NovelToon NovelToon
My Ex Sagara

My Ex Sagara

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Anak Yatim Piatu / Mengubah Takdir / Cintapertama / Tamat
Popularitas:60.7k
Nilai: 5
Nama Author: Mhaya Yanti

Wajah dan mata itu mirip sekali dengannya. Aku rindu sekali dengan kehadirannya, Tak bisakah Tuhan mempertemukan kita walau hanya sejenak.

Apakah dia sudah melupakanku bahkan sudah memiliki penggantiku.?

Aku menunggumu Sagara

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mhaya Yanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 18: Alesha Sadar

Mata berbulu lentik itu terbuka secara perlahan. Disusul pupil coklat itu nampak mengejabkan sedikit demi sedikit matanya.

Saga seakan tak percaya jika Alesha sudah bangun, Pria itu juga sama mengusap kedua matanya takut salah penglihatannya.

"Sayang kamu bangun. " Ucap Saga semakin mendekatkan wajahnya ke arah Alesha. Memastikan bahwa sang gadis sudah sepenuhnya sadar.

"Al kamu sadar " Tanya Jihan yang ikut mendekatkan dirinya pada Alesha yang masih berbaring di atas brankar. Ia terkejut mendengar Saga bersuara bahkan gadis itu berlari ke arah brankas tersebut.

Tak ada jawaban disana, Tatapan Alesha kosong menatap lurus ke atas.

Melihat kondisi sahabatnya seperti itu, Jihan bergegas keluar memanggil dokter .Berbeda dengan Saga yang terus berusaha mengajak Alesha berbicara. Meskipun sekalipun Alesha tak menjawabnya.

Ia tau Alesha mendengarnya namun karena gadis itu marah dan berusaha mengabaikannya. Saga akan terus berusaha memperbaikinya lagi, Walaupun Alesha selalu menolaknya.

"Sayang aku tau kamu mendengarku. Aku mohon maafkan aku sayang. Kamu hanya salah paham padaku biarkan aku menjelaskan semuanya tanpa kamu minta." Ucap Saga mengecup dahi Alesha dengan ganggaman tangan yang tak melonggar sedikitpun.

Masih sama, Alesha terdiam tak menampilkan ekspresi apapun.

Jihan yang baru datang yang disusul dokter bahkan beberapa perawat mengekorinya. Dengan lihainya antara dokter dan perawat langsung standby ditugas masing- masing.

Saga tak bergeming, Ia tak mau sekalipun menjauh dari Alesha. Baru saja sang dokter ingin meminta izin melihat kondisi pasien. Saga dengan tatapan mengerikannya menoleh ke arah dokter.

Sehingga membuat dokter hanya bisa pasrah ketika seorang Saga terlihat enggan meninggalkan pasien. Bahkan tak sekalipun Saga berhenti menatap wajah Alesha yang masih tak bergeming.

Jihan yang melihat itu nampak mendengus sebal apalagi melihat sosok Saga yang keras kepala meskipun sudah di beri tahu.

Namun biarlah, Mungkin Saga ingin menebus kesalahannya pada Alesha. Apalagi Sagalah yang berperan penting dalam derita Alesha saat ini.

"Nona sudah mulai membaik, tapi saya sarankan jangan pernah lelah mengajaknya berbicara agar nona tidak terasa kesepian. Bahkan masih ada yang masih memperdulikannya." Papar dokter memberikan resep pada Jihan karena memang Jihanlah yang bisa di ajak kompromi olehnya.

"Tapi dok, kenapa dia seperti melamun begitu. ditanya juga gak dijawab." Tanya Jihan menatap sendu sahabatnya.

"Memang begitu nona, Psikiater juga akan berusaha menyembuhkan pasiennya dengan banyak bertanya. Meskipun tak ada Psikiater , Saya yakin nona dan tuan sanggup membuatnya pulih." Papar dokter lagi sembari menunduk berpamitan.

"Pindahkan kekasih saya ke ruangan terbaik di rumah sakit ini." Sarkas Saga membuat lagnkah sang dokter berhenti.

Dengan tersenyum ramah sang dokter menganngukkan kepala, dan kembali membungkuk hormat.

"Baik tuan, Sebentar lagi Nona sudah bisa di pindahkan keruangan VVIP dirumah sakit ini." Ucap Dokter setelah berucap.

"Sultan mah bebas." Batin Jihan memutar bola matanya malas dengan kelakuan Saga.

Mungkin Saga berfikir dengan fasilitas yang bagus akan membuat Alesha sadar. Benarkah???

"Sag, Aku mau memberitahu keluarganya. Tapi sudah malam , kamu ada saran?" Tanya Jihan pada Saga yang masih setia disana.

"Jangan ganggu mereka, Mereka sudah bermimpi malam ini." Timpal Saga tanpa melihat ke arah Jihan tangannya sibuk membelai surau hitam itu dengan sesekali mengajak gadis itu berbicara.

"Mulai kan jadi cenanyang. Nanti ilmu apalagi yang Saga tau, Semuanya ilmu dia menguasai. Dari ilmu mendengar kata hati, Cenayang bahkan beladiri." Batin Jihan merebahkan dirinya disofa sembari berusaha memejamkan mata.

Bagaimana matanya tak sayup, Hari memasuki tengah malam. Apalagi siang dirinya tak istirahat sama sekali saking sibuk mempersiapkan acara sang kakak.

Mata Jihan sudah tertutup sempurna disusul Alesha yang juga ikut tertidur setelah sekian lama menatap lurus keatas.

Kini hanya tinggal Saga yang masih terjaga. Mata itu tak sekalipun merasa kantuk , Entahlah.

Sayup- sayup terdengar suara gaduh di ruangan Alesha namun Jihan dan pasien itu tak sedikitpun merasa terganggu . Terlihat dari matanya yang masih setia terpejam, Tanpa ada tanda- tanda ingin membuka matanya.

Satu jam lamanya, memindahkan ruangan Alesha keruangan yang berfasilitas bagus. Membuat pria itu bernafas lega, Semoga setelah Alesha bangun dari tidurnya gadis itu nampak lebih baik lagi.

"Nona bangun," Ucap salah satu perawat membangunkan Jihan yang tertidur. Apalagi posisi Jihan tidur dengan keadaan tidur . Apa itu enak pikir perawat.

"Eughhhh,.. knp???" Tanya Jihan yang belum sepenuhnya sadar, ia berakali- kali mengucek matanya memastikan sesuatu.

"Bangsat, Dimana dia bawa temenku." Sarkas Jihan melihat ruangan Alesha sudah kosong bahkan sudah dirapikan.

"Tenang nona, pasien sudah berada di ruang VVIP." Ucap pelayan mencoba menenangkan Jihan.

Haaahhhhh.....

Tubuh Jihan terduduk lagi disofa dengan lemah, Ia berfikir bahwa Alesha sudah di bawa pergi oleh Saga dan tak ada berpamitan padanya.

Bagaimana mungkin Jihan melupakan kejadian saat Saga meminta ruangan berfasilitas tadi pada dokter.

" nona tak apa??" Tanya Pelayan ketika Jihan memijit pelipisnya.

" Tak apa, Aku hanya syok kukira temenku diculik." Papar Jihan dengan nafas yang masih terengah- engah.

" Mana ada kekasih yang menculik kekasihnya nona, ada - ada aja." Ucap perawat meninggalkan Jihan dengan kekehan kecil dibibirnya.

Jihan tak menjawab hanya menggaruk kepalanya yang tak gatal mendengar ucapan perawat tadi, Konyol juga pikirannya .

Diruangan lain tepatnya ruangan VVIP, Saga membaringkan tubuhnya di sebelah Alesha. Memeluk gadis itu dari samping sembari menyalurkan kerinduan.

"Aku berharap besok kamu jauh lebih baik sayang" Ucap Saga mengecup dahi Alesha lama.

Entah mengapa perasaan cintanya tak sekalipun berkurang pada gadis ini. Meskipun sudah ditinggal beberapa tahun lamanya. Bukannya semakin melebur yang ada semakin meningkat seiring berjalannya waktu.

Bahkan dulu sewaktu masih berseragam abu abu. Posesif itu wajar namun sekarang rasa posesif itu semakin tinggi. Apalagi melihat pertumbuhan Alesha yang sangat diincar para pria. Selama berada di negeri syam, Gadis yang berada di pelukannya ini berhasil membuatnya kalang kabut.

Apalagi banyak pemuda disana yang terang- terangan mengejar Alesha. Ia takut jika gadis itu sampai luluh oleh rayuan lelaki lain. Sampai- sampai seseorang yang disuruh jadi penguntit Alesha kenyang dengan amarah dan emosi tuannya. Apalagi setelah seseorang itu memberi tahu apa saja yang dilakukan Alesha secara detail.

"Dasar Saga gemblong, Pantesan aku gak dibangunin ternyata mau modus sama Alesha." Batin Jihan yang berada di depan pintu rungan Alesha. Ia sejenak melihat ke arah kaca, dan nampak sekali Alesha dan Saga tengah berpelukan di atas brankar.

Jihan menggerutu melihat itu, ia mencoba membuka knop pintu itu tapi kenapa tak bisa batin Jihan.

"Loh, gak bisa. Apa iya di kunci." Ucap Jihan berkali- kali membuka knop itu meskipun hasilnya nihil.

"Woy bangun Saga. Awas aku timpuk kamu sampai macam- macam." Teriak Jihan membuat security yang menjaga ruangan tersebut berlari ke arahnya. Ia tak mau mendapatkan masalah nantinya jika Jihan terus begitu.

" Maaf nona, ruangan kedap suara. Mereka yang ada didalam takkan mendengarkanmu. Jika mau masuk mending telpon saja yang ada didalam." Papar securty membuat mata Jihan melotot.

Bersambung.

1
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
waitress thor yg artinya pelayan wanita, bukan waithers. banyak typo sih thor
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
kebiasaan nulis lift jadi life. perhatikan lg tulisannya thor. eman klo cerita bagus tp bnyak typo
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
lift thor bukan life 🤣
falea sezi
akhirnya mati kn
falea sezi
alesa keras kepala bgt
falea sezi
blg bicth kn artinya. pelacur jangan bgt sih omongan saga
ZasNov
Kayaknya Saga ada sesuatu sama putri keluarga Wilson.. Mungkin itu juga ada kaitannya sama perubahan sikap Saga..
Rini Antika
berakhir dengan Sad ending 😭😭😭
Dhevandra Alfariano_03
sad ending
Ibunya Mirza
saya kira alesyax bs disembuhin thor
💞Amie🍂🍃: Insyaallah nanti ada kelanjutannya kak🤭🤭
total 1 replies
Atha Diyuta
mampir kesini, lempar bunga buat authornya
💞Amie🍂🍃: Terimakasih kaka
total 1 replies
Teteh Lia
aq mampir kesini dulu, sambil menunggu up terbaru karya terbaru kaka 🙏
💞Amie🍂🍃: Terimakasih kakak sudah setia menemaniku.. Eakkk🤭🤭
total 1 replies
rhy_vt🌹
wah wah, aku mampir say
💞Amie🍂🍃: terimakasih loh ya udah mampir🤭🤗
total 2 replies
Senajudifa
waduh ketahuan
Senajudifa
iya bener sih apalg ada tunangan nya si saga itu
TK
Lima bunga semangat
💞Amie🍂🍃: Duh matur nuhun kak
total 1 replies
Senajudifa
lanjut thor
Senajudifa
sadar jg tuh kulkas 1000 pintu
Zenun
sad ending
💞Amie🍂🍃: Iya kak, mampir kekaryaku yang baru kak🤭
total 1 replies
Zenun
menegangkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!