NovelToon NovelToon
Artefak User

Artefak User

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Action / Sistem / Matabatin / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:13.9k
Nilai: 5
Nama Author: Rick Tur

Setelah kehancuran dunia, munculah Cubex, pintu dimensi antar planet berikut kemunculan Artefak User yang dapat membuat manusia berubah menjadi Mutan berevolusi. Semua datang bukanlah sebuah kebetulan atau bencana alam semata namun ada rahasia dibalik semuanya itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rick Tur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16. Kisah 6 Bulan Lalu, yang kedua

Makhluk berkulit tebal itu menukik tajam dari langit.

Targetnya jelas: JKThrow.

Namun sang kapten tidak tinggal diam. Kedua tangannya sudah siap, masing-masing menggenggam granat.

Gargoyle itu membuka mulutnya lebar-lebar, berniat menelan JKThrow hidup-hidup. Saat jarak mereka tinggal sekejap, JK justru melangkah maju dan menyodorkan kedua tangannya ke arah rahang monster itu.

Rahang itu menutup.

Granat beserta kedua tangan JK ikut tertelan.

Tubuh JKThrow sendiri terangkat ke udara, terseret oleh daya sergap monster itu. Sama seperti korban-korban sebelumnya, Gargoyle jelas berniat mencabik tubuhnya di ketinggian.

Lalu—

Dhuaarrr!

Ledakan menggelegar dari dalam mulut Gargoyle.

Darah menyembur. Kedua tangan JKThrow putus seketika. Tubuhnya terlepas dan jatuh bebas dari udara.

Benturan di tanah terdengar keras.

Beberapa tulang rusuknya patah. Tubuhnya menghantam bebatuan dengan brutal. Napasnya nyaris terhenti. Sebelum kesadarannya memudar, JK masih sempat melihat Gargoyle itu terhuyung-huyung di udara, terganggu oleh ledakan yang barusan meledak di dalam mulutnya.

Dua anggota timnya yang tersisa melihat kesempatan itu.

Mereka langsung menyerang.

JK sebenarnya ingin menghentikan mereka. Ia tahu monster itu belum kalah. Namun tubuhnya sudah tak punya kekuatan. Bahkan untuk membuka mulut pun ia kesulitan.

Salah satu anak buahnya berlari lebih dulu. Seluruh tubuh pria itu berubah menjadi logam berwarna gelap mengilap. Itulah skill miliknya—mengubah tubuh menjadi baja hidup. Dengan tubuh sekeras itu, ia menerjang Gargoyle tanpa ragu.

Namun hasilnya mengerikan.

Gargoyle memang sempat goyah, tetapi tidak jatuh. Begitu berhasil menguasai dirinya lagi, monster itu mengayunkan tangannya lurus ke depan.

Tangan bercakar itu menembus dada manusia logam tersebut seolah sedang menusuk tanah liat basah.

Tak ada perlawanan.

Pria itu mati seketika.

Sesaat kemudian, sebuah artefak keluar dari tubuhnya—melayang sebentar di udara—lalu retak, pecah, dan lenyap menjadi debu cahaya.

Belum selesai.

Masih ada satu orang lagi.

Melihat temannya tewas semudah itu, prajurit terakhir langsung berbalik dan lari. Tubuhnya tiba-tiba membelah menjadi dua. Lalu dua menjadi empat. Empat sosok yang identik berlari ke empat arah berbeda, berusaha membingungkan Gargoyle.

Itu adalah kemampuan User miliknya.

Ia bisa menggandakan tubuh menjadi empat. Namun setiap salinan membagi kekuatannya rata, sehingga masing-masing hanya memiliki seperempat dari tenaga aslinya. Dan jika salah satu salinan mati, salinan itu hilang selamanya. Karena itulah, lebih baik menghilangkannya sendiri daripada membiarkannya dibunuh.

Gargoyle mengejar salah satu tubuh yang berlari.

Saat nyawanya hampir direnggut, tubuh itu lenyap.

Tiga sasaran tersisa.

Monster itu berputar cepat di udara dan menyambar yang lain. Lagi-lagi, tubuh itu menghilang tepat sebelum terbunuh.

Dua tersisa.

Namun kali ini, keberuntungan tidak berpihak.

Gargoyle berhasil menangkap salah satu tubuh asli sebelum sempat dihapus. Tubuh itu hancur di cakarnya. Dan dari sana, tinggal satu tubuh terakhir yang terus berlari putus asa.

Masalahnya, kemampuan membelah diri membutuhkan cooldown.

Ia tak bisa menggunakannya lagi.

Beberapa saat kemudian, tubuh terakhir itu pun mati di tangan Gargoyle.

Selesai.

JKThrow hanya bisa meneteskan air mata.

Ia terbaring tak berdaya, kedua tangannya putus, tulang-tulangnya remuk, dan seluruh timnya musnah di depan matanya. Tak ada yang bisa ia lakukan. Bahkan menutup mata pun terasa berat.

Gargoyle itu menoleh.

Ia merasakan bahwa JKThrow masih hidup.

Dengan gerakan lambat, monster itu kembali menukik ke arahnya, bersiap menghabisi nyawa terakhir yang tersisa di tempat itu.

JK tidak lagi berusaha melawan.

Ia pasrah.

Ini bukan pertama kali ia nyaris mati. Jika memang belum waktunya, mungkin ia akan hidup. Jika waktunya tiba, maka semuanya berakhir di sini.

Matanya tidak berkedip.

Tepat saat itulah, dari arah belakang meluncur sesuatu yang ganjil.

Sebuah gelombang energi ungu, berbentuk seperti gulungan ombak atau ulat raksasa warna ungu, terbang cepat menuju Gargoyle.

Bum!

Benturan keras terjadi di udara.

Gargoyle terpental cukup jauh.

Gelombang biru itu terus melesat, lalu berputar ke atas langit. Dan di atas gelombang itu, berdiri sesosok manusia—atau lebih tepatnya, seorang wanita—yang seolah sedang berselancar tanpa papan. Ia berpijak di atas gelombang energi itu seolah sedang menunggangi sihir.

Tubuhnya dibungkus pakaian perang aneh yang berkilau seperti rangkaian manik-manik. Wajahnya tertutup helm khusus. Dari bentuk tubuhnya, JK menduga itu seorang wanita, meski tak ada satu bagian pun yang benar-benar memperlihatkan identitasnya.

Sampai di titik itu, kesadaran JKThrow akhirnya lepas.

Atau setidaknya, begitulah yang ia rasakan.

Ia melihat tubuhnya sendiri tergeletak di tanah dari sudut pandang yang mustahil. Seolah rohnya melayang keluar dari tubuh.

“Apakah aku sudah mati?” pikirnya samar. “Apakah ini rohku?”

Dalam keadaan melayang itu, ia masih sempat melihat pertarungan antara wanita misterius dan Gargoyle. Ia juga melihat sesuatu yang membuat dadanya terasa kosong—

Artefak Hand of Monkey keluar dari tubuh manusianya.

Benda itu sempat melayang sesaat.

Lalu pecah.

Hancur menjadi debu.

Setelah itu semuanya lenyap.

Tak ada suara. Tak ada cahaya. Tak ada rasa.

Kosong.

Ketika matanya terbuka lagi, pandangannya kabur. Semua yang ia lihat tampak buram.

Namun ia menyadari satu hal: wanita berpakaian manik-manik itu sedang menempelkan bibirnya ke mulutnya.

Bukan ciuman.

Ia sedang memberi napas buatan.

Tangan wanita itu juga menekan-nekan dadanya, memompa jantungnya agar kembali bekerja.

JKThrow berusaha melihat wajah penolongnya. Ia ingin melihat dengan jelas siapa orang yang menyelamatkannya. Namun pandangannya terlalu buram. Semua hanya bayangan yang kabur.

“Aku harus segera memasang artefak ke tubuhmu,” terdengar suara wanita itu, samar namun tegas. “Kalau terlambat, tanganmu tidak akan kembali.”

Itu adalah kalimat terakhir yang sempat ia dengar sebelum kesadarannya tenggelam lagi.

Ketika ia membuka mata untuk kedua kalinya, pandangannya sudah jauh lebih jelas.

Sayangnya, wanita itu kini sudah mengenakan helm penuh yang menutupi wajahnya. Pakaian perang bermanik masih membungkus tubuhnya. Tak ada bagian wajah yang bisa ia lihat.

Padahal sekarang ia sangat ingin tahu seperti apa rupa orang yang menyelamatkannya.

“Kau sudah selamat,” kata wanita itu. Suaranya terdengar lebih berat karena teredam helm. “Maaf aku terlambat menolong teman-temanmu.”

JK hanya memandang.

Tubuhnya terasa berat. Kepalanya pusing. Ia ingin bicara, tetapi bibirnya sulit bergerak.

“Artefakmu hancur saat kau mengalami mati suri,” lanjut wanita itu. “Jadi aku meminjamkan artefakku untuk menyelamatkan nyawamu.” Ia berhenti sejenak. “Kalau kau ingin tetap hidup, jangan pernah mengganti artefak di dalam tubuhmu.”

JK masih diam.

Ia mendengar setiap kata, tetapi kepalanya terlalu berat untuk memproses semuanya dengan sempurna.

“Kalau kau mengganti artefak itu,” kata wanita itu lagi, “tubuhmu yang sudah hancur akan kembali ke kondisi semula. Jadi ingat baik-baik: jangan pernah menggantinya.”

Ia lalu mengangkat ibu jari ke arah JK.

“Aku harap kau menjadi kuat di masa depan. Karena kalau tidak, aku akan mengambil kembali artefak itu.”

Kalimat itulah yang paling jelas tertinggal di kepala JKThrow.

Ia ingin mengucapkan terima kasih.

Ingin bertanya siapa namanya.

Ingin melihat wajahnya.

Namun tak satu pun bisa keluar dari mulutnya. Kelopak matanya terlalu berat. Pada akhirnya ia menutup mata lagi dan tertidur.

Ketika ia benar-benar terbangun, tubuhnya sudah pulih sepenuhnya.

Tangannya masih utuh.

Padahal ia tahu betul, kedua tangannya tadi telah putus.

Dengan napas tertahan, JK bangkit perlahan dan menatap sekeliling. Ia mengenali tempat itu.

Sebuah gua.

Tempat yang selama beberapa malam terakhir dipakai timnya untuk beristirahat.

Sekarang gua itu sunyi.

Tak ada siapa-siapa lagi.

Semua anggota kelompoknya telah mati.

Lalu suara nyaring terdengar di dalam kepalanya.

DING!

[Selamat datang, pengguna Artefak Magic Card.]

[Ini adalah awal petualangan Anda.]

[Masukkan nama panggilan untuk diri Anda.]

“Artefak... Magic Card?”

JK terdiam.

Ia teringat Hand of Monkey miliknya yang telah pecah. Artefak itu hilang bersama kematiannya. Kini, demi menyelamatkan nyawanya dan mengembalikan tubuhnya yang hancur, wanita misterius itu telah menanamkan artefak lain ke dalam dirinya.

Artefak miliknya sendiri.

“Joke,” ucap JK pelan.

Itulah nama baru yang ia pilih.

Karena baginya, hidup ini benar-benar terasa seperti lelucon. Bahkan nyawanya pun seperti hanya pinjaman.

[Nickname: Joke]

[Status: Pra-Bintang tanpa sudut]

[Belum memiliki experience]

[Kemampuan dan kekuatan masih dasar]

Ding!

[Tersedia 54 Kartu Magic Card.]

[Yang dapat digunakan hanya angka 2 sampai 10.]

[Kemampuan: Buff]

Heart = Recovery dan Int

Diamond = Protect dan Defense

Spade = Agility

Club = Strength

[Syarat penggunaan: dimulai dari kartu terkecil, lalu meningkat ke yang lebih besar.]

[Jika menggunakan kartu yang lebih besar lebih dulu, maka kartu bernilai lebih kecil akan kehilangan efek buff.]

[Buff dapat dibagi ke party atau diberikan kepada perorangan.]

[Efek Buff akan hilang sendiri sesuai jumlah penggunaan atau durasi pemakaian.]

[Semakin sering digunakan, semakin cepat efeknya habis.]

[Setiap Magic Card terbentuk dari kekuatan sihir dan memiliki ketajaman seperti pedang.]

[Selamat berpetualang.]

JK menatap kehampaan di depannya.

Semua anggota timnya sudah mati. Artefaknya yang lama hancur. Kehidupan lamanya sebagai Kapten JKThrow juga berakhir di tempat itu.

Yang tersisa sekarang hanyalah seorang pria yang selamat secara ajaib, dengan tubuh yang dikembalikan dari kematian, serta sebuah artefak asing yang belum ia pahami sepenuhnya.

Dan sejak saat itulah, JKThrow benar-benar mati.

Yang lahir dari gua itu adalah orang baru.

Joke.

1
@dadan_kusuma89
Ternyata segala sesuatu nggak ada yang gratis ya. Tremor perlu mengetahui keuntungan baginya jika hendak dimintai bantuan.
🌺Bunga_Ros⁹⁷
kacau benar negara ini😩
🌺Bunga_Ros⁹⁷
kekurangan banget apa menggatal juga nih si Jasmin? 🤭
Melisa Satya
penasaran dengan lanjutannya
Melisa Satya
ya udah berhenti
Shin Himawari
tidak heran dia jadi ketua artefak user. dia pandai memanfaatkan peluang 💪
Shin Himawari
semua orang memang punya masalah dan kesulitan tapi karena itulah bisa bertahan jadi semangaat✨️
-Thiea-
keadaan bisa saja berbalik, joe.
Rezqhi Amalia
imajinasi lo keren bnget Thor 😭😭, penasaran juga bacanya. suka banget cerita yang kek gini
Rezqhi Amalia
100 tahun kemudian, aku kayaknya udah metonh disitu deh
Rezqhi Amalia
ngeri banget kalau beneran terjadi. sepertiga dunia behh🤧
Athena
jika tk seimbang jgn di ambil taruhannya, jgn2 itu udh di setting pula spy user gk akan menang
Mira
Wehh apakah kita para pembaca juga diajakkk ?
ginevra
selama ini dibayanganku artefak kek batu kristal gitu ternyata salah....heheheh
ginevra
otak otak pebisnis ya gini... kalau ada celah uang mengalir bakal diambil
ginevra
waduhhh ... dah berjuang sedemikian rupa malah berakhir jadi simpanan
👑Chaotic Devil Queen👑
Deja Vu itu biasanya perasaan kayak merasakan hal yang udah pernah dirasain, padahal bisa aja cuma perasaan 🗿
👑Chaotic Devil Queen👑
Iya, biasanya healer itu terkenalnya cuma sebagai support. Tapi ya... selalu ada anomali support yang jadi DPS 😭🤣
dilafnp
kayaknya keren, tapi aku takut laut.. 🤧 naik kapal aja mabokk 😭😭
Ff Gilgamesh
kartu As sama Joker belum bisa digunakan. tunggu naik level dulu baru bisa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!