NovelToon NovelToon
Pewaris Makam Para Raja 2

Pewaris Makam Para Raja 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:19.2k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Beranjak dari takhtanya sebagai penguasa berdarah di perbatasan selatan.

Lin Xiao kini melangkahkan kaki ke dalam pusaran konspirasi mematikan Kota Awan Suci, tempat di mana eksistensi Jiwa Murni berkeliaran layaknya prajurit biasa dan Empat Sekte Suci mengendalikan langit.

Di musim kedua ini, tirai misteri Makam Para Raja perlahan ditarik lebih lebar melalui sebuah ekspedisi menegangkan ke dalam reruntuhan dimensi kuno yang tidak hanya menguji batas kekuatannya untuk menembus ranah Jiwa Murni, tetapi juga menguak luka, penyesalan, serta masa lalu dari para roh kaisar yang bersemayam di dalam tubuhnya.

Ditemani oleh Xue Mingyue, raksasa setia Meng Shan, dan seorang gadis bercadar misterius yang menyimpan rahasia terdalam dari pusat benua, Lin Xiao harus menyeimbangkan ambisi penaklukannya dengan ikatan emosional yang semakin kuat, membuktikan bahwa di balik arogansi dan kekejaman seorang Kaisar Bayangan, terdapat jiwa manusiawi yang terus berjuang mendobrak takdir para dewa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Ruang hampa dimensi di dalam bola kristal itu dipenuhi oleh hamparan lautan bintang yang tidak memiliki batas.

Lin Xiao berdiri dalam wujud proyeksi jiwanya, menatap lurus ke arah sebuah singgasana raksasa yang terbuat dari debu kosmik.

Di atas singgasana itu, sosok pria paruh baya dengan jubah bermotif rasi bintang menatapnya dengan pandangan penuh keagungan.

"Aku adalah Kaisar Ilusi Bintang, penguasa mutlak atas ruang dan gravitasi di era kuno." suara sosok raksasa itu menggema dari segala arah.

"Namun sayang sekali, tubuh fisikmu sudah dipenuhi oleh bau busuk dari lima jiwa kaisar rendahan lainnya." lanjut sang kaisar dengan tatapan jijik.

Kaisar Ilusi Bintang mengangkat tangannya yang tembus pandang, menciptakan badai meteor di belakang punggungnya.

"Aku tidak akan pernah sudi membagi warisanku di dalam satu wadah yang sama dengan mereka." tolak sang kaisar ruang dengan nada absolut.

Lin Xiao hanya menyilangkan kedua lengannya di dada, sama sekali tidak terintimidasi oleh badai meteor yang siap menghancurkan jiwanya tersebut.

"Kau salah paham, kakek tua, aku datang kemari bukan untuk melamar pekerjaan sebagai pewarismu." ejek Lin Xiao dengan senyum psikopat.

"Aku datang untuk merampas kekuatanmu dan mengikat lehermu di dalam Makam Para Rajaku."

Mendengar kesombongan yang luar biasa tersebut, wajah Kaisar Ilusi Bintang langsung mengeras karena amarah.

"Bocah arogan, jiwamu akan hancur menjadi debu di bawah tekanan gravitasi galaksiku!" raung kaisar kuno itu menurunkan tangannya.

Wush.

Ribuan meteor ilusi melesat menghujam lurus ke arah Lin Xiao, membawa tekanan ruang yang bisa melumatkan kesadaran mental secara instan.

Namun di saat yang bersamaan, lima pilar cahaya meledak dari dalam tubuh roh Lin Xiao dan melesat ke udara.

"Bantu aku menundukkan kakek keras kepala ini, atau aku akan menghancurkan jiwa kalian semua sekarang juga!" perintah Lin Xiao kepada lima kaisarnya.

Kaisar Pedang Haus Darah dan keempat roh lainnya langsung mewujud dengan wajah yang sangat kesal namun tidak berani membantah.

"Sialan, wadah ini benar-benar memperlakukan kita seperti anjing petarungnya!" umpat Kaisar Bayangan Pemakan Bulan.

Meskipun mengeluh, kelima kaisar itu langsung meledakkan energi mereka untuk menahan laju badai meteor milik Kaisar Ilusi Bintang.

Duarr.

Benturan enam energi kaisar masa lalu itu menciptakan gempa dimensi yang nyaris mengoyak ruang kesadaran tersebut.

Kaisar Ilusi Bintang membelalakkan matanya ngeri melihat lima rekannya di era kuno kini tunduk pada perintah seorang pemuda Inti Emas.

"B-bagaimana mungkin kalian berlima bersedia menjadi budak dari bocah tengik ini?!" jerit Kaisar Ilusi Bintang tidak percaya.

Lin Xiao melesat menembus kekacauan benturan energi tersebut, tangannya memancarkan cahaya hitam dari Rantai Kutukan Makam.

"Karena mereka sudah belajar bahwa melawan kehendakku jauh lebih menakutkan daripada kematian itu sendiri!" raung Lin Xiao melemparkan rantainya.

Sring.

Rantai kutukan itu melesat layaknya ular naga hitam, melilit leher dan anggota tubuh Kaisar Ilusi Bintang dengan sangat erat.

Sang kaisar ruang meronta-ronta dengan hebat, namun gabungan tekanan dari lima kaisar lain dan rantai absolut itu membuatnya berlutut secara paksa.

"Tunduklah pada kaisarmu yang baru, atau lenyaplah dari sejarah untuk selamanya!" ancam Lin Xiao menarik rantai itu hingga jiwa sang kaisar mulai retak.

"Aaaarrghh! Aku menyerah! Aku akan menyerahkan seluruh inti dimensiku padamu!" ratap Kaisar Ilusi Bintang akhirnya patah arang dan menyerah pada takdirnya.

Seketika itu juga, pengetahuan tentang hukum tata ruang, ilusi dimensi, dan manipulasi gravitasi mengalir deras masuk ke dalam memori Lin Xiao.

Sementara itu, di dunia luar, situasi di Aula Inti Bintang Jatuh sudah benar-benar berada di ambang kehancuran total.

Brak. Brak.

Bongkahan-bongkahan batu kristal seukuran rumah terus berjatuhan dari langit-langit galaksi yang mulai hancur berantakan.

Meng Shan berdiri di depan altar dengan Tubuh Meteor Baja yang dipaksakan hingga batas maksimal, kapaknya terus berayun menghancurkan setiap batu yang mendekat.

"Nona Xue'er, atap ruangan ini akan segera runtuh sepenuhnya!" teriak Meng Shan memuntahkan seteguk darah karena menahan benturan fisik beruntun.

Xue Mingyue tidak memiliki waktu untuk menjawab, kedua tangannya terus mengeluarkan pilar-pilar es abadi untuk menyangga sisa-sisa atap yang retak.

Gadis es itu bernapas dengan sangat berat, energi spiritual di dalam Dantiannya sudah terkuras lebih dari sembilan puluh persen.

"Bertahanlah sedikit lagi, Raksasa bodoh! Jika kita berhenti, bosmu itu akan mati tertimpa batu!" balas Xue Mingyue dengan suara serak.

Di tengah altar, Putri Suci dari Istana Bayangan Bulan sedang duduk bersimpuh sambil memeluk Cermin Pemulih Jiwa dengan erat.

Kubah cahaya peraknya mulai berkedip redup, tidak mampu lagi menahan tekanan ruang dimensi yang terus merobek udara di sekitar mereka.

Splat.

Darah segar menyembur dari mulut sang Putri Suci, membasahi gaun putihnya dan lantai batu giok di bawahnya.

"Waktuku sudah nyaris habis, Lin Xiao..." bisik gadis berparas dewi itu menatap wajah damai pemuda yang terbaring kaku di sebelahnya.

"Kuharap kau tidak membuatku menyesal karena telah mengorbankan esensi jiwaku untuk melindungimu." lanjutnya tersenyum lemah.

Krak.

Sebuah retakan dimensi raksasa tiba-tiba terbuka tepat di atas altar, bersiap menyedot mereka semua ke dalam ketiadaan.

Meng Shan dan Xue Mingyue memejamkan mata mereka, menyadari bahwa tenaga mereka tidak akan cukup untuk menahan hisapan badai dimensi tersebut.

Namun tepat pada detik di mana keputusasaan itu mencapai puncaknya, tubuh Lin Xiao yang sedari tadi terbaring kaku mendadak melayang ke udara.

Wush.

Mata cokelat pemuda itu terbuka lebar, memancarkan cahaya ungu galaksi yang luar biasa terang dan menindas.

Sebuah ledakan aura spiritual yang jauh melampaui batas Inti Emas menyapu seluruh penjuru aula yang sedang runtuh tersebut.

"Kalian telah melakukan tugas perlindungan kalian dengan sangat baik." suara Lin Xiao menggema layaknya dewa yang baru saja turun dari langit.

Sang Kaisar Bayangan akhirnya kembali terbangun, dan kali ini, dia telah resmi melangkah masuk ke dalam ranah Jiwa Murni.

1
VirgoRaurus 31Smile
cincin kan di pakai di jari... kenapa Meng Shan pakai peluk mayat segala, kalau cuma mau ambil cincin....
VirgoRaurus 31Smile
emangnya orang koma itu pasti tubuhnya kaku ya ..
Muh, Manan
mc lemah banyak ngomong..
VirgoRaurus 31Smile
menikah dg siapa... bukankah calon pengantin pria sudah mati...?
Salafudin
lanjut....
Hironimus Dachi
cadassss
aliff mocet
bagusssss
sutrimo trimo
semangat thir lanjut💪💪💪💪
Hironimus Dachi
mantaps
Bambang Hartono
lanjut Thor... semangat
VirgoRaurus 31Smile
mati aja belum kok terbaring kaku... 🤭
VirgoRaurus 31Smile
mencabut pedang es nya ke arah leher MC... maksudnya gimana Thor...?
Ironside
Request tambahkan makam raja insect Kak /Smile/
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Han Boshalvaya
Busetttt, ditunggu insect nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!