NovelToon NovelToon
Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Action / Pembunuhan / Tamat
Popularitas:9.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Rahmida Yuliyanti

Kaila Chalondra Adara Nelson mempunya hobi yang unik bagi kalangan perempuan sebayanya.
karna Hobi nya yang unik itu yang membuat Kaila menerima tantangan dari sang Ayah untuk hidup mandiri dan bersekolah di Kota A .Tentu saja tantangan Ayahnya bukan cuman itu, Kaila juga di tantang untuk membuka Bisnis sendiri di kota A tanpa indentitas Nelson tentunya...

Arion Melviano Walsh Tuan muda tampan yang dingin , berjalan di koridor sekolah bersama kedua Temannya Wilasa Putra dan Naresh Steven menuju lantai paling atas sekolah itu, saat sedang melihat ke arah pintu masuk Arion memandang perempuan cantik yang baru memasuki pintu sekolah tak lain adalah Kaila Chalondra Adara....
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin MangaToon, Isi konten adalah pendapat pribadi pembuatan nya. Tidak mewakili MangaToon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahmida Yuliyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

"Selamat pagi" ucap Kaila sambil melewati beberapa anak buah nya

"Pagi nona"

Kaila akan ke rumah sakit untuk menjenguk wiliam sebelum itu Kaila ke ruang tahan untuk mengecek mainannya.

"Halo haii kalian sudah bangun rupanya" ucap Kaila bergema di ruangan yang dingin itu "Apa kalian lapar?aku akna membelikan makan kesukaan kalian untuk terakhir kalinya" senyum devil Kaila terlihat .

"Enyahlah kau wanita rendahan" ucap Denis

"Wahh mulut mu kasar sekali, Tunggu aku kembali kita akan bermain" sambil tertawa Kaila keluar ruangan tersebut

Kaivan masih tidur di ruangannya.

Tok

Tok

Tok

Tok

"Bang bangunnnn" teriak Kaila di balik pintu

"BANGUN ATAU AKU BAKAR KAU HIDUP² DI DALAM" teriaknya lagi

Clik

pintu terbuka muka bantal Kaivan masih terlihat jelas tanpa di persilahkan Kaila langsung masuk untuk mengajak abangnya menjenguk wiliam.

Kaivan mandi untuk bersiap.

"Ayo berangkat" Kaivan berjalan lebih dulu keluar ruangan itu

Kaila mengikuti abangnya dari belakang, Nathan sudah menyiapkan mobil mereka tanpa banyak bicara mereka berangkat.

"Aku belum sarapan, mampirlah dulu membeli makanan buat kita" kaila mengajak abangnya ke rumah makan sebelum sampai di rumah sakit

"Yayaya kau banyak memerintah" Kaivan mengemudikan mobilnya ke arah rumah makan.

Mereka makan bersama dan membelikan untuk anak buah yang menjaga Wiliam . Mereka tak peduli makan di manapun asalkan enak dan bersih itu tak masalah tak ada gengsi apapun.

setelah menyelesaikan sarapan pagi mereka langsung ke rumah sakit untuk menjenguk Kaka tertuanya .

Di rumah sakit .

"Makan lah kalian pasti belum sarapan" ucap Kaila ke anak buah yang berada di depan pintu

"Terimakasih nona Kaila " ucap beberapa pengawal tersebut

"Tentu makan lah dan istirahat kami akan menjaga nya selagi kalian makan" ucap Kaila lagi dan masuk ke ruangan di ikuti Kaivan

"Ck kau terlihat menyedihkan" ejek Kaivan ke Wiliam

"Lihat saja kau" kesal Wiliam

"Makanlah selagi aku masih bersikap baik" seraya memberikan makanan kepada Wiliam

"Hm" gumam Wiliam

Kaila menghubungi ibunya untuk memberi kabar bahwa dia akan pulang sore nanti dan besok pagi dia akan kembali ke kota A .

"Mah Kaila pulang sore ya ada sesuatu yang belum Kaila selesaikan"

" ...... " Sang ibu.

"Ya tentu mah jangan menunggu" ucap Kaila lagi

"......."

"Ya hati² di jalan mah" Kaila pun mengakhiri panggilan

Sesaat ruangan pasien hening tanpa suara ketika itu pun Kaila berdiri untuk menghampiri Wiliam

"Aku akan kembali ke markas untuk bermain" ucap Kaila

"Baiklah hati² jangan terlalu berlebihan" Wiliam sambil mengacak-acak rambut kaila

"Bang aku akan bawa mobil sendiri,kau minta jemput Nathan saja" ucap Kaila langsung keluar ruangan

"Aishh anak ini " Kaivan berdecak kesal

di perjalanan menuju markas Kaila berhenti di sebuah taman dan berjalan sebentar sambil menikmati pagi nya.

"Feli sedang apa ya?Waktunya istirahat seperti sekarang" batin Kaila

Kaila pun menghubungi Feli .

"......"

"Besok aku kembali tenang lah aku tau kau merindukan ku" ucap kaila

"......."

"Hanya itu saja?Akan aku belikan apapun untuk sahabat terbaikku" ucap Kaila

" ...... "

"Okey see u fel" Kaila pun mematikan telpon nya

Kaila kembali ke mobil dan menuju ke mall untuk membelikan sesuatu pesanan Feli .

Setiba di mall Kaila memarkirkan mobilnya.

Saat Kaila akan masuk ke mall tak sengaja bertemu teman lama nya.

"Kaila?" sapa seorang wanita tak jauh beda umurnya dengan Kaila

"Oh hai sel lama tak berjumpa " ucap Kaila

"Aku baik, kau kai?" tanya Selena lagi

"Tentu baik dong , mau kemana?"

"Aku mau kembali baru dari mall untuk membeli beberapa bahan untuk tugas desain" jawab Selena

"Ah begitu,kalau begitu aku masuk kedalam dulu lain kali kita bertemu lagi DNA berbincang banyak" ucap Kaila

"Tentu kai"

mereka pun kearah tujuan mereka masing masing. tak perlu berlama-lama setelah mendapatkan yang di inginkan Feli Kaila kembali ke mobil untuk menuju markas.

Tiba di markas

Kaila langsung menuju ruang tahanan, Jason salah satu anak buah nya sudah berada di ruangan itu. Kaila kearah meja untuk mengambil pisau dan memakai sarung tangan.

"Saatnya menikmati pesta" ucapnya

Tanpa banyak bicara Kaila menguliti salah satu anak buah Denis

"Akhhhh" teriak anak buah tersebut

pelan tapi pasti setiap irisan kulit yang di basahi darah segar itu terlepas dan terdengar jeritan jeritan kesakitan.

"Aku ini beralih ke bagian ini" tusuk Kaila dengan pisau " Ini Ini dan Ini" berulang kali Kaila menusuk dan tak terdengar jeritan lagi

"Hey kau, Anak buah mu terlalu lemah" ucap Kaila sambil menunjuk ke arah Denis

satu persatu anak buah Denis di mutilasi oleh kaila dan memberi perintah ke Jason untuk mengambil daging mereka di bagian lengan dan kaki sampai tak tersisa untuk makanan peliharaan nya.

Tiba waktu dimana giliran Denis .

"Apa kau mau bernegosiasi dengan ku TUAN MUDA DENIS" sambil menyeringai.

"Persetanan dengan mu" ucap Denis

"Jangan terlalu kasar kepada ku" sambil menggoreskan pisau ke wajah Denis

Kedua pipi Denis banyak keluar darah Kaila pun tanpa berbicara lagi mulai menguliti lengan Denis .

"Menjerit lah yang kencang kau seperti banci" gumam Kaila sambil melepaskan kulit lengan Denis

"Akhhhhh B*Jing*n" teriak Denis

"Itu akibatnya menganggu keluarga ku" Kaila terus menerus memotong daging² lengan Denis

setelah bosan Kaila pun menusuk perut Denis lagi dan lagi jeritan Denis merintih kesakitan

"ukhh" keluar darah dari mulut Denis

"Aku sangat bosan sebaiknya kita sudahi" ucap Kaila langsung menarik satu eorsatu organ tubuh Denis.

"Sampai jumpa di kehidupan berikutnya" kata-kata terakhir yang Kaila ucapkan kepada Denis dengan nada mengejek

"Jason ambil daging mereka setelah selesai lempar mereka ke dalam hutan agar hewan di sana dapat menikmati nya" ucap Kaila "Ah daging yang sudah kau ambil bersihkan dan kasih kepadaku aku akan memberi makan peliharaan yang ada di halaman belakang" ucap nya lagi

Kaila menuju kamar mandi untuk membersihkan badan nya dari bau amis darah segar.

setelah membersihkan baru dia menghubungi Wiliam.

"Bang aku akan kembali kerumah untuk bersiap sepertinya aku akan kembali ke kota A nanti malam" ucapnya

" ...... " Wiliam

"Tak ada masalah di kota A hanya saja banyak pelajaran yang tertinggal"

" ...... " Kaivan merebut telpon Wiliam

"kulitmu Sepertinya cocok di jadikan tas branded bang" ucap Kaila kesal

" ...... " Wiliam

"Ya sebentar lagi aku akan kembali setelah memberi makan kucing" ucap kaila

Jason menghampiri Kaila untuk memberikan ember berisikan daging segar.

"Ini nona" seraya memberikan ember

"Ah ya sisa nya kau masukan dalam kulkas untuk besok" Kaila mengambil dan langsung menuju halaman belakang markas

"Hohoho Kucing kecil seperti nya merindukan ku" ejek Kaila ke salah satu kucing nya.

Kucing yang di maksud adalah singa jantan kesayangan kaila.

"Makanlah segar bukan"

"Aku akan kembali sehat sehat kah" ucap Kaila setelah memberi makan beberapa singa peliharaan nya

Kaila kembali ke dalam markas dan memberikan perintah selalu cek keadaan peliharaan nya kepada Jason setelah memberikan perintah dia pun menuju mobil untuk kembali pulang

Di rumah Kaila .

"Mah Kaila pulang" teriaknya

"Ka ayo berenang" ajak Athifa

"Next time okey? Kaka akan beres² untuk kembali ke kota A karna Kaka ada tugas dari guru" ucapnya kepada Atfhifa

"Hmmmmm" dengan malas Athifa meninggalkan Kaila

Kaila mencari sang ibu di kamarnya.

"Mahh Kaila akan kembali nanti malam ke kota A"

"Kenapa terburu buru?" tanya sang ibu

"Feli mengatakan besok mereka akan membagi beberapa kelompok untuk berkemah"

"Apa ayah sudha mengetahui nya"

"Tidah mah,mamah yang pertama mengetahui ini"

"Hmm beritahu ke ayah dan Kaka mu agar mereka tidak khawatir"

"Baik mah"

"Ah Berbicara tentang Kaka mu, Kemana mereka?"

"Di rumah sakit" Kaila keceplosan "ehh tidak mereka di markas" ucapnya lagi

"APA?? JANGAN BERBOHONG KAILA" dengan nada sedikit meninggi karna terkejut

"Aisshh mulut segala keceplosan" batin Kaila

" Hospital B mah , di situ mereka ruangan VIP" ucapnya sambil menggaruk bagian belakang lehernya yang tidak gatal

"Mamah akan segera ke sana " langsung bersiap untuk menuju rumah sakit .

Kaila langsung menghubungi Kaivan

"Bang gawat aku tak sengaja memberitahu mamah kalau kalian di rumah sakit dan sekarang mamah sedang menuju ke sana" ucap Kaila membuat Kaivan terkejut

"Habislah sudah" ucap Kaivan sambil melihat ke arah Wiliam

"Maafkan aku bang " ucap kaila

"Sudahlah ini sudah terjadi"

Kaivan langsung mematikan telpon dan langsung memberitahukan kepada Wiliam ibu mereka akan datang.

Beberapa menit berlalu ibu nya tiba di rumah sakit langsung menuju ruang VIP . di sana terdapat beberapa anak buah yang berjaga di depan pintu.

"Buka pintu nya!! atau tidak aku bakar kalian hidup²" ucap sang ibu kepada anak buah Wiliam

"Maaf nyonya tuan Kaivan bilang tidak ada yang di perbolehkan besuk" salah satu pengawal tersebut

"Wiliammmmmm Kaivannnn" teriak sang ibu

Membuat beberapa perawat dan kedua pria di dalam terkejut.

"Tamat riwayat kita bang" muka Kaivan sedikit pucat

tak lama Kaivan membuka pintu langsung saja sang ibu masuk.

1
IG : @febitrirengganis🤠
kak katanya mafia kok ceritanya agak muter2 dan gk tegas mafianya kk
Yulita Sindua
bingung aku bacanya,, katanya Mafia, psikopat woiii tapi ko lemah Gianna konsepnya night????
Yulita Sindua
katanya Mafia tspi ko gitu,,, lemah 👎
Indri Herdiani
Luar biasa
Maryam Husni Atin
lanjut
Racan Ok
lanjut thort
Sapna Anah
lanjut Thor penasaran sama anak"mammy kaila dan Daddy Arian persi dewasa
Queen's: bisa cek profil aku kak, judulnya The Little Devils
total 1 replies
Nur Khalima
aku jarang komen, tapi aku sudah beberapa kali baca novel ini Thor, bagus
Sapna Anah
Thor 🙏fisualnya Wiliam,kaila Sam kaipan dong jngn lupa athifa jga thor🤭
Ifasaksily Aulele
Lumayan
Ester Natalia
rena thor
Nur Na Tasya
bagusss sekalii
Sopiana Fitri
Kecewa
Diani Eka
suka cerita nya..
Majid Boncek
bagus
Anis Milagros Excellent
baguus
nurul
terbaik
Racan Ok
lanjut thort
Meywar
ikutan hadih ah Thor, sepertinya seru nih ..ada wanita yg di gembleng harus kuat hidup mandiri ,karena itu fakta di kehidupan aku.. sebagai wanita harus tangguh, tp jg jangan lupakan. kodratnya jika sudah menikah...tetap semangat Thor 😘😘😘
Ainun Masrifah
kapan kaila dan arion nikahx thuor?ceritax kebanyakan tentang perkelahian tdk ada kisah kaila dan arion yg lg romantis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!