NovelToon NovelToon
Albern & Lily

Albern & Lily

Status: tamat
Genre:Komedi / Cintapertama / Contest / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 5
Nama Author: Tiwie Sizo

Jangan lupa follow IG Author : tiwie_sizo08

Albern menyimpan sebuah perasaan yang dalam pada Lily, gadis yang berusia jauh lebih muda darinya. Bertahun-tahun dia memendam perasaannya tanpa membiarkan hal itu diketahui oleh orang lain.
Sebaliknya, Lily yang juga menyukai Albern sejak lama adalah seorang gadis pemberani dan bersifat terbuka. Dia tak pernah menyembunyikan setiap hal yang dirasakannya, termasuk ketertarikannya pada Albern.
Bagaimanakah jadinya saat Albern yang kaku disandingkan dengan sosok ceria dan jahil seperti Lily?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiwie Sizo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kita Ini Berpacaran, Kan?

Lily melihat kearah Albern dengan wajah memerah, kemudian buru-buru ia turun dari mobil dan berlari tanpa menoleh lagi. Dadanya berdegup dengan sangat kencang, dan tubuhnya sedikit bergetar. Seumur hidupnya, ini adalah pertama kalinya ia mendapatkan perlakuan seperti itu dari seorang lelaki, meski hanya usapan ringan di pucuk kepala.

Sekali lagi tangan Lily terulur menyentuh pucuk kepala yang diusap Albern tadi. Seketika seluruh tubuhnya meremang seperti sedang melewati area pemakaman di malam hari.

Sementara itu, Albern yang melihat Lily salah tingkah dan keluar dari mobilnya dengan setengah berlari tampak tak dapat menahan senyumnya. Wajah Lily yang memerah tadi tampak sangat menggemaskan di mata Albern. Dia masih duduk di dalam mobilnya sambil melihat kearah Lily yang berlari hingga menghilangkan di balik tembok bangunan kampus.

Sekali lagi Albern mengulas sebuah senyuman. Entah kenapa, dari tadi tak bosannya dia melakukan hal itu. Setiap kali teringat akan wajah Lily, pasti akan membuatnya tersenyum tanpa sadar. Ah, Lily. Gadis muda itu telah membuat dunia Albern yang tak berwarna jadi seketika penuh dengan warna, padahal belum lama mereka saling mengungkapkan perasaan masing-masing. Albern jadi tidak sabar menantikan hari-hari selanjutnya bersama dengan Lily.

Tiba-tiba ponsel Albern berdering, menghentikan lamunan indahnya tentang Lily. Tampak nama Asisten Dhani yang tertera di layar ponsel.

Wajah Albern seketika berubah jadi serius. Asistennya ini tidak akan berani menghubungi jika tidak ada sesuatu yang benar-benar penting. Albern pun akhirnya menggeser tombol terima di layar ponselnya.

"Ada apa?" Tanya Albern langsung pada asistennya itu.

"Tuan Muda. Tiga puluh menit lagi Anda harus menemui klien kita dari perusahaan properti yang beberapa hari lalu menghubungi Anda. Beliau sudah sampai setengah jam yang lalu." Terdengar suara Asisten Dhani di seberang sana.

"Perusahaan properti dari Amerika tempo hari? Bukankah jadwal meetingnya besok?" Tanya Albern sambil menautkan kedua alisnya.

"Meeting tetap diadakan besok, Tuan. Tapi saat ini Anda harus menemui klien kita itu diluar urusan bisnis. Sepertinya ini ada hubungannya dengan Chairman, karena Chairman sendiri yang memerintahkan saya untuk memberi tahu Anda agar menemui klien tersebut." Ujar Asisten Dhani lagi.

"Papa?" Albern semakin menautkan kedua alisnya. Dia memang sudah mendengar jika pemilik perusahaan properti dari Amerika yang akan bekerja sama dengan Brylee Group itu adalah teman lama Papanya semasa kuliah dulu. Perusahaan tersebut juga pernah membantu Brylee Group bangkit sewaktu terkena masalah serius di masa lalu. Mungkin untuk alasan itu Papanya meminta Albern untuk menemui perwakilan dari perusahaan tersebut sebelum meeting yang sebenarnya diadakan. Seperti sebuah penyambutan.

"Baiklah." Ujar Albern akhirnya.

"Kirimkan lokasi tempat pertemuan tersebut Aku akan langsung kesana. Kau juga langsung menyusul."

"Baik, Tuan Muda." Asisten Dhani mengiyakan.

Saluran telpon pun terputus. Albern akhirnya menyalakan mesin mobilnya, lalu mulai melaju. Dipandanginya sekali lagi bangunan kampus tempat Lily belajar, sebelum kemudian benar-benar melesat bersama mobilnya.

Sementara itu, Lily yang tengah menunggunya kelas selanjutnya tampak duduk termenung disalah satu bangku taman kampus. Sebuah pemandangan langka yang membuat orang-orang di sekitarnya tergelitik untuk saling berbisik satu sama lain. Lily yang biasanya enerjik dan ceria, kini sedang termangu tanpa daya, sama sekali tak ada pergerakan layaknya patung. Tangannya terlihat masih memegang salah satu pipinya yang tadi dicium oleh Albern.

Agaknya peristiwa itu benar-benar membekas di hati Lily dan punya pengaruh yang cukup besar.

"Lily!" Tiba-tiba suara Zivanna terdengar memanggil Lily. Dari nada bicaranya, dapat Lily tebak jika saat ini gadis itu sedang marah.

Mau tak mau Lily menoleh. Terlihat Zivanna mendekat bersama dengan bodyguard terselubungnya, Darrel.

"Darimana saja kamu?" Tanya Zivanna pada Lily.

Lily agak menahan senyumnya. Zivanna benar-benar berubah menjadi sosok yang cerewet jika sudah berurusan dengan dirinya.

"Dari mana?" Lily malah balik bertanya.

"Jangan berpura-pura tidak kemana-mana. Dari tadi aku mencarimu kesana-kemari." Gerutu Zivanna sambil duduk disebelah Lily.

"Lalu ada yang melihatmu pergi bersama dengan seorang lelaki menggunakan mobil mewah. Apa itu benar?" Tanya Zivanna penuh selidik.

Lily tertegun dan tak tahu harus menjawab apa.

"Jadi, memang benar kamu pergi dengan seorang lelaki yang menggunakan mobil mewah? Lily, jangan bilang kamu punya sugar Daddy." Zivanna mulai terlihat khawatir dan agak panik.

Seketika Lily tertawa dengan terbahak-bahak.

"Kak Zi, sejak kapan suka melawak?" Tanya Lily setelah puas tertawa.

Zivanna tampak memperhatikan Lily dengan seksama.

"Jadi kenapa dari tadi tidak menjawab teleponku?" Tanya Zivanna kemudian.

"Kak Zi menelpon?" Lily balik bertanya sambil merogoh ponselnya yang berada di dalam tas.

"Owhh..."Seketika Lily membekap mulutnya sendiri saat melihat banyaknya panggilan tak terjawab dari Zivanna.

"Maaf, Kak Zi. Ponselku dalam mode silence, jadi aku tidak tahu kalau Kak Zi menelpon." Ujar Lily dengan nada menyesal.

Zivanna masih menatap lekat kearah Lily.

"Lily, kamu masih belum menjawab pertanyaanku. Tadi kamu pergi dengan siapa sampai-sampai bolos kuliah?" Zivanna tetap kembali ke topik sebelumnya.

Lily melebarkan matanya. Zivanna menyadari ia membolos, jika Mama atau Papanya tahu, tamatlah riwayatnya.

"Aku tebak itu Tuan Muda Albern." Darrel yang sedari tadi diam tiba-tiba mengeluarkan suaranya.

"Apa?" Zivanna tampak terkejut, begitu juga dengan Lily.

"Bukankah saat Tuan Muda pulang, tak lama kemudian Lily juga menghilang. Pasti Lily pergi bersama Tuan Muda." Darrel menjabarkannya analisanya.

Lily terdiam, dia tidak tahu mesti jujur atau tidak pada kedua sahabatnya itu.

"Sepertinya ada yang berusaha kamu sembunyikan, Lily. Apa itu?"

Lily kembali melihat kearah Zivanna.

"Aku bakal cerita, tapi kalian mesti merahasiakannya dari siapapun." Ujarnya kemudian setelah sempat menghela nafas panjang.

Zivanna dan Darrel tampak memasang telinga mereka.

"Aku tadi memang pergi bersama Kak Al. Dia tiba-tiba membawaku pergi karena melihat seorang pemuda menyatakan perasaannya padaku."

Zivanna dan Darrel tampak menautkan alis mereka.

"Kenapa Tuan Muda membawamu pergi?" Tanya Darrel.

Lily terdiam sejenak.

"Karena Kak Al tidak mau aku sampai menerima pemuda itu. Dia membawaku kesebuah restoran, lalu menyatakan perasaannya juga padaku." Ujar Lily lagi.

"Apa?" Zivanna nyaris terpekik.

"Kak Al menyatakan perasaannya padamu? Jadi sekarang kalian berpacaran?"

Lily tampak tertegun sejenak.

'Berpacaran?'

Albern tadi tidak menyebutkan status hubungan mereka saat ini meski telah mengakui perasaan masing-masing. Jadi status hubungan mereka saat ini, jika bukan berpacaran, lalu apa?

Merasa bingung dan bertanya-tanya, Lily pun merogoh ponselnya dari dalam tas, lalu mendial nomor Albern.

"Kak Al. Aku mau bertanya sesuatu." Ujar Lily langsung setelah Albern menerima panggilan telponnya.

"Bertanya apa?"

"Kita ... Sekarang kita ini berpacaran, kan?"

Bersambung...

tetep like, komen dan vote

Happy reading❤️❤️❤️

1
NFC
wkwkwkkw
NFC
widiiiiihhh cari aliansi segala
Khoerun Nisa
pertemuan nya kurang greget tor lah cm ngobrol doang peluk dong cium sekalian
LENY
THE GREAT SCANDAL KOK GAK ADA THOR DI NOVELTOON. DI APLIKASI LAIN YA
LENY
KALAU CERITA YG INI BELUM BACA LANJUT
LENY
SUDAH BACA BAGUS
LENY
TERIMA KASIH AUTHOR SAYANG. CERITA YG SANGAT BAGUS MENYENTUH DAN HAPPY ENDING ❤👍👍
DITUNGGU KARYA SELANJUTNYA🙏
LENY
MANTAP DARREL LAKI2 BERTANGGUNG JAWAB DAN PUNTA HARGA DIRI 2 JEMPOL UNT DARREL. MAKANYA ZI DENGERIN DULU DIMINTA WAKTU 5 MENIT AJA GAK BISA NYEROCOS DGN PIKIRAN NEGATIF SENDIRI. GOOD DARREL ❤👍👍
LENY
YA THOR SETUJU JGN TERLALU VULGAR BAYANGIN AJA SENDIRI2 YG BACA 😂🤭
LENY
DUH TERHARU EVAN JGN KHAWATIR LILY GAK AKAN MELUPAKAN PAPANYA YG SANGAT BAIK😥
LENY
DARREL DAN ZOVANNA BENAR2 COCOK MEREKA SIKAPNYA DEWASA MANTAP
LENY
LILY GAK USAH TAKUT KL JODOH KALIAN PASTI AKAN BERSAMA. JAGA KOMITMEN UNTUK SALING SETIA DAN KEJAR CITA2 MU BIAR PANTAS MENDAMPINGI ALBERN. AL SETIA KOK JGN KHAWATIR. KL KALIAN SDH DITAKDIRKAN BERSAMA BERJODOH PASTI AKAN KETEMU 🙏👍SEMANGAT LILY RAIH CITA2MU.
LENY
BERPASANGAN DGN AL BIAR PANTES DAN SETARA GAK DIANGGAP REMEH ORANG🙏
LENY
BETUL CINTA BUTUH PENGORBANAN GAK APA2 BERJAUHAN ASAL DPT RESTU SETELAH ITU. KSN BISA SALING TELP DAN VIDEO CALL SETIAP HARI. JANGAN TERLALU CENGENG LILY. KAMU HRS BERJUANG BIAR PANTES BERPADANGAN SAMA AL DAN TDK DIANGGAP REMEH LAGI SAMA ORANG2🙏
LENY
GOOD JOB AL KEREN KAMU BIAR EVAN SADAR SIAPA AL SEBENARNYA 👍
LENY
IDE GILA ITU KAWIN LARI PAKE HAMIL DULU LG WAH CERITA AARON ZAYA TERULANG LAGI
LENY
WAH LILY ITU LBH TAMBAH JELEK LG AL DIMATA EVAN. TURUTIN AJA PERINTAH PAPAMU KULIAH DI LUAR NEGERI KL KALUAN BER JODOH PASTI AKAN BERSAMA NANTI
LENY
KL EVAN MSH EGOIS GAK MERESTUI BENAR JG KATA NENEK GHINA MSH BNYK PEREMPUAN LAIN YG LBH CANTIK DAN BAIK SERTA KELUARGA NYA MERESTUI. COBALAH BERPISAH SEMENTARA BIAR EVAN SADAR KL ANAKNYA LILY NNT MENDERITA DIPISAHKAN SAMA ALBERN.
LENY
KASIHAN ALBERN DAN LILY LIHAT EVAN EGOIS PADAHAL MRK SALING MENCINTAI HRSNYA SALING DUKUNG 2 KEL INI BUKAN DGN SIKAP ANGKUH AROGAN EVAN.
LENY
BRIANA DAN ORANG TUANYA BENAR2 BERKELAS ORANG INTELEKTUAL TINGGI. BRIANA SDH CANTIK PINTER BERKELAS SEBENARNYA COCOK SELEVEL SAMA KEL AARON 😊🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!