NovelToon NovelToon
Belenggu Pernikahan Semu

Belenggu Pernikahan Semu

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Poligami / Angst / Romansa / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: teh ijo

~Pernikahan tanpa cinta, tak selamanya berakhir dengan bahagia~

Zahra terpaksa harus menikah dengan Alzam, pria asing pilihan ibunya. Pernikahan tanpa cinta membuat Zahra harus menerima perihnya kenyataan. Terlebih saat dia mengetahui jika Alzam telah memiliki seorang tunangan.

Selama pernikahan Alzam tak pernah sedikitpun menganggap Zahra sebagai seorang istri meskipun mereka berada dalam satu ranjang yang sama. Bahkan Zahra harus berlapang dada ketika Alzam memutuskan untuk menikahi Aira. Mampukah Zahra mempertahankan rumah tangganya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon teh ijo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18 | Simpanan Suamiku

...Jika kau tak bisa membalut luka, setidaknya jangan kau berikan luka bertubi-tubi...

......~Pangeran Anyer~......

Tak terasa sudah satu minggu aku berada di rumah baru ini. Ku pikir karena mas Alzam jarang menemuiku, aku bisa kabur dengan mudah. Nyatanya mas Alzam telah menyiapkan seseorang untuk menjaga dan menemaniku berada di rumah ini. Dia adalah mbak Hani, wanita yang seumuran dengan mas Alzam.

Aku bagaikan seorang tawanan yang tak diizinkan untuk keluar rumah. Bahkan semua kebutuhan dan keperluanku sudah disiapkan oleh Mbak Hani.

Selama satu minggu ini juga, pikiranku tidak tenang karena memikirkan mas Kanna. Disana dia telah berusaha untuk membantuku, tetapi aku malah pergi tanpa kabar. Aku tak bisa menghubunginya karena saat ini ponselku telah diganti baru oleh mas Alzam.

"Mbak Hani, bisakah kamu memberikan izin padaku untuk keluar?" tanyaku pada seorang wanita yang setiap hari menggunakan pakaian serba hitam.

"Mau kemana?" tanyanya dengan dingin.

"Aku ingin menemui temanku. Ada sesuatu yang harus aku selesaikan," jawabku.

"Siapa?"

Aku bagikan sedang diintrogasi, padahal Aku hanya ingin meminta izin. Meskipun mbak Hani adalah seorang wanita, tetapi gaya rambut dan pakaiannya hampir menyerupai laki-laki. Hanya saja ada benjolan di depan dada yang menjadi simbol jika dia adalah seorang wanita asli.

"Apakah harus aku sebutkan namanya?"

"Iya. Karena aku juga harus memberikan laporan kepada pak Al," terang mbak Hani.

Aku hanya bisa mendengus kesal. Semakin hari semua kegiatan dan aktivitasku dibatasi oleh mbak Hani. Bahkan saat aku sedang jalan-jalan lagi pun mbak Hani selalu mengikuti ku.

"Memangnya kamu ingin bertemu dengan siapa?"

Aku terdiam. Tidak mungkin ku katakan jika aku ingin bertemu dengan mas Kanna.

"Aku ingin menemui Bu Endang. Sudah satu minggu aku tak memberikan kabar kepadanya. Aku takut jika dia akan mencariku.

"Untuk masalah itu, Pak Al sudah memberitahu Bu Endang jika kamu sudah di jemput pulang."

Aku hanya bisa melotot, sambil menghentakkan kaki aku memilih untuk meninggalkan mbak Hani di teras rumah.

"Mau kemana?" teriaknya.

"Aku hanya ingin cari udara segar, Mbak! Mbak Hani gak udah ngikutin aku!"

***

Perasaan kesal yang membubung tinggi membuatku merasa malas untuk kembali pulang. Langkah gontaiku tertahan oleh sebuah panggilan yang tertuju padaku.

"Mbak!" panggilnya.

Sebuah lambaian tangan mengarah padaku. Aku hanya bisa tersenyum pada seorang ibu tengah baya yang memanggilku.

"Iya, ada apa, Bu," jawabku ramah.

"Kamu baru tinggal disini, ya?"

"Iya, Bu. Baru satu minggu," jawabku jujur.

"Sudah lapor sama pak RT belum? Karena semua orang yang tinggi disini harus lapor sama ketua RT. Ibarat basa-basi gitu."

Aku tersenyum tipis. Memang kusadari jika aku belum melapor kepada ketua RT di kompleks ini. "Ah, maaf Bu. Saya tidak tahu. Nanti setelah suami saya pulang, saya langsung akan memberikan laporan kepada ketua RT," jawabku gugup.

"Baguslah. Jangan sampai nanti kalian kena grebek warga kalau gak segera laporkan sama pak RT," jelas ibu.

"Iya, Bu. Nanti saya lapor. Terimakasih sudah memberikan informasi," ucapku

"Iya, sama-sama. Tapi kamu bukan seorang simpanan 'kan?"

Mataku membulat dengan jantung berdebar saat mendengar pertanyaan yang seolah adalah sebuah tuduhan untukku.

"Oh, maaf jika ucapanku salah. Tapi kebanyakan pendatang baru itu hanya seorang simpanan. kalau kalian adalah pasangan suami istri yang sah, saran aku segera memberikan laporan kepada ketua RT. Aku hanya khawatir jika kalian akan diarah nantinya. Apalagi kamu masih muda, masih semua anakku. Semoga kamu bukanlah wanita simpanan ya."

Tanpa merasa bersalah sedikitpun, ibu itu langsung meninggalkanku dalam kebisuan. Hatiku berdenyut nyeri. Aku tidak tahu apakah aku hanyalah seorang simpanan dari suamiku sendiri?

Sesampainya di rumah, aku sangat terkejut dengan sosok mas Alzam yang sudah ada di dalam rumah. "Mas Alzam," lirihku.

"Kamu darimana?"

"Aku hanya cari udara segera saja. Tumben mas Alzam pagi-pagi mas Alzam kesini? Apakah tadi malam tidak mendapatkan jatah dari mbak Aira?" tuduhku dengan ketus. Karena setiap kedatangan mas Alzam hanya mengungkapkan tubuhku saja.

"Kamu ngomong apa sih, Ra?"

Aku tersenyum getir kemudian meninggalkan mas Alzam yang masih duduk di sofa. Entah mengapa terlalu sakit hati ini saat melihat wajah mas Alzam. Aku ingin egois, ingin memiliki mas Alzam seutuhnya. Namun, terlalu dalam luka yang dia goreskan.

Sesampainya di kamar aku merasa terkejut saat mendengar suara pintu di kunci. Saat ku balikan tubuhku dan melihat mas Alzam yang sudah mengendorkan dasinya. Aku sudah sangat hafal dengan niat kedatangan mas Alzam mengunjungiku.

"Ra." Kini tubuh mas Alzam sudah memelukku dari belakang. Dia pun menghujani ciuman di tengkukku.

"Mas," lirihku dengan mata yang berkaca-kaca. "Apakah mbak Aira tidak bisa memuaskanmu, sehingga kamu harus lari kepadaku?"

"Bukankah sudah ku katakan padamu, semua alasanku. Ra, untuk kali ini percayalah padaku, ku mohon!"

"Beri aku sedikit waktu saja."

Ku pejamkan mata dengan hati teriris. Saat mas Alzam telah menyentuhku lagi untuk menyalurkan hasratnya.

.

.

.

BERSAMBUNG

Halo-halo teh ijo cuma mau mengucapkan terimakasih atas dukungan kalian untuk novel receh ini. Seberapapun yang kalian berikan adalah semangat untuk teh ijo. 😊

Author receh ini gak minta banyak², cuma dikit aja. Bantu tekan bintang 5 untuk novel ini ya 🙏

1
Siti Maulidah
ceritanya baguss skli /Good//Good//Heart//Heart/
Qaisaa Nazarudin
Jadi malas bacanya dari awal hanya ada Kebodohan Zahra, mengorban kan Kanna orang yang sangat mencintai nya,demi menukar dengan Denna,Biarkan saja Denna sama bapaknya,karena dari awal kamu yg Bodoh fan gak tegas...🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Baru sadar kan kamu??
Qaisaa Nazarudin
Terima aja KEBODOHAN kamu dari awal,Alzam kan udah milih kekasihnya dari kamu,juga memilih anaknya utk kekasih/isteri nya,Dan bukan kamu pilihannya,Kamu aja yg Gamon dan Bego..
Qaisaa Nazarudin
Rasain Zahra BODOH..
Qaisaa Nazarudin
Dari awal udah ku nilang Zahra ini mmg BEGO,saat keluar dari rumah Alzam pertamakalinya,Harusnya dia langsung gugat Cerai,setelah itu oergi kemanapun yg penting Alzam tdk bisa menemukan kalian kembali,Tapi dengan Bodoh nya dia mau2 aja kembali dan bodohnya lagi sampai Alzam tau dia Hamil..
Dan udah bagus menghindar bertahun2 tapi hujung2 nya balik lagi kesana, udah pasti lah Alzam akan menemukan mereka kembali dan mengambil anaknya..Udah 5 Tahun juga berlalu tapi tetap aja BODOH di simpan,padahal Kanna katanya Dosen tapi Oon,kan dia bisa bersikap Tegas menguruskan perceraian Zahra,tapi gak dia lakukan.. Ckkk KEBANYAKAN DRAMA..
Qaisaa Nazarudin
Astaga KENAPA LELET BANGET SIH? UDAH 5 TAHUN TANPA NAFKAH LAHIR BATHIN UDAH KIRA CERAI YA,APALAGI SI ISTRI YG KELUAR RUMAH APAPUN ALASANNYA DIKIRA NUSYUZ LHO..MAAF THOR KALO SALAH..
Qaisaa Nazarudin
Udah 5 tahun berlalu,Jangan sampai kalo harus pulang ke kota,yang Ada Alzam akan menemukan anaknya,dan mengambilnya..Kenapa Kanna tdk menikahi Zahra aja,atau Kanna udah ada pujaan hatinya,gak kan..ini pasti zahra yg gak mau..ckk
Qaisaa Nazarudin
wah berarti Kanna denganZahra masih di Villa ini ya selama 5 tahun ini..
Qaisaa Nazarudin
Pasti ini Kanna dengan anaknya Zahra..Apakah Kanna dan Zahra udah Nikah? moga aja ya?
Qaisaa Nazarudin
Definisi Lelaki gak Tegas,Tamak..sana mau sini mau,ya tanggung aja..
Qaisaa Nazarudin
BEGO kamu pikir Alzam akan melepaskan mu saat dia tau kamu hamil anak nya? Harusnya sebelum dia tau kamu hamil,kamu gugat dia ckk kesel aku..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Sekarang aja harusnya kamu SADAR,dalam keadaan gini aja dia masih menomor satu kan Aira dari kamu..
Qaisaa Nazarudin
Astaga kamu aja yang BODOH,DATI AWAL JUGA DIA MEMILIH KEKASIHNYA DARI KAMU,KALO GAK,NGAPAIN DI NIKAHIN PACARNYA SEDANGKAN DIA SUDAH MENIKAHI MU,KAMU ITU YG BODOH DAN GAK TEGAS,GUGAT CERAI AJA DIA DARI KEMARIN SETELAH KAMU KELUAR DARI RUMAH,MALAH MAU3 NYA PERCAYA MA DIA LAGI,OGEB..
Qaisaa Nazarudin
Tunggu..kedua adiknya bukan anak kandung ayahnya Zahra dengan ibunya? Terus anak ibunya dengan siapa? Ayah tirinya,Kalo ia kenapa ibu dan ayah tirinya gak bawak sekalian dua orang anak nya itu pergi juga malah ditinggalin,Gila nih ibunya, Binatang aja tau gimana menyayangi anaknya..
Qaisaa Nazarudin
Ckk mesti HAMIL nih,katanya gak cinta sama isteri benci sama isteri nya, Tapi ditidurin juga..🤔
Qaisaa Nazarudin
aku kalo baca alur kayak gini,lebih suka baca novel yg udah End,Jadi tau hujung2 nya dia bahagia dengan siapa,Kalo balik lagi ke orang yg sama,jadi malas bacanya..
Qaisaa Nazarudin
keputusan mu udah paling benar,ngapainasih dipertahankan,yang ada kamu makin terluka,kamu juga berHAK mencari kebahgiaan mu sendiri,Jangan jadi perempuan BODOH yg mau2 aja ditindas dan disakiti,Walaupun kamu Nikah hasil perjodohan,kamu juga punya harga diri kali..Biarkan Dia dengan keinginannya,Semoga aja dia GAK NYESEL NANTINYA...
Hariyanti
Arya itu ternyata alzam ke dua😏😒
Hariyanti
ohhh hubungan satu malam 😩😩🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!