Introvert Berjiwa Ganda, dimana dua kepribadian dalam satu raga tercipta karena tekanan batin yang ia alami semasa kecilnya karena didikan yang selalu dihiasi emosi dan teriakan dari orang tuanya.
Season 1:
• Mengisahkan awal mula dan perjalanan kisah dari Adam, si Introvert yang memiliki dua kepribadian sekaligus. Yang selalu menjadi korban bully dan tak pernah di panding dalam pergaulan di sekolahnya.
Hanya seorang kutu buku yang pandai di bidang akademik yang tak berani mengungkapkan cintanya pada seorang gadis cantik idaman hatinya.
Tapi dengan sisi kepribadian lainnya ia mampu memimpin genk kecil yang mereka sebut sebagai Destroyer, Sang Penghancur segala yang di sentuh. Namun jiwa penghancurnya semakin memanas saat Adam bertemu dengan wanita tomboy yang membuat hatinya penasaran.
Season 2:
• Melanjutkan kisah Adam dengan latar belakang setelah kelulusannya dari sekolah. Adam harus berjuang melewati masa pengangguran yang cukup menyiksa ekonomi keluarganya. Memasuki tahap kedewasaan yang mengharuskan Adam memilih bekerja dan menyingkirkan mimpi kecilnya sebagai seorang Arsitek. Namun semua itu sedikit terobati dengan hadirnya Ratu, si wanita tomboy yang ternyata adik kelasnya sendiri.
Season 3 (New):
• Kini menceritakan tentang pahit manisnya kehidupan berumah tangga yang harus Adam jalani bersama Ratu. Seorang yang perfectsionis kini sudah tinggal satu atap dengan wanita yang penuh kekurangan. Seperti apa lika liku yang akan mereka hadapi dalam bahtera rumah tangganya? dan mampu kah Adam menjadi imam yang memimpin keluarganya sampai akhir hayat? atau harus hancur di tengah jalan seperti masa lalu keluarga istrinya.
Temukan jawabannya hanya di novel •🤵🏻 Introvert Berjiwa Ganda 👰🏻• karya @Sang_Perindu.
🤵🏻😘 Happy Reading..🥰👰🏻
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Perindu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Murkanya Mamah Adam
Saat perempuan itu hendak turun dari motornya yang ternyata motor nya lupa di standar samping pun langsung membuat nya tak kuat menahan beban hingga motor nya pun hampir terguling ke arah perempuan itu, Adam yang sedang duduk dengan Ratu pun langsung depan sigap berdiri dan menahan motor itu.
"Eh ya allah..makasih ya abang" ucap perempuan itu dengan nafas lega nya sambil mengelus dada.
Adam langsung memarkirkan dengan benar motor itu, dan tak lama Ratu berdiri menyambut kepulangan momy nya.
Ya perempuan itu bernama Anisa, ibu nya Ratu. Adam pun di perkenalkan ke bu Anisa oleh Ratu anaknya.
"Mom kenalin ini abang Adam hehe kakak kelas aku orang Betawi dia hihi" ucap Ratu dengan senang memperkenalkan Adam pada ibunya.
"Bu..assalamualaikum" ucap Adam menyapa ibu Anisa sambil meraih tangannya lalu menciumnya.
"Iya bang walaikumsalam hehe" balas bu Nisa pada Adam sambil menebar senyum manisnya.
Namun sayang moment pertemuan Adam dan ibunya Ratu pun tak berselang lama, karna Adam harus segera pulang sampai rumah sebelum adzan magrib berkumandang.
Setelah pamit pulang pada Ratu dan ibunya, Adam dan Agam langsung menarik tuas gas motornya dengan kecepatan tinggi.
...**********...
Sesampai nya di rumah Adam kembali merasakan takut luar biasa ocehan dan omelan yang sudah sangat pasti Adam dapatkan dari mamahnya.
"Assalamualaikum.." ucap Adam dengan penuh takut mulai mengetuk pintu rumahnya.
Tak lama terdengar suara slot kaitan pintu yang di bukakan dari dalam. Adam pun perlahan masuk dan membuka pintu lebar ingin memasukan motor nya. setelah itu dia membersihkan tubuhnya lalu berganti baju di kamarnya.
"Alhamdulilah ga kena omel hm.." ucap Adam menghela nafas dengan lega.
Tiba tiba mamahnya Adam mendobrak pintu kamar Adam hingga kunci slotnya terlepas.
"Kebiasaan lu ya hah! gini hari baru pulang sekolah! yang laen temen temen lu mah udeh pada pulang! lu doang yang pulang magrib ga usah pulang lu sekalian!" mamahnya Adam marah se'edan-edan nya dengan penuh makian dan ocehan nada tinggi yang tentu saja membuat Adam keseketika down mental, Adam hanya bisa jongkok di sudut kamarnya.
"Ya allah..diluar rumah saya mampu melawan orang yang mengganggu saya, saya tak pernah takut kepada siapapun selain pada dirimu, tapi ridho orang tua ridho mu juga hati hamba sakit ya allah menerima semua tekanan ini, apakah sekeras ini hukuman saya hanya karna pulang telat? saya sudah dewasa ya allah saya ingin bergaul bebas..tapi mengapa sesulit ini ujian mu " begitu lah batin Adam berbicara dalam hatinya yang sedang terpuruk.
"Tusuk aja yuk orang tua itu?" ucap Agam dengan mudah tanpa merasa berdoa.
"Tol*l itu emak gw gam maen mau tusuk tusuk aja lu , lu aja sini yang gw tusuk!" batin Adam melawan.
"Ya abisnya dia nyakitin lu terus, gw ga tega anj*r !" ucap Agam dengan nada keras dalam hati.
"Ya itu tetap orang tua kita bodoh!" Adam makin emosi dalam tubuhnya karna perdebatan itu.
Mamahnya Adam berkali kali bolak balik kamar Adam hanya untuk memarahi anak bungsunya itu. Adam begitu sangat sangat tertekan atas semua ocehan dan makian mamahnya sendiri terhadap dirinya.
"Heran punya anak bontot kelakuan ga karuan, pulang sekolah bukan langsung pulang malah maen..terus lu! sekalian ga usah pulang sana nginep di rumah temen lu sana ! kebiasaan kalo di bilangin ga pernah ngerti lu! ga usah makan di sini lu sana dah! males gw ngurusin anak kek lu tau hah!" ocehan Mamah Adam yang tentu nya tidak dengan nada pelan.
Tak lama kemudian Adam menggebrak pintu dan mengunci kamarnya dengan slot kunci yang tersisa.
"Tuh gitu tuh kelakuan lu kalo di nasehatin di omongin ga pernah ngedengerin, ngikutin siapa sih lu jadi begitu hah!" makin menjadi ocehan mamah Adam makin keras.
"Aaaaaarrrrghhh!!!" teriakan keras terdengar dari kamar Adam.
Kak Wina pun langsung panik berlari dan mengetuk kamar Adam, nun seperti biasa saat seperti itu Adam selalu mengunci pintunya seorang diri.
"Dek..buka dek hih lu ngapain?!" ucap Wina yang begitu khawatir dengan kepada adik bungsunya.
"Biarin..biar mati dia di dalem kebiasaan kalo di bilangin orang tua bukannya denger malah ngurung di kamar!" ucap mamah Adam sambil lewat depan Wina yang sedang mengetuk kamar Adam.
Wina yang mendengar ocehan pedas itu hanya bisa meneteskan air matanya karna ikut merasakan betapa sakit, perih dan hancurnya hati adiknya saat ucapan kasar itu terlontar dari ibunya sendiri.
"Dek buka pintu nya dek..jangan begini tiap lu emosi" ucap Wina dengan nafas tersedu sedu mulai menangis tak kuasa menahan rasa khawatir pada adiknya sendiri.
"Sakit...gam please jangan begini ya..please aw..aw..aduh!!" ringis Adam menahan sakit luar biasa di kepalan tangan kanannya.
"Bodo amat dam..biar bangkit jiwa gw, biar ga selalu di injek injek harga diri gw!" balas Agam sambil terus menggenggam sesuatu di tangan kanannya.
"Aaarrrghhhh gam cukup gam jangan woy!!!!" Adam panik saat Agam mulai mengambil pisau lipat nya dengan tangan kiri dan mulai mendekatkan nya pada urat nadi tangan kanan Adam.
"Terserah lu, pokoknya gw udeh capek hidup selalu di tekan dan di kekang sama orang tua gw sendiri...sakit hati gw lebih baik gw pilih mati ya hehe" ucap Agam benar benar nekat mulai menempelkan pisau nya pada pergelangan tangan Adam.
Adam pun tak kuasa lagi untuk menahan Agam, kini Adam hanya bisa pasrah pada dirinya yang ingin mengakhiri hidup nya sendiri.
Tak segan segan Agam yang tersenyum dengan ikhlas pun mengayuhkan pisau lipat itu ke....
Bersambung...
Jangan lupa tinggalkan jejak like, koment dan share ya sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda".
See you on the next episode..papayo..
smngt trs Thor.. cerita nya lucu >< ada kombinasi emoji nyaaa
gk bener nih guru BK