NovelToon NovelToon
Salah Meja Jadi Istri CEO

Salah Meja Jadi Istri CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Slice of Life / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Office Romance
Popularitas:8.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Aneska (25 tahun) berada dalam situasi darurat: menikah dalam seminggu atau dijodohkan dengan "om-om" pilihan Papanya yang bernama Argani Sebasta. Demi kebebasan, Aneska nekat mencari pacar sewaan lewat bantuan sahabatnya.
Namun, kecerobohan berbuah petaka—atau mungkin keberuntungan. Di sebuah kafe, Aneska salah mendatangi meja. Bukannya bertemu pria dari aplikasi kencan, ia justru mengajak kencan seorang pria asing yang tampak dewasa dan sangat tampan.
Aneska tidak tahu bahwa pria itu adalah Argani Sebasta, calon tunangan yang sangat ia hindari. Arga yang menyadari kesalahan Aneska justru merasa tertarik dan memilih menyamar menjadi "Gani" si pria biasa.
Permainan menjadi serius saat Arga tiba-tiba mengajukan syarat gila: "Jangan cuma pacaran, ayo langsung menikah saja."
Terdesak waktu dan terpesona pada ketampanan "Gani", Aneska setuju. Akankah Aneska tetap bahagia saat tahu bahwa suami yang ia pilih sendiri sebenarnya adalah pria yang paling ingin ia tolak sejak awal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17: Hak Milik Mutlak Argani Sebasta

​Aroma melati yang kuat memenuhi ruang utama hotel berbintang itu. Aneska duduk dengan tubuh kaku di samping Arga yang tampak begitu gagah mengenakan beskap putih modern. Di depan mereka, Papa Hendra sudah menjabat tangan Arga dengan tatapan mata yang berkaca-kaca.

​"Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau, Argani Sebasta bin Wirawan Sebasta, dengan putri kandung saya, Aneska Claryz Graceva, dengan mas kawin logam mulia seratus gram dan seperangkat alat shalat dibayar tunai."

​Napas Aneska seolah terhenti. Ia melirik Arga dari balik siger yang menghiasi kepalanya.

​"Saya terima nikah dan kawinnya Aneska Claryz Graceva binti Hendra Graceva dengan mas kawin tersebut dibayar tunai!" seru Arga dengan satu tarikan napas, mantap dan menggema.

​"Sah?"

​"SAH!"

​Gemuruh doa menyusul. Aneska merasakan bahunya melemas karena lega. Saat ia mencium punggung tangan Arga, pria itu membisikkan sesuatu yang hanya bisa didengarnya.

​"Mulai detik ini, lo nggak punya celah buat kabur lagi, Aneska Sebasta."

​Aneska mendongak, matanya yang bulat berkaca-kaca. "Bawel. Inget, gue tetep bar-bar ya walau udah sah."

​Arga terkekeh, ia mengecup kening Aneska lama sekali, seolah sedang menyegel kepemilikannya di depan Tuhan dan manusia.

​Resepsi: Akhir Sang Naga

​Pesta resepsi malam harinya berlangsung sangat megah. Namun, di tengah hiruk pikuk ucapan selamat, sebuah mobil mewah berwarna merah berhenti paksa di depan gerbang gedung. Clara Mahendra turun dengan gaun hitam transparan, wajahnya penuh amarah, tangannya mencengkeram sebuah ponsel berisi rekaman editan yang siap ia putar di layar besar panggung.

​"Minggir! Saya harus masuk! Saya mau tunjukkan siapa sebenarnya wanita jalang yang dinikahi Arga!" teriak Clara pada petugas keamanan.

​Namun, sebelum Clara sempat melangkah lebih jauh, dua mobil polisi berhenti tepat di belakangnya. Empat orang petugas keluar dengan surat perintah di tangan.

​"Saudari Clara Mahendra?" tanya salah satu polisi.

​Clara membeku, wajahnya pucat pasi. "I-iya? Ada apa ini?"

​"Anda kami tahan atas dugaan penggelapan dana perusahaan Mahendra Group sebesar lima puluh miliar rupiah, serta pencemaran nama baik melalui media elektronik terhadap Saudari Aneska Claryz. Silakan ikut kami ke kantor."

​"Nggak! Ini fitnah! Arga pasti yang lakuin ini! Lepasin gue!" Clara meronta saat borgol melingkar di pergelangan tangannya.

​Dari kejauhan, di balik pintu kaca besar, Arga yang sedang berdiri di pelaminan bersama Aneska hanya melirik sekilas ke arah keributan di gerbang. Ia menyesap minumannya dengan tenang, lalu merangkul pinggang Aneska lebih erat.

​"Naga lo udah dijinakkan, Sayang. Selamanya," bisik Arga dingin namun puas.

​Aneska melihat Clara yang diseret masuk ke mobil polisi. "Gila... lo beneran hancurin dia pas di hari pernikahan kita?"

​"Dia yang mulai, Anes. Gue cuma mengakhiri permainannya dengan gaya gue sendiri."

​Malam Pertama: Tagihan Perjaka Tua

​Pukul dua pagi. Kamar Presidential Suite hotel itu sudah didekorasi dengan mawar merah dan lilin-lilin aromaterapi. Aneska berdiri di tengah ruangan, masih mengenakan jubah mandi tipis, tangannya gemetar hebat saat membuka satu per satu jepit rambut yang tersisa.

​Suara pintu kamar mandi terbuka membuat jantungnya hampir meloncat. Arga keluar hanya dengan mengenakan celana kain hitam dan kemeja putih yang tidak dikancingkan sama sekali, memperlihatkan dada bidangnya yang keras.

​"Masih belum tidur?" suara Arga terdengar jauh lebih dalam dan berat dari biasanya.

​Aneska berbalik, menelan ludah dengan susah payah. Sisi cuek dan bar-barnya mendadak lenyap ditelan bumi. "Gue... gue lagi nyari sisir. Mana ya?"

​Arga berjalan perlahan mendekat. Setiap langkahnya terasa seperti detak jam menuju eksekusi. Ia berdiri tepat di belakang Aneska, memandangi wajah merah istrinya lewat cermin. Tangannya yang besar mulai melingkar di pinggang Aneska, menarik tubuh kecil itu hingga bersandar pada dadanya.

​"Anes..." bisik Arga, bibirnya menyentuh tengkuk Aneska yang sensitif. "Lo inget janji gue semalam?"

​Aneska memejamkan mata, bulu kuduknya meremang. "Janji... yang mana?"

​"Gue bakal nagih semua 'DP' yang tertunda. Dan sebagai 'perjaka tua'—seperti yang sering lo bilang—lo tahu kan seberapa besar rasa lapar yang gue pendam selama tiga puluh tahun ini cuma buat nungguin lo?"

​Aneska memutar tubuhnya, menatap dada Arga yang hanya berjarak beberapa sentimeter dari wajahnya. Ia merasa sangat grogi. "Mas Arga... jujur ya, gue... gue belum pernah... maksudnya gue nggak berpengalaman kayak cewek-cewek lo yang—"

​Arga membungkam bibir Aneska dengan satu jari. Ia menatap mata Aneska dengan tatapan yang sangat intens, penuh gairah namun juga penuh kasih sayang.

​"Gue nggak butuh pengalaman lo, Anes. Gue cuma butuh lo. Gue tahu ini yang pertama buat lo, dan gue bakal pelan-pelan. Tapi... gue nggak janji bakal berhenti kalau lo mulai bikin gue gemas," ucap Arga dengan nada dominan yang absolut.

​Arga mengangkat Aneska dengan mudah, mendudukkannya di tepi ranjang yang empuk. Ia berlutut di antara kedua kaki Aneska, menatap istrinya seolah Aneska adalah karya seni paling berharga.

​"Tadi lo bilang gue mesum, kan?" Arga menarik tali jubah mandi Aneska perlahan. "Sekarang gue kasih lihat, seberapa mesumnya suami lo ini kalau udah dapet hak patennya."

​"Arga... gue takut," cicit Aneska, suaranya hilang saat tangan Arga mulai merayap di kulitnya.

​Arga mengecup kening, kedua mata, lalu bibir Aneska dengan sangat lembut, mencoba menenangkan kegelisahan istrinya. "Jangan takut. Percaya sama gue. I'm all yours, and you're mine. Completely."

​Malam itu, di bawah temaram lampu kamar, Aneska menyadari bahwa pria yang dulu ia sangka "om-om kaku" ini adalah pria yang bisa membuatnya melupakan segalanya hanya dengan satu sentuhan. Arga menagih semua janjinya dengan cara yang paling intim, paling panas, dan paling mengikat—memastikan bahwa Aneska Claryz benar-benar tidak akan pernah lepas lagi dari pelukannya.

1
Ayusha
benci. benar benar cinta maksudnya 🤣
Ariska Kamisa: aslinya mah begitu🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Ayusha
mantan perjaka kali🤭
Ariska Kamisa: hehehe betul juga 🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
aditya rian
👍👍👍👍👍👍
Ariska Kamisa: terimakasih banyak jempol nya🙏
total 1 replies
aditya rian
/Curse//Curse//Curse//Curse//Curse//Curse/
Aditya Rian
seru juga ternyata
Ariska Kamisa: terimakasih 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Aidil Kenzie Zie
Anes sangat beruntung
Ariska Kamisa: tapi anes nge gas terus yaa🤭🤣🤣🤣
total 1 replies
Aidil Kenzie Zie
didunia nyata apakah ada yang seperti Arga 🤔🤔🤔
Ariska Kamisa: seperti nya 1001 kak🤭🤭🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
ya Allah Arga ... 😱
umie chaby_ba
so sweet
umie chaby_ba
👍👍👍👍
umie chaby_ba
satria oh satria bikin Arga kesurupan
umie chaby_ba
arga nyebut ga !
umie chaby_ba
anes iiih 🤭
umie chaby_ba
astagfirullah...🤣🤣🤣
umie chaby_ba
arga 🤣🤣🤣
umie chaby_ba
ya Allah Arga udh kebelet banget 🤭
umie chaby_ba
suka suka suka
Ariska Kamisa: terimakasih 🙏🙏🙏
total 1 replies
umie chaby_ba
gercep Amayyy
umie chaby_ba
gemas banget sih arga🤣🤣🤣
umie chaby_ba
ada siangan nih.
Ariska Kamisa: saingan kali... 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!