NovelToon NovelToon
Sangkar Merah

Sangkar Merah

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:752
Nilai: 5
Nama Author: Mooniecaa_moon

Aletha merupahan remaja yang sangat senang akan dunia malam. Ia juga merupakan anak konglomerat yang terkenal di kota Metropolitan. Tapi kini dirinya harus di hadapkan dengan perjanjian kontrak dengan Danny yang sepertinya menguntungkan? atau malah merugikan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mooniecaa_moon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Huru-hara—34

London yang biasanya tenang di bawah selimut kabut tipis, hari itu benar-benar lumpuh oleh kekacauan yang luar biasa masif. Efek domino dari bom informasi yang diledakkan oleh Danny dan kaki tangannya di stasiun televisi internasional semalam kini telah menggelinding menjadi bola salju yang liar dan tak terkendali. Isu yang awalnya dikira hanya sebatas skandal hitam, dalam waktu kurang dari dua belas jam telah menjadi skandal politik internasional terbesar di abad ini.

Di layar televisi raksasa di ruang tengah mansion, berita Breaking News terus diperbarui. Berita tidak lagi membahas tentang fasilitas bawah laut Elysium Project secara umum, melainkan sudah mulai berani menyebutkan nama-nama besar yang membuat bulu kuduk siapa pun yang mendengarnya meremang.

"Perkembangan terbaru dari skandal penculikan ilmuwan global yang mengguncang dunia. Badan Intelijen Internasional bersama Interpol pagi ini dilaporkan telah menggeledah beberapa kantor kementerian di pusat kota London. Dokumen rahasia yang bocor ke publik tidak hanya menyeret nama beberapa petinggi kementerian pertahanan dan luar negeri, namun secara mengejutkan juga melibatkan Wakil Perdana Menteri Inggris yang diduga kuat menjadi pelindung politik utama di balik aliran dana ilegal fasilitas tersebut..."

Suasana di luar mansion pun tidak kalah menegangkan. Suara sirine polisi dan helikopter terdengar bersahut-sahutan di kejauhan, menandakan bahwa keamanan negara itu sedang melakukan pergerakan skala besar. Kota London hari itu bener-bener kacau— saham merosot tajam, dan gedung parlemen dikepung oleh ribuan demonstran serta puluhan mobil satelit media dari seluruh penjuru dunia.

Di dalam ruang tengah, Aletha berdiri bersedekap di depan layar televisi dengan pandangan yang tak berkedip. Rambutnya dibiarkan tergerai, dan sepasang mata indahnya berkilat penuh kepuasan sekaligus takjub melihat bagaimana satu kota metropolitan bisa dibuat porak-poranda oleh taktik licik pria di sebelahnya.

"Wakil pemimpin negaranya sendiri sampai terseret, Dan," bisik Aletha, nadanya terdengar sangsi namun sarat akan rasa kagum. Ia menoleh ke arah Danny yang sedang menikmati kopi hitamnya dengan ketenangan yang hampir terasa tidak manusiawi di tengah kekacauan ini. "Gue tahu lo kuat, tapi gue gak nyangka kalau efeknya bakal se-gila ini. Lo bener-bener menghancurkan karier politik orang-orang paling berkuasa di sini dalam semalam."

Danny menaruh cangkir kopinya di atas meja nakas dengan bunyi dentingan pelan. Sepasang mata elangnya menatap balik Aletha dengan seringai tipisnya yang menawan dan berbahaya.

"Dunia politik itu rapuh, Aletha," sahut Danny, suara baritonnya yang berat terdengar begitu berwibawa di antara dengung suara televisi. "Mereka merasa aman selama ini karena mengira kejahatan mereka terkunci rapat di dasar palung laut. Tapi begitu ada satu orang yang punya kunci dan kekuasaan untuk membuka gerbangnya di depan media... mereka gak punya pilihan selain saling menjatuhkan buat menyelamatkan diri sendiri."

Pak Adinata yang duduk di sofa sembari merangkul pundak Jessica ikut menggelengkan kepalanya perlahan. Sebagai seorang pebisnis kelas kakap, ia tahu betul seberapa tinggi nilai taruhan dari permainan yang sedang dimainkan oleh calon menantunya ini.

"Danny... ini benar-benar langkah yang sangat berani," ujar Pak Adinata dengan suara yang berat. "Menyeret Wakil Perdana Menteri berarti kamu sedang menantang seluruh sistem pemerintahan yang korup di belakang fasilitas itu. Tapi di balik semua kekacauan ini, Papa perhatikan media masih meraba-raba. Siapa yang melaporkan dan melempar dokumen asli itu ke publik... sampai sekarang masih jadi misteri total di kalangan intelijen."

Jessica mengangguk setuju, wajah tirusnya memancarkan rasa khawatir yang mendalam. "Benar, Nak Danny. Di TV tadi disebutkan kalau Interpol bahkan mengerahkan tim siber terbaik mereka untuk mencari tahu siapa sosok anonim yang berhasil meretas satelit militer dan membocorkan berkas itu. Ibu takut kalau mereka berhasil melacaknya ke tempat ini."

Mendengar kekhawatiran ibu mertuanya, Danny justru terkekeh pendek—sebuah tawa rendah yang memancarkan rasa percaya diri tingkat tinggi yang mutlak. Ia memberikan isyarat mata kepada Samuel yang sejak tadi sibuk mengawasi pergerakan lalu lintas siber dunia dari balik laptop taktisnya.

Samuel menegakkan posisi duduknya, lalu memutar layar laptopnya agar bisa dilihat oleh semua orang di ruangan tersebut. Layar itu menampilkan jutaan baris kode terenkripsi yang terus bergerak acak seperti air terjun digital.

"Nyonya Jessica tidak perlu khawatir," buka Samuel dengan senyuman tenangnya yang khas. "Dokumen itu dilempar ke jaringan media menggunakan protokol Ghost Router yang melompati lebih dari lima puluh server bayangan di berbagai negara dunia secara acak setiap detiknya. Di mata Interpol atau tim siber pemerintah Inggris, laporan itu terlihat seolah-olah dikirim secara bersamaan oleh puluhan agensi intelijen asing yang berbeda. Identitas asli kita terkunci di balik sistem keamanan Dirgantara Group yang tidak akan pernah bisa ditembus oleh teknologi publik saat ini. Siapa yang melapor... akan selamanya menjadi misteri terbesar bagi dunia."

Ody yang berdiri di sudut ruangan dengan melipat tangan di depan dada ikut menimpali dengan nadanya yang dingin dan taktis. "Biarkan mereka sibuk mencari hantu, Tuan. Saat ini, para petinggi negara yang terlibat sedang sibuk memusnahkan dokumen internal mereka sendiri karena panik, yang artinya... mereka tidak akan punya waktu ataupun sumber daya lagi untuk melacak keberadaan Nyonya Jessica di London."

Aletha melangkah mendekati meja kerja Samuel, memperhatikan pergerakan data di layar dengan senyuman pemenang yang sangat memikat—mode Ratu manipulasi di dalam dirinya benar-benar merasa berada di habitat yang tepat. Ia berbalik, bersandar pada tepian meja lalu menatap Danny dengan pandangan menantang yang manja.

"Jadi, kesimpulannya... kita aman, dan para bajingan itu sekarang lagi gemeteran di kursi empuk mereka?" tanya Aletha dengan nada meremehkan yang seksi.

"Secara taktis, iya," jawab Danny sembari melangkah mendekati Aletha, memperkecil jarak di antara mereka hingga aroma kayu cendana miliknya kembali mendominasi indra penciuman gadis itu. "Tapi gue gak suka membiarkan musuh mati perlahan karena tekanan media. Gue mau mereka hancur seutuhnya sampai ke akar-akarnya."

Danny menundukkan kepalanya sedikit, menatap lekat ke dalam manik mata maroon Aletha yang selalu berhasil memicu debaran aneh di dadanya. "Kekacauan di London ini adalah pengalih perhatian yang sempurna, Tha. Di saat semua mata tertuju pada Wakil Perdana Menteri yang sedang diperiksa, tim lapangan gue yang dipimpin Ody bakal mulai bergerak secara rahasia untuk melacak sisa-sisa aset dan mantan rekan bisnis bokap lo yang bersembunyi di balik nama petinggi itu."

Pak Adinata bangkit dari sofanya, melangkah mendekati kedua orang muda yang keras kepala itu dengan binar mata yang kembali menyala setelah dua tahun meredup karena duka. "Papa punya beberapa nama dan data transaksi lama dari rekan bisnis yang dulu mengkhianati Papa dalam proyek kapal selam itu, Danny. Papa bakal serahkan semuanya ke Samuel sore ini. Kita selesaikan urusan ini bersama."

"Itu bakal sangat membantu, Om," sahut Danny dengan anggukan hormat.

Ketika sore hari menjelang, langit London berubah menjadi warna jingga kemerahan yang pekat, kontras dengan atmosfer kota di luar sana yang masih mencekam oleh isu kudeta politik dan pemeriksaan massal para pejabat. Di dalam mansion yang aman dan terisolasi itu, ketegangan perlahan mulai mencair kembali menjadi kehangatan sebuah keluarga.

Aletha berjalan menuju sofa, mendudukkan dirinya di sebelah sang ibu lalu menyandarkan kepalanya di bahu Jessica dengan manja—sebuah pemandangan yang membuat Danny yang memperhatikannya dari kejauhan diam-diam mengulas senyuman tipis penuh kasih.

"Bun..." bisik Aletha lembut sembari memainkan jemari tangan ibunya. "Minggu depan... Aletha sama Danny mau nikah di sini. Pernikahannya privat, cuma ada kita, Papa, sama beberapa orang terdekat aja. Bunda sama Papa harus jadi saksi kalau Ratu Kampus kalian ini akhirnya beneran takluk sama CEO kaku ini."

Jessica tersenyum sangat lebar, air mata haru kembali menetes di pipinya saat ia mengecup pelipis putrinya dengan penuh kasih sayang. "Ibu pasti jadi saksi, Sayang. Ibu bakal ada di sana buat liat anak perempuan Ibu yang paling cantik melangkah menuju masa depannya yang bahagia."

Danny berjalan mendekat, berdiri di samping sofa tempat Aletha dan Jessica duduk. Ia menatap Aletha dengan kilat mata elangnya yang kini melunak seutuhnya, menyembunyikan semua aura membunuhnya yang sempat keluar dari tubuh jangkungnya tadi.

"Persiapkan diri lo buat minggu depan, Aletha Adinata," ucap Danny dengan nada rendahnya yang sangat maskulin, memancarkan janji pernikahan yang sesungguhnya melampaui selembar kertas kontrak di antara mereka. "Gue gak suka pernikahan yang biasa-biasa aja. Walaupun privat... gue bakal pastikan hari itu jadi hari di mana lo bener-bener merasa jadi wanita paling beruntung di dunia."

Aletha mendongak, menatap wajah tegas calon suaminya dengan senyuman manis yang paling tulus yang ia miliki. Di balik dinding mansion yang terlindungi dari kekacauan dunia luar, kedua orang yang sama-sama berhati dingin itu kini tahu bahwa badai terbesar di hidup mereka telah berhasil mereka lewati, dan di depan sana... sebuah takdir baru yang utuh dan penuh kemenangan telah menanti mereka bersama.

1
azrinasarah
LANJUTT PLUSSS😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!