NovelToon NovelToon
Suamiku Traumaku

Suamiku Traumaku

Status: tamat
Genre:Angst / Cerai / Suami Tak Berguna / Tamat
Popularitas:29.5k
Nilai: 5
Nama Author: nita kinanti

Linda selalu menuruti keinginan Erik, suaminya. Dia bahkan rela kesana kemari mencari pinjaman agar suaminya bisa membayar cicilan mobilnya. Linda yang sangat penurut semakin ditindas oleh Erik. Hingga suatu hari dia sadar selama ini hanya dimanfaatkan oleh suaminya. Apa yang akan Linda lakukan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nita kinanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18. Cerai?!

Diana melenggang meninggalkan Linda yang mematung di dapur. Hati Linda seperti teriris-iris. Erik dan Diana sama sekali tidak memikirkan perasaannya.

Linda urung membuatkan minum ini Diana lalu berjalan keluar dari dapur. Dia ingin kembali ke kamarnya dan menangis untuk meluapkan rasa sakit hatinya. Tetapi kemudian secara tidak sengaja dia mendengar percakapan dari Erik dan Diana di ruang tamu. Rasa penasaran membuat Linda berhenti dan mendengarkan percakapan mereka berdua.

"Aku hampir tidak percaya dia istrimu."

"Kenapa?"

"Ya ... Lihat saja penampilannya, udik dan kampungan. Sangat kontras jika berdampingan denganmu."

"Dia memang orang kampung Sayang ... "

"Seharusnya kamu bisa mencari yang lebih baik. Pantas waktu itu kamu pura-pura tidak mengenalnya di depanku." Diana cekikikan. "Kamu malu mempunyai istri seperti dia?"

Erik terkekeh mendengar pertanyaan Diana.

Linda terus mendengarkan percakapan mereka berdua sampai dia tidak merasakan jika air matanya sudah mengalir deras membasahi pipinya.

"Kenapa tidak kamu ceraikan saja dia?"

"Hmm ... Saat ini aku belum memikirkan itu. Kamu tahu kan aku tidak punya pembantu? Kalau aku menceraikan dia lalu siapa yang akan membereskan rumah dan mengurus semua keperluanku?"

Hati Linda terasa sangat sakit mendengar kata-kata Erik. Benar kata Sari, selama ini Linda tidak pernah sadar jika Erik tidak pernah memperlakukan dia selayaknya istri. Erik bersikap baik kepadanya hanya saat dia ada maunya. Selebihnya Erik memperlakukan Linda selayaknya budak.

Sudah berkali-kali Sari, sang kakak mengingatkan Linda akan hal itu tetapi Linda seperti menutup mata dan telinganya. Dia terus meyakinkan dirinya jika dia mencintai Erik dan juga sebaliknya. Jika dia menuruti semua yang Erik perintahkan kepadanya itu karena Linda melakukan tugasnya sebagai seorang istri.

Tetapi kata-kata yang baru saja keluar dari mulut Erik membuat Linda sadar. Rasa cintanya kepada Erik membuat dia dibodohi oleh suaminya sendiri. Linda rela menjadi sapi perah Erik untuk membuktikan cintanya.

"Jadi dia hanya sekedar pembantu bagimu?"

"Ya ... Anggap saja seperti itu," jawab Erik santai dan diiringi suara tawa Diana.

"Apa itu artinya kamu tidak mencintai dia?"

"Saat ini aku hanya mencintai kamu!" terdengar lagi suara Diana tertawa. Sepertinya dia sangat menikmati percakapannya dengan Erik.

Linda tidak kuasa untuk mendengarkan percakapan Erik dan Diana lebih jauh lagi. Dia segera berlari ke kamarnya dan menangis sejadinya.

Erik sungguh tega kepadanya. Erik adalah satu-satunya pria dalam hidupnya, Linda mencintanya sepenuh hatinya dan Linda yakin Erik juga mencintai dirinya.

Malam harinya...

Erik pulang ke rumah seperti biasa. Linda yang sedang menemani Aruna belajar langsung keluar dari kamar Aruna dan menghampiri Erik. Sudah sejak tadi dia menunggu dan mempersiapkan dirinya untuk bicara dengan suaminya itu.

"Mas ... Kita harus bicara!" sambut Linda begitu Erik memasuki rumah.

"Bicara apa?" balas Erik acuh seperti biasanya.

"Tolong tinggalkan perempuan itu!" ucap Linda tanpa basa-basi.

"Memangnya kenapa?"

"Aku mencintaimu Mas dan kamu juga mencintai aku kan?" Linda benar-benar seperti orang bodoh yang masih menanyakan cinta Erik kepadanya.

Erik tersenyum sinis. "Memangnya kalau aku mencintai kamu terus kita jadi kaya?" Lalu Erik mengeluarkan dompetnya.

"Nih ... Tadi Diana memberi uang satu juta. Katanya agar kamu bisa membeli baju yang layak. Dia kasihan sama kamu!" Erik melemparkan uang tepat di wajah Linda.

"Diana baik kan? Masa kamu menyuruh aku untuk meninggalkan dia?!"

"Mas, tapi kita sudan lama menikah. Kita sudah punya Aruna. Walaupun tidak kaya selama ini kita baik-baik saja. Aku bahagia hidup bersamamu meski harus hidup pas-pasan." Sepertinya Linda tidak ingat apa yang sudah dia alami selama menjadi istri Erik.

"Kalau aku tidak meninggalkan dia terus kamu mau apa?!" bentak Erik. "Mau cerai hah?!! Mau pulang ke rumah orang tuamu?!!" Seperti biasa Erik mengeluarkan jurus ancaman akan menceraikan Linda.

"Iya, aku mau cerai!" jawab Linda tegas. Ini pertama kalinya dia berani mengucap kata itu. Dia mungkin bisa bertahan dengan sikap Erik yang seenaknya, tetapi dia tidak terima jika Erik menduakan cintanya.

"Heh ... Memangnya kalau kamu bercerai dari aku akan ada laki-laki yang mau sama kamu?!! Lihat penampilan kamu yang kurus kering seperti belalang ini, mana ada laki-laki mau sama kamu selain aku?!! Kamu tidak sadar diri atau bagaimana sih?!!" Erik tersulut emosi.

"Aku tidak peduli!" balas Linda tanpa rasa takut. Entah dari mana dia mendapatkan keberanian untuk membalas kata-kata Erik.

"Plakkk!!!" Satu tamparan mendarat di pipi Linda. "Berani kamu?!!" Erik melotot tidak percaya Linda berani berkata seperti itu kepadanya.

"Kamu mau tinggal dimana?!! Kembali ke rumah orang tuamu dan tinggal berdesak-desakan dengan mereka?!! Kamu tidak malu menjadi seorang janda?!! Kamu tidak memikirkan perasaan bapak ibumu yang sangat kamu banggakan itu?!!"

Linda memegangi pipinya. "Aku tidak peduli!" jawab Linda lagi.

Erik semakin marah mendengar jawaban Linda. Tangannya kembali maju dan menampar Linda sekali lagi. Kemudian menarik rambut Linda hingga Linda meringis kesakitan.

"Masih mau minta cerai?!" tanya Erik dengan nada mencekam.

Linda menggeleng ketakutan. "Tidak Mas, aku mencintaimu. Aku tidak ingin berpisah denganmu. Tetapi aku mohon kamu tinggalkan wanita itu," jawab Linda lirih.

"Diana itu sekarang sumber uangku. Jangan harap aku mau meninggalkan dia!" Erik melepaskan tangannya dari rambut Linda.

Linda terus menunduk tidak berani menatap Erik.

"Sudah ... Tidak usah minta cerai! Kamu itu sudah enak hidup sama aku! Jangan kebanyakan tingkah!" Erik mulai melunak.

"Sekarang aku mau tidur, jangan ganggu!" Erik pergi meninggalkan Linda setelah Linda benar-benar ketakutan padanya.

Tubuh Linda terasa lemas. Dia terkulai di lantai setelah kepergian Erik. Tubuhnya terasa sakit tetapi hatinya jauh lebih sakit. Sudah bertahun-tahun menjadi istri Erik, Linda selalu saja merasa takut kepada suaminya itu.

Linda memegangi pipinya sambil menatap uang yang berceceran dilantai. Linda terus memandangi uang itu, uang yang menjadi sumber prahara rumah tangganya.

Tiba-tiba Linda teringat Aruna yang sedang belajar di kamarnya. Segera dia hapus air matanya lalu memunguti dan memasukkan uang itu ke dalam sakunya. Dengan terburu-buru Linda berjalan ke kamar Aruna. Dia yakin Aruna mendengar teriak-teriakkan ayahnya dan itu membuat Linda khawatir.

Linda membuka pintu kamar Aruna. Di dalam kamar dia melihat Aruna meringkuk dan menutup telinganya dengan bantal.

Linda mendekat lalu memindahkan bantal yang menutupi telinga Aruna.

"Apa ayah sudah tidak marah?" tanya Aruna begitu dia melihat wajah sang ibu di depannya.

Dengan sekuat hati Linda memaksakan dirinya tersenyum di depan Aruna meski hatinya menangis pilu. "Ayah tidak marah. Tadi ayah dan ibu hanya salah paham saja. Sekarang sudah tidak apa-apa."

"Runa tidak suka mendengar ayah berteriak kepada ibu. Runa tidak suka melihat ibu menangis karena ayah."

Hati Linda semakin sedih mendengar kata-kata anaknya.

"Ibu tidak menangis." Sekali lagi dia memaksakan tersenyum di depan Aruna. "Mana?" tanya Linda dengan suara serak. Dia membuka matanya lebar-lebar dan menunjukkan pada Aruna kalau dia tidak menangis.

Kemudian Linda memeluk Aruna dan barulah tangis Linda kembali pecah di balik punggung Aruna.

"Apa pipi ibu merah karena dipukul ayah?"

1
Kapten Rajo Devi
goblok tolol bego stupid idiot
Kapten Rajo Devi
goblok dipiara
Dewi Dama
ini perempuan gk.punya harga..diri...
Dewi Dama
perempuan gk punya harga diri udh di hina madih aja bertahan...
angel
apa ini benar tamat? sy malas baca novel yg Ngantung spt pulang membalas dendam....jd sy tanya dl yg sdh baca ..biar gk sia2
Dhinok Farrel
terimakasih thor...
sehat2 terus....
dinantikan selalu karya² nya...
lope²
Dhinok Farrel
Linda cerita aja semua sama bapak ibu, biar mereka tahu yg sebenarnya...
ben gak keliru lg seperti waktu Linda dijual ke pak Bima
Dhinok Farrel
jangan kemakan rayuan Erik linnnnn
Dhinok Farrel
ya Allahhhhhh
gemes banget sih sama Linda....
tp mgkn emang ada perempuan seperti Linda ini.....
semoga perempuan² selalu sehat dan bahagia...😁
Tri Soen
Waduuuuh thor kirain masih panjang cerita nya tiba2 tamat aja padahal Aq suka cerita nya .... ditunggu bonchap nya ya 🤭😀
Tri Soen
Hari Minggu libur Up ya say othor 🤭 ditunggu Up selanjutnya ya
Tri Soen
Semoga orang tua nya Bima mau menerima Linda sebagai menantu nya ya.... ditunggu Up selanjutnya ya
Tri Soen
Good job Linda aku suka cara mu .... Alhamdulillah kamu udah banyak berubah menjadi wanita yg tegas gak lemah lagi ...jangan mau ditindas Erik lagi .... ditunggu Up selanjutnya ya
Tri Soen
Duuuh Linda kenapa juga harus masuk kerumahnya sich ...say othor jangan sampai Linda di apa2in Erik ya kasian masak harus menderita lagi ...
ditunggu Up selanjutnya ya
Tri Soen
Duuuh yang nama nya anak2 diiming2i mainan sama makanan dan diajak naik mobil ya jelas pasti senang tapi setidak nya orang tua Linda jangan mudah percaya donk dengan kebaikan Erik sekarang ini ... sekarang kunci nya tetap pada Linda kamu harus kekeh jangan sampai jatuh dilubangi yg sama ...diluaran masih banyak laki2 yg benar2 baik ... ditunggu Up selanjutnya ya
Tri Soen
Dasar Erik gak tau diri banget ternyata belum berubah juga kelakuan nya ....mudah2n Linda tetap teguh pendirian nya jangan sampai jatuh kelubang yg sama....
Tri Soen
Pokok nya jangan kasih kendor ke Erik ya Linda tetap lah teguh dengan pendirian mu ...memaafkan memang mudah tapi untuk melupakan pasti lah teramat sulit ...
ditunggu Up selanjutnya ya
Tri Soen
Semoga Bima baik terus sampai mereka menjadi pasangan yg sah 🤭 ditunggu Up selanjutnya ya
Tri Soen
Ya sich walaupun Aruna merindukan sosok seorang ayah tapi jangan sampai Linda jatuh dilubangi yg sama setidaknya cari seorang suami yg benar2 baik penuh kasih sayang dan bertanggung jawab pada nya juga pada Aruna .... ditunggu Up selanjutnya ya
Tri Soen
Tetep lah teguh dengan pendirian mu ya Linda jangan sampai Erik minta balik sama kamu ... ditunggu Up selanjutnya ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!