NovelToon NovelToon
Sang Pembantai

Sang Pembantai

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Reinkarnasi / Fantasi Timur
Popularitas:68.2k
Nilai: 5
Nama Author: Semartis

Di Ibu Kota Jakarta, Ilham Alamsyah seorang pemuda yang menjadi menantu sampah, dibunuh oleh kekasih dari istrinya dan bereinkarnasi di dunia kultivator.

Hahahaha AKU??

AKU ADALAH XINCHEN

Aku akan membantai kalian semua yang ingin menjadi musuhku!!!

APAA? PARA DEWA???

Hahahaha akan ku injak-injak para dewa sialan itu!!!!!

Karya pertama
Jadi maaf, masih banyak salahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Semartis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 18 - Membantai Anjing Setia Klan Guan

Setelah itu Xinchen langsung membakar habis semua mayat klan Guan dan mencari kamar tidur di kediaman klan Guan yang masih bersih tanpa darah.

Xinchen hanya membunuh semua anggota klan Guan, tidak menghancurkan bangunan kediaman klan Guan. Setelah beberapa saat Xinchen telah menemukan kamar tidur yang bersih dan langsung melemparkan bandannya ke kasur dan menutup mata.

Pembantaian Xinchen tidak diketahui oleh penduduk ibu kota kekaisaran karena ia telah memasang array kedap suara dan menyegel kediaman klan Guan.

Sinar matahari telah menyinari kamar tidur Xinchen, menandakan hari telah berganti.

"Hoaaam....selamat pagi dunia yang menyebalkan" Ucap Xinchen yang masih terlentang di tempat tidur ditepi yang masih mengumpulkan nyawa untuk bangun tidur.

Setelah beberapa saat, Xinchen bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah membersihkan diri sekaligus mengganti pakaian, Xinchen langsung berteleportasi di depan gerbang istana kekaisaran Guan.

Di pintu gerbang istana kekaisaran Guan, para penjaga yang melihat seorang pemuda yang tiba-tiba muncul langsung mengerubungi pemuda tersebut. Pemuda yang tidak lain dan tidak bukan adalah Xinchen.

"Siapa kau??!!!" Teriak penjaga gerbang.

"Tunjukan identitas mu!! jika tidak jangan salahkan kami, jika bertindak kasar" Teriak penjaga yang lain.

Melihat 12 orang mengerubunginya dan jumlah tersebut terus bertambah, Xinchen hanya tersenyum dan tidak menjawab pertanyaan mereka, melainkan berteriak memanggil Kaisar Guan Qing.

"Bajingan Guan Qing, keluar kau sekarang!!! Hahahaha" Teriak Xinchen.

Xinchen menggunakan energi Qi nya untuk membuat teriakannya tambah kuat. Teriakan terdengar diseluruh penjuru ibu kota kekaisaran Guan, tujuan Xinchen adalah untuk menarik perhatian orang-orang kuat lainnya.

Yaitu leluhur dan Patriak klan pilar kekaisaran Guan, dan benar saja, para leluhur dan Patriak klan pilar langsung bergegas menuju sumber suara.

"Guan Qing, masih tidak keluar juga kau??!! Apa perlu kuhancurkan istanamu ini seperti seluruh markas organisasi pembunuh mu??!!" Xinchen yang masih menggunakan energi Qi nya untuk berteriak.

"Patriak Yun, siapa pemuda berani itu?" Tanya Patriak Gu sembari memandang Xinchen.

"Aku juga tidak tahu, pemuda itu sungguh berani sekali" Jawab Patriak Yun.

Ada 5 klan pilar di kekaisaran Guan, yaitu klan Guan, klan Yun, klan Gu, klan Nalan, dan klan Cai. Lima klan tersebutlah yang menopang kekaisaran Guan. Meskipun ada beberapa sekte di kekaisaran Guan, tapi sekte-sekte itu sangat lebih lemah dibandingkan dengan 5 klan itu.

Mendengar teriakan dan kegaduhan dari luar istananya, Kaisar Guan Qing yang sedang memperkosa pelayan, langsung bergegas keluar.

Disana Guan Qing melihat banyak sekali orang yang ia kenali yaitu semua leluhur dan Patriak klan pilar, termasuk para jenderal kepercayaannya dan pejabat tinggi kekaisaran.

Para jenderal kepercayaan dan pejabat tinggi kekaisaran adalah orang-orang yang dipungut, dirawat, dan dicuci otaknya oleh klan Guan. Sekarang mereka menjadi anjing setia dari klan Guan.

"Bocaah...Siapa kau?!! Kenapa kau membuat masalah di istanaku hah?!!" Tanya Kaisar Guan Qing.

"Bajingan tua, aku hanya ingin menghantarkan hadiah itu untukmu" Ucap Xinchen sembari melempar kepala Guan Kang dan Guan Mang ke Guan Qing.

Semua orang nampak seakan tidak percaya, karena sangat mengenali 2 kepala manusia yang dilempar oleh Xinchen itu. Ya, karena dua orang itu memiliki ranah kultivasi yang sangat tinggi, jadi bagaiman mungkin mereka mati? dan juga dua orang itu merupakan orang yang sangat mereka benci.

Melihat 2 kepala yang sangat ia kenali dan sudah dipastikan bahwa kepala itu benar-benar asli, kaisar Guan langsung menyerang Xinchen.

"Bajingaaan...matilah kauu!!...Tinju penghancur langiiit!!" Teriak kaisar Guan.

Melihat teknik itu, Xinchen hanya tersenyum dan langsung menendang kaisar Guan.

Duarr....krak

Salah satu bangunan istana retak akibat terpentalnya kaisar Guan ke arah salah satu bangunan tersebut.

Kaisar Guan terkejut karena, hanya dengan satu tendangan pemuda didepannya, ia terpental dan meretakan salah satu bangunan istananya.

Kaisar Guan tambah terkejut lagi ketika ia tidak bisa mengeluarkan energi Qi nya sama sekali. Ya, itu karena Xinchen juga telah menotok semua titik meridian kaisar Guan.

Melihat kaisar Guan kalah hanya dengan satu tendangan oleh Xinchen, semua orang menganga tak percaya. Bagaimana mungkin, Kaisar Guan yang berada di ranah Nascent Soul*9 kalah hanya dengan 1 tendangan.

Mereka semua beranggapan bahwa Xinchen memiliki ranah Kultivasi yang jauh lebih tinggi dari pada kaisar Guan.

Melihat kaisarnya dalam kondisi mengenaskan, para jenderal dan pejabat tinggi alias anjing setia klan Guan, berniat menyerang Xinchen.

Tapi sebelum mereka bertindak, mereka terpenggal tanpa tahu siapa yang memenggal mereka. Ya, yang memenggal mereka semua adalah pasukan bayangan Xinchen yang berbentuk manusia.

Pembantaian anjing setia klan Guan berlangsung dengan sangat cepat. Semua orang yang melihat pasukan berwana hitam memenggal anjing setia klan Guan itu terkejut lagi.

Melihat pasukannya telah menebas semua anjing setia klan Guan, Xinchen segera membangkitkan mereka.

"Bangkitlah semua" Ucap Xinchen, dan langsung saja semua orang yang mati itu bangkit dari kematiannya dan berlutut di hadapan Xinchen.

"Memberi hormat kepada tuan muda" Ucap pasukan bayangan yang baru saja Xinchen bangkitkan.

Xinchen hanya mengangguk dan menyuruh mereka kembali ke tubuhnya. Setelah itu Xinchen langsung membakar semua mayat.

Melihat semua orang-orang nya mati, kaisar Guan sangat marah dan mengutuk Xinchen didalam hati, karena Xinchen telah menyegel mulutnya.

"Sekarang Kekaisaran ini milikku, apakah ada yang keberatan?" Tanya Xinchen sembari memandang ke arah semua klan pilar.

"Kami menghadap kaisar baru" Ucap mereka serempak.

"Baiklah, sekarang kalian itu aku ke aula istana" Ajak Xinchen kepada 8 orang itu, yaitu leluhur dan Patriak 4 klan pilar.

"Baik kaisar" Ucap 8 orang itu.

Xinchen juga menyuruh beberapa orang untuk membawa Guan Qing ke penjara dan harus dijaga ketat.

Didalam aula pertemuan Xinchen membahas beberapa hal dengan 4 klan pilar. Xinchen juga sudah berbicara bahwa, ia adalah orang yang membantai klan Guan dan menghancurkan organisasi pembunuh.

Xinchen juga sudah tahu bahwa kaisar Guan tidak memiliki keturunan. Karena ia hanya menculik para gadis dan memperkosanya, dan setelah diperkosa, kaisar Guan langsung membunuh gadis tersebut.

"Jika aku ganti nama kekaisaran ini dengan nama kekaisaran Mie apakah kalian setuju?" Tanya Xinchen kepada 8 orang yang hadir.

"Kami setuju kaisar" Jawab 8 orang klan pilar itu.

"Baiklah, tugas kalian adalah menyebarkan berita ini dan menggantikan tugasku sebagai kaisar. Karena aku tidak suka dengan hal beginian. Aku juga percaya kalian ,tapi jika kalian berani bertindak seperti klan Guan, aku akan membuat klan kalian bernasib sama seperti klan Guan, Mengerti?" Ucap Xinchen.

Mendengar itu, 8 orang yang hadir menelan ludah dengan kasar dan langsung menjawab.

"Mengerti kaisar" Ucap 8 orang itu serempak.

Setelah itu, Xinchen juga menyuruh mereka untuk mengeksekusi Guan Qing esok hari dengan dipenggal kepalanya di depan istana dan disaksikan oleh penduduk ibu kota kekaisaran.

Setelah beberapa diskusi, Xinchen menyuruh lainnya bubar dan segera Xinchen berteleportasi ke pinggiran benua Kong Guan.

Sesaat kemudian Xinchen telah sampai di pinggiran benua Kong Guan yang berbatasan dengan laut.

"Sekarang saatnya mendatangi Pulau kematian" Ucap Xinchen sembari memandang laut didepannya.

Bersambung.......

1
Rozer Cros
jangan lupa mampir di cerita ku ya,
Edi Agus
Biasa
andy papa kaykev
Lanjut...
Jambang
ceritanya mantap kpn LG sambunganya
Solo Solo
😇
Panta Jhoni Panta Wsl
lanjut
Panta Jhoni Panta Wsl
next
Tjhia Sukling
lanjut semengat keluaraga sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia wkwkwkwkwwk manggatoom
tintakering
top
tintakering
mampir thor ...
𝓛𝓮𝓸 [off]
mantap coy
willy tambayong
memandang atau memasang?? typony jauh banget..
ytu
bagues
qq_95
benua khong guan biscuit jadul hihihihihi autorrrrrrrtrr
Andrian Gulo
Semangat thor, updatenya💪💪💪💪💪
Mohd Latif
lanjutkan ceritanya bossku
Tara
Waduch.. Siapa tuch.. Semoga sampai tamat ya kak.. Semangat.. Here little gift kak 😱🎁🤗🥰🌹🙏
Tara
Lho lho kok cincin penyimpanan Di kakek n ortu kel Yan tidak diambil juga ruang harta.. Padahal lumayan utk nambah 2 pemasukan😱🤭🤔
Naura Kusyg
hehe bagus juga gambarnya athur
Andi Pranta
hiatus dah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!