" Aku pikir dengan dengan hangat ku, aku mampu mencairkan hatimu yang beku... Hingga aku tak sadar ketika dingin mu menyapa nyaris membuat hati ku mati rasa "
Kiana Ainara tak pernah tahu kapan ia mulai jatuh cinta kepada seorang polisi yang merupakan Kakak sepupu nya sendiri.
Tapi Karena sikapnya yang periang dan selalu berisik berbanding terbalik dengan Raynand yang lebih pendiam dan tegas, hingga Kiana kesulitan mengikis jarak di antara mereka.
Mampukah Kiana membuat Raynand jatuh hati padanya ?
( Sequel dari I Hate You Mr.Police & Our Feelings )
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulan Jadhoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Datang di saat yang Tepat
Setelah malam dimana Kiana mendapat perlakuan manis dari Raynand. Gadis itu semakin hari di buat jatuh cinta saja oleh pria itu. Meskipun setelah malam itu, Raynand kembali bersikap seperti biasa nya, acuh dan tak perduli tentang Kiana.
Tapi bagi Kiana, sikap Raynand yang memang selalu mengacuhkan dirinya tak menjadi masalah. Yang ia tahu sedingin-dinginnya pria itu, tetap masih memiliki sikap hangat yang mungkin tak selalu ia perlihatkan di hadapan orang lain. Dan oleh sebab itu, Kiana makin semangat saja mengejar Raynand sampai pria itu akhirnya akan luluh.
" Aku perhatikan beberapa hari ini kamu semangat sekali Nak,, ada apa ? Bahkan kalau sedang libur kamu sering sekali bantu Mami di dapur, padahal kamu itu gadis paling malas loh kalau di suruh berhadapan dengan dapur "
Saat ini Kiana sedang membantu Mami Tia menyiapkan cup cake untuk cemilan di rumah. Dan ini kali ke tiga, jika gadis itu tak kuliah, maka ia sangat rajin menemui sang Mami di dapur dengan alasan ingin bantu-bantu atau hanya ingin sekedar belajar masak.
" Ish, Mami.. setiap orang kan bisa berubah,, lagi pula aku ini kan cewek Mi, sudah sepatut nya aku harus bisa masak, dan setinggi apapun karir seorang wanita, pasti hanya akan berakhir di dapur sebagai kantor utamanya. Makanya aku mau membiasakan diri mulai dari sekarang... Seharusnya Mami senang dong " Kiana berujar panjang lebar, membuat Mami Tia tersenyum begitu semangat.
" Hemmm,, syukurlah kalau kamu punya pikiran seperti itu " Mami Tia percaya saja atas penjelasan Kiana. Padahal ia tak tahu bahwa anak gadisnya itu sedang dilanda kasmaran level atas.
Sejam kemudian Cup cake buatan Mami Tia sudah jadi, tentu di cup cake satu ini ada campur tangan Kiana untuk pertama kalinya membuat kue.
Kiana kegirangan saat menghirup aroma wangi coklat yang mengundang selera. " Emmmm... pasti ini enak Mi " ucapnya sambil mengambil satu cup cake untuk ia coba
" Pasti nya dong sayang,, apa lagi cup cake ini ada campur tangan kamu, pasti rasanya jauh lebih lezat " Mami Tia ikut memberi pujian pada kue buatannya.
Kiana menutup mata saat menikmati sepotong cup cake di mulutnya, sambil mengunyah-mengunyah, ia tak henti-hentinya berkomentar " Sumpah Mi, ini enak banget " kata nya dengan mulut yang masih penuh. Mami Tia hanya menggeleng kan kepala dan tersenyum melihat putri nya bertingkah seperti anak kecil.
"Nanti,tolong kamu antar sebagian kue ini ke Mamah Hani yah "
Mamah Hani ? artinya aku akan ketemu Bang Rayanand dong,, asikk. Kiana berbicara dalam hati saat mendengar ucapan sang Mami. Tentu ini ada sebuah kesempatan besar. Toh, dia punya alasan untuk kesana. Yang sebenarnya ia dari kemarin ingin ke rumah Raisha, tapi malu, karena tidak punya alasan apa-apa. Sementara untuk minggu ini dan seterusnya tidak ada tugas kuliah dari dosen hingga saat tiba masa KKN nanti.
" Kina ? " Mami Tia sekali lagi memanggil nya. seperti nya gadis itu sibuk dengan pikirannya sendiri.
" Eh, iya Mi " jawab Kiana kaget
" Gimana, kamu mau kan antar kue ini ke rumah Raisha ?" tanya Mami Tia sekali lagi
" Oh,, tentu dong Mi,, ucapan Mami adalah perintah bagi hamba hehehe " Kiana berakting seperti sedang berbicara dengan seorang kaisar.
" Ada ada saja kamu "
**
Raynand baru pulang dari bertugas. Dari wajahnya ia nampak lelah. Namun meski begitu, tak mengurangi sedikit pun tingkat ketampanan yang ada pada dirinya.
" Abang sudah pulang ? " sapa Raisha yang kebetulan saat itu sedang duduk di teras sambil membaca buku, entah buku apa yang ia baca.
" Yah, seperti yang kamu kiat Dek " jawab Raynand kemudian ikut duduk di kursi yang masih kosong
" Lelah banget kayaknya Bang,, emang tugas di jalan itu berat yah ? " Raisha menutup buku nya lalu beralih ke sang Abang yang menampakkan wajah lesu nya.
" Lelah pasti nya Dek, namanya juga pekerjaan,, tapi di nikmati saja lah, yang penting berkah " ujarnya.
Lalu Raisha memperbaiki letak duduknya dan sedikit mencondongkan tubuhnya " Bang,, di jalan kan Abang bertugas mengatur lalu lintas. Dan kadang ada razia, apa pernah Abang ketemu gadis yang Abang razia kemdian Abang langsung jatuh cinta ? " Entah kenapa Raisha menanyakan hal itu. Karena rupanya ia masih di buat penasaran dengan sang Abang yang tak kunjung punya pacar.
Sebelum menanggapi ucapan adiknya. Raynand tertawa geli " kamu kebanyakan baca novel Dek, makanya otak mu di penuhi dengan halu " ujarnya
" Ish, Abang ini gimana sih,, aku nggak baca novel tau,, tapi ini real kisah nyata Mamah sama Papah "
Raynand menautkan kedua alisnya. sulit mencerna ucapan adik perempuan nya.
" Memangnya Abang lupa, kenapa Mamah bisa ketemu Papah? bukannya Papah pernah cerita kan, kalau dulu Papah pernah jatuh cinta pada pandangan pertama sama cewek yang di tilangnya,, dan cewek itu alah Mamah " sambung Raisha lagi.
Raynand mulai mengingat bahwa memang dulu Papah dan Mamah nya pernah bercerita tentang kisahnya, bagaimana Mamah dan Papah nya bisa menikah, hingga lahirlah dirinya dan kedua adik kembarnya.
Raisha mengira, kisah Mamah dan Papah nya akan terjadi pula pada Abang nya. Yah, siapa tau ada gadis di jalan yang bisa meluluhkan hati sang Abang, hanya dengan sekali tilang.
" Gimana Bang,,pernah nggak ? nggak mungkin kan yang Abang tilang itu semua berjenis kelamin laki-laki, bahkan yang lebih banyak melanggar aturan lalu lintas adalah perempuan,, contoh kecilnya ibu-ibu,, saat naik motor sen ke kiri belok nya ke kanan " Raynand kembali tertawa mendengar ucapan adik nya.
Kemudian Raynand berpikir lagi. Sepertinya ucapan Raisha ada benarnya. Lalu ia teringat pada satu gadis yang sempat ia tolong saat ada kecelakaan di jalan.
" Abang pernah sih ketemu gadis, tapi kasusnya beda " ujar nya
" Beda gimana ? " Raisha bertanya
" Bedanya, saat itu Abang nggak sedang melakukan Razia, tapi pas Abang bertugas mengatur jalan , tiba-tiba ada gadis yang kecelakaan " jawab Raynand sambil mengingat wajah gadis manis yang hanya sekali ia temui itu.
" Terus, Abang kenalan? "
" Iya,, Abang kenalan, Tapi - " Raynand menggantung kan kalimat nya
" Tapi kenapa ? " Raisha semakin di buat penasaran
" Tapi sayang, Abang hanya sekali ketemu sama dia, dan setelah kejadian itu nggak lagi " balas nya
" Memangnya , setelah Abang kenalan, Abang nggak minta nomor ponsel atau nomor rumah gitu? " Raynand menggeleng
" Sayang nya Abang lupa Dek " jawabnya sambil menghembuskan napas beratnya.
" Yah,, gagal deh kisah Mamah sama Papah terulang sama Abang " Raisha pura-pura prihatin
" Hahah,, apa sih Dek,, yang pasti kisah semua orang itu nggak akan pernah sama, dan Abang pasti akan punya kisah sendiri nanti nya " kata Raynand
" Tapi,, gimana perasaan Abang saat melihat gadis itu untuk pertama kali nya ? " Raisha masih di buat penasaran
" Siapa? Melani ? "
" Oh namanya Melani ? " Raynand mengangguk
" Yah,, Abang memang sempat tertarik, sebab dia kalem dan begitu sopan ,dan jika di lihat dari cara nya bicara keliatan nya dia dewasa " sambung Raynand.
" Jadi Abang udah jatuh cinta ? " tanya Raisha
" jatuh cinta sih belum, cuma tertarik saja " ujar Raynand
" Yah " Raisha merespon lemas. Padahal dia sudah membayangkan tentang gadis itu, dan sebentar lagi Abang nya akan membawa gadis itu untuk di perkenalkan padanya. Tapi kenyataan selalu tak sesuai ekspektasi. Bahkan ia hanya berekspektasi tapi kenyataan nya tidak ada.
" Buat Abang, jatuh cinta itu nggak segampang itu. Karena menurut Abang cinta itu tidak datang di waktu yang cepat atau juga lambat,, tapi cinta datang di saat yang tepat "
" Assalamualaikum ... "
Raynand dan Raisha berbalik saat mendengar ada seseorang mengucapkan salam.
Mereka melihat ada seorang gadis yang berdiri di teras dengan senyum tipis nya.
" Sore Bang,, sore Raisha " sapa Kiana
" Waalaikumsalam " balas Raynand dan Raisha serempak
" Eh, Kiana, tumben sore-sore kesini, ada apa ? itu kamu bawa apa ? " Raisha menyerang saudara sepupunya itu dengan banyak pertanyaan
" Aku bawa kue buatan Mami, masih hangat loh, nih " Kiana menyodorkan kotak besar yang berisi cup cake kepada Raisha. Dan Raisha menerima nya dengan sangat gembira
" Emmm,, dari aromanya saja sudah wah, pasti rasanya enak " kata Raisha sambil menghirup dalam-dalam aroma cup cake dari luar kotak
" Yaudah,, aku balik dulu yah Ra, jangan lupa kue nya di bagi ke Mamah " ujar Kiana.
" Eh,, kok tumben cepet? nggak masuk dulu ? " kata Raisha
" Nggak usah Ra,, aku masih mau bantu Mami " kata Kiana. Raisha paham dan kemudian berkata " Oh, yaudah makasih yah kue nya "
" Oke,, aku balik yah, dah.. " Kiana ijin pamit.
Raynand memperhatikan gerak Kiana yang mulai hilang bersama bayang-bayang nya. Menurut nya ada yang aneh pada gadis itu. Biasanya gadis itu akan sangat banyak bicara dan tak akan mau beranjak apa lagi terburu-buru ingin pulang.
" Eh, Bang kenapa sih ? " tegur Raisha yang kala itu melihat sang Abang tiba-tiba melamun
" Eh, nggak apa-apa Dek " jawabnya.
Raisha dengan semangat mengambil satu cup cake di dalam kotak. Dan seketika melahapnya dengan semangat.
" Emmmmm,, enak banget kuenya " puji Raisha dengan mulut yang masih mengunyah. Raynand hanya tersenyum kecil melihat kelakuan sang Adik.
" Menurut aku yah Bang " jeda sesaat, sambil melanjutkan menggigit kue selanjutnya " Cinta itu memang datang di saat yang tepat bahkan sepaket dengan cemilannya " kata Raisha
Raynand kembali di buat bingung dengan ucapan Raisha. Entah apa arti dari ucapannya itu.
" Maksud nya ? "
Namun tidak mendapat jawaban apapun. Gadis itu hanya sibuk menit cup cake yang di bawa oleh Kiana.
_
Jangan lupa untuk selalu dukung Author dengan cara Like komen and vote yah 😊😊🙏
💪💪💪💪 Semngat Thor up ny
Selamat untuk kiana atas kehamilanya bahagia dengarnya, dan selamat untuk raynand yang sebentar lagi jadi papa muda dua anak 😊😊
yg Semngat ya Thor up ny. 💪💪💪🤭,jngan gantung2 Thor, jiwa ku meronta2 menantiny 🤭🤭🤭🤭😂🥰