NovelToon NovelToon
OTW Salihah

OTW Salihah

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nela Kurniaty Idris

Tadinya berjudul OTW Soleha- dibenarkan sesuai KBBI dan novel cetaknya Ayoo beli.

Hidup adalah pilihan, namun takdir adalah sebuah ketetapan. Bukankah kita tidak bisa memilih dari rahim siapa kita akan dilahirkan ? Begitulah yang selalu membuat Bening tidak pernah menyesali hidup yang di jalaninya

Dia besar dan tumbuh di pemukiman lokalisasi prostitusi, Jauh dari pendidikan moral,tata krama, apalagi agama. Yang dia tau, dia dan Ibunya adalah seorang Muslim. Tanpa dia pernah tau apa kegunaan agama itu sendiri hidupnya.

Dia selalu punya rumus berdamai dengan takdir, itu yang membuatnya mampu melewati lingkungan sosial yang menghina, mengucilkan dan selalu menganggapnya "Anak Haram".

Bening remaja mampu melewati badai kepahitan dan membalas semua hinaan dengan senyuman bangga. Bening berada di puncak karirnya sebagai seorang Fashion designer di usia belia.

Sampai pada satu titik balik yang membawanya jatuh dan hampa, sehingga dia mencari apa penyebabnya. Apakah takdir selalu berbaik hati mengiringi perjalanannya mencari jati diri ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nela Kurniaty Idris, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

APAKAH KARMA BERLAKU UNTUKNYA?

Sandra kembali terdiam dan menangis di kamarnya seorang diri. Sekali lagi dia mendengar derap langkah seseorang menghampiri kediamannya.

Kenapa Bening balik lagi?

Sandra bergegas membuka pintu kamarnya dan melihat siapa yang berdiri di pintu depan. Seorang lelaki berpakaian rapi dan sopan, menundukkan kepalanya.

"Selamat malam nyonya, benar ini kediaman Nyonya Lis Cassandra?" Sambil membaca kertas kecil berwarna kuning di genggamannya.

"Saya sendiri, anda?"

"Maaf saya mengganggu nyonya, saya adalah utusan Tuan Bobby yang diminta membawa barang pesanannya, dan ini adalah bukti pembayaran ke rekening atas nama Nyonya Sri Susi Purwarti."

"Loh, bukannya Om Bobby bilang mau di transfer ya? dan kok dikirim ke rekening Susi? Tadi saya baru aja selesai bikin rekening baru sesuai yang Om Boby minta."

"Benar Nyonya, tapi sepertinya jumlah uangnya melebihi limit transfer rekening Tuan Bobby, sehingga saya diminta langsung menyetornya melalui bank. Dan tadi sudah tidak sempat lagi jika menunggu Nyonya menyelesaikan rekening baru dan mengirimkan kepada kami, ini sudah kami setor pukul tiga sore tadi. Nyonya bisa cek di rekening Nyonya Sri Susi, Mohon diterima."

Sandra mengambil kertas berukuran A5 itu, Bobby benar-benar menepati janjinya, tidak..tidak, jumlah yang tertera bahkan jauh lebih besar dari yang dia janjikan.

Pantas saja pembayaran dilakukan dengan cara setor tunai karna jelas jumlah sebanyak ini melebihi limit satu kali transfer dalam sehari.

Sandra termenung melihat besarnya jumlah uang itu, sudah tersusun rapi semua rencana yang akan dia lakukan dengan uang itu. Jumlah uang itu bahkan 10 kali lipat lebih besar dari jumlah hutangnya kepada Madan Ines.

"Nyonya...nyonya!" Pemuda itu menyadarkan lamunan Sandra. "Boleh saya membawa paket itu sekarang?" tanyanya.

"Ah,sorry... Ayo silahkan masuk" Sandra langsung mengarahkan laki-laki itu ke ruangan tempat dia menyimpannya, kemudian paket besar itu langsung dibawa pergi dari sana.

***

Sandra duduk di kursi plastik di ruang tamunya sambil memegang resi itu. Dia baru ingat, uang itu masuk ke rekening Susi bukan rekening pribadinya.

Sandra hanya punya satu akun Bank, Om Boby memintanya membuat satu akun lagi di bank yang sama dengan akun Bank Om Boby, awalnya Sandra enggan mengurusnya ke Bank sehingga menumpang sebentar di rekening Susi, tapi entah kenapa akhirnya dia memutuskan untuk meminta bantuan Susi mengurusnya, namun karena menunggu terlalu lama, akhirnya Om Boby ternyata mengirimkan ke Nomor rekening yang pertama Sandra berikan, yaitu atas nama Sri Susi Purwati.

Diluar masih gerimis, langit semakin gelap,Sandra mengambil payung lipatnya dan mengunci pintu rumah. Dia berjalan kaki menuju rumah Susi, sahabatnya yang sangat dia percaya.

Sandra ingin segera mengambil uang itu malam ini juga agar bisa menyusul Bening secepatnya.

Dia meletakkan payungnya di halaman salon Susi yang becek. Kemudian dia melihat keadaan di dalam ruangan dari jendela kaca yang cukup besar.

"Tumben banget ni anak udah tutup salon jam segini," ucapnya sendiri sambil berusaha melihat ke dalam. Keadaan salon sekaligus kediaman Susi itu memang sepi sekali.

Sandra memutuskan menunggu di teras, dia mencoba menghubungi Susi namun tak ada jawaban.

"Apa Susi udah tidur ya?" Sandra kembali berdiri di pintu itu. "Sus...Susi...Lo di dalem gak?" Kemudian Sandra memegang ganggang pintu itu.

Dan ternyata pintu itu tidak terkunci, perasaan Sandra mulai tak sedap. Dia membuka sendalnya dan masuk ke dalam.

"Sus...Susi..." Berjalan menuju kamar sahabatnya dan membuka pintu kamar Susi "Susi?" Masih memanggil-manggil nama Susi.

Sandra tidak menemukam Susi dimana-mana, yang ada hanyalah kondisi ruangan kosong dan yang tersisa hanyalah beberapa peralatan salon, tempat tidur dan lemari yang hampir roboh. Baju-baju di lemari juga jelas tampak seperti habis di bongkar dan ditinggalkan begitu saja.

"Jangan...jangan... Susiiiiiiii!!!!" Sandra berteriak kencang hingga suaranya terdengar keluar dan mengundang orang untuk masuk ke dalam.

"Sandra? Lo ngapain disini?" Tanya Fenti, pemilik panti pijat, salah satu tetangga susi.

"Fent, lo tau gak susi kemana?"

"Susi tadi sore pamit mau pulang kampung katanya Sand, semua barang-barangnya udah dibawa, tinggal yang jelek-jelek aja nih ditinggal ama dia, kenapa emang?"

"Lu yang bener kalo ngomong Fent!" Sandra mengguncang-guncang pundak Fenti.

"Eh kok lu sewot ama gue sih? Sumpah gue mah! Susi ngomong gitu tadi, ada apa sih?"

"Lo...lo...harus kasi tau gue dimana kampungnya itu anak!"

"Sayangnya gue juga gak tau Sand, Ada apa Sand, ada apa?"

Sandra terkulai lemas di lantai. Susi membawa lari uang Sandra yang dikirimkan ke rekeningnya.

"Astaga tega banget si Susi! Lo juga **** amat sih Sand...Sand...percaya aja lagi lo ama tu anak."

Sandra semakin meraung mendengar ucapan Fenty. Mimpi buruk apa ini? Kenapa saat dia sedang berusaha menyelamatkan anaknya dan masa depan keluarganya, kemalangan malah datang bertubi-tubi, menyerangnya tampa belas kasih. Kenapa takdirnya seolah tak setuju jika Sandra keluar dari kegelapan ini?

"Susi....!!!!!!!!" Raung Sandra frustasi.

"Sorry ya Sand, gue gak bisa bantu apa-apa lagi. Lo lapor polisi juga percuma karena tu duit masuknya ke rekening dia," bujuk Fenty. Iba sekali rasanya melihat kondisi Sandra saat ini. "Barangkali tu duit emang ada gak bagusnya buat lo Sand!"

"Kapan pernah duit gue bagus Fent? Halal-haramnya aja masih gak jelas!"

"Jangan gitu dong Sand, lo nyindir gue?"

"Ngapain gue nyindir lo, idup gue juga gak lebih bersih dari lo kok!"

APA YANG HARUS GUE LAKUIN SEKARANG? APA YANG MAU GUE BILANG KALAU BENING NANYA KAPAN GUE DATANG? KALAU GUE BERDOA BIAR SUSI DAPAT KARMA, APA DOA SEMACAM ITU DIBENARKAN? APA KARMA BERLAKU ATAS PERTARUNGAN DUA ORANG YANG SAMA-SAMA KOTOR INI??

Andai Sandra tidak memikirkan puteri tercinta. Mungkin malam ini dia akan dengan sengaja menabrakkan dirinya dengan kendaraan yang melaju di jalan raya.

***

1
Endriani
nah benar iqbar kan suami humai
Endriani
iqbal suami hmay kan ya
Endriani
ben anak viona sebelum sama samuel sepeeti nyq
She_Rha🍁
Ning I'm coming dari masa depan /Chuckle/
Lina M.
Masyaallah,, sebuah cara kembali pada-Nya yang senantiasa dirindukan setiap manusia di dunia 😊
Nangis terharu aku kak enka baca novel terindahmu, serasa aku diposisinya, semoga bisa menjadikan kita hamba yg selalu mencari jalan untuk selalu taat kepada Sang Pemilik Jiwa&Raga ❤
may
Panitia hari kiamat😭apaan lagi ini
may
Tersesat kelamin😭ya ampun ngakak sekaleee akuuu🤣
may
Mas ahmad cemburu?
may
jadi.....
bern kakanya bening? 😯
nana's Apel
ternyata ini karya dah lama & aku baru baca di Januari 2025
Siti Hany
jd ilfil sma bening... kabor💃💃💃
Siti Hany
rasakan kmu bening gmn sakit gk ya sakit lh pasti... karma d byr kontan
Siti Hany
aku ikutan sedih Bern.,.. sabar ya msh bnyk Bening² laen d luarn sana
Siti Hany
gw jd gedek sma lo bening... 😡😡
Siti Hany
thor ko tega bngt sih kmu sma Bern😭😭😭
Siti Hany
kejutan bngt ni author 😤
Siti Hany
tegang thor🤭
Siti Hany
😂😂😂😂
Rosida maghrib
sedihhh banget gx kebayang kehilangan pasangan hidup selamanya
Rosida maghrib
part paling sedih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!