NovelToon NovelToon
Dipaksa Suami Menerima Istri Siri!

Dipaksa Suami Menerima Istri Siri!

Status: tamat
Genre:Pelakor jahat / Pelakor / Poligami / Penyesalan Suami / Selingkuh / Tamat
Popularitas:51.6k
Nilai: 5
Nama Author: niya_23

Alya, seorang wanita lembut dan setia, tak pernah membayangkan rumah tangganya yang terlihat sempurna harus terguncang oleh kenyataan pahit. Suaminya, Reza, yang selama ini ia percaya dan cintai sepenuh hati, tiba-tiba membawa wanita lain dan memperkenalkannya sebagai istri sirinya. Hancur dan terluka, Alya dipaksa menerima kehadiran orang ketiga dalam hidupnya, meski batinnya menolak keras.

Namun, hidup tak semudah menelan kenyataan
Alya harus menghadapi dilema antara mempertahankan rumah tangganya demi Ibunya atau memperjuangkan harga dirinya yang diinjak-injak. Perlahan, rahasia demi rahasia tentang rahasia istri sirinya mulai terungkap, membuka luka lama dan menguji batas kesabaran Alya. Mampukah cinta bertahan saat kepercayaan telah dikhianati? Ataukah Alya akan menemukan kekuatannya sendiri untuk berdiri dan memilih jalannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon niya_23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Langkah Alya terasa berat. Dengan map coklat berisi berkas perceraiannya kini mantap ia ajukan, ia berjalan perlahan menuju gedung pengadilan negeri. Di sampingnya, Amel setia menemani, Alya juga sudah menunjuk seorang pengacara muda bernama Pak Ardi sudah siap menangani kasusnya.

Di lobi pengadilan, suara langkah kaki dan bisik-bisik orang terasa menekan. Alya menatap papan nama bertuliskan Pengadilan Agama dengan dada berdebar. Ini bukan sekadar formalitas ini adalah titik balik dari hidupnya.

Kini berkas gugatan resmi diterima oleh petugas, Alya merasakan sesuatu dalam dirinya runtuh, tapi pada saat yang sama, ada bagian lain yang terasa lega. Ia akhirnya memilih jalannya sendiri.

“Baik, Ibu Alya. Berkas gugatan sudah kami terima. Nomor perkara akan segera keluar dalam beberapa hari, dan sidang pertama akan dijadwalkan. Harap Ibu bersedia hadir,” ucap seorang petugas pengadilan dengan nadanya yang formal.

Alya menarik napas, ia mencoba tegar

"Terima kasih, Pak. Saya Insya Allah bersedia."

“Langkah pertama sudah kita ambil. Jangan khawatir, Bu Alya. Saya akan pastikan semua proses ini berjalan dengan baik," sahut Pak Ardi.

Amel tersenyum tipis sambil memberi semangat. “Lihat, Al. Lo udah sejauh ini. Jangan ragu lagi. Ini waktunya lo mulai hidup baru tanpa bayang-bayang Reza lagi lo berhak bahagia."

Alya dengan suara bergetar, tapi penuh dengan keyakinan. “Aku harus kuat. Bukan cuma untuk diriku tapi juga untuk Ibu."

Sementara itu di apartemennya, Reza yang baru saja merebahkan tubuhnya di sofa sehabis pulang kerja tiba-tiba ia menerima sebuah amplop coklat dari seorang kurir. Wajahnya menegang ketika membaca nama pengirim Pengadilan Agama. Tangannya gemetar membuka surat itu, dan seketika dunia serasa runtuh begitu ia membaca kalimat tegas

“Panggilan sidang perkara perceraian antara Alya binti Nurohman terhadap Reza Nugraha.

Reza menatap surat itu lama sekali, hingga detak jantungnya terasa berdegup keras. Ia tidak percaya Alya benar-benar berani mengambil langkah ini. Amarah, penyesalan, dan rasa takut bercampur aduk dalam dirinya.

Reza menggenggam surat, berbicara pada dirinya sendiri dengan suara parau.

“Kurang ajar wanita itu! sudah kubilang aku tidak mau bercerai malah dia lakukan tanpa persetujuanku!”

Nadia penasaran melihat air muka Reza berubah. “Kenapa Mas? sepertinya kamu sedang kesal? Map apa itu?” tanya Nadia penasaran.

Reza tanpa berkata apapun langsung membanting map itu ke atas meja lalu meninggalkan Nadia pergi.

Nadia yang penasaran langsung membuka map itu dan melihat isinya. Ia tersenyum tipis ketika membaca isi dari map itu. Nadia puas karena hal yang ia nantikan akhirnya terjadi.

Malam itu juga, Reza langsung mendatangi rumah orang Alya dengan wajah merah padam tanpa basa-basi, ia langsung mengetuk keras pintu hingga membuat suasana rumah menjadi tegang. Alya yang baru selesai berbincang dengan ibunya terkejut mendengar suara Reza ia bergegas langsung membuka pintu di sana Reza sedang berdiri dengan mata liar penuh amarah.

Reza menyeruak masuk, suaranya meledak

“Apa maksudmu, Alya? bercerai? Kamu pikir aku akan diam saja membiarkan apa yang kamu mau terjadi? Tidak akan, Alya. Sampai kapan pun aku tidak akan melepaskanmu!”

Alya berdiri tegak, dengan wajahnya yang tenang. “Aku sudah memutuskan, Mas. Aku tidak mau terus jadi korban dalam rumah tangga ini. Hubungan kita sudah berakhir."

Reza menepuk meja keras, wajahnya memerah. “Sudah aku bilang tidak! Aku tidak akan biarkan kamu menghancurkan rumah tangga kita begitu saja! Kamu milikku, selamanya, Alya!"

Alya menatap tajam, dengan suara meninggi

“Rumah tangga apa? Kamu yang mengawali menghancurkannya, Mas! dengan menikahi GU*DIK itu tanpa sepengetahuanku! Aku tidak akan kembali, padamu. Cukup sudah!"

Reza mendekat, ia mengeluarkan jurus terakhir. “Heh, kamu lupa yah Alya, siapa yang menolong Ibumu kalau bukan aku jika bukan karena aku Ibumu itu sudah lama mati! Tahu kamu!”

Mata Alya membelalak, suaranya gemetar karena marah. “Bisa-bisanya kamu bicara seperti itu, Mas di depan Ibuku! Jaga ucapanmu, Mas! Uang yang kamu pinjamkan waktu itu sudah aku kembalikan lunas. Dan walaupun belum, nyawa Ibu tidak bisa ditukar dengan arogansimu itu, melihatmu seperti ini aku semakin yakin untuk menceraikanmu!"

Reza mendekat, nadanya sinis. “Hah! Tanpa aku, kamu itu bukan siapa-siapa, Alya. Ingat! Aku yang menjadikan kamu seperti ini karena aku kamu bisa kuliah dan mendapatkan pekerjaan yang bagus seperti sekarang!”

Alya menatap tajam, suaranya lantang

“Tidak! Aku bisa seperti ini karena aku bisa, Mas. Aku kuliah tidak memakai uangmu sepeser pun aku bisa kuliah karena mendapatkan beasiswa bukan karena kamu! Semua yang aku capai, semua yang aku perjuangkan, itu hasil kerja keras aku sendiri. Kau hanya menempel, mengambil, lalu mengklaim semua seolah-olah milikmu!"

Reza mengepalkan tangan, wajahnya memerah. “Dasar perempuan tidak tahu diuntung!"

Rahma menyela, berdiri di samping Alya kakaknya. “Dengar, Mas Reza?  Mbak Alya tidak takut lagi padamu. Semua orang sudah tahu siapa yang sebenarnya tidak tahu diuntung disini yaitu kamu!”

Alya menyambung, dengan suara penuh keyakinan. “Aku sudah selesai hidup di bawah bayanganmu, Mas. Kalau kamu masih mau teriak-teriak soal kebaikanmu di masa lalu, simpan saja. Karena sekarang aku tidak berhutang apa-apa lagi padamu. Yang kamu miliki tinggal amarah dan penyesalan."

Reza terdiam sejenak, wajahnya menegang, lalu menunduk dengan geram.

“Ini semua terjadi karena kesalahan kamu Alya kalau saja kamu bisa memberiku anak aku akan setia kepada kamu. Tapi lihat saja kamu pasti akan menyesal, Alya. Kamu akan menyesal telah meninggalkan aku!"

Alya melangkah maju, tatapannya dingin menusuk. “Itu semua hanya alasan kamu Mas, untuk berbuat zina. Aku yang bodoh karena bertahun-tahun hidup denganmu. Sekarang waktuku berhenti menyesal, dan mulai bahagia tanpa kamu."

Reza pergi sambil membanting pintu, meninggalkan suasana rumah penuh ketegangan, tapi di sisi lain, Alya akhirnya menunjukkan kekuatan sejatinya.

Bersambung.....

Jangan lupa di like guys....🥰

1
Surati
bagus ceritanya 👍
Didin Wahidin
yg bener aja Thor, ada suster julid
evi carolin
dr awal sdh jelas mamanya Dirga ga suka sama kamu lbh baik ga usah diteruskan ckp hubungan kerja aja ,jelas jelas sifat mmnya Dirga spt itu lbh baik nikmatin hdp smp bertemu jodoh yg meratukan mu ,Dirga bucin ama kamu biar aja kan ada mmnya yg ngerecokin hdp anaknya seterusnya
evi carolin
selamat berbahagia Reza ,selamat atas segalanya , selamat menikmati hidup pilihan mu
evi carolin
perasaan aman tuh kawin lg taunya ketahuan,eh giliran mo dilepas kaya cacing kena abu 😜 panas panas deh rumah tangganya si Reza ama gundiknya apa lg ditambah bukti nikah dia yg terbaru .... yuhuuu .../Facepalm//Facepalm//Facepalm/
evi carolin
ya iyalah ,masak bisanya ngasih dr milik istri pertama ,keliatan banget ga mampu nafkahin istri kedua,mulai dr nol buat istri kedua ya .... bkn tinggal nyomot punya istri pertama /Joyful//Joyful//Joyful/
Rina Susilowati
poligami hampir semua diawali dengan selingkuh. seperti sewa pelacur, ketahuan baru bilang poligami 😆
Merry Marmut
seru thor
Ma Em
Akhirnya Alya bahagia bersama Dirga dan Arsya , setelah Alya banyak merasakan penderitaan dan berakhir dgn kebahagiaan , terima kasih Thor semoga author selalu sehat dan panjang umur sukses selalu 🤲🙏😘🥰
Lisa Yacoub
ceritanya bagus, thor .....dgn nasehat yg bijak dan menyentuh.
Arieee
bagus👍👍👍👍👍
Arieee
👍👍👍👍👍👍🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰bagus
cinta semu
Bu Rini makin berani .. semoga Alya & Dirga bisa mengatasi ny💪
partini
doa istri Solehah dan ibu itu wow sekali loh
Moms Putri
ceritanya acak adut
Ma Em
Alhamdulillah Alya sekarang sdh hamil , ternyata Alya tdk mandul tapi yg mandul mantan suaminya Alya , semoga Alya dan Dirga selalu bahagia apalagi beberapa blm lagi anaknya akan lahir , semoga pernikahan Alya dan Dirga langgeng .
Ma Em
Semangat Thor semoga anaknya segera sembuh dan sehat selalu 🤲🤲
Jue
Di dunia nyata soal jodoh maut ini terletak di tangan Allah SWT , Restu ibubapa itu hanya syarat untuk melengkapi sebuah bahtera perkahwinan atau lebih tepat perkataan restu itu sendiri datang dari bahasa Sanskrit lama ( Agama Hindu ) , Ketika sudah bertemu dengan orang yang kita rasa tepat maka boleh saja menikah tanpa restu dengan syarat ada wali hakim jangan sampai lari menikah di sempadan pula , Lalu perlahan-lahan ambil hati mentua dengan sikap diri kita yang baik dan ingatlah bahawa sesuatu yang datang pada kita di bawah aturan Allah SWT maka yang maha kuasa adalah sebaik-baik perancang hidup setiap makhluknya di muka bumi ini ..... 💪
Rieya Yanie
biar tahu rasa reza
Ma Em
Bu Desi tdk akan menyesal punya menantu Alya karena Alya orangnya baik , sabar serta penyayang dan pilihan Dirga itu tdk akan salah .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!