NovelToon NovelToon
Suamiku, Kekasihku (Revisi)

Suamiku, Kekasihku (Revisi)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 5
Nama Author: Syaesha

Aku selalu mencintaimu setiap hari dari awal pertemuan kita. Rain Khadija. Jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap sosok laki-laki yang menjadi suaminya. Mereka menikah di usia muda. Rain teramat mencintainya sementara Ragga Hadiwijaya dengan segala dendam masa lalunya terus menyakiti dan menyangkal cintanya.
Akankah Rain bertahan dalam pernikahan yang terus membuatnya jatuh cinta pada suaminya sementara Ragga terus menjauhinya? Rain cukup bahagia walau hanya bersanding tanpa dicinta Ragga. Rain yakin Ragga akan mencintainya seperti saat menjadi sepasang kekasih dulu.

Ini karya pertamaku, mohon dukungannya yaa. 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syaesha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ingin Sembunyi Saja

Sampai di kelas ternyata masih sepi hanya ada beberapa anak yang sudah datang.

"Loe bawa bekel nggak?" Ega bertanya sambil membuka jaketnya.

"Bawa dong buat kamu juga ada." Rain merapikan sweaternya ke dalam tas lalu mengeluarkan ponselnya. Dia mengusap layar ponselnya menggeser ke bagian sosial medianya. Rain terus asyik bermain dengan sosial medianya melihat beberapa story artis yang dia follow. Hening.

"Loe pencinta drakor?" tanya Ega memecah keheningan. Rain segera meletakan ponsel di saku seragamnya, menjawab pertanyaan lawan bicara itu tidak boleh sambil main ponsel. Itu pesan Ibu untuknya.

"Aku nggak suka sih soalnya jauh di korea kalau tiba-tiba aku jatuh cinta susah ngejarnya."

Rain tertawa di akhir kalimatnya. Ega ikut tertawa "Emang kamu suka cewek-cewek korea?" Rain bertanya seolah ingin tahu sekali gadis seperti apa yang menjadi kesukaan Rain.

"Kalau di depan mata aja ada yang cantik mengapa harus menyukai yang ada di Korea sih Rain?" Jawaban Ega membuat mata Rain berbinar. 'Apa katanya tadi? di depan mata? aku dong? ' Rain tidak lagi menjawab dia kembali membuka ponsel karena ada chat yang masuk. Sela mengabarinya tidak bisa sekolah karena Neneknya di Surabaya meninggal. Sebelum keluar dari Aplikasi WhatsApp Rain pun mengecek beberapa pesan group dan matanya terbelalak saat kembali membaca pesan yang dia kirim untuk Ega. #Iya sayang aku tunggu, hati-hati ya 💜# Rain tiba-tiba merasa tubuhnya mengerdil. Tadi Dia tidak merasa mengetikkan kata sayang apalagi dengan tanda love seperti itu. Dia malu semalu-malunya. Apa sekarang yang harus dia lakukan? Apa Rain pura-pura sakit saja? Sungguh dia ingin sembunyi saja saat ini.

"Loe kenapa Rain?" tanya Ega melihat Rain yang mulanya sudah merah sekali. Jantungnya berdetak lebih kencang, tangannya mulai dingin namun dahinya sangat terasa panas bahkan mengeluarkan peluh. "Rain loe sakit?" Ega mulai panik. "Tenang Rain, loe atur nafas loe!" Rain menuruti kata Ega.

Dia mengatur nafasnya, sedikit tenang.

"Sekarang loe katakan apa yang mau loe katakan."

Kata Ega mengusap pundak Rain halus. "Aku malu sama kamu Ga, Aku nggak berniat lancang dengan pesan itu." Rain menggeleng matanya mulai mengeluarkan bulir-bulir kristal.

Ega tersenyum tulus "Gue nggak marah Rain, Gue nggak masalah."

Rain menggeleng lagi mulai terisak.

"Kalau Ibu tahu pasti Ibu kecewa menganggap anaknya ini genit dan nggak tahu malu." Rain menghapus air matanya. Pasalnya dia memang tidak pernah mengirim pesan seperti itu pada pria

"Ya udah Ibu loe nggak usah tahu. Udah loe mending atur lagi nafas loe dan berhenti nangis nanti Gue yang disalahin." Ega mengusap-usap punggung Rain mencoba menenangkan. Rain mulai menguasai dirinya, mengatur nafasnya dan menghapus sisa-sisa air matanya. Ragga semakin jatuh hati pada Rain. Gadis polos yang penuh ketulusan dan lucu. Di saat gadis-gadis lain mengejar perhatian Ega Rain malah mati-matian menutupi perasaannya. Sejujurnya setelah kepulangannya kemarin dari rumah Rain, Bibi sudah menanyakan pada Ega tentang perasaannya pada Rain namun Ega juga bingung harus menjawab seperti apa karena semuanya terasa masih terlalu cepat jika menyebutnya cinta. Bibi menyarankan agar Ega cepat menyatakan perasaan, namun Ega sendiri belum yakin. Dia takut menyakiti Rain karena Rain adalah gadis baik-baik. Ega sudah berjanji pada diri sendiri untuk tidak seenaknya menerima cinta lawan jenis lalu mencampakkannya. Ega sudah tahu perasaan Rain padanua. Ega tahu itu dari Bibi yang juga tahu dari Ibu Rain. Ega ingin benar-benar memantapkan hati. Dia ingin Rain menjadi yang terakhir karena selama ini saat Ega menjalin hubungan dia tidak pernah benar-benar mencintai kekasihnya. Apalagi dengan gadis-gadis yang juga hanya menyukai uang Ega. Ega tak pernah serius. Namun, untuk Rain Ega sudah menyediakan tempat khusus di hatinya.

Jadi, siapa yang akan nembak duluan nih? Lanjut baca terus yaa kawan. Like, komen dan vote 💝

1
Ani Putri
laf laf akak
Ani Putri
ah baru bisa lanjut baca cerita bunda Rain dan Baba Ega
Ibrahim Adjie Prawira
weh..rain 🤭
Ibrahim Adjie Prawira
wkwkwkwk...bibi pinter aktingnya
Ibrahim Adjie Prawira
buat ega cemburu rain,biar dy tau rasa 😂
Ibrahim Adjie Prawira
sayang bibi..😍
Ibrahim Adjie Prawira
ayo ega cari tau kebenaran nya
Ibrahim Adjie Prawira
kirain ega yh nolongin
Ibrahim Adjie Prawira
ya ampun..tapi ko seneng ya 😂
Ibrahim Adjie Prawira
loh kok ibu begitu sih 😭
Ibrahim Adjie Prawira
si ega we nu titah jatuh cinta tihela nya thor 😂
Ibrahim Adjie Prawira
jatuh cinta dong 😍
Ibrahim Adjie Prawira
😍😍😍
Ibrahim Adjie Prawira
gas... maraton 😍
Ibrahim Adjie Prawira
baru mampir...salam kenal buat para reader 👋
Kasacans 5924
hehheh bunda mrh besr
Kasacans 5924
lope sak kebon kak sya. mksh crtnya
Kasacans 5924
sbr ya kaf
Kasacans 5924
istri artis
Kasacans 5924
lucuny si kaf
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!