NovelToon NovelToon
Atas Nama Jodoh

Atas Nama Jodoh

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Teen School/College / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:256.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Mukarromah Isn.

Atas nama jodoh, diantara garis takdir dan do'a yang panjang, mana yang akan terjadi?


"Kamu nikah sama aku aja"

"Nggak mau, nama kamu Qais dan aku Layla"

"Memangnya kenapa?"

"Kamu belum pernah dengar kisah Layla majnun ya? Namanya Qais dan Layla. Mereka tidak bisa bersama sampai kematian menjemput"

"Yaudah aku ganti nama aja"

Asma Layla Husna, tak mengerti dengan takdir hidupnya. Berawal dari pertemuan mereka karena hampir saling menabrak, Qais tiba-tiba langsung mengajak Layla menuju ikatan sah. Namun sekelumit kisah cinta terjadi selanjutnya, saat takdir seperti menghadirkan sosok lain selain Qais. Belum lagi kisah Fatah Bilal Alzam, yang harus terjebak ikatan dengan gadis preman pasar


Jangan lupa follow ig author ya
@mukarromatul28

Like, komen, dan vote.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mukarromah Isn., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18 : Tak semudah itu

Bagi sebagian orang, masa putih abu adalah masa paling berkesan dalam dunia pendidikan. Dipenuhi tawa dan air mata, berbagai ujian kehidupan yang kadang tak terduga, dengan kata lain masa ini mengajarkan proses menuju kedewasaan. Dimana sebagian orang mulai mengenal dan mencari jati diri mereka sebenarnya.

Dihadapkan pada tantangan yang kadang sampai menguras air mata dan mengocok perut karena terlalu lelah tertawa. Dimana remaja merasakan rasa cinta, patah hati, arti teman dan sahabat, juga termasuk problematik dalam keluarga mereka. Apa yang mereka lakukan hari ini adalah tangga pertama yang menentukan bagaimana mereka diakhir. Karena nyatanya, masalah sekarang adalah sebuah ujian untuk menguji dan berlatih menguatkan hati agar tak goyah jika dihadapkan pada ujian yang lebih besar dimasa depan

"Akhirnya selesai juga. Tinggal nunggu hasil pengumuman kelulusan. Rasanya separuh beban hidupku akhirnya berkurang" Nessi menjatuhkan tubuhnya disamping Layla dan langsung meneguk botol yang terbuka disana tanpa berkata apapun dulu

"Ringan dulu, nanti siapin badan lagi buat yang lebih berat" balas Layla, ia menatap satu persatu ruangan yang ada disekolah ini, ia pasti akan merindukan itu setelah pergi

"La, kamu tau nggak kalau laki-laki itu kembali?"

"Laki-laki siapa?" Layla mengernyitkan alisnya bingung, pasalnya Nessi sebelumnya tak pernah bercerita tentang laki-laki manapun

"Si tua bangka itu, siapa lagi?" Jawab Nessi dengan nada kesal

"Maksudnya ayahmu?"

"Dia bukan ayahku"

"Astagfirulloh Nes, sebenci-bencinya kamu sama dia, dia tetap laki-laki yang berjasa buat kamu ada didunia ini" Layla hanya bisa mengucap istigfar mendengar ini, ia merasa beruntung karena ayahnya tak seperti itu

"Lebih baik aku nggak ada disini daripada punya ayah kayak dia"

"Allah sudah mengatur segalanya pasti ada maksud masing-masing Nes, anggap aja ini sebuah ujian kamu dan akan kamu nikmati hasilnya di masa depan" Layla menepuk pundak sahabatnya itu

"Aku nggak terlalu mikirin tentang dia La, tapi aku mikirin ibuku yang terus nangis tiap malam gara-gara dia" Nessi mendongakkan kepalanya keatas dan menarik nafas panjang yang kesekian kalinya

"Ibuku yang membantu dan mendampingi dia selama ini, tapi setelah berada dipuncak ia malah lebih memilih wanita lain. Bagaimana ibuku tidak sakit hati? Laki-laki itu seolah sandaran baginya, apa yang akan terjadi jika sandaran itu hilang? Jatuh kan?"

"Tapi aku liat tante Risa masih bisa ngurus butiknya dengan baik"

"Dipagi hari dia seperti orang normal La, tapi dimalam hari dia selalu menangis meraung saat aku intip dari kamarnya. Dia pasti nggak mau aku khawatir, tapi dia lupa kalau aku ini anaknya, aku juga bisa merasakan apa yang dia rasakan"

"Berarti tugasmu sekarang untuk meyakinkan ibumu Nes, yakinkan dia kalau pasti ada alasan Allah memisahkan mereka, hanya saja mungkin sekarang belum terlihat"

"Kayaknya sulit buat aku lakuin itu, dia udah terlanjur cinta mati sama laki-laki itu" Nessi bahkan sudah seperti enggan memanggil dengan nama ayah

"Kamu anaknya, kamu pasti bisa"

"Akan aku coba nanti" jawab Nessi dengan suara begitu pelan

"Semangat Nes"

"Makasih ya La" Layla mengangguk dan menepuk bahu sahabatnya sekali lagi

"Ammar belum ngomong apa-apa sama kamu?" Layla menggeleng, ia berharap Ammar diam saja agar ia tak perlu memikirkan apa yang akan ia katakan untuk menjawab pertanyaan laki-laki itu nanti

"Kamu ada cerita suka sama siapa namanya yang diponpes?"

"Kak Zain?" Tebak Layla

"Iya, bagaimana perasaanmu sekarang pada laki-laki itu?"

"Benar kata orang, jatuh cinta butuh waktu kurang dari satu menit tapi melupakannya butuh waktu lebih panjang dari satu tahun" Layla meneguk air diatas meja karena mendadak ia haus membahas ini

"Kamu masih suka dia?" Ada nada sedikit terkejut dari Nessi

"Dibilang lupa nggak juga, tapi bukan rasa suka yang sama kayak dulu lagi" Nessi hanya bisa mengangguk saja, mereka hanya menghela nafas panjang sekarang. Melewati problematik masa remaja yang penuh fatamorgana

.

Didepan mading pengumuman kelulusan, para siswa kelas dua belas berkumpul melihat nama mereka dan yang paling penting adalah status kelulusan mereka dari sekolah ini

Tanpa sengaja Bilal juga melihat Bela ada disana, gadis yang ia tau namanya dari name tag yang dikenakan diseragam gadis itu. Mereka berdesak-desakkan didepan mading untuk melihat status kelulusan sekaligus kepo siapa peraih peringkat tertinggi ditahun ini

Nampak ada siswa yang mengusap wajahnya dengan tangan, nampak dari ekspresinya ia bersyukur karena lulus. Ada yang memijit pelipisnya pelan entah karena tak lulus atau karena nilai yang kurang memuaskan. Dan ada juga yang menangis, ini juga memiliki dua kemungkinan antara terharu atau tidak lulus. Dan sudah jelas yang mengumpat dengan kata-kata kasar dan berteriak frustasi itu tidak lulus

Dengan santai Bilal mendekat kala jumlah siswa semakin berkurang, ia melihat namanya, ternyata di peringkat paling atas dengan nilai terbaik dan status lulus. Ia mengucap syukur dalam hati, do'a dan usahanya tak berkhianat. Tapi pandangannya tertuju pada nama yang ada dibawah namanya

"Isabela" gumamnya pelan membaca nama itu. Ada sedikit keterkejutan yang nampak di wajahnya. Benar ternyata, jangan menilai orang dari covernya saja. Ia melirik gadis yang tadi dilihatnya berdiri dengan posisi yang tak jauh darinya, gadis itu menutup wajahnya dan menggelengkan kepala, tentu saja hal itu menjadi pertanyaan yang muncul dibenak Bilal, apa nama itu bukan milik gadis itu pikirnya. Tak menutup kemungkinan kalau diantara sekian banyak siswa kelas dua belas ada yang mempunyai nama sama

"Tunggu" seorang Fatih Bilal Alzam berinteraksi dengan gadis sepertinya hal yang terdengar cukup langka, tapi rasa penasarannya kali ini mengalahkan segalanya

"Kenapa?" Sadar dirinya yang ia maksud gadis itu berhenti karena tak ada orang lain juga di koridor saat ini

"Apa kamu ingat denganku?" Bilal merutuki dirinya yang bicara seperti itu, padahal itu bukan hal awal yang ingin ia tanyakan

"Apa kamu mau diingat karene kebaikanmu?" Bilal langsung menggeleng, maksudnya bukan hal itu

"Maaf, tapi aku penasaran kenapa kamu bersedih. Bukankah nilaimu sudah sangat bagus?"

"Darimana kamu tau?" Bela memicingkan matanya

"Namamu Isabela kan? Aku melihatnya dari name tag yang kamu kenakan. Juga nama Isabela ada di peringkat kedua dengan pemilik nilai tertinggi, bukankah harusnya kamu senang?"

"Apalah arti nilai-nilai itu untukku jika tidak bisa merubah kehidupanku" gadis itu tersenyum kecut, seperti mentertawakan takdirnya sendiri

"Bisa!" Jawab Bilal dengan semangat, ia tak ingin ada orang yang beranggapan kalau pendidikan itu tak penting dan nilai bagus bukan sesuatu yang patut dibanggakan

1
itsme A
aduhh sumpah galmove sama kisah Naufal aqeela ya Tuhann, merinding banget /Sob//Sob//Sob/
stnk
kereeeen.....👍👍👍👍
Wayan Sucani
Menguras air mata
Wayan Sucani
Edisi menangis bersambung...
Kau kuras emosi kami Thor..
Ati Rohayati
Luar biasa
Sri Wulandari
Taj Mahal ceritanya hampir sm dg kisah orangtuamu ila😊
Sri Wulandari
Istri sholehah yg bs menenangkan hati dan perasaan suaminya ketika merasa sedih & terpuruk ❤️
Sri Wulandari
Buat ayah nessy menerima karmanya atas apa yg telah d lakukan pd klrgnya jg orang-orang yg telah d sakitinya thour
Sri Wulandari
Pasti Cewek yg suka sm qais tentunya secara qais khan suka nyamperin layla d fakultas nya
Sri Wulandari
Apakah orang tua kenzo & qais d bunuh.... itulah yg membuat kenzo d ttpkn d panti asuhan buat melindungi dia😔
Sri Wulandari
Qais adalah versi Naufal waktu jd badboy d kampusnya dulu
Sri Wulandari
Bikin nangis sj thour.... jd k ingat kisah cinta mereka berdua g k bayang sprti ap rasa sedih & rindu yg terpendam Naufal sm aqila walaupun dia terlihat kuat & tegar d dpn anak-anaknya jg klrgnya 😭😭😭😭😭
Sri Wulandari
Si kembar ngumpet dengar sepupunya datang🤭
Riyani Yahya
Luar biasa
Henny Saraswati
ceritanya bagus,,tidak bertele-tele dalam menyelesaikan konflik yg ada
Widdy Widdy
Luar biasa
Mom_Sa
kmrin sibuk nangisin kisah emak bapaknya, Skrang nangisin kisah anaknya. emng ya othor nih hobi bikin org nangis brjamaah..😭
Sri Puryani
mksh thor....cerita yg bagus....
menguras air mata😭
Sri Puryani
semoga krn kelskuan mereka baik jd dpt keringanan hukuman
Sri Puryani
klo qais & rio ditangkap, hukum jg rangga thor jgn biarkan dia hidup tenang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!