NovelToon NovelToon
Pelarian Karina

Pelarian Karina

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Romansa Modern / Misteri / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 5
Nama Author: mys05

*** BIJAKLAH DALAM MEMILIH TULISAN. SESUAIKAN DENGAN UMUR KALIAN.

Bagaimana jika hidupmu tidak pernah tenang lantaran terus di ganggu oleh masa lalu yang kelam? Pengkhianatan di tipu habis-habisan sampai di jauhi oleh semua orang lantaran kehidupan yang semakin berantakan.

Karina, seorang gadis polos yang harus ternoda oleh ketulusan cinta.

Rasanya luka itu belum cukup kering. lima tahun memang bukanlah waktu yang singkat. Karina merasa terbebani. ia begitu menyesal karena sudah menaruh besar rasa percaya pada pria yang ia cintai, sampai harus merelakan kesuciannya kala itu yang terenggut atas bujuk rayu sang pria.

"Kau akan melarikan diri lagi?" Nicko langsung mencengkram tubuh Karina dan menghimpitnya. "Terserah bagaimana kau menilai ku, tapi aku akan tetap mengejar mu. bahkan sampai ke ujung dunia sekalipun!" tegas Nicko penuh penekanan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mys05, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 17

"Johan," Helen memanggil nama pria yang sebelumnya sedang menyantap sebuah mie instan dengannya. "Karina dan Nicko sudah kembali,"

Johan tersenyum getir, ia hanya menganggukan kepalanya dengan sikap yang dingin seolah tidak suka.

"Sayang, kenapa kau terus saja diam? ayo masuk dan keringkan bajuku." ucap Nicko pada Karina yang hanya terus berdiri di ambang pintu.

Helen memandang datar kearah Nicko dan Karina secara bergantian. "Kalian?"

"Aku dan Karina, kita sudah menjalin hubungan." celetuk Nicko menjawab bangga.

Setelah mendengar pernyataan Nicko, Johan dan Helen langsung memberikan reaksi yang berbeda.

"Tidak mungkin!" Johan memekik jengkel, seolah tidak percaya.

Benar apa yang Karina takutkan. Johan pasti akan terlihat marah setelah mendengar apa yang Nicko katakan. tetapi mau bagaimana lagi? rasanya terlalu jahat jika Karina menampik itu semua, sedangkan Nicko terlihat begitu semangat dan bahagia saat membeberkan hubungan keduanya.

"Aku percaya saja," Helen tersenyum canggung setelah melihat ekspresi terkejut berlebihan dari Johan, wanita itupun mencoba mencairkan suasana. karena Helen sendiri tahu, baik Johan maupun Nicko sama-sama memiliki emosi yang kuat. "Aku akan melanjutkan makan ku dengan Johan, kalian bisa mengeringkan baju di dalam."

Karina mengerti, sepertinya Helen sedang membantu gadis tersebut agar Johan dan Nicko tidak saling berdampingan. kedua wanita itu menang menyadari, saat Nicko dan Johan bertemu. aura rumah mereka akan terasa berapi-api. atau lebih tepatnya, Nicko dan Johan tidak satu frekuensi.

"Kau lihat itu?" Johan langsung menggerutu begitu Nicko dan Karina sudah pergi menuju kamar, "Bagaimana jika terjadi sesuatu padanya? apa kau akan bertanggung jawab? bagaimana jika si pemilik Bar hanya mempermainkan Karina."

Helen mengerutkan dahi, sejenak gadis itu menghela nafas kasar lalu mengerjap. "Kita bertiga sudah saling mengenal sejak lama, apa kau menyukainya? sekarang saat Nicko bergerak lebih cepat dari mu, kau malah menggerutu. apa itu semua salahku? aku yang menyuruh Nicko untuk menjadikan Karina sebagai kekasih? apa aku yang menyuruh Karina untuk menerima Nicko?" pertanyaan mencecar seolah seperti pukulan kuat yang menghantam tubuh Johan, "Dengar! aku tidak pernah tahu urusan mereka. Karina tidak pernah mengatakan apapun, jika sebelumnya gadis itu bertanya pun pasti akan ku ingatkan!" tegas Helen penuh penekanan."

Johan menghembuskan nafas prustasi, pria itu mengacak rambutnya seolah sudah tak bisa lagi menahan beban masalah yang berkutat dalam otaknya.

"Jika kau tidak rela, kau rebut saja Karina dari Nicko. itu hal mudah," imbuh Helen santai tanpa beban.

Tatapan misterius Johan mengarah pada Helen, wanita itu merasa tatapan tersebut sangatlah mengerikan. entah apa yang sedang Johan pikirkan, sungguh baru kali ini pria itu terlihat begitu menakutkan setelah mendengar kabar hubungan Nicko dan Karina.

Diruangan lainnya, Karina sudah mengeringkan pakaian Nicko yang basah kuyup. Karina masih saja terlihat murung, ia tak menyangka jika hal ini akan terjadi. rasanya hubungan tersebut sangat dan terlalu di paksakan. Namun, sudah sejauh ini Karina takut jika Nicko akan kecewa mendengar kebenarannya.

"Sayang..." Nicko kembali melingkarkan tangannya di atas perut rata Karina setelah pria tersebut menyelesaikan aktifitas mandinya. bahkan tubuh Nicko saja masih terbungkus handuk yang menutupi bagian bawahnya. "Aku sangat tergila-gila padamu." ucap Nicko menggoda.

Mendengar bisikan itu Karina langsung merinding saat hembusan nafas Nicko menyapu area disekitar ceruk lehernya. jantung Karina kembali bergemuruh, ia tidak mengerti kenapa saat dirinya berada dekat dengan Nicko selalu merasakan keanehan tersebut. apa ini yang dinamakan cinta? untuk pertama kalinya Karina berpacaran. ia cukup kesulitan untuk menyesuaikan.

"Kenakan pakaianmu sekarang," Karina memalingkan tubuhnya sambil menyerahkan kemeja Nicko yang sudah ia keringkan. "aku akan membuatkan sesuatu yang hangat, apa yang kau inginkan?"

"Grep..." Nicko mengembangkan senyumnya sambil mendekatkan tubuh Karina untuk di dekap. "Semenjak aku mengenalmu, aku menyukai sesuatu yang berkaitan dengan air panas."

Bola mata Karina melebar bibirnya bergetar, tatapannya terus tertuju pada wajah tampan Nicko yang memabukan. "Ke... kenapa?" tanya Karina terbata.

"Karena dengan alasan itulah, aku bisa menemui setiap hari." celetuk Nicko mencium pipi Karina singkat.

Sepertinya Nicko baru saja berkata jujur, apakah mungkin orang kaya sepertinya tidak cukup mampu untuk membeli sebuah pemanas air? jaman sudah canggih, bahkan pemanas air berkekuatan listrik pun sudah banyak terjual di pasaran. air panas hanyalah sebuah alasan, agar Nicko dapat bertemu Karina setiap harinya.

"Ini pertama kalinya aku menjalin hubungan. tolong," Karina mencoba melepaskan dirinya dari Nicko yang terus saja menempel memeluknya. "Aku belum terbiasa untuk sedekat ini, aku merasa sangat canggung." tukas Karina memberi penjelasan.

"Hey," Nicko meraih wajah Karina dan mengelusnya. "Kita adalah pasangan, aku akan membuatmu terbiasa. jangan terlalu membeni diri sendiri," bujuk Nicko meyakinkan.

"Bagaimana caranya, aku... aku benar-benar sangat gugup." Karina mengerucutkan bibirnya dengan bola mata yang bergerak, seolah tak berani untuk menatap mata kekasihnya.

"Tatap mataku," titah Nicko lembut diikuti oleh Karina yang menurutinya. "Tarik nafas, lalu hembuskan perlahan."

Karina menghela nafas panjang. lalu menghembuskan nafasnya perlahan, ia cukup merasa sedikit tenang. jiwanya tak lagi menegang. "Huftt..."

"Bagaimana?" tanya Nicko memastikan.

"Cukup lebih baik," sahut Karina tersenyum tipis.

Nicko memangkas jarak wajah diantara dirinya dan Karina. tangan pria itu terus mengelus kulit indah Karina penuh kelembutan. Karina cukup tenang, akses jalan pikiran Karina berhasil terblokir setelah merasakan sentuhan yang Nicko berikan. bahkan setelah Nicko mengecupi sudut bibir gadis tersebut, Karina hanya terus terdiam menikmatinya meskipun tanpa membalas.

Manis beraromakan cherry yang berasal dari bibir lembut gadis itu seakan candu. yang Nicko inginkan adalah lebih dari sekedar kecupan. pria itu terus saja memaksa membuka celah pada bibir Karina, agar lidah Nicko bisa leluasa bermain-main di dalam sana. tangan jahilnya terus memberikan efek gairah bergejolak yang semakin membutakan.

"Bruak..." Tangan Karina berhasil menyenggol jam weker di atas nakasnya, hingga sukses menghentikan aktifitas bercumbu mereka. sesaat setelah keduanya saling melepaskan, Karina terlihat kembali salah tingkah. ia terus saja menyembunyikan wajahnya yang merona, kemudian memberikan kemeja pakaian kering pada Nicko agar segera dapat pria itu kenakan.

"Karina tunggu," Nicko mencengkram tangan Karina menghentikan langkahnya.

"Aku akan membuat minuman, tunggulah sebentar." ucap Karina kikuk.

BANTU LIKE DAN KOMENNYA, UNTUK MENAMBAH SEMANGAT DAN PERFOMA.

1
Ardia Kaharu
kak ini nggak ada kelanjutannya?😭😭
IsabellaWinter
ADEGAN 21 D TOLAK, TAPI IKLAN JUDI ONLINE MEREKA TERIMA. EMG BOLEH SEEDAN ITU?
IsabellaWinter
GUYS, INI D TOLAK MULU NASKAHNYA. TOLONG... KARNA ADA ADEGAN RANJANGNYA
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
eehhh kirain update.. tau nya di ulang🤔
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡: ooohhh🤭😅
total 2 replies
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
lama bgt.. lupa alur thor😓
DEER_
aduh
DEER_
panjang bngt flashback
DEER_
hmmmmm
DEER_
kiw kiw
DEER_
baper
DEER_
kerennnn
DEER_
kerennn
DEER_
maraton
DEER_
wkwkwk lucu
DEER_
aku mampir
DEER_
smngt sayang
Yanti Daok: suka sekali ka
total 1 replies
Ayu Erta
baru menyimak
Mawar berduri
katanya tamat...kok.gantung sih
💜💜 Mrs. Azalia Kim 💜💜
tega sekali...🥺🥺🥺🥺
💜💜 Mrs. Azalia Kim 💜💜
Nicko pengalaman banget yaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!