NovelToon NovelToon
NOX System

NOX System

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Action / Fantasi / Fantasi Timur
Popularitas:114.3k
Nilai: 4.6
Nama Author: Showam Arhama

Yuno hanyalah seorang murid di sekolah SMA 1 Sura yang sering telat masuk sekolah, tiba tiba di suatu malam yuno meminum sebuah minuman bermerek PHI, ternyata minuman itu bukanlah Minuman PHI melainkan sebuah Project dari laboratorium yang di curi.

Setelah meminum cairan project itu Yuno merasa panas, pusing dan mual dan jatuh ke lantai tapi saat hampir kehilangan kesadaran Yuno mendengar suara yang aneh berbunyi "project NOX telah di aktifkan", Setelah itu Yuno pun dapat mengendalikan tubuhnya seperti komputer.

Apa pun yang Yuno lihat seperti membaca buku atau melihat gerakan seseorang, Yuno bisa mengcopy paste semuanya dan menjadikannya sebagai keahliannya.

Tak lama setelah itu Yuno bertemu dengan seorang pemuda dari masa lalu yang tertidur selama ribuan tahun, pemuda itu bernama Salim.

Karena orang pada zaman dulu itu memiliki kesaktian, apakah kesaktian Salim bisa di gunakan di abad ke 21 ini? Kalau benar bisa bagaimana kombinasi antara Project NOX dengan kesaktian kuno?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Showam Arhama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 18. Luka DiBalas Luka, Nyawa DiBalas Nyawa

''waktunya makan'' kata Salim

''dasar orang kuno'' ujar Yuno.

bercanda, sebenarnya tujuan Salim tidak membiarkan Joni pergi adalah untuk mencari informasi dari Joni. kata Nox, Joni ini memiliki Project Wuzela tapi memiliki sifat licik, itu berarti Joni ini kemungkinan adalah orang jahat.

''kalau tidak salah tadi dia memanggilku dengan nama Hyun, itu berarti dia sudah mengetahui kejadian di bus waktu itu'' ujar Yuno.

setelah selesai menemukan semua jebakan yang telah di siapkan Joni, Yuno mengumpulkannya ke sebuah jurang dan meledakkannya dari atas. Salim pun mengikat tangan Joni menggunakan celana panjang yang di kenakan Joni.

lalu mereka menunggu sekitar 10 menitan sampai Joni sadar. setelah menunggu, akhirnya dia bangun dan tubuhnya terasa lemas karena di setrum Salim.

''apa?... apa yang terjadi?... penglihatan ku buram...'' ucap Joni yang sedang mengembalikan kesadarannya.

''halo, masih bisa bicara?'' tanya Salim sambil tersenyum.

Joni langsung sadar dan menatap Salim, walaupun harus memfokuskan penglihatannya, dan akhirnya Joni pun bisa melihat dengan jelas wajah samaran milik Salim.

Joni teringat terakhir kali dia di pukul oleh Salim dengan kecepatan yang begitu cepat tapi tidak terlalu sakit, tapi dia dapat memberikan setruman listrik dan membuat Joni pingsan. padahal informasi yang di berikan kepada Joni dari markas adalah salah satu dari memiliki Project es tapi tidak ada data tentang listrik.

''sebenarnya Project seperti apa yang kalian miliki? dan kau, kau memiliki Project es dan kau juga dapat mengeluarkan serangan listrik, siapa kau sebenarnya?'' tanya Joni dengan menatap tajam dan memepetkan alisnya.

''listrik...? apa itu listrik? petir maksudmu?'' ujar Salim yang bingung dengan apa yang dikatakan Joni.

ya tau lah, di zaman dulu kan belum ada listrik jadi, Salim tidak tau apa maksudnya. lalu Project, di zaman dulu mana ada yang namanya Project, adanya mah Prana, kontak, kerajaan dll.

''sudah sudah, aku punya pertanyaan untuk mu, yang pertama siapa yang mengirim mu, kedua dari mana kau mendapatkan Project Wuzela'' ujar Yuno.

seperti biasa musuh pasti akan menjaga rahasia yang di milikinya, Salim pun mengeluarkan Prana petir dan es di kedua tangannya untuk mengancam Joni. Joni pun merasa ketakutan dan menjawab semua pertanyaan Yuno.

.....

''Apa? jadi... Venom yang telah membunuh prof. Hatta!?'' ujar Yuno.

ternyata Joni adalah salah satu anggota Venom bagian pengintai rank C, yang bertugas mengawasi 2 orang mencurigakan saat kejadian di bus beberapa hari terakhir.

''kau pikir... kau pikir bagaimana perasaan Leni saat kehilangan kakeknya!?... dia menangis, air matanya keluar begitu banyak, dia menatap makam kakeknya dengan wajah yang tidak ingin ku lihat... apa kalian tidak memikirkan hal semacam itu hah!?''

Yuno benar benar marah sampai memukuli Joni sampai berdarah-darah, Salim pun menenangkannya tapi nasi sudah menjadi bubur, Prof. Hatta telah meninggal dan hanya tersisa hasil hasil eksperimen nya.

...[''sistem Mental Control di aktifkan... menenangkan emosi dan jiwa sedang dalam proses'']...

secara perlahan Yuno mulai tenang dan duduk sambil mengambil nafas. Joni yang babak belur karena pukulan Yuno pun lumpuh karena sangking kerasnya pukulan Yuno.

''pukulan dengan emosi memang sangat kuat tapi mudah untuk di baca, jadi situasi tadi memang sangat menguntungkan untuk melampiaskan amarah tapi... sepertinya kau berlebihan'' ujar Salim.

Yuno pun menyarankan untuk membawa Joni ke lab NOX untuk di interogasi lebih lanjut.

.....

23:47 WIB Lab NOX

''siapa kalian?'' teriak seorang penjaga

''tenanglah kami di pihak kalian'' jawab Salim.

Yuno pun menyerahkan Joni ke penjaga dan mengatakan kalau Joni adalah salah satu anggota dari Venom. Para penjaga terkejut dan segera membawa Joni ke sel, lalu mereka mengamankan Yuno dan Salim karena mereka takut kalau itu adalah jebakan.

Yuno dan Salim pun masuk ke dalam dan menunggu di sebuah ruangan. ruangan ini seperti kantor polisi, ada 2 kamera cctv, kaca satu arah, dan pintu besi seperti biasa.

setelah menunggu akhirnya ada 2 orang yang datang, dia adalah pak Khalid dan Shani. wah kebetulan sekali ya, Salim pun langsung menyapa Shani tanpa ragu ragu seperti sudah kenal sejak lama.

''loh Shani, sepertinya tadi pagi kau menikmati tugas mu ya'' ujar Salim.

''eh... A Arham? ke kenapa kau di sini?''

karena tadi Shani kehilangan Yuno dan Salim saat mengawasi jadi, Shani pun kembali ke Lab untuk memberikan laporan. lalu entah takdir atau apa kok bisa ketemu sama Salim lagi di lab NOX.

''menikmati? apa maksudmu?'' tanya pak Khalid.

''tadi pagi dia tidak hanya mengawasi tapi juga berke...'' kata kata Salim ''diaam! atau ku potong lidah mu!'' teriak Shani sambil menodongkan Project nya ke arah Salim.

''hm hmm baiklah''

Shani pun mulai mengendalikan emosinya dan kembali tenang, mereka pun mulai membicarakan tentang Joni dan beberapa hal hal yang lain.

''jadi begitu ya... memang benar orang yang membunuh Prof. Hatta adalah anggota Venom, dan kalau tidak salah orang itu bernama Leo'' ujar pak Khalid.

Leo, salah satu anggota Venom yang membuat kekacauan di lab Nox seminggu yang lalu. berdasarkan informasi dari Ball (salah satu anggota Venom yang di tangkap saat kejadian di bus) mengatakan kalau Leo itu berada di rank B, dan dia adalah salah satu anggota terkuat Venom.

''oh begitu ya... Leo'' ujar Yuno.

Yuno dan Salim pun keluar dari ruangan karena sudah di anggap aman oleh lab NOX tapi, Shani menghentikan mereka dan bertanya sesuatu ''sebenarnya apa hubungan mu dengan Leni?''

disini Yuno dan Salim mulai tegang karena semua orang di lab NOX pasti sudah tau kalau Leni adalah cucu dari Prof. Hatta jadi, untungnya Yuno memiliki skill pasif ya kan, ha ha ha.

''sudah ku bilang kalau aku hanya melihat nama dan wajahnya di buku absen kelasnya, lagi pula tujuan kami hanya melindungi seseorang'' alasan Yuno.

mendengar hal itu pak Khalid penasaran dengan siapa yang di lindungi oleh Yuno dan Salim, lalu Yuno menjawab. ''kami memiliki tugas untuk melindungi 2 orang, mereka bernama Yuno dan Salim''

pak Khalid tiba tiba refleks dan bingung kenapa orang yang di curigai oleh lab NOX di lindungi oleh mereka. Yuno tidak memberitahu lebih detail lagi karena itu bukan urusan mereka,

''lalu, kenapa kau berada di tempat yang jauh dari rumah Yuno?'' tanya Shani

''itu karena kami tidak akan pergi jauh jika orang yang kami lindungi tidak berada di dekat sini, benar kan'' ujar Salim.

setelah itu Yuno dan Salim pergi dari Laboratorium dan kembali ke kota Sura.

...

00:23 WIB rumah Yuno.

''akhirnya sampai juga, oh iya, Nox kembalikan wajah ku ke bentuk semula'' ujar Yuno.

...[''menonaktifkan sistem Face Disguise, mengembalikan bentuk wajah'']...

setelah melewati beberapa kekacauan akhirnya mereka dapat beristirahat, Yuno dan Salim tidur di satu ranjang dan langsung rebahan.

Salim pun bertanya apa yang akan di lakukan oleh Yuno kepada Venom, ternyata Yuno ingin membalas dengan bobot yang sama kepada pembunuh Prof. Hatta.

''kenapa kau begitu ingin membalas dendam?'' tanya Salim.

''itu karena, (Luka dibalas Luka, Nyawa dibalas Nyawa) itu adalah pesan dari kakekku waktu aku masih kecil'' jawab Yuno.

Salim merasa pernah mendengar ungkapan itu tapi melihat ekspresi Yuno saat memukuli Joni beberapa saat yang lalu, sepertinya Yuno benar benar ingin membalas kematian Prof. Hatta.

''baiklah aku akan membantumu'' ujar Salim.

Yuno terkejut karena dia kira Salim akan menolak apa yang akan dia lakukan, tapi Salim memiliki beberapa persyaratan yang harus Yuno tepati, ''apa itu?''

''aku suka masakan mu jadi, buatkan makanan untuk ku setiap hari ya'' ujar Salim

''ya ampun''

...I I I I I I I I I I I I I I I...

...< NOX Eps 18. Luka Dibalas Luka, Nyawa Dibalas Nyawa selesai >...

...- I -...

...- II -...

...- III -...

1
rizal zailani
MC tampangnya Tablo ekekkkeke
rizal zailani
aaaajjggg weton goblookkk
Gabriella Excell
Thor, ini typo kah? "berbeda di dalam kelas"

atau "berada di dalam kelas" ?
XMYZLX
Semangat, thor
🔥🔥🔥
anggita
sip👌👍👏
DINA OCTAVIA
kalo pke system we baca
KANG Milf NTR_-
inspirasi dri nano machine?
Jimmy Avolution
Up...up...up...
Jimmy Avolution
Apik...
Jimmy Avolution
Sippp...
Jimmy Avolution
Tambah seru...
Jimmy Avolution
Seru...
Jimmy Avolution
Bagus....
Jimmy Avolution
Asyiek....
Jimmy Avolution
Ayo ...
Jimmy Avolution
Apik...
Jimmy Avolution
Bagus ...
Jimmy Avolution
Sippp...
Jimmy Avolution
Sipppp....
Jimmy Avolution
Seru....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!