
"Mereka ada di tempat terpisah,bahaya kalau kami disatukan, pertempuran pasti tak akan bisa dihindari, kami akan bertemu saat pesta perjamuan nanti malam,tak menutup kemungkinan terjadi perkelahian . Maka kamu tak boleh terlalu jauh dari jangkauanku agar aku bisa menjagamu dengan baik."ucap Daniel
"Baiklah aku mengerti,"ucap Eliza sambil tersenyum
Daniel mengajak Eliza berjalan santai di pinggir pantai. Menggenggam tangan Eliza dengan lembut, mengingatkan nya saat pertama kali bertemu dengan gadis pujaannya itu di new York. Suasana mendung menambah keromantisan mereka.
Tanpa mereka sadari bahwa saat ini beberapa pasang mata iri sedang mengawasi pasangan itu.