Berdua, saudara kandung!!!
Indah, gadis mandiri dengan disiplin yang tinggi membuatnya lebih sering sendiri, dingin dan tak banyak bicara. Pecinta warna biru. Wanita terlalu cengeng dan lebih banyak menggunakan perasaan daripada logika dalam memutuskan dan berbuat sesuatu. Untuk itu dia lebih suka bermain dengan laki - laki daripada teman perempuannya, kecuali cewek yang sepemikiran dengannya.
Ibnu, Pria tampan yang tak mau menyakiti perasaan wanita karena tak ingin adik perempuannya tersakiti.
Indah dan Ibnu terpisah sejak Indah dilahirkan ke dunia.
Konflik batin terjadi saat Indah mengetahui tentang jati dirinya dan berakhir saat ia sadar bahwa dirinya membutuhkan saudara laki - laki dan Indah memilikinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Norma Indah Susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hilang
Abil yang masih berdiri di belakang Indah dan belum melepas helm langsung mengajak Indah pulang. Indah pun mengiyakan dan langsung pamit pada nenek. Tak lupa iya mencium punggung tangan neneknya dan mengucap salam.
Sesampai di halaman rumah, ibu yang mendengar bunyi motor dan melihat Indah pulang bersama Abil segera membuka pintu rumah.
Makasih, Om! Indah turun dan berlari ke arah Ibu.
Iya
Mbak, Aku langsung pulang ya!
Ga mampir dulu?
Ga, mbak! Sudah hampir maghrib.
Assalamualaikum.
Wa'alaikum Salam.
Abil langsung menghidupkan motornya.
Pengumuman:
Dengan segala kerendahan hati, saya mohon maaf belum bisa lanjut ke episode berikutnya karena masih sakit🙏🙏🙏