NovelToon NovelToon
Berbagi Cinta = Belenggu Cinta Yang Sama

Berbagi Cinta = Belenggu Cinta Yang Sama

Status: tamat
Genre:Romantis / TimeTravel / Poligami / Komedi / Tamat
Popularitas:352.5k
Nilai: 5
Nama Author: Liana kiezia

🚨Karya ini mengandung unsur dewasa, humor dan emosi.( 21+)

Sebuah keajaiban membawa Sri Yuki melintas waktu ke zaman modern.
Menggantikan jiwa Yuki Zivanna Handoko 26 tahun yang meninggal dalam sebuah kecelakaan.

Awal perjalanan hidup Sri Yuki di zaman modern. Ia harus menerima pernikahan poligami dengan seorang pria yang memiliki paras yang sama dengan kekasihnya di zaman dahulu.

Perahara rumah tangga membuat Sri Yuki harus tenggelam di sebuah belenggu pernikahan, dan keluarga pemilik asli tubuh yang ia tempati membuangnya.

Disaat ia menyerah akan Cinta Geffen Danu Nugraha, Geffen malah semakin menjeratnya dalam lumpur cinta segitiganya antara Geffen, Yuki dan Maya.

"Kau memang cinta ku di masa lalu, tapi di masa ini kita ditakdirkan saling melati " - Sri Yuki

"Akan ku arungi samudra, akan kupijak dunia untuk menemukan mu, akan ku ikat dirimu agar kau tak pernah lepas dari genggamanku" - Geffen Danu Nugraha.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Liana kiezia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Waktunya menghabiskan waktu dengan Sri Yuki.

🔥🔥🔥🔥

Hari ini adalah hari waktunya Geffen menghabiskan waktu dengan Sri Yuki.

Geffen pulang ke apartemen lebih awal setelah melihat rekaman CCTV di apartemennya.

Geffen merasa cemburu Melihat Nino mencium kening istrinya, sudah tak tahan selama seminggu menguntit Yuki, dan meliahat perlakuan Nino yang sedikit istimewa kepada istri tuanya itu.

"Ceklek" Pintu terbuka.

Kakinya melangkah mencari sang Istri, pendengarnya mendengar jika ruang belajar sangatlah ramai.

"Hem" Geffen bersuara agar di ketahui kedatangan nya, tapi tak di hiraukan oleh Sri Yuki yang lagi sibuk belajar membaca dan menghiraukan kedatangan Geffen.

"Kemana dua guru si Yuki?, kenapa mereka dekat sekali" gerutu Geffen dalam hati melihat Sri Yuki dan Nino tertawa.

"Nino, ampun wajahku sudah penuh dengan larutan bedak bayi" Ucap Yuki.

"Makanya berhitung dengan benar, setelah angka tiga itu empat kau dari tadi selalu loncat ke angka tujuh" Ucap Nino juga ikut tertawa.

"Ampun baik, baik aku ulangi" Ucap Yuki.

~Flash Back On di pagi hari.

"Miss SARINEM, Sri sudah hafal Huruf dan angka , cuma selama belajar Sri selalu lupa menyebut b dan d, aku mau bertanya kenapa kalog b hamilnya di depan dan Kalog d itu hamilnya di belakang Miss Sarinem?"tanya Sri Yuki.

Kedua orang itu sudah mulai kewalahan mengajari putri bodoh di depannya, jika bukan karena bayaran sebulan mereka sama besarnya dengan gajih mereka setahun, mereka sudah kabur dari pertama kali mengajar.

Tetapi jika Sri Yuki di ajari dengan teknik kuno ia kan mudah tanggap menyerap ilmu.

Dua orang itu sudah mulai frustasi. Bahkan si Miss sari sakit gigi tiba-tiba, dan Mis Nam langsung terkena migran.

" Putri cara memanggil kami di pisah ya, dan Miss Sari dan Miss Nam, jika anda gabung seperti lagu putri Sarinem neha nehi" Ucap Miss Sari guru bahasa Sri Yuki.

"Benar putri, kan mis Nam orang Korea yang merantau ke Indonesia. Jadinya anda panggil saya Miss Nam, bukan Miss Nem putri, Nama panjang saya Nam Kyu"

"Tuan Nino kepala saya sakit, bisakah saya ijin pulang dulu?" Tanya si Mis Nam kepada Nino yang kala itu sedang melakukan Cek rutin di tubuh Yuki.

"Baiklah, kalian semua boleh pulang, dan kau Mis sari, wajahmu sudah pucat, kau juga sakit?".

"Ia tuan gigi saya tiba-tiba sakit, kalog kita pulang semua, terus yang mengajari putri siapa?"

"Biar aku yang mengajarinya" Ucap Nino.

Dalam hati Nino bersorak,"Jika kalian pulang ini adalah anugrah buat aku, aku bisa semakin dekat dengan Yuki"

"Baik tuan, terimakasih" Ucap mereka serempak.

"Bagaimana Sri sudah bisa membaca?" tanya Nino.

"Belum, ini sudah seminggu aku menghafal. Penghafalan ku buruk sekali" Ucap Sri Yuki frustasi.

"Ayo aku yang akan mengajarkan mu belajar, tapi aku punya peraturan di sini" Ucap Nino.

"Apa yang peraturan nya?" Tanya Yuki penasaran.

"Jika kau salah aku akan mencolek bedak bayi di wajahmu, jika kau benar semua aku akan mengajakmu keliling kota ini, tapi ingat ya kau harus menjawab penuh, jika salah satu masih di maklumi, jika salah sapek 5 kali berarti rencana keliling kota batal" Ucap Nino tersenyum sangat ganteng.

"Benarkah?" Wajah Sri Yuki langsung berbinar, mata yang jernih, senyum 10 Watt membuat getaran getaran di da*danya seperti gempa.

"Sudah sudah, jagan menampilkan ekspresi seperti itu di hadapan laki-laki lain" ucap Nino sambil mengelus kepala Sri Yuki sambil menyunggingkan senyum termanis.

"Kenapa?, Jelek ya?" Tanya polos.

" Ti.... Tidak juga" ucap Nino.

Dalam hati Nino berkata, "Aduh tahan Nino, Tahan ini ujian. Aku pengen sekali mencicipi bibirnya, dan menikmati permen karet termanis di hadapan ku ini, Mana banteng gue bangun hanya memandang wajah polosnya saja, gak boleh di biarkan ini".

" Nino...Nino..." Panggil Yuki.

"Eh maaf Sri, kamu hafal dulu pelajaran mu, 30 menit lagi aku akan memeriksanya".

Karena ada Matras di ruangan itu, Nino langsung melakukan push up.

"Nino gerakan apakah itu?" Tanya Sri Yuki penasaran.

" Satu... Dua.. Gerakan untuk kesehatan Sri... Tiga"

Mendengar gerakan kesehatan Sri Yuki langsung mendekati Nino, ia langsung melakukan apa yang Nino lakukan, "Seperti ini?" tanya Yuki. Membuat Nino meliahat ke tempat Yuki berada.

"GLUK" air liur kering Nino langsung tercekat, apalagi Sri Yuki saat ini memakai gaun, astaga bisa gila si Nino, padahal ia ingin menjernihkan otaknya agar tidak mesum, tentunya agar si Banteng tidak nyamuk, yang ada si banteng langsung nyetan melihat pemandangan seksi itu.

"Sri kembali ke mejamu, kerjakan apa yang aku suruh, perempuan tidak boleh olahraga berdua dengan laki-laki, nanti kau akan habis tak tersisa" Ucap Nino ambigu.

"Habis kenapa?" Tanya Yuki.

"Sudah sana kamu kerjakan, kau tak ingat dengan iming iming ku padamu tadi" Ucap Nino mengingatkan Yuki.

"Aku ke kamar mandi dulu" Dengan terburu buru Nino masuk ke kamar mandi.

"Nun, Kau serap pelajaran ini, transfer ke otakku, jika seminggu ini Miss SARINEM tidak mengikuti ku kemanapun, sudah pintar seminggu yang lalu aku" Ucap Yuki.

"Baik Nona....LOADING.........." begitulah Nun menyerap pengetahuan di depannya.

Daya kerja Nun meresap dan mentransfer semua pengetahuan untuk Sri Yuki, dan apapun perintah dari Yuki ia langsung memprosesnya.

Semakin di asah kemampuan Nun akan semakin berkembang, asal meliahat objek, ia langsung mendapatkan informasi, Yuki juga membuat strategi agar tetep terlihat bodoh agar tak di curigai jika dia sudah mulai pintar, tapi perlu kalian catat jika urusan perasaan atau kepekaan Sri Yuki masih labil layaknya anak umur 15 tahun.

Ketik Nun berkerja Sri Yuki langsung tertidur untuk menerima transfer semua kedalam otaknya.

"Ceklek" Setelah penuh perjuangan di dalam kamar mandi akhirnya Nino keluar.

"Dia tertidur rupanya" Nino mendekati Yuki Langsung, "Cup" Nino mencium kening Sri Yuki.

"Ijinkan aku membahagiakan diri mu Yuki, meski orang bilang kau gila. Aku Nino akan menyembuhkan mu, merawat mu sebagi dokter, dan bolehkah aku berharap kelak aku merawatmu sebagai belahan jiwaku?" Ucap Nino memandang wajah cantik Sri Yuki yang tertidur pulas.

~Flash back OFF

...__________________________________...

Rahang Geffen mengeras, dadanya sesak, matanya pun memerah.

"Plok...Plok...Plok.. Beginilah kelakuan menantu kesayangan keluaga Nugraha, begitu murahan, jika suaminya tidak dirumah pinter banget merayu laki-laki lain" Ucap Geffen menggelar, sehingga membuat dua orang yang tengah belajar itu menyadari kehadiran nya.

"Apa yang kau maksud kakak?"Ucap Nino yang tak menyukai ucapan Geffen.

"Kau pulanglah, hari ini aku menghabiskan waktu dengannya." Ucap Geffen.

"Tidak aku akan ada disini, lagian aku adalah guru Yuki hari ini, dan kedua guru Yuki sedang sakit" Ucap Nino lagi.

"Kau pulang lah Nino, Mas Geffen sudah pulang" Ucap Yuki berusaha melerai dua bersodara yang memancarkan aura permusuhan yang sangat kental.

"Cih... kau seperti ja*Lang yang melindungi kekasihnya, aku peringatkan kalian jangan sampai dekat dekat, jika tidak akan ku lempar kau dari lantai ini Yuki" Ucap Geffen nyalang.

Tangan Geffen langsung menarik Yuki keluar dari ruangan itu.

^^^~To be continued^^^

Terimakasih atas dukungannya🙏🙏

Jagan lupa

Like👍

komentar🗣️

Hadiah🎁🌹☕

Vote 🔥

Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di reating pojok popularitas karya ini.

Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini

1
Mari Anah
😂😂😂ga sanggup bayangin y
Mari Anah
🤣🤣🤣koplak,smp ngakak baca y udh ky orgil ketawa sndri d kamar🤦‍♀️🤦‍♀️
Mari Anah
jigong y gurih ya thor🤣🤣🤣😂
Mari Anah
🤣🤣🤣sumpeh ngakak thor baca y
Mari Anah
itu evan yg adik y giant ya thor,aku lupa judul y apa ya,ada mafia2 y gtu
Mari Anah
Luar biasa
Sonia
lebih cocok derita mantan suami dari kakak ipar ku...🤣🤣🤣
udah mirim belom ya
Mamie Sekar (AsK): mantan suami kurang anu🙈
total 1 replies
Riska Fatihica
Luar biasa
Yani Cuhayanih
Geffen rasanya aku ingin menonjok muka mu...sampai babak belur....
astri
aku baper geffen 😍😍😍
Bangun T.S
lah ini lanjutannya mana thor ??? udah tamat beneran kah ?
Anggriani
lucu
Tika Meirdhany S
lumayan
Margaretha Sukmawati
yuki masuk ke dunia modern ko jad wanita bodoh dan kekanakan. cih ga seru
Istiqomah Fachiroh
setuju
Istiqomah Fachiroh
🤣🤣🤣🤣
Rini Haryati
lanjut thor
bagus
semangat thor
sukses
Yuli Yuliand
mg2 jebakan tuk mnjebak maya
Yuli Yuliand
meskipun tau geffen kekasih dimasa lalu yuki n suami yg skrg rasanya ingin merubah kisah biar yuki sm nino tp syg nya geffen keburu buka segel yuki.😃
Yuli Yuliand
sm nino aja thor si yuki biar geffen nyesel tlh milih maya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!