NovelToon NovelToon
ASI Anak SMA

ASI Anak SMA

Status: tamat
Genre:Pernikahan rahasia / Perjodohan / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 5
Nama Author: Malamfeaver

___

"Vanya Gabriella" memiliki kelainan saat menginjak usia 18 tahun,dimana dia sudah mengeluarkan as* padahal dia tidak hamil.
dan disekolah barunya dia bertemu dengan ketua OSIS, "Aiden Raditya", dan mereka adalah jodoh.

"lo ngelawan sama gua? "
bentak Aiden marah

"nggak kak...maaf"
jawab vanya sambil menunduk ketakutan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Malamfeaver, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab. 17

Vanya berjalan setengah berlari menyusuri koridor. Tangannya tak henti-henti merapikan kerah seragam dan mengusap pipinya yang masih terasa panas.

Rasanya seluruh tubuhnya lemas, seperti baru saja lolos dari terkaman singa. Ia berkali-kali mengatur napas agar tidak terlihat terlalu mencolok, meski detak jantungnya masih berpacu liar.

​Ting!

​Ponsel di saku roknya bergetar. Sebuah pesan dari Elsa masuk

"Woy, Van! Lo di mana? Gue udah di kantin pesen siomay. Buruan sini sebelum jam istirahat abis!"

​Vanya menarik napas panjang, mencoba menormalkan ekspresi wajahnya sebelum masuk ke area kantin yang riuh.

Begitu sampai di meja pojok, Elsa langsung melambai heboh.

​"Gila ya lo, lama bener! Habis dari mana sih? Eh..."

Elsa menghentikan ucapannya saat Vanya duduk di depannya.

Mata Elsa menyipit, menatap Vanya dengan penuh selidik.

"Muka lo... kenapa merah banget gitu? Terus rambut lo kenapa berantakan banget, Van?"

​Vanya gugup setengah mati.

Ia buru-buru merapikan anak rambutnya di balik telinga.

"I-itu... tadi gue lari-lari taukk! Takut jam istirahat abis!"

Elsa mencondongkan tubuhnya, lalu tiba-tiba matanya membelalak kaget saat melihat sesuatu di balik kerah baju Vanya yang sedikit miring.

"Vanya... itu di leher lo... merah-merah apa?!"

​Vanya refleks membekap mulut Elsa dengan tangannya yang gemetar.

"Ssshhh! Elsa, jangan berisik! Itu... itu tadi kegigit nyamuk"

​"Nyamuk apa bisa gitu,? atau....eh?"

bisik Elsa heboh setelah melepaskan tangan Vanya.

"Gila ya lo, berani banget di sekolah! Lo diapain sama si itu?!"

​"Enggak diapain! Gue cuma... cuma dibantu!"

Vanya menunduk, menyembunyikan wajahnya di balik piring siomay. Ia menusuk-nusuk bumbu kacang dengan perasaan campur aduk.

"Pokoknya jangan tanya-tanya lagi! Gue lagi pusing!"

​Sisa jam pelajaran setelah istirahat terasa sangat lama bagi Vanya.

Ia tidak bisa fokus mendengarkan penjelasan guru matematika di depan kelas. Pikirannya terus melayang pada kejadian di ruangan tadi.

Sentuhan Aiden, suara napasnya, dan bagaimana cara cowok itu menatapnya benar-benar menghantui otak Vanya.

​Sesekali Vanya melirik ke luar jendela, berharap bisa melihat Aiden lewat di lapangan. Ada rasa benci karena dikerjai, tapi ada rasa rindu yang aneh yang mulai merayap di hatinya.

​Drrtt... drrtt...

​Ponselnya bergetar lagi di bawah kolong meja. Sebuah pesan dari nomor yang belum disimpan, tapi ia tahu siapa pemiliknya.

bel pulang sekolah yang ditunggu-tunggu akhirnya berbunyi nyaring.

Para siswa bersorak riang, tapi Vanya justru merasa deg-degan. Ia buru-buru memasukkan bukunya ke dalam tas.

​"Van, balik bareng nggak?"

tawar Elsa sambil menggendong tasnya.

​"Gue... gue bareng Kak Aiden, Sa,"

jawab Vanya malu-malu.

​Elsa langsung bersiul panjang.

"Ciee, yang udah dapet pengawalan ketat! Ya udah, hati-hati ya"

Elsa tertawa sambil berlari keluar kelas sebelum Vanya sempat melempar kotak pensilnya.

​Vanya berjalan menuju parkiran belakang yang mulai sepi. Di sana, mobil sport abu-abu Aiden sudah terparkir manis.

Aiden bersandar di kap mobil sambil melipat tangan di dada, kacamata hitamnya membuat ia terlihat sangat maskulin dan dingin sangat berbeda dengan sosok yang jongkok di samping sofa tadi.

​Aiden melihat Vanya mendekat. Ia melepaskan kacamata hitamnya, lalu membukakan pintu untuk Vanya tanpa kata-kata. Saat Vanya masuk ke dalam mobil, aroma parfum Aiden kembali menyeruak, membuat Vanya teringat kembali pada kejadian panas itu.

​Begitu mobil melaju keluar dari gerbang sekolah, Aiden melirik Vanya yang hanya diam menatap keluar jendela.

​"Gimana tadi di kelas? Masih kerasa lemas?" tanya Aiden dengan nada datar namun penuh godaan.

​"Kak Aiden diem aja dehh! Gwehh masih marah!"

semprot Vanya manja, menyembunyikan rasa deg-degannya.

​Aiden justru menyeringai miring. Ia meraih tangan Vanya dengan satu tangan, sementara tangan lainnya tetap di setir. Ia mencium tangan Vanya dengan lembut.

"Marah aja sepuas lo. Yang penting nanti malem lo siap packing, karena besok pagi kita pindah ke apartemen."

​Vanya tertegun.

"Besok?! Cepet banget!"

​"Gue nggak mau nunda waktu buat dapet asupan segar setiap pagi,"

bisik Aiden sambil melirik Vanya dengan tatapan mesum.

1
yah
ih aku merinding congrat aiden
Asmainiati Pelis
bukannya si Elsa dan Bagas itu tau ya kalau Aiden dan Vanya udah nikah,ini gimana ceritanya thor
Elisabeth Lalang
thor ini sih karekter cwek kelewatan manja😆😁🤣 dan kurang edukasi, tarik ulur trus smpi bab ini blm paham dr niat thor ank sklh nikah trus d mnta cucu smntra thor tetap konsisten buat crtanya tarik ulur mulu, maaf thor aku skip crtanya😟
Elisabeth Lalang
kesannya karekter cwek manja yg g punya nafsu pdhl tiap hari nen😁😆
Elisabeth Lalang
crtanya lmbt bgt thor, rutinitas nya hampir sama trus😁kalo mau punya ank y jngn pas masih sklh thor
Elisabeth Lalang
konsepnya gmna y thor😟 ank sekolah d jodohkn krna ada kelainan medis trus, ortunya ngarep punya cucu🤣dan thor buat karakter nya hrs nen tiap hari, thor lupa ni dr awl thor nulis kalo karakter cweknya manja g bisa apa2, thor hrsnya nulis kalo ortunya wajib ksh edukasi tentang hak suami k cwek😁krna ortunya kn ngarep dpt cucu. tp aneh jga sih thor kn mrka msh sklh😟🤣😆 jd bingung konsep crtax mau d bwa k mna
Elisabeth Lalang
Eeemmm iya... iya dua2nya ada kelainan medis yg tuap hri hrs nen🤣 tp thor nyadar g sih Sekuat-kuatnya cwek kalo ksh nen masa sih g terbesit niat ksh hak suami😁😟🙏 oya thor rutinitas mrka ini tiap hri knpa sama trus sih nen, trus dpat kunjungan ortu yg kyknya g krja trus kunjungan tmn2. gtu trus😁 nen lg nen lg d kunjungi lg
Criminal
ini khusus untuk vanya
: lo knp mau sama Aiden sih 😭
kalo dipaksa sini aku bantu bun*uh🗿
si Aiden. oh ya, kalo mami bela mau punya anak kecil atau bayi buat sendiri ngapa😑
gk usah maksa.. terkhusus mami bela, kalo lo maksa orang tuh mikir😑. Otak tarok dengkul? pingin banget ku bunuh mami bela ama Aiden. bisa gk sih vanya gugurin aj!? lagipula masih sma 😑seharusnya itu bener-bener keterlaluan.
aborsi aj.. setuju banget aku, kalo gk bisa aku aj yg bantu gugurin.. aku dorong ke jurang.. gk duli aku ama Aiden sama mami bela 🗿
Asmainiati Pelis
nggak usah gweh2 lah,nggak enak banget bacanya
Ivaenrara
bisa bisannya panggilnnya "papi Aiden" gilaaa kok berani
Edelweis Edelweis
jgn lama2 lanjutannya kak🙏
☯⁠‿⁠☯⁠✿
.
Ayu Diah
alur cerita bagus dan bikin senyum2 sendiri saat membacanya
Ayu Diah
bikin senyum2 sendiri🤭
Ayu Diah
awal ceritanya aja udah bikin menarik🤭
Ari Putu
Luar biasa
Rini Muharom
😄😄😄
YL
buat heboh aja
YL
tua banget 18 tahun baru sekolah SMA bukannya sekarang 17 tahun sudah lulus ya
YL
vanya punya bayi besar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!