NovelToon NovelToon
Holding The Heart

Holding The Heart

Status: tamat
Genre:Romansa / Tamat
Popularitas:319k
Nilai: 5
Nama Author: dewi wahyuningsih

Aku kira aku adalah istri yang paling di cintainya, aku pikir setelah janji pernikahan di ucapkan aku akan diperlakukan seperti ratu seperti sebelumnya, aku kira aku akan bahagia selamanya dengan anak-anak kami nantinya, tapi yang tidak aku sangka adalah, aku bahkan di anggap jauh lebih buruk dari pada sampah busuk.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi wahyuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18 : Dilarang Penasaran

Jarvis menghempaskan selembaran kertas itu kepada Vivian membuatnya gelagapan dan kebingungan begitu melihat lembar dari rumah sakit saat pertama kali dia memeriksakan kehamilan. Ingat benar, hari itu dia begitu stres karena ternyata kehamilannya adalah kehamilan anggur. Dia tadinya ingin membuang kertas itu ke kloset atau membakarnya, tapi saat baru mengeluarkan selembaran itu handle pintu bergerak dan dengan paniknya dia meremas kertas itu dan melemparkan ke tempat sampah. Sial, karena saat itu Jarvis sedang membahas hal penting dia jadi teralihkan dan lupa dengan kertas itu.

Padahal Vivian pikir kertas itu sudah di buang karena dia yakin sudah masuk ke tempat sampah. Tapi sial, kenapa dan bagaimana bisa kertas sialan itu berada di tangan Jarvis?

Untuk membuat dirinya dalam keadaan aman, Vivian segera memasang wajah pilu dan tak berdaya. Dia meraih tangan Jarvis mengabaikan saja tatapan mata Jarvis yang taja dan mengerikan.

" Sayang, maafkan aku ya? Aku benar-benar minta maaf soal kehamilan itu. Aku awalnya juga sangat bahagia saat aku tahu aku hamil, tapi saat memeriksakan kandungan pertama kali aku benar-benar sangat terkejut dan sedih sekali. Aku tidak tahu harus melakukan apa jadi aku memilih diam dan berharap diagnosa itu adalah kesalahan. "

" Alasan bodoh macam apa itu? "

" Aku tahu aku salah, sayang. Aku memilih diam karena ini juga berat untukku. Aku sedih karena ternyata anak yang aku inginkan, dan kau inginnya tidak ada. Aku takut perasaanmu jadi berubah dingin lagi seperti dulu, aku ingin mempertahankan sikap hangatmu padaku seperti ini. Tolong maafkan aku ya? Aku janji setelah ini aku akan mengkonsumsi vitamin dengan rajin dan aku akan mencari vitamin terbaik supaya aku bisa cepat hamil lagi ya? "

Jarvis menepis tangan Vivian. Tatapannya masih sama, dingin dan seperti tak tergoyahkan.

" Sekarang aku sudah bisa menyimpulkan kalau semua kekacauan ini terjadi karena ulahmu kan? Kau ingin menutupi kebohonganmu dengan kebohongan lain? Walaupun aku mencoba mempercayaimu setiap waktu, nyatanya kau masih saja membuatku menyadari kalau kau tidak akan bisa membuatku percaya. "

Vivian menggeleng menolak untuk menerima ucapan Jarvis barusan. Sebenarnya semua yang dia lakukan adalah karena dia mencintai Jarvis, dia benar-benar takut sekali kehilangan daya tarik karena bagaimanapun yang dia miliki hanyalah Jarvis saja. Vivian adalah anak dari pasangan suami istri yang bercerai, mereka masing-masing sudah menikah kembali dan sibuk dengan keluarga barunya. Keuangan yang terbilang pas-pasan kedua orang tuanya itu membuat Vivian terkatung-katung karena mereka berdua saling melempar tanggung jawab dengan alasan tidak memiliki uang lebih.

Semenjak bertemu dengan Jarvis secara tidak sengaja beberapa tahun lalu, Vivian benar-benar seperti mimpi karena bisa mendapatkan rasa suka dari Jarvis padahal saat itu lumayan banyak pesaing yang coba mendekati Jarvis. Cinta yang dimiliki Vivian semakin bertumbuh di luar kontrolnya sendiri ketika merasakan bagaimana bahagianya di cintai pria setampan jarvis dan hidup nyaman dengan segudang uang yah dimiliki Jarvis. Tidak ada lagi Vivian yang kelaparan dan serba kekurangan, tidak ada lagi Vivian yang harus bekerja menjadi pegawai biasa dan bekerja paruh waktu saat malam dan semua itu karena Jarvis. Jadi apakah salah jika dia terlalu takut perasaan Jarvis akan mengarah ke wanita lain dan membuatnya kehilangan hidup nyaman seperti sekarang ini?

" Sayang, aku benar-benar minta maaf. Iya aku salah, tolong jangan marah lagi ya? "

Jarvis mengeraskan rahangnya. Sebenarnya dia benar-benar sangat marah sekali, tapi karena kebaikan Vivian di masa lalu dia jadi mau tida mau harus tetap menahan diri. Jarvis tak lagi mengatakan apapun, dia memilih untuk keluar dari kamar Vivian agar bisa meredakan amarahnya dan mencoba untuk tenang. Beberapa hari ini Jarvis benar-benar harus mengurus banyak masalah di kantor, juga masalah tentang Johan yang terus mengincar pertanggung jawaban dari Elle dan memaksa Jarvis untuk menyerahkan Elle padanya. Tentu saja Jarvis bisa menebak kalau Johan pasti menginginkan Elle untuk di jadikan budak ranjang, bagaimanapun dia cukup mengenal Johan dengan baik. Pria itu benar-benar tidak bisa menahan diri untuk hal semacam itu.

Jarvis jelas merasakan benar betapa sesaknya meksipun dia berada di ruangan yang luas dan bersih. Semua hal yang terjadi belakangan ini benar-benar membuatnya merasa tersiksa sendiri, padahal niat awalnya ingin menarik Elle masuk dan membuatnya menderita, tapi pada akhirnya dia juga merasakan bagaimana sesak dan pusingnya dia harus menghadapi masalah yang datang silih berganti.

Jarvis bangkit dan pergi meninggalkan ruang kerja pribadinya untuk menuju sebuah tempat dimana dia bisa sebentar melupakan semua masalahnya. Sebuah bar yang biasa di kunjungi Jarvis bersama teman-temannya, di sanalah Jarvis berada.

" Kau datang sendirian? "

Jarvis menoleh ke arah sumber suara setelah segelas wine habis dia tenggak.

" Kenapa kau datang kesini? "

Orang itu adalah Bryant, sebenarnya dia datang bukan untuk minum seperti Jarvis, tapi dia datang untuk menjemput temannya yang sekarang ini juga tengah minum dan hampir mabuk.

" Tuh, lihat di ujung sana. Dia sedang minum seperti orang gila. " Tunjuk Bryant ke ujung ruangan dimana salah satu sahabatnya tengah berada.

Jarvis berdecih setelah melihat ke arah dimana Bryant menunjuk, lalu kembali menuangkan wine ke gelasnya.

" Dia masih belum berubah, sudah hampir setahun apa dia tidak bosan? " Ujar Jarvis lalu kembali meneguk wine di gelasnya.

Bryant tersenyum tipis, dia membatin ucapan yang sama dengan yang Jarvis ucapakan, hanya saja kalimat itu Bryant tunjukan untuk Jarvis seorang.

" Dia sangat mencintai istrinya terlepas dari berselingkuh dan membuat istrinya menuntut cerai. Perasaan cintanya semakin dia sadari ketika istrinya meninggalkannya, dia merasa hampa dan menyesal karena pengkhianatan yang awalnya terasa indah justru membuatnya kehilangan kebahagiaan sejatinya. Menurutmu bagaimana bisa seseorang yang tersiksa oleh penyesalan bisa secepat itu pulih dan bersikap biasa saja sepanjang waktu? Kau juga tahu benar bagaimana rasanya kan? "

Jarvis menatap Bryant dengan tatapan tajam.

" Jangan berani-beraninya menyamakan keadaanku dengan dia! " Ucap Jarvis dengan tegas.

Bryant membuang nafasnya. Yah memang seperti ini lah Jarvis, dia yang keras kepala dan tidak peka memang paling tidak suka di nilai oleh orang lain apalagi di beda-bedakan dengan orang lain.

" Ngomong-ngomong, bagiamana kabar gadis itu? Apa dia sudah lebih baik sekarang? "

" Kau tidak berhak tahu. " Ujar Jarvis dnegan wajah dingin.

" Wah, padahal aku benar-benar penasaran sekali, bagaimana bisa pelayan rumahmu secantik itu? Aku jadi penasaran ba- "

" Siapa yang memintamu untuk penasaran terhadapnya?! "

" Kenapa? Apakah ada sesuatu yang tidak aku ketahui? "

Bersambung.

1
Shyfa Andira Rahmi
👍👍👍
Shyfa Andira Rahmi
hehhh...mksudnya🤔🤔
Shyfa Andira Rahmi
👏👏👏
Shyfa Andira Rahmi
👍👍👍
Shyfa Andira Rahmi
good Eliza👏👏👏
Shyfa Andira Rahmi
kapokmu😡😡
Shyfa Andira Rahmi
ini tohh alasannya....orang kaya n pinter ktanya, tpi ko malah BODOH
Ngga ada detektif2an gtu, buat nyari kejadian sesungguhnya🤔🤔
Shyfa Andira Rahmi
ngga sudi disentuh sama laki2 bekas perempuan lain 🤮🤮🤮
Shyfa Andira Rahmi
👏👏👏
Shyfa Andira Rahmi
kenapa??
Shyfa Andira Rahmi
pertanyaan yg sama dgn ku 😅😅
Shyfa Andira Rahmi
nahh itu yg jdi pertanyaan...sampe di bab ini masih blom tau apa masalahnya😁😁
❄️ sin rui ❄️
bagusss, aku suka wanita pintar hahahahha
Novi Tadwi
bagus
melting_harmony
Luar biasa
Annie Soe..
Satu lagi karya halu otor yg aku suka,
tengkyu & teris berkarya semangaatt..
Elisabeth Ratna Susanti
mantap jiwa 😍
Erlina
bagus
sandi Gelau
Vivian tk tahu diri..dh diberi kesenangan..tp tk puas melihat kesenangan org lain..
sandi Gelau
jarvis bukan nya jahat..dia cuma terbawa dgn bls dendam yg blm tntu btul..Jarvis mmg mencintai ell sjk pertemuan pertama..tp dia terjebak dgn bls dendam..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!