Seorang CEO tampan bernama Kevin,berusia 30 tahun dan menyandang status duda,memiliki satu anak laki-laki yang menggemaskan berusia 3 tahun bernama Raka.
Karena tuntutan dari sang putra untuk cepat memberikan mami ia bingung berbuat apa,sebenarnya ia juga lelah melakukannya semua sendiri.
Akankah Raka mendapatkan mami baru??
Kuy readers langsung gas,jan lupa vote and like.mksh^^
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon saluna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 17
"iya mam" jawab raka yang masih mengumpulkan nyawanya.
Setelah raka benar-benarr sadar nisa pun menuntun raka ke kamar mandi.Nisa membantu raka untuk mandi dan setelah mandi nisa memakaikan minyak telon pada tubuh raka disusul dengan memakaikan baju raka dan menyisir rambut raka.
Setelah selesai mereka pun turun dibawah di ruang tengah sambil menunggu jam makan malam dan menungu kepulangan kevin dari kantor nya.
Hari sudah semakin gelap namun kevin belum juga pulang dari kantor.
"Apa aku harus menelponnya?tapi aku bukan siapa-siapa untuk mengatur nya! dan entah kenapa aku menjadi khawatir pada nya saat ini" batin nisa.
Sedangkan diluar hari sudah gelap.
"Mami ,papi kok belum pulang sih?" tanya raka pada nisa.
"Iya sayang,mungkin papi lagi sibuk di kantor,jadi banyak kerjaan" ucap nisa.
Malam ini cuacanya sedang mendung dan terlihat akan hujan nanti.
Waktu makan malam pun tiba,namun kevin belum juga pulang.
"Mami telfonin papi dong suruh cepet pulang biar makan malem bareng kita!" ucap raka.
"Iya mami ambil telfon dulu dikamar,raka tunggu sini nanti telfon papi bareng-bareng!" ucap nisa.Nisa pun berlari menuju kamar nya untuk mengambil ponselnya.
Nisa segera turun dan menemui raka.
"Mami telfon papi mam!" ucap raka.
"Iya ini mami lagi telfon" jawab nisa.
~Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan.Cobalah beberapa saat lagi~
Suara operator dari ponsel nisa.
"Hp nya papi nggak aktif sayang,nanti telfon lagi ya,mungkin papi lagi ada kerjaan yang harus diselesain,sekarang raka makan dulu,mami udah masakin kesukaan raka,ayook!" ucap nisa menenangkan raka.
Raka pun mengangguk dan mereka pun menuju meja makan.
Nisa menyuapi raka dengan telaten.Namun nisa tidak ikut makan karena ia tak nafsu,sekarang yang ada di pikirannya adalah kevin.
"Dimana dia? apa yang dia lakukan hingga jam segini belum pulang?apa dia baik-baik saja"
Kira-kira itulah yang ada dipikiran nisa.Nisa masiih berusaha menghubungi kevin.
Malam ini hujan sangat lebat terdengar gemuruh petir silih berganti.
"MAMI!!!" teriak raka memanggil nisa.Raka ternyata sangat takut dengan petir.
"Ada apa sayang?" tanya nisa melihat raka memeluk nisa.
"Laka takut petir hikss" jawab raka .
"Cup cup jangan nangis mami di sini sama raka" ucap nisa pada raka.Sebenarnya nisa sendiri juga takut pada petir,tapi dia berusaha tenang,dan mencoba menenangkan raka.
Nisa pun mengangkat tubuh raka,nisa membawa raka ke kamar raka.Disana nisa menemani raka tidur.Dan raka masih memeluk nisa dengan erat.Nisa yang merasa raka begitu ketakutan setelah mendengar petir mencoba menenangkannya,ia mengelus punggung raka dengan halus dan lembut.Nisa juga memceritakan dongeng agar raka cepat tidur dan melupakan rasa takutnya tadi.
Nisa masih memikirkan kevin yang belum juga kembali,saat ini nisa begitu khawatir pada kevin.Ia takut terjadi apa-apa pada kevin di luar sana.
Setelah raka tertidur pulas,nisa langsung melepas pelukan raka perlahan supaya raka tidak terbangun.Nisa pun menarik selimut raka dan menyelimuti tubuh raka agar ia tidak kedinginan karena udara sangat dingin akibat hujan yang turun.
Nisa pun turun kebawah menuju ruang tamu.Disana ia menunggu kevin kembali.Dia sangat cemas pada kevin karena dia tak kunjung pulang.
"Non ngapain disini non? ini udah malem,non tidur aja di sini dingin non" ucap bi inem pada nisa.
"Nggak bi! saya mau nunggu pak kevin pulang dulu,bibi istirahat aja biar nisa yang nunggu pak kevin disini" jawab nisa.
"beruntung banget tuan dapetin non nisa,yang rela nunggu tuan pulang ,padahal udah malem,beruntung banget tuan masih ada yang perduliin dan perhatian" batin bi inem bi inem tersenyum kepada nisa.
"Bibi kenapa liatin nisa sambilbsenyum-senyum? ada yang salah sama nisa bi?" tanya nisa heran melihat bi inem sedang memperhatikannya sambil tersenyum.
"Eh enggak non nggak papa,ya udah bibi masuk dulu ya" ucap bi inem.
Nisa pun mengangguk melihat kepergian bi inem.
Dan sekarang nisa masih setia menunggu kevin di ruang tamu.Sekarang waktu menunjukkan jam sepuluh malam dan nisa masih berusaha untuk terjaga.
Tok
Tok
Tok
Terdegar suara ketukan pintu dari luar.Nisa pun segera bangkit dari tempat duduknya dan membukakan pintu.Dan begitu terkejut nya nisa melihat kevin yang basah kuyup dengan muka pucat dan bibir nya yang membiru karena kedinginan.
Brukh...
Kevin pingsan setelah nisa membuka pintu untuk nya.
Nisa mulai panik,apa yang harus ia lakukan.Saat ia ingin memanggil pada para pelayan,ia tak ingin menganggu istirahat mereka,begitu juga dengan pak dadang (sopir kevin) pasti ia sudah tidur pikir nisa.
Tak ada pilihan lagi,ia harus membopong tubuh kevin menuju kamarnya.
Nisa pun mengalungkan tangan kevin di pundak nya.Perlahan nisa pun menuntun tubuh kevin menaiki tangga.Dan sampai lah mereka di kamar kevin.
"Pak! bapak bangun pak!" ucap nisa sambil menepuk pipi kevin tak terlalu keras.
Kevin pun mulai mengerjapkan matanya perlahan,dan pandanganya masih kabur.Ia berusaha menetralkan penglihatannya terlihat wajah nisa sedang duduk di samping nya.
"Bapak sadar,tadi bapak pingsan.Bapak tunggu disini saya ambilin handuk buat ngeringin tubuh bapak!" nisa pun pergi ke lemari kevin.Ia mengambil satu handuk di sana.
"Ini bapak pakai buat ngeringin tubuh bapak sekalian bapak bersih-bersih badan dulu,saya mau ke bawah nyiapin makanan buat bapak.Nanti saya ke sini anter makanannya" ucap nisa pada kevin,kevin pun menganguk dan patuh pada semua ucapan nisa.
Sedangkan nisa di bawah memanaskan makan malamnya tadi,ia juga membuat bubur untuk kevin dan juga susu hangat untuknya.
Setelah nisa selesai menyiapkan makanan untuk kevin,ia pun segera naik ke kamar kevin .Ia mebawa senampan makanan lengkap.
Nisa pun membuka pintu kamar kevin,terlihat kevin sedang merebahkan tubuhnya ranjangnya.Nisa pun mendekat pada kevin,ia menaruh nampan berisi makanan di atas nakas.
"Bapak makan dulu,saya udah siapin makanan buat bapak!" ucap nisa pada kevin.Melihat kevin yang lemas berusaha untuk bangkit dan duduk nisa pun membantunya.
Sekarang kevin pun duduk dengan posisi bersandar di sandaran tempat tidurnya.
Nisa pun mengambil bubur yang ia buat untuk kevin tadi.Ia menyuapi kevin dengan perlahan.Kevin menerima setiap suapan yang di berikan oleh nisa.
Setelah makanan kevin telah habis,nisa menyerah kan segelas susu hangat untuk kevin
.
like. :)^^/><♡
vote. :)^^/><♡
favorite :)^^/><♡
tip. :)^^/><♡